APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel TERIMA KASIH TELAH MENCINTAIKU

TERIMA KASIH TELAH MENCINTAIKU

Demi balas budi kepada keluarga angkatnya, Sukma yang yatim piatu rela melepas impiannya bersama Ahsan. Ia harus menggantikan posisi Prisilia untuk menikah dengan Raga, seorang duda difabel. Di luar dugaan, ketulusan Raga justru membuat Sukma merasa sangat dicintai dan dihargai. Namun, saat benih kebahagiaan mulai tumbuh di antara mereka, mampukah pernikahan ini bertahan menghadapi badai ujian serta ancaman orang ketiga yang ingin merusak segalanya?
Bab
Bagikan

Bab 1

LELAKI YANG KAU TOLAK JADI SUAMI TERNYATA SEORANG MILYARDER TAMPAN

#Terima_Kasih_Telah_Mencintaiku (1)

“Sukma, kamu itu sudah numpang di rumah ini! Pendidikan kamu juga cuma SMP! Kamu sudah ngerepotin Abah sama Ambu bertahun-tahun. Nih denger, ya! Harusnya kamu balas budi. Kamu jadi orang jangan gak tahu diri gitu, dong! Harusnya kamu bela aku di depan Abah, harusnya kamu bilang biar kamu saja yang nikah sama pria cacat yang sudah duda itu!” Prisilia melempar satu buah gelas yang tadi dipakainya untuk minum tepat di depan sukma yang sedang mencuci pakaian.

Gelas itu seketika pecah berserakan. Sukma menatap Prisilia dengan nanar.

“Sisil, yang sudah dijodohkan itu kamu kata Abah. Jadi seperti sudah ada kesepakatan gitu waktu Abah dulu susah dan ditolong mereka!” Sukma menjawab.

Selama ini dia diam bukan takut. Namun lebih pada mawas diri karena semenjak dia menjadi yatim piatu, dia diurus oleh keluarga Abah. Hanya keluarga Abah yang bukan siapa-siapa yang mau menampungnya. Karena kemiskinan keluarga Sukma, bahkan sanak saudara pun tak ada yang mau menerimanya.

Ambu dan Abah yang baru saja datang menghampiri keduanya di dapur. Abah menatap Prisilia.

“Sisil! Maafin Abah, tetapi Abah memang sudah berjanji menikahkan putri Abah dengan Putra keluarga mereka. Maafin Abah, tapi kamu memang harus menikah dengannya!"

“Gak mau! Abah kenapa gak nikahin Sukma saja! Dia selama ini cuma ngerepotin kita doang! Numpang makan, numpang tidur, gak ada guna juga Abah sama Ambu merawat dia dari kecil! Pokoknya aku mending mati dari pada nikah sama pria cacat itu! Aku ini cantik, berpendidikan, Bah! Aku ini calon orang sukses di masa depan! Gak mau aku menggadaikan kebahagiaan aku dengan menikah sama pria itu, mana cacat, duda lagi!” Prisilia berbicara panjang lebar.

Abah hanya menggeleng kepala. Watak Sisil memang keras.

“Ambu, tolong! Nikahin saja si Sukma, Bu! Ambu juga akan bahagia kalau dia udah gak numpang di sini lagi!” Sisil meraih tangan Ambu.

Ambu menoleh pada Abah. Benar mungkin yang dikatakan oleh putri semata wayangnya. Jika mereka harus mencoba.

“Abah coba bilang sama mereka, bagaimana kalau yang dinikahkan itu Sukma. Abah bisa bilang kalau Sukma ini putri angkat kita! Kasihan Sisil juga, Bah! Ambu juga gak setuju sih sebetulnya. Masa putri cantik kita harus punya suami orang lumpuh udah gitu duda lagi. Anggap saja Sukma membayar hutang budi sama kita, Bah! Toh hanya kita yang selama ini peduli.” Ambu menatap harap pada Abah.

Lalu Ambu melirik pada Sukma.

“Sukma, kamu sudah kami rawat selama ini! Numpang makan, numpang tidur di sini! Sudah saatnya kamu balas budi. Ingat hutang budi itu bisa dibawa mati, Sukma! Kamu mau, ya menikah dengan anak Pak Bagas gantiin Sisil?” Ambu menatap Sukma dengan tatapan tajam.

