APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tamu Selepas Subuh

Tamu Selepas Subuh

Pascasubuh, ketukan pintu dari wanita tak dikenal mengubah hidup Dewi saat ia dititipkan seorang bayi. Kejadian itu menjadi awal misteri kelam karena beberapa jam setelahnya, wanita misterius tersebut ditemukan tewas dengan mulut berbusa di kampung sebelah. Kini, Dewi harus menghadapi teka-teki mematikan yang mengaitkan bayi dalam asuhannya dengan kematian tragis sang ibu yang terjadi di pagi buta.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Ma...Mama nggak kenapa? Kok kayaknya kaget banget gitu?" tanya Fika tiba-tiba.

Memang, saat melihat foto tersebut, aku langsung shock, hingga terduduk di kursi yang berada di dapur.

"Nggak kok, Fik. Mama cuma kasihan saja melihatnya," ucapku sembari menetralkan perasaan, "mayat ini tadi ditemukan di mana?"

"Di halaman sebuah rumah kosong, Ma. Yang menemukan pertama kali, adalah seorang tukang becak," jawab Fika lugas.

Aku masih amat syok, sekitar tiga jam yang lalu, wanita ini masih menangis di hadapanku, dan dia juga menyerahkan anaknya. Apa mungkin ini motivasinya menyerahkan bayinya, untuk kujaga?

Padahal, dia punya banyak hutang penjelasan padaku. Bahkan, aku tadi masih berharap bisa bertemu lagi dengannya.

"Apa dia meninggal karena bunuh diri atau dibunuh, Fik?"

"Belum tahu, Ma. Pas tadi aku di sana, polisi belum datang," jawab Fika singkat.

Oekk Oekk Oekk

Tiba-tiba, Lio memangis dengan kerasnya, dan tentu saja hal itu membuat kager Fika.

"Ma...suara bayi siapa itu?! Kok kayaknya dari kamar Mama, sih?"

Tanpa menjawab pertanyaan Fika itu, aku pun langsung bergegas ke kamar, dan diikuti oleh putriku itu.

"Sstt...sstt...sstt...jangan nangis ya, Sayang," segera kutepuk pelan paha bayi mungil itu, sembari memberikan susu yang baru saja kubuat.

Apa mungkin, dia merasa bahwa Mamanya telah pergi untuk selamanya? Hingga dia tadi menangis sekencang itu.

"Ma...ini bayi siapa?" tanya Fika sambil intens menatap Lio.

"Bayi ini, adalah anak dari wanita muda yang ditemukan meninggal di Wonorejo itu, Fik," ucapku tanpa menoleh.

"Apa? Jadi, Mama kenal dengan wanita itu? Dan kenapa dia menyerahkan bayi ini pada Mama?" Fika semakin penasaran.

"Tidak, mama tak mengenalnya, dan mama juga nggak tahu, kenapa dia menyerahkan bayi ini, dan meminta untuk merawatnya."

"Kok bisa sih, Ma?"

Fika terus saja meminta penjelasan, wajar, karena jika berada di posisinya pun, aku akan terus bertanya, hingga mendapatkan penjelasan. Lalu, aku pun menceritakan semuanya padanya.

"Ya ampun...jadi, Mama benar-benar bertemu dengan wanita itu. Tapi, bagaiamana dia tahu nama Mama?" ucap Fika, setelah aku menceritakan semuanya.

"Itulah yang masih membuat mama bingung, dan karena itulah, masih berharap bertemu dengan wanita itu, untuk meminta kejelasan dari teka-teki ini.

Namun, ternyata dia sudah meninggal, jadi semua rasa penasaran ini, tak bisa terobati," ucapku lirih.

"Kalau begitu, kita serahkan saja bayi ini pada pihak berwajib. Apa Mama nggak takut, jika ternyata wanita tadi jahat, dan nantinya menyeret mama, karena bayi ini. Bisa saja 'kan, bayi ini adalah anak hasil curian, karena takut jadi dia serahkan pada Mama."

"Tidak, Fik. Mama sudah berjanji, akan merawat bayi ini sebaik mungkin. Apalagi, dia kini kan sudah meninggal, jadi bayi ini sekarang menjadi tanggungan Mama," jawabku tegas.

"Trus, kalau nanti tetangga pada tanya gimana, Ma?"

"Gampang, tinggal bilang saja, ini anak saudara jauh yang minta kita adopsi, cukup."

Ada benarnya juga apa yang diucakan Fika, namun, saat ini aku tak ingin berpisah dengan Lio, apalagi kini ibunya lmeninggal.

"Ma...apa Mama sudah periksa isi tas itu?" tanya Fika.

Tas itu memang masih kubiarkan dengan isinya, hanya tadi aku mengambil kaleng susu dan botolnya saja.

"Belum, Fik. Coba sekarang kamu buka, mama juga jadi penasaran," ucapku.

Fika kemudian membuka tas itu, mengeluarkan bebrapa potong pakaian bayi, lengkap dengan sepatu dan topinya.

Ada juga tas kecil yang berisi perlengkapan mandi.

"Apa ini, Ma?" tanya Fika, sembari mengeluarkan sebuah amplop putih besar.

"Coba kamu buka, apa isinya, Fik. Siapa tahu ada petunjuk dari sini," ucapku yang kini memangku Lio, karena dia nampak gelisah.

