APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel TAWANAN CEO DINGIN

TAWANAN CEO DINGIN

Demi bertahan hidup, aku melakoni peran ganda sebagai pelajar dan pacar sewaan. Takdir mempertemukanku dengan Claude, klien pertama yang seketika mengubah segalanya. Pengusaha kaya raya itu mendadak terobsesi padaku, bahkan melarangku menerima pelanggan lain. Kini, aku terperangkap dalam cengkeraman sang CEO dingin yang enggan melepaskan tawanannya. Mampukah aku meloloskan diri dari jerat obsesi menyesakkan ini? Ikuti kisah perjuanganku bebas dari sang tuan muda.
Bab
Bagikan

Bab 1

PLAK!

Sebuah tamparan keras menghujami pipiku. Rasa sakit menerjang pipiku dengan segera. Aku tatap penuh kebencian kepada Ayahku sendiri, Logan Savire.

“Apakah dengan menamparku Ayah puas?!” teriakku dengan nada yang keras.

“Berani-beraninya kau membuka mulutmu, Serenna!!”

Air mataku sudah berkumpul di pelupuk mata. Peristiwa ini sudah sering kualami. Bahkan bukan untuk pertama kalinya.

Ayahku, Logan Savire, tulang punggung keluargaku, justru orang yang paling menyebalkan di dunia ini. Ia tak bekerja, pulang dalam keadaan mabuk, dan terkadang juga pulang dengan seorang wanita. Berhaha-hihi di dalam kamar sembari bercinta. Menjijikkan.

Ia hanya mengandalkan diriku yang masih SMA untuk bekerja. Sungguh ironis. Lelaki jahanam yang paling biadab di muka bumi ini.

“Kenapa? Kenapa aku tak boleh berbicara? Bukankah Ayah hanya akan meminta uang dariku?!”

Padahal aku hanyalah seorang karyawan paruh waktu di sebuah toserba kecil. Pun aku harus mati-matian untuk mengejar waktu, antara sekolah dan bekerja. Ayahku yang tak tahu diri ini hanya menjadi benalu dalam keluargaku.

Bahkan Ibuku, Juliet Savire, sudah tak sanggup lagi dengan kekangan kekejaman Ayahku. Ia melarikan diri di suatu malam tanpa kuketahui. Tiba-tiba saja raib dari rumah ini. Melarikan diri tanpa meninggalkan satu jejakpun untukku.

“Kenapa? Kau sudah besar harusnya sudah bisa mandiri!” Ayahku yang sialan ini mulai menjambak rambutku. Aku meringis pedih.

“Apakah aku harus kabur juga dari rumah ini, sebagaimana Ibu?! Ayah pikir aku tak berani, hah?!”

PLAK!!

Satu tamparan yang jauh lebih keras nan kuat pun terasa di pipiku.

SUDAH! SUDAH CUKUP! SUDAHI SAJA SEMUANYA!

“Ayah akan menyesal karena telah menamparku.” tandasku dengan dingin. Seketika aku hempaskan tubuh Ayah ke belakang.

Dengan uraian air mata yang tak tertahankan, aku pun pergi menuju kamar. Aku keluarkan koperku dengan sesegara mungkin. Mengemasi barangku secepat yang aku bisa.

Tak mungkin lagi rasanya aku berada di neraka ini.

Mencegah air mataku yang jatuh, aku memanjatkan do’a kepada Tuhan. ‘Tuhan, maafkan aku. Aku menjadi anak yang durhaka. Sekali saja... Sekali saja...’

‘Aku sungguh tak sanggup jika terus berada di sini.’

Hanya dalam waktu lima belas menit, aku selesai mengemasi barangku. Kini, aku sudah pergi dengan menyeret koper. Ayahku yang berada di ruang tamu itu melototkan matanya.

“Kau mau ke mana, Jalang Kecil?!”

Aku diam saja.

BRAKK!!

Ayahku menarik tanganku. Tetapi, keputusanku sudah bulat. Kuenyahkan tangan Ayahku itu. Lalu, pergi ke luar rumah memberhentikan taksi yang muncul di depan mata.

Di belakang sana, Ayahku berlari-lari memanggilku.

Apa peduliku?

Memangnya kau siapa, kau hanyalah Ayah yang tak pernah pantas untuk kusebut Ayah.

* * *

Aku tahu tindakanku ini cukup gegabah. Pergi dari rumah tanpa rencana sama sekali. Dan aku yakin seratus persen, Ayahku akan meneror di tempatku bekerja. Ia akan menungguku saat aku pulang kerja.

