APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tanpamu, Hidupku Makin Bersinar

Tanpamu, Hidupku Makin Bersinar

Pernikahan lima tahun yang Rebecca kira sempurna hancur seketika saat dia mengetahui bahwa akta nikahnya hanyalah kepalsuan. Di balik kelembutan tulus sang suami, pria itu rupanya telah menikahi gadis lain yang dia besarkan di Andoria—sebuah negara dengan aturan pernikahan sekali seumur hidup. Meski cinta dan kasih sayang suaminya selama ini nyata, Rebecca harus menghadapi kenyataan pahit bahwa hati suaminya terbagi untuk dua wanita sekaligus dalam romansa penuh misteri ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Bu Rebecca, kamu mengalami cedera perut yang serius dalam kecelakaan mobil itu. Bisa hamil itu benar-benar adalah keajaiban. Kalau kamu gugurkan anak ini, kamu akan sulit untuk hamil lagi."

Dokter itu menatap Rebecca dengan cemas dan menambahkan, "Sebaiknya kamu pertimbangkan lagi dan membicarakannya dengan suamimu."

Rebecca mengepalkan tangannya dan hatinya terasa sakit. Darren tidak pernah memberi tahu hal ini kepadanya.

Setiap kali anggota Keluarga Hernanda dan Keluarga Winata mendesak mereka untuk memiliki anak, Darren akan selalu melimpahkan semua kesalahan pada dirinya sendiri. Dia mengatakan bahwa dirinya masih ingin melewati dunia milik berdua dan tidak ingin diganggu oleh kehadiran seorang anak.

Mata Rebecca pun berkaca-kaca. Darren begitu memikirkannya dan takut dia sedih. Akan tetapi, tidak peduli betapa baiknya pun Darren, itu tidak dapat mengubah fakta bahwa Darren telah menipunya.

"Terima kasih, Dokter. Aku akan memikirkannya."

Rebecca keluar dari klinik dengan linglung, lalu tidak sengaja bertemu dengan Darren dan Cecilia yang sudah pulang di koridor.

Darren dengan hati-hati membantu Cecilia keluar dari ruang USG. Dia terlihat gugup. Tatapannya yang lembut dan penuh kasih sayang tertuju pada Cecilia. Dia tidak mengalihkan pandangannya sedetik pun.

"Kak, jangan begitu gugup. Aku cuma hamil, bukan sakit," ujar Cecilia sambil tersenyum. Dia bertemu dengan Darren ketika masih sangat muda dan selalu memanggil Darren kakak. Setelahnya, dia juga tidak pernah mengubah panggilannya.

Darren tersenyum dan tidak mampu menyembunyikan kegembiraannya. "Tentu saja aku gugup. Ini anak pertama kita. Kita harus merawatnya dengan baik."

Rebecca menggenggam erat lembar janji temu di tangannya. Suhu tubuhnya perlahan-lahan turun. Dia merasa seperti bisa mendengar suara hatinya yang hancur. Matanya terasa panas, tetapi tidak ada air mata yang mengalir keluar.

Ternyata, saat rasa sakit sudah mencapai puncak, air mata juga tidak bisa keluar lagi.

Darren memapah Cecilia masuk ke lift. Di belakangnya, Rebecca perlahan-lahan melonggarkan genggamannya pada lembar janji temu itu dan kembali ke klinik untuk menjadwalkan operasinya di lusa. Dia tidak ingin anaknya lahir di dunia penuh kebohongan, juga tidak ingin anaknya lahir tanpa ayah.

Seolah-olah sedang dipermainkan oleh alam semesta, Rebecca bertemu lagi dengan Darren dan Cecilia di tempat parkir bawah tanah. Dia pun melaju mengikuti mereka tanpa sadar.

Darren membawa Cecilia ke restoran berputar.

Hati Rebecca langsung tenggelam. Itu adalah restoran berputar yang dirancang dan dibangun oleh Darren untuknya pada ulang tahun terakhirnya. Darren pernah mengatakan bahwa hanya dia seorang yang layak makan di sana. Sekarang, Darren malah membawa perempuan lain ke tempat itu.