Amplop itu, berisi selembar kertas, berisi tulisan tangan dengan tinta warna biru.

"Ini sebuah surat, mungkin surat ini ditujukan untuk Mama. Aku baca saja ya?" tanya Fika yang kujawab dengan anggukan.

'Mbak Dewi yang terhormat.

Tolong rawat dengan baik, Lio. Karena, dia juga berhak merasakan kasih sayang dari Papanya, Mas Hasan.

Mungkin Mbak Dewi bertanya-tanya, mengapa aku bisa berkata seperti itu?

Ya...aku dan Mas Hasan sudah menjalin hubungan selama tiga tahun belakangan, bisa dibilang dia adalah sugar daddy-ku.

Namun, delapan bulan terakhir ini, dia mulai mengabaikank dan tak pernah menemuiku. Sejak aku hamil dan dia memintaku untuk menggugurkannya, dan tentu saja aku tak mau.

Selama ini, aku terus mencari keberadaan Mbak Dewi, karena tahu, pasti Mbak orang baik, yang akan merawat anakku ini.

Maafkan aku, Mbak. Karena aku sudah berhubungan dengan suamimu. Tapi ketahuilah, Mas Hasan itu, bermain api tidak hanya denganku, tapi dia punya banyak sekali wanita simpanan di luar sana.

Sekali lagi, tolong rawat dengan baik Lio, Mbak. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan Mbak Dewi.

Salam hangat.

Adelia.'

Pyarr!

Hancur rasanya hati ini, mendengar Fika membaca isi surat dari perempuan muda itu. Benarkah suamiku yang baik itu, di luar sering menduakanku?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Back To School
9.7
Geng Prit..Prit..Can yang beranggotakan Diwi, Tari, Lani, dan Emily adalah detektif hiperaktif di SMA Siliwangi yang gemar mengusut kejanggalan. Mereka memiliki janji bersama untuk tidak jatuh cinta pada kakak kelas. Namun, komitmen tersebut mulai goyah saat perasaan cinta tumbuh dan memicu konflik besar. Keadaan menjadi kian rumit ketika mereka menyadari telah menyukai cowok yang sama. Kini, persahabatan erat serta perasaan mereka dipertaruhkan dalam pilihan yang sulit.
Sampul Novel Cincin Kawin Berukir Nama Lain
8.6
Tujuh tahun lamanya aku dipaksa menjadi penulis bayangan untuk Zara, adik angkatku, demi menuruti keinginan suamiku, Permadi. Puncak pengkhianatan terjadi saat Permadi merebut penghargaan milikku demi Zara yang sedang mengandung. Kenyataan pahit terungkap ketika aku menemukan nama Zara terukir di cincin kawinku. Sadar hanya dimanfaatkan, aku memalsukan kematian dalam kecelakaan pesawat untuk membalas dendam. Kini, aku siap menghancurkan mereka lewat bukti plagiarisme Zara.
Sampul Novel Ilusi Cinta yang Kukira Abadi
9.1
Setelah dikhianati sahabat masa kecilnya, Monica dinikahi oleh Simon, seorang miliarder terpandang yang tampak sangat mencintainya selama lima tahun. Namun, kebahagiaan itu hancur saat Monica mengetahui kebenaran pahit: Simon hanya memanfaatkannya sebagai pelindung untuk menjaga wanita bernama Cita. Menyadari suaminya diam-diam memuja wanita lain dalam doa-doanya, Monica yang hancur memutuskan untuk memalsukan identitasnya dan merekayasa sebuah insiden tenggelam demi menghilang selamanya.
Sampul Novel Kelakuan Papa Mertua
9.6
Hidup Riana berubah drastis setelah ia dipaksa memikul akibat dari kecerobohan papa mertuanya. Situasi kian membingungkan saat ia menyadari sikap mencurigakan orang tuanya sendiri, yang tampak menyetujui masalah tersebut. Riana pun terjebak dalam misteri besar mengenai motif asli di balik tindakan mereka. Apakah ada konspirasi tersembunyi yang sengaja dirancang untuk menjatuhkannya? Kini, ia harus berjuang mengungkap kebenaran di balik semua drama ini.
Sampul Novel Misteri di Balik Senyummu
9.7
Ardi, pemuda pemalu yang gemar dunia detektif, terlibat misteri sungguhan sejak bertemu Nia. Rasa penasaran membawanya membuntuti Nia ke rumah kuno terbengkalai milik sang nenek. Di tempat itulah masalah finansial keluarga Nia terbongkar. Kini, mereka harus segera menemukan barang berharga di sana sebelum direbut pihak jahat. Misi ini tidak hanya menyelamatkan warisan menjadi museum, tapi juga menumbuhkan benih asmara di antara keduanya.
Sampul Novel my first love is paman
8.5
Pascatragedi berdarah yang menewaskan orang tuanya, Heira Attaya, siswi SMA dengan kepribadian ganda, kini tinggal bersama pria yang sangat ia cintai. Namun, hidupnya terguncang saat ia menemukan bukti bahwa sang pujaan hati terlibat dalam kematian keluarganya. Di tengah kenyataan pahit tersebut, sebuah peristiwa besar terjadi dan mengubah segalanya, hingga akhirnya Heira menghilang secara misterius tanpa meninggalkan jejak sedikit pun.