Menghela napas berat, sepertinya aku sudah tak bisa bekerja di toserba lagi. Aku sudah tak mau berhubungan dengan Ayahku.

Di jalanan yang sempit nan kumuh, aku meminta turun kepada supir taksi. Menyeret koperku. Di kanan-kiriku, terdapat banyak sekali apartemen dan hotel dengan harga yang miring.

Mendapatkan penginapan adalah hal yang terbaik. Tak mungkin aku pergi tanpa tujuan. Aku perlu mendinginkan otak, sembari mencari pekerjaan yang baik untukku.

Masuk ke salah satu indekos di sana, sengaja membayar selama satu bulan. Setidaknya, aku tak perlu khawatir untuk tidur selama satu bulan ke depan.

Lebih baik tidak makan, daripada tak punya atap untuk pulang.

Di dalam kamar, aku mengistirahatkan tubuh seraya mencari lapangan pekerjaan via online.

“Hah ... Pekerjaan apa yang bisa kudapatkan? Sedangkan lulus SMA saja belum.”

Aku pun membuat postingan di media sosial. Berisikan keinginan bekerja. Intinya, aku siap untuk bekerja keras.

Namun, aku hanya mendapatkan kesedihan tatkala membaca komentar mereka.

[Hei, bocah! Kau hanya anak di bawah umur! Mencari pekerjaan? Kau bercanda?]

[Aku yakin, orang yang memperkerjakan dirimu hanya akan terkena sanksi UU Ketenagakerjaan!]

[Bocah tanpa skill, mau kerja apa kau? Aku saja yang sudah lulus bingung mau kerja apa. Apalagi kau!]

Semua orang menghujatku. Perkataan mereka benar. Aku mestinya bersyukur bisa bekerja paruh waktu di toserba. Tidak semua orang berbaik hati untuk memberikan pekerjaan kepada anak di bawah umur.

Hingga akhirnya ...

Sebuah pesan pun masuk ke media sosialku. Tertera namanya, Anna Cecilia.

Anna Cecilia : [Aku mencari karyawan baru di tempatku bekerja. Gajinya 150$ setiap satu jam. Apakah kau mau bekerja bersamaku?]

150$?!!! Gila saja. Ini angka yang fantastis!

Pekerjaan macam apa ini? Perasaanku menjadi tidak enak. Jangan-jangan perekrutan sebagai pekerja seks komersil? Hih! Enak saja!

Aku ini masih perawan ting-ting. Lagipula, aku ini cantik tahu!

Kubalas langsung pesan tersebut.

Serenna Savire : [Pekerjaan apa, Kak?]

Anna Cecilia : [Datang saja ke kantorku. Cupid Company, Mango Street Number 7, West Cassey].

Berada di sebelah barat kotaku? Lumayan jauh juga.

Perasaan penasaranku meningkat. Aku pun mencari di internet terkait dengan Cupid Company.

Mataku membelalak seketika... Ternyata... Ini adalah perusahaan penyedia jasa sebagai pacar sewaan.

Jantungku berdebar. Aku tahu, di Kota Cassey ini jasa pacar sewaan sudah biasa. Banyak orang yang membutuhkan pasangan. Entah itu sekadar untuk menemani mereka kencan. Atau pun sebagai pembuktian kepada orang tua mereka.

“Setidaknya ... aku tidak menjual diriku.”

Pada saat itu juga, aku pun mandi dan mengganti pakaianku. Aku harus segera ke sana. Menjadi pacar sewaan, siapa pun itu.

* * *

Aroma parfumku menguar wangi. Banyak lelaki yang mengalihkan pandangannya tatkala aku masuk ke Cupid Company.

Aku sengaja menggunakan pakaian terbaik yang kumiliki. Sebuah dress berwarna merah menyala dengan motif floral yang kecil. Roknya terbuat dari satin dengan pita di leherku. Belum lagi dengan riasanku yang sederhana, tetapi tetap menggoda.

Bagaimana pun, aku ini cantik. Aku berterima kasih kepada Ibuku yang telah menurunkan gen kecantikannya padaku.

Manakala masuk ke Cupid Company, mataku langsung mengenali Anna Cecilia yang sama persis dengan foto profil di media sosial.

Aku memperkenalkan diri dan kini ... aku diantarkan di sebuah ruangan CEO Cupid Company, Madamme Bianca.

“Aku tak menyangka kau akan datang.”

