APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Target Cinta Sang Pewaris

Target Cinta Sang Pewaris

Demi wasiat orang tua dan tekanan paman serta bibinya, Ardila terpaksa menikahi pria asing. Setelah menikah, ia mendapati suaminya sudah beristri. Meski dikhianati, Ardila bertahan demi amanah mendiang orang tuanya. Namun, keluarga suaminya malah bertindak semena-mena demi merebut hartanya. Curiga dengan motif mereka, Ardila mulai menyelidiki hingga berhasil membongkar sebuah rahasia gelap yang ternyata melibatkan keluarganya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Dasar anak kurang ajar!” teriak Afifah dengan kesal.

“Udahlah, Bu. Nggak usah teriak-teriak, pusing Bapak dengarnya,” tegur Dirjo.

Dada Afifah naik turun menahan amarah, ia menatap sinis Ardila.

“Lagian juga itu harta warisan, sudah seharusnya kamu membaginya dengan kita,” seloroh Ningsih.

“Kalau hanya Mas Firman saja, aku nggak masalah. Tapi nggak untuk kalian bertiga!” sahut Ardila menatap mereka bergantian.

“Mana bisa begitu, kamu mau membuat Firman nggak berbakti sama Ibu ya!” marah Ningsih menggebrak meja.

“Dila, sekarang keluarga Mas kan, keluarga kamu juga. Apalagi Ibu seorang janda dan Rosa juga masih sekolah, Mas takut kalau tinggalin mereka. Kita tinggal bareng nggak apa-apa, ya,” bujuk Firman dengan lembut.

Sebenarnya kalau bukan karena sikap mereka terhadapnya, Ardila juga kasian pada mertua dan adik iparnya itu. Dan dengan rela ia akan membiarkan mereka tinggal di rumah besarnya.

Ardila mengangguk pelan, menatap mereka semua dengan pandangan rumit. Untuk sekarang ia akan mengalah dan memantau sikap mereka, jika semakin runyam, ia bisa mengusirnya.

“Begitu dong dari tadi,” ucap Ibu Ningsih dengan sumringah.

“Ayo Rosa, Sinta, kita berkemas. Kita pindah ke rumah yang lebih besar,” lanjut Ibu Ningsih seraya beranjak pergi.

“Terima kasih ya, Dila. Mas juga mau berkemas dulu,” ucap Firman ikut beranjak pergi dari sana.

“Kamu jangan apa-apa ngelawan Dila, bersyukur kamu di kasih seorang Ibu lagi walaupun cuma Ibu mertua. Tetap di syukuri dan di hormati,” celetuk Afifah menasehati.

“Terima kasih atas nasehatnya Bibi, aku hanya bersikap sebagai mana orang memperlakukanku,” sahut Ardila seraya beranjak pergi meninggalkan Afifah dan Dirjo.

“Keponakanmu tuh!” sungut Afifah kesal.

“Di sabarin aja dulu, toh nanti hartanya bakal kita keruk,” sahut Dirjo dengan santai.

Afifah yang membayangkan bergelimang harta menjadi tersenyum cerah, ia sibuk memikirkan ingin membeli apa nanti jika sudah mempunyai uang yang banyak.

Di sinilah sekarang mereka, menghadap bangunan yang megah nan menjulang tinggi.

“Wahh .. asik! Aku bakal tinggal di sini!” seru Rosa kesenangan.

“Ma, ayo kita masuk. Aku mau pilih kamar yang luas,” ajak Rosa seraya mengayunkan tungkai kakinya masuk ke dalam.

“Ayo Rosa, Mama juga mau tidur di kasur yang empuk!”

Ardila menghembuskan nafasnya berat, ia mengikuti ke empat orang itu masuk ke dalam rumahnya. Semoga hari-harinya menjadi lebih baik.

Baru saja Ardila masuk ke dalam, ia sudah di hebohkan oleh teriakan Sinta.

“Mas! Aku mau kamar yang ini, kamarnya paling luas dari yang lain.”

“Nggak bisa! Enak aja, itu kamar aku!” sela Ardila.

“Mass .. kalau udah ada bayi kan, perlu kamar yang lebih luas,” rengek Sinta dengan manja.

“Dil–”

Belum sempat Firman menyelesaikan ucapannya, Ardila menyahut dengan lantang, “Sadar diri dong Mbak! Kamu itu cuma numpang, jangan seenaknya!”

Setelah berucap, Ardila masuk ke dalam kamar dan menguncinya dari dalam. Ia hanya bisa mendengar Firman yang membujuk Sinta untuk memilih kamar yang lain.

“Gini amat punya nasib, sabar-sabarin dulu aja, Dil. Kalau mereka bertingkah, tinggal tendang aja,” gumam Ardila menenangkan diri.

Jam sudah menunjukkan pukul dua siang, perutnya keroncongan. Ia juga ada janji dengan sahabatnya, lebih baik makan siang di luar dari pada bersama mereka.

Bertepatan saat Ardila membuka pintu, Ningsih sudah berada di depan kamarnya.