Sukma terdiam. Hatinya berontak tapi bisa apa. Sebetulnya dia sudah berjanji akan menerima lamaran Ahsan---putra dari Pak Camat. Lelaki itu sudah beberapa bulan ini menjalin hubungan dengannya.

“T—tapi aku sudah terlanjur menyanggupi kalau akan menerima lamaran Mas Ahsan, Ambu!” Sukma menunduk. Ucapannya lirih hampir tak terdengar.

Ahsan berjanji setelah wisuda S1 nya digelar, dia akan datang melamarnya. Lelaki itu sering ketemu ketika Sukma diminta Ambu membantu acara-acara di kecamatan. Ambu ini salah satu pegawai PKK juga dan dia selalu melibatkan Sukma untuk meringankan pekerjaannya. Dari saat itulah hubungan keduanya semakin dekat.

“Ahsan biar nanti Ambu yang urus. Lagian Sisil juga baru saja putus. Mungkin nanti kalau Sisil mau, biar dia yang menggantikan kamu menikah sama Ahsan, kamu menggantikan Sisil menikah sama anak Pak Bagaskoro itu.” Ambu memutuskan.

“Ambu!” Abah hendak menyahut. Namun kedua netra Ambu membulat mengisyaratkan Abah untuk diam.

“Ambu nanti yang urus sama Nak Ahsan. Kalau dia ke sini kamu gak usah temui dia. Kamu bersiap saja untuk merawat diri agar nanti anaknya Pak Bagas suka sama kamu. Biar Sisil nanti anter kamu ke salon kalau keluarga mereka mau datang!” Ambu bertitah.

“Baik Ambu kalau dengan menikahinya bisa membalas hutang Budi. Aku bersedia!”

Sukma akhirnya menyerah. Toh selama tinggal bersama keluarga Ambu dirinya hanya seperti pembantu saja. Setiap hari mengerjakan pekerjaan rumah dari shubuh sampai malam lagi. Jika sudah selesai, tak ada waktu juga untuknya bersantai. Ambu akan menyuruhnya menunggui toko sembako miliknya yang ramai dan memang kekurangan pegawai.

Selama ini, Sukma hanya menumpang hidup dan dimanfaatkan tenaganya. Awalnya dia sudah bahagia ketika Ahsan hendak melamar. Berharap memiliki kehidupan masa depan yang bahagia. Namun semuanya buyar, ketika ternyata dia hanya harus menikahi seorang duda lumpuh yang bahkan dia belum tahu mukanya.

Abah tidak banyak bisa melawan Ambu. Dia juga takut akan ancaman Sisil yang mengancam akan bunuh diri jika tetap dipaksa menikahi anaknya Pak Bagas---teman Abah masa muda dulu. Akhirnya hari itu, Abah mengurus kartu keluarga dan memasukkan Sukma menjadi anak angkatnya.

Setelahnya Abah mengirimkan foto Sukma yang sudah didandani. Gadis berlesung pipit itu tampak sangat cantik sekali bahkan melebihi kecantikan Sisil. Tidak berapa lama, Pak Bagas membalas dan menyetujuinya. Selama perempuan itu anak dari Abah, baginya tak apa.

Sisil tersenyum senang. Ambu yang menemui Ahsan ketika pria itu datang. Dia meminta Ahsan melupakan Sukma. Sebagai gantinya, Ambu mengenalkan Sisil pada Ahsan.

“Nak Ahsan, Sisil ini juga lagi kuliah S1 Cuma baru semester dua! Kalau Sukma itu malah gak ada pendidikan apa-apa, dia cuma SMP. Ambu sering ajak dia kalau ada kegiatan karena emang di sini gak ada kerjaan! Mungkin mulai hari ini, Nak Ahsan mulai lupakan Sukma, ya! Dia sendiri yang meminta untuk menikah dengan anak Pak Bagas. Mungkin sudah bosan hidup alakadarnya bersama kami di sini. Dia ingin hidup serba kecukupan di kota nanti!” Ambu menjelaskan panjang lebar.

“Saya gak nyangka pikiran Sukma sesempit itu! Baik Bu kalau begitu saya permisi!”