Kuulaskan sebuah senyuman. “Well, semua orang butuh uang.”

“Kau berada di tempat yang tepat. Kau bisa mendapatkan uang yang banyak dari sini. Apalagi kau cantik. Pasti banyak customer yang ingin pergi bersamamu.”

“Benarkah?”

Anna menganggukkan kepalanya.

Saat itu, aku pun masuk ke dalam ruangan Maddame Bianca. Perempuan itu memiliki tubuh gendut dengan pakaian seksi berwarna oranye. Dari pakaiannya yang super seksi, tubuhku bergetar.

Jujur saja, kakiku melemas. Perasaan takut memenuhi hatiku.

Bagaimana jika ... aku akan menjadi pekerja seks komersil?

* * *

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bayiku Bukan Untukmu
8.7
Nayla, seorang ART yatim piatu, berhasil menyelamatkan bayi majikannya dari sebuah tragedi berdarah yang fatal. Di tengah keputusasaan, ia bertemu Arkan. Pria misterius itu menawarkan perlindungan lewat pernikahan kontrak senilai satu miliar rupiah. Demi keselamatan sang bayi, Nayla bersedia menjadi istri palsu. Namun, saat perasaan cinta mulai tumbuh di antara mereka, berbagai rahasia besar serta ancaman bahaya justru mulai mengintai kehidupan baru mereka.
Sampul Novel Gadis Pemuas Tuan Grey
8.9
Laura berjuang keras mencari kerja sampingan sebagai pengasuh demi membiayai pengobatan ayahnya yang sedang sakit parah. Sayangnya, nasib buruk justru menimpanya saat ia bertemu Greyson. Kesucian Laura direnggut paksa, dan ia dipaksa menjadi pemuas hasrat pria tersebut. Kini, Laura terjebak dalam dilema moral yang sangat menyiksa. Ia harus memilih: sanggupkah ia bertahan menjadi budak nafsu Greyson demi mendapatkan uang untuk menyelamatkan nyawa sang ayah?
Sampul Novel Habis Manis Sepah Dibuang
9.3
Setelah disiram air dan dihina oleh seorang klien, Jocelyn tidak mendapatkan pembelaan dari atasannya, Michael. Pria itu malah memeluk asisten pribadinya dan memecat Jocelyn dengan dingin karena dianggap tidak becus bekerja. Enggan menerima perlakuan semena-mena tersebut, Jocelyn menyeka wajahnya, menenggak segelas alkohol, lalu menyiram balik wajah Michael sebelum akhirnya menyatakan keluar dari perusahaan. Kisah dalam novel modern ini berfokus pada harga diri Jocelyn yang menolak ditindas.
Sampul Novel Istri Kedua Sang Penguasa
8.7
Demi melunasi utang judi sang ayah tiri, Aurora Safitri terpaksa menyetujui pernikahan sebagai istri kedua Alvaro Ricolas. Alvaro sendiri merupakan miliarder menawan yang kesepian lantaran istri pertamanya lebih fokus mengejar karier di luar negeri. Di balik kekayaannya, ia sangat mendambakan kehadiran seorang pendamping. Kini, Aurora harus menjalani kehidupan baru di sisi pria berkuasa tersebut. Akankah pernikahan ini menumbuhkan cinta, atau justru membawa kepedihan?
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Sang Miliarder
9.2
Hubungan intim semalam membawa Raina ke dalam asmara serius dengan miliarder Felix. Sayangnya, Felix mencampakkannya demi cinta pertama yang kembali, meninggalkan Raina dengan selembar cek. Tanpa air mata, Raina pergi membawa senyum. Saat mereka bertemu lagi, Raina telah menggandeng pria baru. Felix yang kini terbakar cemburu setengah mati berbalik mengejarnya, bahkan rela mengantre demi mendapatkan kembali hati sang mantan yang dulu ia sia-siakan.
Sampul Novel Mengasuh CEO amnesia
9.7
Kehidupan Aurora berubah total setelah menolong seorang pria misterius tanpa ingatan saat malam Valentine, yang ternyata adalah CEO kaya bernama Roberto. Sempat terpisah paksa selama lima tahun, mereka kembali dipertemukan di Gemini Group. Sialnya, Roberto kini menjadi sosok yang sangat dingin dan sama sekali tidak mengenali Aurora. Aurora pun harus menghadapi kenyataan pahit bahwa cinta pertamanya telah melupakan janji mereka, bahkan kini ia telah memiliki seorang tunangan.