“Masak sana, di rumah semewah ini masa nggak ada pembantu sih. Percuma dong punya rumah gede,” perintah Ningsih dengan omelannya.

“Bahan makanan sudah lengkap di dapur, Bu. Ibu tinggal masak aja apa susahnya, aku sibuk ada kerjaan,” sahut Ardila seraya berlalu.

“Dila! Benar-benar ya, punya menantu! Kamu itu harus ngelayanin orang yang ada di rumah ini!” teriak Ningsih dengan dadanya naik turun menahan amarah.

“Aku bukan pembantu, Bu. Terserah kalau Ibu gak suka!” sahut Ardila tak kalah sengit.

Sebelum masalah menjadi besar, Ardila buru-buru keluar dari rumah. Ia menuju garasi, melajukan mobil kesayangannya untuk bertemu sahabat tercintanya.

“Gila! Mending cerai deh!” ucap seorang wanita dengan geram setelah mendengar cerita sabahatnya.

“Tapi ini wasiat orang tuaku, Nay. Aku ngerasa berdosa kalau sampai nggak ngejalanin,” sahut Ardila pasrah.

“Kalau begitu, gimana dengan sepupuku aja!”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kakak Iparku, Pengagum Rahasiaku
8.1
Niat seorang istri memberi kejutan intim untuk suaminya di asrama proyek konstruksi berubah menjadi situasi menegangkan. Setelah melepas pakaian dan bersembunyi di lemari, bukan suaminya yang datang, melainkan tiga rekan kerjanya. Ketiga pria itu justru terangsang oleh pakaian dalam yang tertinggal dan melampiaskannya pada bibi koki di sana. Menyaksikan adegan panas tersebut, sang istri ikut terangsang hingga tanpa sadar mendesah. Seketika, pandangan ketiga pria itu langsung tertuju ke arah lemarinya.
Sampul Novel Kembalinya Cinta Sang Mantan
9.0
Dibuang setelah tujuh tahun pacaran karena status sosialnya, Kalea berhasil bangkit menjadi pemilik butik sukses. Saat hendak menikahi seorang dokter bedah, mantan kekasihnya datang mengacaukan pernikahan dengan fitnah keji. Pria itu membawa seorang anak dan memaksa Kalea kembali demi membesarkan bocah tersebut. Benarkah itu darah daging Kalea? Di mana istri pria itu sebenarnya? Kini, Kalea terjebak di antara bayang-bayang masa lalu dan masa depannya.
Sampul Novel Mengandung Anak Dari Musuhku
9.7
Dylan Callahan bertekad menghancurkan hidup Alaina Sinclair yang ia tuduh sebagai penyebab runtuhnya keluarganya. Reputasi dan karier Alaina pun hancur akibat pembalasan kejam Dylan. Namun, situasi menjadi pelik ketika Alaina tiba-tiba mengandung setelah tak sadarkan diri akibat obat bius. Meski menjadi dalang penderitaan wanita itu, Dylan membantah keterlibatannya. Perlahan, rahasia masa lalu terungkap dan memaksa Dylan menyadari bahwa dendamnya salah alamat.
Sampul Novel Menikahi Lelaki Brengsek
8.9
Kehidupan indah Raden Roro Ayu, bangsawan berpendidikan tinggi, runtuh setelah mengandung anak dari Nanda, sahabat dari pacarnya sendiri. Pernikahan terpaksa ini membawa penderitaan bagi Ayu hingga memicu dendam membara, merusak kedamaian keluarga, dan melahirkan permusuhan besar. Sementara itu, Sonny yang tetap mencintai Ayu menolak merelakannya. Ayu pun kini berada di persimpangan jalan, terjebak antara pernikahan dinginnya atau pulang ke pelukan Sonny.
Sampul Novel Merebut Hati Suamiku
8.4
Pernikahan di lingkungan pesantren antara Kayshilla Chandra dan Aaraf Ibrahim terjadi karena perjodohan orang tua. Namun, Aaraf berterus terang belum bisa mencintai Kayshilla sebab masih mengharapkan wanita lain. Kenyataan pahit ini memaksa Kayshilla berjuang menghadapi bayang-bayang masa lalu sang suami. Di tengah badai ujian rumah tangga, sanggupkah ketulusan dan kesabaran Kayshilla mencairkan sikap dingin Aaraf demi meraih cinta seutuhnya?
Sampul Novel WARISAN CINTA DAN DENDAM DARI MASA LALU
8.1
Pengkhianatan memisahkan Suti dan Jodi Bimantara. Kini, Jodi memimpin Cartwright Corporation dengan dingin dan memaksa Suti menikahinya demi menuntaskan dendam masa lalu. Di tengah tekanan itu, kutukan siluman ular di tubuh Suti terancam bangkit kembali. Sementara itu, Peter Jansen menyamar sebagai Clark untuk menghancurkan klan Van Den Berg, yang kini mengancam keselamatan Laura. Hubungan mereka pun terjebak dalam pusaran benci dan takdir mistis.