Ahsan berpamitan meninggalkan kediaman Ambu. Dia hanya melirik sekilas pada Sisil yang tersenyum malu-malu. Sukma yang mendengarkan dari balik kamarnya mengigit bibir. Menahan rasa yang tiba-tiba menyesak.

“Ya Allah, semoga aku bisa benar-benar hidup bahagia bersama anaknya Pak Bagas itu. Entah dia cacat, entah dia duda, jika Engkau sudah menentukan dia berjodoh denganku semoga semuanya yang terbaik.” Sukma menyeka air matanya sambil menatap punggung Ahsan yang sudah mulai menjauh dari jendela kamar.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Annaya dan Kaisar Kegelapan
9.2
Vlad IV, pangeran vampir penguasa Kastil Bran yang bergelimang harta dan kekuatan, didera kesepian mendalam. Suatu hari, takdir mempertemukannya dengan Annaya di kelas merangkai bunga. Gadis mandiri itu menutup rapat hatinya akibat trauma pengkhianatan masa lalu. Uniknya, kekuatan supranatural Kazi sama sekali tidak mempan terhadap Annaya. Di tengah perbedaan dunia yang membentang, sang pangeran harus berjuang keras meyakinkan Annaya yang skeptis agar mau membuka hati bagi cinta mereka.
Sampul Novel Di Pemberhentian Terakhir
9.4
Sebagai mahasiswi yatim piatu penerima beasiswa, hidup Rana hanya berputar pada kuliah dan kerja. Kehadiran Reva sebagai sahabat pertamanya membawa warna baru, namun ketenangan itu sirna sejak kemunculan Reno serta sosok masa lalu. Situasi kian pelik saat Dito bergabung dalam lingkaran pertemanan mereka. Kini, Rana terjebak dalam pusaran konflik asmara dan emosi rumit yang melibatkan keempat orang terdekatnya tersebut.
Sampul Novel Ditalak Lewat Surat
8.9
Rumah tanggaku hancur seketika setelah Mas Ibram lenyap secara misterius. Ia pergi tanpa jejak dan hanya meninggalkan sepucuk surat talak sepihak. Meski dirundung duka mendalam karena diceraikan tanpa alasan yang jelas, aku menolak untuk pasrah begitu saja. Aku bertekad bulat melacak keberadaan suamiku ke mana pun ia pergi. Aku harus menemukan dirinya demi menuntut penjelasan jujur atas keputusan kejam yang telah menghancurkan pernikahan kami ini.
Sampul Novel GAIRAH PEREMPUAN NAGA
8.1
Koh Ho Ming memercayai Diandra, putri piatu dari asisten rumah tangganya, sebagai reinkarnasi Perempuan Naga. Sejak kecil, ia memperlihatkan tanda spiritual kuat selaku titisan Dewi Kesayangan Langit. Diandra pun harus menghadapi rintangan berat serta tragedi hidup demi menggapai keberhasilan. Perjalanan takdirnya yang penuh liku diwarnai oleh kisah cinta yang mendalam serta sisi erotis yang membara.
Sampul Novel Luka Yang Sisa Kenangan
8.5
Memasuki tahun keempat pernikahan, Luna Gozali bersiap menyambut kehamilan pertamanya. Namun, kebahagiaan itu hancur saat pihak rumah sakit mengungkap bahwa dokumen pernikahannya dengan Rocky Riyandi palsu. Penyelidikan Luna ke kantor catatan sipil justru mengungkap kenyataan pahit: Rocky secara sah tercatat sebagai suami dari Paula Gozali, kakak tirinya sekaligus cinta pertama Rocky yang dahulu kabur ke luar negeri saat hari pernikahan mereka.
Sampul Novel Satu Malam Bersama CEO Duda
7.8
Akibat jebakan bius di sebuah pesta, Azka, seorang CEO duda, mendapati dirinya terbangun di ranjang yang sama dengan Zia. Demi menjaga nama baik dari ancaman hukum dan desakan keluarga wanita asing tersebut, Azka terpaksa menikahi Zia. Walau awalnya enggan, hatinya perlahan luluh oleh rasa iba saat menyaksikan Zia disiksa oleh keluarganya sendiri. Akankah pernikahan tanpa cinta ini berakhir dengan kebahagiaan, atau justru menyisakan kepedihan mendalam?