Di dalam restoran berputar, Cecilia duduk di kursi favorit Rebecca. Di depannya, tersaji hidangan penutup. Tak jauh dari sana, Darren berjalan keluar dengan mendorong gerobak makanan.

Darren dengan anggunnya melepas bunga dari dadanya dan menyerahkannya kepada Cecilia. Sebuah kalung berlian menjuntai di bawah bunga itu. "Selamat! Putri kecilku akan segera jadi seorang ibu."

"Kak ... terima kasih. Aku sangat gembira," ucap Cecilia. Dia hampir menangis karena terharu.

"Kamu bahkan memasak untukku. Cepat biarkan aku mencicipinya! Seusai makan, kamu langsung pulang saja. Aku sudah memonopolimu selama berhari-hari. Sudah saatnya kamu pulang untuk temani Kak Rebecca."

Cecilia mengerjap dengan kuat dan meneteskan dua tetes air mata.

Darren yang merasa sakit hati memeluknya dengan erat dan berujar, "Dasar bodoh, aku nggak akan pergi ke mana pun hari ini. Aku akan tetap berada di sisimu."

"Gimana dengan Kak Rebecca? Besok itu hari ulang tahun pernikahan kalian. Dia akan sedih kalau kamu nggak pulang untuk temani dia."

"Aku sudah mengurusnya. Kamu nggak perlu khawatir." Darren mengelus kepala Cecilia dan membantunya mengenakan kalung itu. "Kamu sudah jadi istriku. Mulai sekarang, aku akan meluangkan lebih banyak waktu untukmu dan anak kita."

Rebecca yang berdiri di sudut melangkah mundur dua langkah. Punggungnya bersandar di dinding yang dingin. Rasa dingin itu membuatnya menggigil.

Benar juga, Cecilia barulah istri sah Darren. Sementara itu, dia hanyalah orang bodoh yang tidak memiliki status apa pun.

Rebecca masih ingat ketika Darren membawanya ke restoran berputar untuk yang pertama kalinya, Darren juga menyiapkan kalung berlian untuknya. Darren bahkan diam-diam menyewa koki Michelin untuk mengajarinya memasak selama sebulan supaya bisa memasak untuknya.

"Sayang, cobalah masakanku. Mulai sekarang, aku yang akan urus makanmu tiga kali sehari. Seumur hidupku, aku akan mencintaimu dengan baik dan hanya mencintaimu seorang," bisik Darren sambil mengenakan kalung itu ke lehernya.

Kini, Darren telah memberikan cinta dan kasih sayangnya yang sama kepada Cecilia.

Dada Rebecca terasa berat dan sakit. Seumur hidup yang dimaksud Darren terlalu singkat.

Rebecca buru-buru berbalik dan meninggalkan restoran. Air mata mengalir membasahi wajahnya. Dia pergi ke firma hukum, lalu meminta pengacara untuk menghitung semua asetnya dan mengembalikan semua yang berhubungan dengan Darren kepadanya.

Warisan yang ditinggalkan orang tua Rebecca sudah cukup untuk menghidupinya selama beberapa generasi. Dia tidak kekurangan uang dan hanya ingin segera memutuskan hubungan dengan Darren.

Setelah senja, Rebecca baru menyelesaikan semua urusannya dan melaju pulang.

Vila kosong itu hanya diterangi oleh lampu yang ditinggalkan pembantu untuknya. Rebecca bersandar lelah di sofa sambil memandangi foto-foto dirinya dan Darren yang memenuhi ruangan. Dadanya terasa berat dan setiap detak jantungnya terasa perih.

Rebecca mengusap keningnya, lalu berdiri, dan menurunkan bingkai-bingkai foto yang menutupi seluruh dinding.

Foto pertama mereka saat kecil, Rebecca mengenakan gaun merah muda dan Darren memujinya sebagai putri tercantik di dunia.

Foto dansa pertama mereka, Darren memeluk pinggangnya dengan lembut dan memintanya berdansa hanya dengannya.

Foto kencan pertama mereka, Darren memeluknya sambil memutar-mutarnya tanpa henti. Darren mengatakan bahwa dirinya adalah pria paling bahagia di dunia.

...

Rebecca mengeluarkan satu per satu foto itu dari bingkai, lalu memasukkannya ke dalam mesin penghancur kertas. Seiring dengan hancurnya foto-foto itu, semua kenangan mereka juga ikut hancur.

