APKDock Logo
Sampul Novel Gairah di Jalur Umum

Gairah di Jalur Umum

8.7 / 10.0
Ketika sang kakak mengalami masalah kesehatan, sang adik ipar datang dan menginap di rumah untuk memberikan bantuan atas permintaannya. Namun, kehadiran kerabat dekat ini justru membawa ketegangan baru dalam rumah tangga. Pada suatu malam, setelah mengonsumsi alkohol hingga mabuk, batas-batas kesopanan mulai runtuh dan naluri liar yang terpendam akhirnya meledak, mengubah dinamika hubungan mereka selamanya dalam novel romantis modern Gairah di Jalur Umum.

Gairah di Jalur Umum Bab 1

"Kakak Ipar, Kakak sedang ada masalah dengan kesehatannya, jadi dia memintaku membantumu..."

Adik ipar datang menginap di rumah. Malam itu, setelah mabuk, naluri liarnya meledak...

: Pertemuan Menggoda

Namaku Selina Halim, usiaku 28 tahun, seorang wanita bersuami.

Wajahku sangat polos, tapi tubuhku jauh lebih menggoda daripada model-model muda. Buah dadaku yang besar seperti buah persik, setidaknya berukuran 36F. Keduanya selalu bergetar setiap kali berjalan sampai rasanya tidak bisa menahannya lagi.

Sepertinya aku makin lama makin gatal, sama sekali tidak bisa menahan dorongan tubuhku sendiri. Aku terus membayangkan kenikmatan yang membuat seluruh tubuhku kejang karena terlalu menggairahkan.

Begitu ada yang menggoda sedikit saja, hasratku langsung meluap seperti banjir besar yang menenggelamkanku sepenuhnya.

Semua ini dibentuk oleh suamiku, tubuhnya kekar dipenuhi otot-otot yang kuat. Setiap kali ia bersungguh-sungguh meniduriku, tubuhku jadi basah dan begitu menggoda sampai rasanya aku tak ingin berpisah darinya sedetik pun.

"Sayang... sayang, aku mau... mau kamu tiduri sekuat-kuatnya..."

Desahanku terdengar satu demi satu, tubuhku panas di bawah himpitannya. Tatapanku setengah tertutup dan penuh gairah, seolah sedang mencari rahasia terdalam dari naluri manusia.

Dia benar-benar besar... dan buas!

Dari tubuh sampai hatiku benar-benar dikuasai olehnya, kesadaranku makin kabur, tubuhku pun bergetar hebat.

Telapak kakiku menegang lurus, ibu jari kakiku menekuk naik tak terkendali, dua urat biru di leherku pun sudah tampak membengkak...

Tapi di detik berikutnya, suamiku justru membuatku kecewa. Diiringi getaran halus, wajahnya dipenuhi rasa bersalah.

"Sayang, aku..."

Api di dalam tubuhku baru saja menyala, sekarang sudah mau kabur?

Tanganku yang putih mulus langsung meraih bagian bawah pinggangnya, lidahku yang kemerahan melingkar di tepi bibir. "Seperti dulu... lanjut ronde kedua."

Tapi semakin besar harapan, semakin besar pula kekecewaanku. Suamiku seperti terong layu yang tak bisa diandalkan, benar-benar lemas tak berdaya.

Perempuan itu terbuat dari air, tubuhku yang penuh gairah ini kalau tidak diberi kelembapan dan siraman, akan segera kering sepenuhnya.

Awalnya kupikir itu cuma sekali, tapi ternyata selama sebulan penuh keadaannya tetap seperti itu. Hal ini nyaris membuatku frustrasi sampai gila.

Setiap kali berjalan, aku harus menggesekkan kedua pahaku, mencoba mencari sedikit kenikmatan samar hanya dengan melihat pria-pria gagah di sekitarku.

Adakah pria yang bisa benar-benar memuaskanku? Mengisiku sepenuhnya tanpa sisa!

Hari itu aku menyadari, naik bus pulang ke rumah bisa memberiku kenikmatan lewat desakan dan sentuhan di tengah keramaian. Itu pun jadi caraku melampiaskan hasrat.

Aku suka saat mereka diam-diam memperhatikanku dengan tatapan tajam. Bahkan aku sengaja bersikap genit dan menggoda. Kadang-kadang aku pun sengaja mengangkat rokku, memperlihatkan celana dalam tali berwarna merah muda, dengan berani memperlihatkan sisi liarku.

Lagian mereka hanya bisa melihat, tapi tak bisa menyentuh!

Bibir mereka sedikit terbuka, seolah sedang memaki dalam hati, 'Perempuan gatal.'

Betul, aku memang perempuan gatal. Aku ingin sekali ada yang benar-benar meniduri aku. Sampai bikin para lelaki hidung belang ini kepengin setengah mati, hehe...

Hal ini membuatku terbawa dalam fantasi, tegang dan bersemangat hingga tubuhku bergetar tanpa kusadari.

Hari ini aku berjuang sekuat tenaga naik bus yang penuh sesak, bergoyang-goyang seperti ikan sarden dalam kaleng. Dengan satu tangan memegang pegangan, dan kedua kakiku sedikit terbuka, barulah aku bisa berdiri dengan stabil.

