APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Takdir Cinta Gigolo Kampung

Takdir Cinta Gigolo Kampung

Kisah perjuangan seorang pria penghibur asal desa yang berupaya keras lepas dari dunia hitam demi menebus masa lalunya. Langkah hijrahnya membawa ia pada sebuah cinta sejati yang ternyata sarat bahaya. Hubungan asmara ini tidak berjalan mulus, melainkan menjadi pertaruhan hidup dan mati yang membahayakan nyawa banyak orang. Dikemas penuh ketegangan dan emosi, drama romantis ini menyajikan kisah mendalam tentang arti pengorbanan dan pertobatan nyata.
Bab
Bagikan

Bab 1

“Ooh yaaaa ooooh, Sayaaang,” lenguh lirih seorang wanita. Orgasme ketiga yang sangat dinantikannya mulai terbangun kembali. Dalam pada itu lelaki yang lebih muda itu langsung meremas kuat pantatnya. Bergeraklah tubuh telanjang itu, naik turun di bawah genjotan sang jantan. Hentakan tubuh mereka saling berlawanan, napas keduanya terengah-engah.

“Oooh… Sayaaaang… sedikiiit lagi aku dapaaat lagi oooh, teruuuussssss...” Lenguhan sang betina sedikit tertahan. Gelombang orgasmenya kian mendekat, sang jantan pun sontak menggila, hingga desakkan orgasme itu tak mampu lagi dibendung.

“Sayaaang aaaaah ssssst….” Lolongan panjang nan parau, mengiringi pandangan sang wanita yang mendadak gelap, jantungnya berdegup kian kencang, tubuhnya menegang, otot vaginanya berkontraksi. Seluruh sendi di tubuhnya mengejang saat cairan kenikmantan meluncur dahsyat dari lobang surgawinya.

“Oooh…” Tak berselang lama pemuda itu melnguh. Ranjang terus bergoyang, bunyi deritnya terdengar nyairng akibat hentakan-hentakan yang terjadi di atasnya. Wanita beranak satu itu pun hanya bisa menggigit bibir bawahnya, guna meredam erangannya yang tak terkendali. Lelaki perkasa 20 tahun yang sedang menggejotnya benar-benar telah hilang kontrol.

“Keluarin di luaaar, Saaaaayang….” pesan mendesah dari sang wanita saat menyadari jika sang jantan hampir mencapai puncaknya.

“Oooh aaah ssssst….!” pekik sang pemuda tertahan dalam deru napas yang membara, gerakannya sangat cepat saat mencabut batang kejantanannya dari lobang sang wanita. Lantas dia berdiri dengan kedua lututnya dan mengocok batang licin yang berdenyut-denyut, seraya menengadahkan wajah ke langit-langit.

“Oooooh, Tanteee aku keluaar…” Erangan panjang sang pejantan mengiringi semburan kencang cairan kental dari dalam dirinya. Menghantam perut, dada hingga sebagian wajah wanita yang terkapar di bawahnya.

“Oooh yeees I like it’s…” Wanita itu mendesah lirih dengan senyum kepuasannya.

Sudah sering wanita itu melihat semburan sensasional dari ujung batang kejantanan sang pemuda, namun malam terakhir itu terasa lebih spesial dan dahsyat. Gairahnya bahkan seolah tak pernah padam, walau sudah hampir dua jam berada di kamar itu dan sudah tiga kali pula menggapai puncak kenikmatannya.

"Aku akan selalu membutuhkan ini…" ucap wanita berusami itu, sambil meratakan sperma yang membasahi tubuhnya; Lalu dia jilati jari-jemarinya guna membersihkan sisa-sisa cairan birahi sang jantan yang besok akan pergi merantau meninggalkan dirinya. Beberapa detik kemudian, sang jantan pun jatuh terkapar di sampingnya.

Untuk beberapa saat mereka terdiam dalam berpelukan lemas, meredakan napas yang memburu, sebelum keduanya bersegera membersihkan dan mengeringkan tubuh basahnya masing-masing. Setelah itu sang wanita pun kembali berkaian, lalu melangkah keluar dari kamar sang pemuda dengan perasaan lega.