Sepanjang malam, Rebecca hanya melakukan hal ini. Dia menghapus setiap jejak kemesraan mereka di masa lalu tanpa menyisakan apa pun. Saat fajar, lengannya sudah mati rasa, tetapi Darren belum kembali.

Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan mereka.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ketika Aku Menjadi Ibu Susuan Profesional
9.8
Memiliki produksi ASI yang berlebih membawa berkah sekaligus perubahan besar dalam hidup seorang wanita. Ia memutuskan untuk mengambil pekerjaan sebagai seorang ibu susuan profesional. Pada awalnya, ia mengira tanggung jawabnya hanya sebatas memberikan ASI dan menyusui bayi yang membutuhkan. Namun, kenyataan yang ia hadapi di lapangan ternyata jauh lebih rumit dan tidak sesederhana bayangannya. Berbagai rahasia dan dinamika hubungan baru mulai mengubah arah hidupnya secara tidak terduga.
Sampul Novel Menikahi Seorang Abusive
8.6
Kehidupan pernikahan yang diimpikan Dewi berubah menjadi mimpi buruk yang penuh penderitaan. Alih-alih kebahagiaan, ia justru harus menghadapi kenyataan pahit sebagai istri Raihan, seorang suami yang sangat kasar dan manipulatif. Hari-hari Dewi kini dipenuhi dengan tekanan batin akibat perlakuan abusif pasangannya. Di tengah situasi yang menyiksa ini, Dewi dihadapkan pada pilihan sulit: terus bertahan menjaga pernikahan atau pergi demi menyelamatkan dirinya.
Sampul Novel Rebirth: Aku Kembali Untuk Membalas Penghianatan Suamiku
9.3
Regina Meizura Carlton meregang nyawa akibat pengkhianatan kejam dari suami, adik, dan orang tuanya sendiri. Beruntung, takdir memberinya kesempatan kedua untuk terlahir kembali. Kini, Regina bangkit dengan tekad membara untuk menuntut balas pada semua orang yang telah menghancurkan hidupnya. Di tengah perjuangannya, ia juga berjanji tidak akan lagi mengabaikan ketulusan cinta dari Axel Witsel Witzelm. Kisah penuh intrik dan konflik dewasa ini ditujukan bagi pembaca bijak.
Sampul Novel SENANDUNG RINDU
8.2
Setelah sembuh dari depresi, Anika Larasati harus menghadapi rasa rindu yang berat kepada anak serta lelaki impiannya. Sementara itu, Gafi Beryl mengambil langkah berani menentang kehendak keluarganya demi mengejar cinta yang sempat hilang. Di sudut lain, Citra Larasati memutuskan untuk menyembunyikan anaknya dari sang suami yang telah berkhianat. Bersama ambisi Noah Berto yang ingin merebut kembali cintanya, takdir membawa mereka dalam pencarian pengampunan yang tulus.
Sampul Novel Tiga Puluh Hari Sebelum Bercerai
9.2
Arga ingin menikahi lagi mantan tunangannya yang dahulu pergi tanpa kabar. Naima, istrinya saat ini, mengizinkan hal tersebut dengan syarat mereka harus menjalani masa tiga puluh hari sebelum sah bercerai. Namun, di tengah proses itu, Arga justru menemukan berbagai fakta tidak terduga yang selama ini tersembunyi. Rahasia demi rahasia Naima yang mulai terbongkar membuatnya bimbang. Akankah Arga tetap memilih bercerai dan menikah lagi setelah mengetahui kebenaran itu?
Sampul Novel Virtual Love Story
8.2
Kisah perjuangan seorang remaja perempuan bertahan di tengah badai pandemi Covid-19. Kehidupan membawanya mengarungi pasang surut relasi keluarga, persahabatan, sekolah, hingga cinta yang tak terduga. Saat hampir menyerah, kehadiran seorang pemuda hadir mengembalikan harapan serta rasa percayanya yang sempat sirna. Ini adalah sebuah perjalanan menyembuhkan luka dan merayakan ketangguhan diri, mengajak pembaca memasuki dunia sederhana yang sarat akan makna mendalam.