APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tanpamu, Hidupku Makin Bersinar

Tanpamu, Hidupku Makin Bersinar

Pernikahan lima tahun yang Rebecca kira sempurna hancur seketika saat dia mengetahui bahwa akta nikahnya hanyalah kepalsuan. Di balik kelembutan tulus sang suami, pria itu rupanya telah menikahi gadis lain yang dia besarkan di Andoria—sebuah negara dengan aturan pernikahan sekali seumur hidup. Meski cinta dan kasih sayang suaminya selama ini nyata, Rebecca harus menghadapi kenyataan pahit bahwa hati suaminya terbagi untuk dua wanita sekaligus dalam romansa penuh misteri ini.
Bab
Bagikan

Bab 6

Rebecca tertidur sangat lama. Ketika terbangun dengan linglung karena haus, ruangannya terlihat gelap gulita. Dia memaksakan diri untuk bangkit dan mengulurkan tangan ke meja samping tempat tidur seperti biasa. Setiap malam, Darren selalu meletakkan segelas air hangat di sana. Hari ini, meja itu malah kosong.

Hati Rebecca terasa hampa. Kemudian, dia menertawakan dirinya sendiri. Setelah Cecilia hamil, tidak peduli bagaimana Darren berakting, dia juga tidak bisa lagi bersikap seperti bagaimana dia mencintai Rebecca dulu.

Rebecca berdiri dan berjalan ke bawah. Ketika melewati kamar tamu, dia mendengar suara Darren dan secara refleks menghentikan langkahnya.

"Aku yang menyebabkan Kak Rebecca terluka. Aku nggak seharusnya bertindak gegabah," ucap Cecilia sambil terisak.

"Kamu nggak boleh kelaparan waktu hamil. Becca yang terlalu membesar-besarkan hal sepele. Salahku karena aku terlalu memanjakannya. Jangan menangis lagi. Hatiku akan hancur kalau kamu menangis." Darren memeluknya dan mengelus kepalanya. "Kamu makin cengeng saja."

"Nggak boleh ngatain aku!" kata Cecilia dengan manja. Wajahnya yang menawan diwarnai kesedihan dan membuatnya terlihat begitu memikat.

Darren menelan ludah dan mengalihkan pandangannya. Ketika di kapal, gerakan mereka begitu intens hingga hampir menyebabkan Cecilia keguguran. Sekarang, dia tidak lagi berani bertindak gegabah.

"Kakak pengen? Sayangnya, Kak Rebecca sudah terluka dan nggak bisa memuaskanmu."

"Sekalipun dia nggak terluka, dia juga nggak semenggoda kamu. Dasar iblis kecil! Aku bisa menahan diri. Tapi begitu janinmu stabil, aku nggak akan ampuni kamu," ujar Darren sambil tersenyum menggoda.

"Aku bisa bantu Kakak."

Seusai berbicara, Cecilia mulai meluncur turun .... Wajahnya yang menggoda dan suaranya yang polos sangat kontras. Ditambah dengan gerakannya, Darren pun mengerang.

"Cecil, kamu benar-benar luar biasa."

...

Ketika melihat pemandangan ini lagi, hati Rebecca tak lagi tergerak. Dia dengan lesu melanjutkan langkahnya ke bawah untuk mengambil air. Mungkin karena cedera kepalanya, dia tidur sangat nyenyak malam itu dan baru bangun keesokan malamnya.

"Sayang, aku ingin menyelamatkanmu, tapi kamu jatuh begitu cepat dan aku nggak sempat menangkapmu ...," jelas Darren dengan terburu-buru dan agak gelisah begitu melihat Rebecca bangun.

Rebecca hanya menatapnya karena terlalu malas untuk mengungkap kebohongan Darren. Dia hanya bertanya, "Di mana Cecilia?"

"Kamu salahkan saja aku. Yang namanya gadis kecil memang ceroboh. Dia nggak bermaksud menabrakmu. Dia sendiri juga hampir terluka," ujar Darren untuk membela Cecilia.

"Aku mengerti," jawab Rebecca dengan tenang. "Besok itu hari peringatan kematian orang tuaku. Kamu bisa temani aku pergi?"

"Tentu saja." Melihat Rebecca tidak marah, Darren pun menghela napas lega. Namun, dia kembali menatap Rebecca. Dia merasa Rebecca sudah berbeda. Tidak ada lagi cinta dalam mata Rebecca ketika memandangnya.

Darren ingin bertanya, tetapi Rebecca sudah terlanjur memejamkan mata.

Sepanjang malam, Rebecca berada dalam keadaan setengah sadar dan sepertinya terus tertidur. Darren berbicara beberapa kali kepadanya, tetapi dia tidak menjawab.

Keesokan harinya adalah hari peringatan kematian orang tua Rebecca. Rebecca sudah bangun dari pagi, lalu pergi mandi dan berganti pakaian kasual hitam sebelum berangkat dengan mobil Darren.

Darren dengan penuh perhatian menyiapkan sarapan dan berbagai kebutuhan sembahyang untuk Rebecca. Melihat ekspresi Rebecca yang muram, Darren merasa sangat sakit hati. Dia mengira Rebecca sedang sedih dan mencoba mencari topik obrolan dengannya di sepanjang jalan. Namun, Rebecca tetap tidak bersemangat dan bersikap acuh tak acuh.