Dengan langkah mengendap dan harti-hati wanita itu pun masuk kembali ke kamarnya. Dan dengan sangat hati-hati merebahkan tubuhnya di samping suaminya yang masih tertidur lelap. Sebelumnya dia pun mengecup lembut kening anak balitanya, lalu kening lelaki tampan, bertubuh kekar yang sudah enam tahun menjadi suaminya.

‘Maafkan aku, Mas. Semua ini aku lakukan karena kamu juga. Tapi percayalah, cinta dan kasih sayangku padamu tak akan pernah pudar untuk selama-lamanya,’ batin wanita sebelum akhirnya memasuki gerbang mimpi-mimpinya yang kelabu.

^*^

“Rafa, bangun udah mau pagi, nih!” Terdengar suara yang penuh wibawa dari luar kamar Rafael.

“Iya, Om,” balas Rafael sigap.

Rafael sudah terbangun dari tadi, sedang merenungi peristiwa semalam yang sangat menegangkan sekaligus menggairahkannya. Berharap semua itu menjadi yang terakhir buatnya. Dia pun masih tak percaya jika istri pamannya berani berbuat nekad, masuk kemarnya dalam keadaan setengah telanjang, ketika pamannya ada di rumah, walau katanya sudah tertidur karena pengurh obat tidur yang secara sembunyi-sembunyi dimasukan ke dalam air minumnya.

Rafael bangkit dari tidurannya, lantas memakai kembali singlet dan kain sarungnya. Setelah itu dia keluar kamarnya hendak ke kamar mandi, kemudian bersiap-siap untuk pergi merantau walau belum jelas hendak kemana dan apa yang akan dilakukannya di perantauan nanti. Hanya berbekal setitik asa, dia yakin salah seorang teman sekaligus musuh dalam selimut yang akan bisa membantunya.

Saat hendak masuk kamar mandi, langkah Rafael tertahan karena ada suara seseorang yang sedang mandi di sana. Dia menduga orang yang sedang mandi itu pamannya atau tantenya. Rafael pun balik arah, hendak turun ke lantai bawah untuk ke kamar mandi satu lagi yang ada di dapur.

Deg! Jantung Rafael sedikit tersentak saat memasuki dapur.

Wanita yang tadi malam nekad mengajaknya bersetubuh dengan sangat binal itu, sedang berdiri menghadap meja makan masih dalam balutan busana tidur transparan, persis yang dikenakannya tadi malam. Untuk beberapa saat Rafael berdiri tertegun. Sensasi tegang dan gairah semalam mendadak kembali menderanya, hingga tak sadar benda tumpul di balik kain sarungnya pun bereaksi.

Wenda, sang tante menolehkan wajah ke belakang, menyadari ada seseorang yang mendekat dan memperhatikan dirinya dalam jarak tak lebih dari dua meter.

‘Sudah kuduga!’ batinnya kegirangan. Wenda tersenyum sambil membalikan badan menghadap pemuda ponakan suaminya yang terlihat tampan dan gagah dalam balutan singlet putih dipadu kain sarungnya. Seketika itu pula, dia merasakan desiran halus yang menjalar di sekujur tubuhnya. Kedua matanya menatap nanar benjolan besar di balik kain sarung Rafael. Benjolan yhang sontak mengingatkan dia kembali pada sensasi semalam yang sangat mendebarkannya.

Wenda melangkah pelan mendatangi Rafael yang mematung terbengong-bengong.

“Oooh…!” lenguh Rafael serya sedikit tersentak, saat tangan Wenda tiba-tiba memgang dan meremas batang kejantannya di balik sarungnya.

“Wow, sudah berdiri aja, nih. Masih belum puas yang semalam ya, Sayang,” bisik Wenda di telinga Rafael.

“Jangan nekad, Tan. Om Andi sudah bangun!” cegah Rafael sambil menarik pantanya ke belakang untuk melepaskan genggaman tangan Wenda dari batangnya.

“Aku tahu, tapi dia kan sedang mandi, tahu sendiri dia mandinya suka lama,” balas Wenda sesaat sebelum melumat bibir keponakan suaminya, sementara tangannya makin lembut meremas dan mengelus-elus batang yang sudah sangat kencang itu.

“Nanti Vasco bangun, Tan.”

“Biasanya juga bangun siang,” elak Wenda tetap memaksa. Rafael pun tak bisa mengelak lagi, membalas lumatan panas tantenya yang memang sudah membuatnya sangat ketagihan.

“Hmmmffff…” Wenda melenguh basah. Desiran gairah memerciki sekujur tubuhnya hingga vaginanya pun ikut berdenyut dan basah. Dia lantas mengabil tangan Rafael agar memainkan vaginanya yang memang hanya dihalangi gaun tidur. Wenda bahakn tak memakai bra juga. Semua sudah direncankanya.

“Tante jangan, ini bahaya!” cegah Rafael saat pagutan Wenda terlepas.

“Salah sendiri, pagi-pagi udah bikin aku horny,” balas Wenda seraya memagut lagi mulut Rafael yang masih sedikit berbau karena belum mandi. Lidah mereka kembali bertautan dalam gelora syahwat hewani yang menyala. Keduanya berpelukan dalam berdirinya di antara dapur dan ruang keluarga.

“Hmmmm….” Wenda bergumam lirih saat dengan perlahan tangan Rafael mengelus-elus vaginanya. Dia pun lantas menarik kain sarung Rafael hingga telepas dan melorot ke lantai. Lalu Wenda menurunkan tubuhnya, berjongkok tepat di depan selangkanan pemuda yang sejak kelas satu SMA, telah menjadi pejantan kesayangannya.

“Tanteee, aduuuh cepetaaan….” Keluh Rafael, meminta Wenda untuk mengoralnya lebih cepat agar segera tuntas. Takut pamannnya keburu selesai mandi, dan turun dari lantai atas.

“Oooh, kesyangaaaaanku,” lenguh Wenda sambil terus menggerakan kepalanya maju mundur, memnjilati, mengulum dan memainkan batang kejantanan besar, panjang dan berurat perkasa itu dengan penuh nafsu.

“Oooh, tante cepetan henttikaaaan….” lenguh pelan Rafael tak sabar, mulai panik, namun di sini lain juga mulai menikmatinya.

Tanpa menggubris cegahan Rafael, Wenda makin bernafsu mengoral batang itu, sebelah tangannya juga memainkan lobanng kenikmatannya sendiri dan menusuk-nusukan jarinya berulang-ulang.

Tadi malam Wemda bercinta dengan Rafael saat suaminya tertidur lelap di kamar yang berbeda, namun itu sukses membuatnya kehabisan kata-kata untuk menggambarkan sensasi dan ketegangan yang tercipta. Fajar menjelang pagi ini, dia pun kembali merasakan sensasi ketegangan dalam kadar yang jauh lebih dahsyat, karena di lakukan di ruangan yang agak terbuka dan suaminya pun sudah bangun, walau di kamar mandi.

Wenda melepaskan kulumannya, lalu menatap nanar batang kejantanan ponakan suaminya itu, seraya meratapi nasib dirinya yang mungkin tidak akan bisa merasakan kembali keperkasaan itu dalam waktu yang belum bisa dipastikan. Tak terasa, air matanya pun menetes. Membayangkan betapa hari-harinya akan menjadi sangat sepi, suram dan gersang tanpa Rafael di sisinya.

“Loh, kok malah nangis. Tan?” tanya Rafael heran.

“Aku nangis karena ..” balas Wenda terputus.

“HAH!”

Mereka kompak terpekik kaget ketika mendengar langkah kaki seseorang yang menuruni anak tangga.

Sepasang insan yang sejengkal lagi akan melaksanan hajat terlarangnya itu pun bergegas merapikan diri dan berhamburan terpisah. Dengan gerakan super kilat, Rafael masuk ke kamar mandi yang tak jauh dari sana. Sementara Wenda berpura-pura sibuk mengatur meja sarapannya di meja makan dengan sangat normal dan wajar.

“Rafa mandinya di sini ya, Ma?” tanya Andi pada istrinya.

“Iya. Dari tadi tuh di dalam kamar mandi. Mungkin lagi bertelur dulu,” jawab Wenda dengan intonansi normal.

‘Sialan! hampir aja gua ketangkap basah!’ batin Rafael gugup. Kedua tangannya memegangi dadanya yang bergemuruh. Detak jantungnya lebih kencang dari genderang perang. Batang kejantanan serta sekujur tubuhnya terasa lemas, hingga dia harus bersandar pada daun pintu.

Benarkah Andi tidak tahu apa yang terjadi dengan istri dengan keponakannya?

^*^

‘Bagaimana jatuh bangunnya perjalanan Gigolo Kampung yang bertekad keluar dari cengkraman dosa dan nista hitam pekat, untuk insyaf yang sebenar-benarnya. Ikuti terus lika-liku keseruannya saat sang gigolo menemukan dan memperjuangkan cinta sucinya yang sangat berbahaya, bahkan mengancam nyawa dirinya dan orang lain.

Dijamin super baper dengan segala drama-drama cinta yang nyeleneh, tak biasa, dengan alur tak mudah ditebak, serta penulisan dan gaya bahasa yang apik. Memang agak panas penuh gairah, namun juga mengandung banyak pesan moral yang mendalam.

Salam ‘Takdir Cinta Gigolo Kampung’

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Because of Mistake
9.6
Salah paham fatal membuat Eudora disiksa tanpa ampun oleh Legolas yang dendam. Penderitaan berat ini membuat Eudora putus asa dan mendambakan kematian. Saat fakta terungkap bahwa Eudoralah penyelamat hidup Legolas di masa lalu, penyesalan pun datang terlambat. Kini, hati Eudora telah dipenuhi kebencian dan kekecewaan yang mendalam. Akankah hubungan mereka berakhir menjadi musuh abadi, atau justru ada ruang bagi cinta untuk tumbuh kembali?
Sampul Novel Dosa Terindah Bersama Kakak Ipar (Cinta Yang Semu)
8.2
Pernikahan balas budi merenggut kebahagiaan Queenza Mikayla Anya, menyisakan derita fisik dan batin setiap hari. Namun, takdir mempertemukannya dalam satu malam tak terduga dengan sang kakak ipar. Peristiwa itu menumbuhkan rasa cinta yang rumit di hati Queenza. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: terus bertahan dalam hubungan yang menyiksa, atau melepaskan diri demi cinta sang kakak ipar yang selalu melindunginya.
Sampul Novel Hot Love - Birahi Anak Yakuza
8.2
Kenzo, pewaris tunggal pemimpin Yakuza, menolak dijodohkan demi mengejar perempuan Rusia misterius yang ditemuinya di kafe. Penolakan ini memicu konflik besar hingga Kenzo tertembak, lalu diselamatkan oleh Alena, wanita yang ia cintai. Namun, hilangnya Alena membuat Kenzo frustrasi dan mengacau di Hong Kong hingga menyulut perang gangster. Saat melarikan diri bersama kakak angkatnya, Sakura, Kenzo tak tahu bahwa Alena sebenarnya adalah anak dari calon mertuanya sendiri.
Sampul Novel Husband billionare
8.3
Pasca lolos dari upaya pembunuhan oleh pamannya, Wira, bos Grup Jason bernama Arkhana kehilangan ingatan. Ia diselamatkan Nina di sebuah desa hingga keduanya menikah. Begitu memorinya kembali, Arkha menyamar demi mengusut kejahatan Wira atas keluarganya. Usai dendamnya terbalas, Arkha mendapati rumah istrinya hancur akibat ulah istri Wira. Ia pun bergegas menyelamatkan Nina, mengungkap jati dirinya sebagai miliarder, lalu memboyongnya ke kota.
Sampul Novel Jodoh Pilihan Oma
8.5
Kehidupan Dion berbalik arah setelah menolong Kayla dari ancaman bahaya bersama Nenek Melati. Kagum akan ketegaran Kayla, sang nenek bertekad menjodohkan mereka. Rencana ini ditentang keras oleh Bu Ratna yang lebih memilih Amara, sosok ambisius pengejar status, untuk Dion. Demi menyingkirkan Kayla, Amara merancang intrik licik untuk membongkar masa lalu kelam sang rival. Kini, Dion harus berjuang menghadapi tekanan keluarga dan konspirasi jahat demi melindungi cintanya.
Sampul Novel Kesempatan Kedua, Luka Terakhir
9.3
Niat baik berujung petaka. Usai membelikan teh susu pesanan rekan kerja yang hamil, protagonis dituduh sengaja menggugurkan kandungan tersebut. Fitnah di rumah sakit ini memicu kemarahan keluarga korban yang memukulinya dan menuntut ganti rugi dua miliar rupiah. Demi keadilan, ia melaporkan kasus ini ke polisi dan bersiap menuntut balik. Namun, sebelum hukum bertindak, ia tewas mengenaskan setelah didorong oleh ibu mertua korban hingga dilindas truk.