Tapi sejurus kemudian, aku langsung disambut dengan banyak tatapan penuh nafsu liar. Tenggorokan mereka bergerak menelan ludah dengan kasar. Apa mereka berniat menyerangku?

Detik berikutnya, ada tubuh kuat dan berotot yang sengaja menempel di pantatku. Meski terhalang rok hitam yang ketat, aku tetap bisa merasakan kekuatan dan panasnya pria itu.

Ototnya keras seperti baja, tubuhku yang dibaluti ototnya pun langsung mulai bergetar.

Seiring goyangan bus yang terus berjalan, dia mulai menggesekkan pangkal pahanya tanpa henti di pantatku yang montok, membentuk berbagai tekanan dan lekukan.

Apakah ini pria cabul di bus? Selama naik bus sekian lama, biasanya cuma ada orang punya niat tapi tidak berani. Akhirnya hari ini ada yang benar-benar berani juga.

"Mmhm..." Aku mengeluarkan suara pelan yang memalukan, benar-benar terasa perih dan geli!

Dengan rasa penasaran, aku melirik pria di belakang. Tapi seketika seluruh tubuhku terasa panas membara, jantung berdetak sampai ke tenggorokan.

Ternyata dia adalah adik kandung suamiku, adik iparku, Alvin Herman!

Lanjut Membaca

Daftar Isi Gairah di Jalur Umum

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Bukan Sekedar Bantuan, Tapi Menghancurkan Pernikahanku
9.5
Kebahagiaan rumah tangga Adara Paramitha dan Garen Wijaya seketika runtuh akibat kecelakaan tragis yang menimpa Garen. Demi menyelamatkan nyawa suaminya, Adara terpaksa menerima bantuan finansial dari konglomerat Rian Kusuma. Namun, pertolongan tersebut menuntut bayaran mahal yang mengancam kesetiaannya. Di sisi lain, Kirana Senja selaku kekasih Rian mulai mencium adanya ancaman. Kini, mereka semua terjebak dalam dilema pengorbanan dan rahasia yang siap menghancurkan pernikahan Adara.
Sampul Novel LITTLE MOMMY
8.5
Kehidupan Delisha hancur seketika saat sang pacar, Ayden, memberi tahu bahwa ia sedang hamil. Di umurnya yang baru 14 tahun, ia harus menerima konsekuensi berat dari hubungan tanpa pengaman mereka. Alih-alih bertanggung jawab, Ayden yang berusia 16 tahun malah memutuskan hubungan karena ingin bebas. Kini, Delisha yang ditinggalkan sendirian didera ketakutan serta kebingungan mendalam mengenai nasib masa depan bayi dalam kandungannya.
Sampul Novel Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah
9.1
Sebagai ahli negosiasi krisis andalan di Divisi Khusus Kepolisian, Zaki Sadam mampu menaklukkan kondisi psikologis siapa pun dalam situasi paling berbahaya. Anehnya, kemampuan hebat itu mendadak lumpuh setiap kali dia berhadapan dengan air mata Cindi Wiryo. Banyak orang mengira Zaki sangat memuja Cindi dan bersedia melakukan apa saja demi kebahagiaannya. Sayangnya, di balik rumor romantis yang beredar luas tersebut, hanya Cindi yang menyadari kenyataan pahit bahwa hati Zaki sebenarnya milik wanita lain.
Sampul Novel Selamat Tinggal Selamanya, Suamiku
8.8
Delapan tahun menikah dengan seorang pengacara, sang istri harus menerima kenyataan bahwa statusnya disembunyikan dan putrinya dilarang memanggil sang ayah. Sang suami justru mengutamakan teman masa kecilnya, bahkan memaafkan tindakan yang menyakiti putri kandungnya sendiri. Kecewa mendalam, ia memutuskan bercerai dan pergi membawa anaknya. Kini, meski sang suami menolak berpisah dan mencarinya ke seluruh dunia, ibu dan anak ini telah bertekad untuk tidak akan pernah kembali.
Sampul Novel SENANDUNG CINTA
8.3
Perjuangan hebat seorang wanita tangguh dalam membuktikan diri lewat kekuatan cinta menjadi inti kisah ini. Lia kini telah memantapkan hatinya untuk menyatakan seluruh perasaan terdalam pada momen yang paling tepat. Penuh keyakinan, ia mulai merancang masa depan indah bersama Rangga. Takdir pun menuntun langkah keduanya menuju Jepang. Di Negeri Sakura inilah, sebuah janji suci pernikahan akan segera mengikat cinta sejati mereka untuk selamanya.
Sampul Novel TEROR ASOKA
8.4
Tumbuh di tengah keluarga Dirandra yang menyayanginya, Asoka Lavanya Ekadanta tetap tak bisa lepas dari teror misterius sejak kecil. Saat ancaman itu kian membahayakan orang-orang terdekatnya, sang anak angkat terpaksa mengasingkan diri untuk berjuang solo. Kini, ia harus menuntaskan dendam masa lalu, mengungkap dalang di balik semua kekacauan, sekaligus memenangkan kembali hati wanita yang tulus mencintainya. Mampukah ia bertahan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan