APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel TAWANAN CEO KEJAM

TAWANAN CEO KEJAM

Di hadapan Kaisar yang berhati dingin, Adelia bersimpuh tanpa daya memohon kebebasan. Dendam membara akibat kecelakaan tragis sang adik telah mengubah Kaisar menjadi sosok kejam yang terobsesi mencari sang pelaku. Kini, Adelia terperangkap dalam sangkar emas tanpa jalan keluar. Kaisar bersumpah tidak akan pernah melepaskannya, menjadikan gadis malang itu sebagai tawanan utama untuk menuntaskan amarahnya yang tak berkesudahan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Suara pecahan kaca saling bersahutan di dalam sebuah ruangan tanpa henti. Napas Kaisar memburu dengan tangan terkepal kuat, hingga goresan di telapak tangannya mengeluarkan darah.

“Dia ... Dia tersenyum seperti itu dengan begitu mudahnya?” Kaisar tersenyum miris, mengetatkan rahangnya dengan tubuh gemetar menahan amarah.

“Kau sudah lama menikmati waktu di luar sana dengan bebas. Sudah tiba saatnya menerima hukuman, aku tidak akan melepaskanmu kali ini.” Ujar Kaisar dingin, lalu berbalik melangkah keluar dari ruangan kerjanya yang kini berantakan seperti kapal pecah dengan pecahan kaca di mana-mana.

Di tempat lain.

Seorang wanita memegang ponsel di telinganya. Berdiri diam menghadap dinding kaca yang memperlihatkan bangunan kota.

“Kak ... apa aku sudah boleh kembali?” Tanyanya pelan dengan bibir gemetar mengingat hal yang telah ia lakukan.

“Belum saatnya. Aku meneleponmu bukan untuk memanggilmu kembali, hanya ingin menyampaikan jika Ibu sangat merindukanmu.”

Wanita itu menunduk dengan menggenggam kuat ujung baju tidur yang ia kenakan. Ingin sekali dia kembali sekarang, dia sudah sangat merindukan pelukan hangat Ibunya.

“A-aku sangat merindukan Mami, kak.”

“Bertahanlah sebentar lagi. Setelah itu, aku sendiri yang akan menjemputmu.” Sang Kakak mencoba untuk membujuk adiknya. Masalah besar bisa saja terjadi jika Adiknya kembali, karena sosok yang dia kenal tak mungkin berhenti begitu saja sebelum menemukan orang yang dia cari.

“Baik, kak. Aku mengerti,” lirihnya.

“Jaga dirimu baik-baik. Ingatlah, kami sangat menyayangimu di sini.”

Tut!

Tubuh wanita itu luruh ke lantai dingin dalam kamarnya.

“Maafkan aku, Tuhan. A-aku sungguh tidak sengaja.”

***

Adelia berlari cepat di trotoar jalan dengan napas memburu. Terus berlari dan tersenyum kecil saat melihat toko bunga tempat ia bekerja sudah cukup dekat.

Adelia semakin mempercepat larinya, hingga hampir tiba di depan pintu toko.

Namun, hal yang tidak terduga terjadi. Tiba-tiba sosok tegap dengan setelan jas rapi berdiri di depan pintu toko bunga itu.

“Awas!” teriak Adelia kala tak bisa menghentikan larinya.

Bruk!

“Aduh!” Adelia mengaduh sakit kala bokongnya mendarat sempurna di tanah.

Tiba-tiba pintu toko terbuka, menampilkan sosok wanita cantik yang merupakan pemilik toko bunga itu.

“Pagi, kak.” Sapa Adelia dengan senyum tipis di bibirnya. Cukup canggung dengan posisinya sekarang ini.

Sedang sosok yang disapa terlihat terkejut mendapati posisi Adelia yang duduk tanah.

“Maaf, membuat kamu terjatuh. Apa ada yang sakit?”

Adelia menatap dalam diam telapak tangan itu, lalu perlahan mendongak menatap sosok pemilik tangan yang terulur kepadanya.

“Ah, iya. Terima kasih,” Adelia meraih tangan itu tanpa ragu dengan senyum manis di bibirnya.

Segera bangkit dari duduknya dan sedikit merapikan penampilannya yang berantakan tanpa menoleh ke arah lain, hingga tidak menyadari perubahan ekspresi dari pria di belakangnya.

‘Bolehkah aku menghancurkan tangannya itu? Bolehkah aku mematahkan tulang-tulangnya?’ batin Kaisar bertanya pada dirinya sendiri. Merasa jijik dengan tangan yang disentuh oleh Adelia.

“Ya ampun, Adelia. Bagaimana bisa kamu terjatuh? Bagian mana yang sakit?”

Adelia hanya terkekeh pelan mendengar pertanyaan penuh kekhawatiran dari bosnya itu, lalu menoleh ke belakang dan terkejut saat tanpa sengaja melihat sekilas ekspresi menyeramkan dari sosok di belakangnya.

Kaisar tersenyum ramah saat menyadari jika Adelia menatapnya, hingga membuat Adelia bingung dengan hal yang ia lihat.

‘Mungkin aku salah lihat,' batin Adelia segera menggeleng dan menatap kembali sosok atasannya.

“Tidak apa-apa, Kak. Aku terlalu terburu-buru hingga tidak sengaja menabrak Tuan itu dan jatuh ke tanah.” Ujar Adelia menjelaskan.

Kening Kaisar mengerut kala mendengar percakapan dua orang di depannya.

‘Kakak?’ batin Kaisar.

‘Sepertinya Tante Zeline dan wanita ini cukup dekat,' lanjut Kaisar dalam hati, lalu tersenyum saat sosok yang ia sebut sebagai Tante menatapnya.

“Oh, Kaisar.” Ucap Zeline cukup terkejut saat menyadari keberadaan Kaisar di sana.

“Maaf, Tante enggak nyadar kamu ada di situ. Ada apa?” tanya Zeline mendekati Kaisar, sedang Adelia memilih diam melihat dua orang itu.

‘Jadi Tuan ini kenalan Kak Zeline, ya?’ batin Adelia tersentak saat tatapannya tak sengaja bertemu dengan mata Kaisar.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Crazy Marriage (Pernikahan Paksaan)
9.2
Di usia 19 tahun, Vintari terpaksa mengubur mimpinya demi pernikahan kontrak akibat perjodohan orang tua. Bersanding dengan Zeus Ducan yang jauh lebih dewasa terasa bagai siksaan, sementara Zeus hanya menganggapnya gadis ceroboh yang merepotkan. Namun, ketika rasa nyaman mulai hadir, sebuah kenyataan pahit terbongkar. Zayn, lelaki yang selama ini dicintai Vintari, rupanya adik tiri dari suaminya sendiri. Kini, ia terjebak dilema rumit antara Zeus dan cinta masa lalunya.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai setelah tiga tahun menikah. Ia memohon kepada istrinya agar diizinkan memiliki anak lagi dengan sang mantan pacar demi mendapatkan sel pengobatan, berjanji akan kembali setelah semuanya usai. Namun, di balik tangis pilu suaminya, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang menuntut Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Menikahi Bu Manajer
9.3
Pertemuan tak sengaja dengan Erika Hana di trotoar mengubah total garis hidup Prastu. Siapa sangka, sang manajer sukses di bidang kuliner itu adalah sosok yang dijodohkan dengannya. Terikat oleh janji masa lalu kedua orang tua mereka, Prastu dan Erika kini terpaksa menjalani pertunangan tanpa rasa cinta. Di tengah peliknya dinamika dunia modern, mereka harus bertahan dalam hubungan formal ini demi menuntaskan wasiat keluarga.
Sampul Novel Penyesalan Mantan Suami di Depan Makamku
9.6
Kepulangan Rina Januar memicu keretakan rumah tangga sang protagonis. Setelah mendapati bukti kedekatan suaminya, Galih Gunawan, lewat unggahan foto di media sosial Rina, sang istri langsung dihadapkan pada tuntutan cerai. Galih mendesaknya melepaskan status Nyonya Gunawan demi menyerahkannya kepada Rina. Menyadari sisa hidupnya tidak lama lagi, ia merelakan segalanya hingga ajal menjemput. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi Galih, yang kini menangis penuh penyesalan di depan makamnya dan berjanji tidak akan pernah menggenggam tangan wanita lain.
Sampul Novel Penyesalan Setelah Diriku Tiada
7.9
Divonis mengidap lupus eritematosus sistemik stadium akhir dengan sisa hidup tiga hari, seorang wanita justru menghadapi kekejaman dari orang terdekatnya. Setelah ratusan panggilannya diabaikan, sang suami yang bekerja sebagai pengacara menuduhnya memalsukan penyakit demi bersaing dengan Penny. Kakak kandungnya yang berprofesi dokter pun turut mencemooh diagnosis tersebut. Kecewa dan kesakitan, ia memutuskan untuk mendatangi kantor pelayanan akhir hayat demi mendaftarkan proses kremasinya sendiri tanpa melibatkan keluarga yang telah membuangnya.
Sampul Novel Saat Lilin Menyala, Cinta Padam
8.7
Memasuki tahun keenam pernikahan, kehangatan sirna setelah sang suami tidak menyentuh istrinya selama tiga bulan dengan alasan lelah bekerja. Kepercayaan sang istri runtuh di hari ulang tahunnya saat mendengar suaminya berbicara dalam bahasa asing dengan temannya. Sang suami mengaku berselingkuh dengan wanita bernama Sallie yang kini hamil, dan berencana mengirimnya ke luar negeri. Menahan kepedihan mendalam karena memahami bahasa tersebut, sang istri hanya bisa menangis dalam diam sambil berpura-pura terharu.