Baru saja mobil mencapai pemakaman, Darren menerima telepon dan ekspresinya langsung menegang. Dia menginjak rem mendadak dan berhenti di pinggir jalan.

Rebecca pun terbanting ke depan dan bahunya memerah karena terjerat sabuk pengaman. Dia akhirnya bertanya, "Ada apa?"

"Sayang, ada urusan mendesak di perusahaan. Aku harus menanganinya." Wajah Darren pucat pasi, matanya dipenuhi kecemasan dan kekhawatiran yang tak terkendali. "Kamu beri penghormatan saja dulu kepada Ayah dan Ibu. Aku akan segera kembali."

Rebecca mengangguk dengan penuh perhatian, lalu membuka pintu mobil dan melangkah keluar. Sebelum dia sempat berdiri tegak, Darren yang cemas sudah melaju pergi dan hampir membuat Rebecca terjatuh.

Melihat debu yang ditinggalkan mobil Darren, Rebecca pun tersenyum. Darren sepertinya lupa bahwa ponselnya terhubung dengan bluetooth. Dia dengan jelas melihat bahwa nama penelepon adalah "Cecil Sayang".

Cecilia terluka dan menelepon Darren sambil menangis. Darren pun tanpa ragu meninggalkannya untuk pergi menemui Cecilia. Namun, Rebecca tak lagi peduli. Dia sudah berhenti mencintai Darren dari awal. Bahkan rasa bencinya terhadap Darren pun sepertinya sudah sirna.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ketika Aku Menjadi Ibu Susuan Profesional
9.8
Memiliki produksi ASI yang berlebih membawa berkah sekaligus perubahan besar dalam hidup seorang wanita. Ia memutuskan untuk mengambil pekerjaan sebagai seorang ibu susuan profesional. Pada awalnya, ia mengira tanggung jawabnya hanya sebatas memberikan ASI dan menyusui bayi yang membutuhkan. Namun, kenyataan yang ia hadapi di lapangan ternyata jauh lebih rumit dan tidak sesederhana bayangannya. Berbagai rahasia dan dinamika hubungan baru mulai mengubah arah hidupnya secara tidak terduga.
Sampul Novel Menikahi Seorang Abusive
8.6
Kehidupan pernikahan yang diimpikan Dewi berubah menjadi mimpi buruk yang penuh penderitaan. Alih-alih kebahagiaan, ia justru harus menghadapi kenyataan pahit sebagai istri Raihan, seorang suami yang sangat kasar dan manipulatif. Hari-hari Dewi kini dipenuhi dengan tekanan batin akibat perlakuan abusif pasangannya. Di tengah situasi yang menyiksa ini, Dewi dihadapkan pada pilihan sulit: terus bertahan menjaga pernikahan atau pergi demi menyelamatkan dirinya.
Sampul Novel Rebirth: Aku Kembali Untuk Membalas Penghianatan Suamiku
9.3
Regina Meizura Carlton meregang nyawa akibat pengkhianatan kejam dari suami, adik, dan orang tuanya sendiri. Beruntung, takdir memberinya kesempatan kedua untuk terlahir kembali. Kini, Regina bangkit dengan tekad membara untuk menuntut balas pada semua orang yang telah menghancurkan hidupnya. Di tengah perjuangannya, ia juga berjanji tidak akan lagi mengabaikan ketulusan cinta dari Axel Witsel Witzelm. Kisah penuh intrik dan konflik dewasa ini ditujukan bagi pembaca bijak.
Sampul Novel SENANDUNG RINDU
8.2
Setelah sembuh dari depresi, Anika Larasati harus menghadapi rasa rindu yang berat kepada anak serta lelaki impiannya. Sementara itu, Gafi Beryl mengambil langkah berani menentang kehendak keluarganya demi mengejar cinta yang sempat hilang. Di sudut lain, Citra Larasati memutuskan untuk menyembunyikan anaknya dari sang suami yang telah berkhianat. Bersama ambisi Noah Berto yang ingin merebut kembali cintanya, takdir membawa mereka dalam pencarian pengampunan yang tulus.
Sampul Novel Tiga Puluh Hari Sebelum Bercerai
9.2
Arga ingin menikahi lagi mantan tunangannya yang dahulu pergi tanpa kabar. Naima, istrinya saat ini, mengizinkan hal tersebut dengan syarat mereka harus menjalani masa tiga puluh hari sebelum sah bercerai. Namun, di tengah proses itu, Arga justru menemukan berbagai fakta tidak terduga yang selama ini tersembunyi. Rahasia demi rahasia Naima yang mulai terbongkar membuatnya bimbang. Akankah Arga tetap memilih bercerai dan menikah lagi setelah mengetahui kebenaran itu?
Sampul Novel Virtual Love Story
8.2
Kisah perjuangan seorang remaja perempuan bertahan di tengah badai pandemi Covid-19. Kehidupan membawanya mengarungi pasang surut relasi keluarga, persahabatan, sekolah, hingga cinta yang tak terduga. Saat hampir menyerah, kehadiran seorang pemuda hadir mengembalikan harapan serta rasa percayanya yang sempat sirna. Ini adalah sebuah perjalanan menyembuhkan luka dan merayakan ketangguhan diri, mengajak pembaca memasuki dunia sederhana yang sarat akan makna mendalam.