APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tak Lagi Menua Bersama

Tak Lagi Menua Bersama

Saat menjalani pemeriksaan bayi tabung keempatnya, Jennie justru memergoki suaminya, Erwin Sentosa, sedang mendampingi wanita hamil di rumah sakit. Padahal, Erwin mengaku sedang berada di luar kota. Demi mendapatkan pewaris keluarga, Erwin meminta Jennie memaklumi situasi tersebut dan berjanji hubungan mereka akan kembali normal setelah bayi itu lahir. Alih-alih marah, Jennie berpura-pura setuju sambil menyembunyikan hasil tesnya sendiri. Begitu hari persalinan wanita itu tiba, Jennie langsung meninggalkan surat cerai dan pergi selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Tenggorokanku terasa mual, aku bergegas ke kamar mandi dan muntah sejadi-jadinya sampai dunia terasa berputar.

Erwin panik, menepuk-nepuk punggungku, berusaha membuatku merasa lebih baik.

"Jangan sentuh aku!" Aku menoleh dan menatapnya tajam penuh amarah.

Pantas saja waktu itu sikapnya aneh.

Pria yang biasanya gila kerja itu tiba-tiba meninggalkan semua urusannya demi menemaniku setengah bulan penuh.

Saat itu aku masih begitu bahagia, mengira dia benar-benar mencintaiku.

Ternyata semua itu hanya karena rasa bersalah setelah berselingkuh.

Bahkan… mereka melakukannya di kamarku, di ranjang yang sudah tujuh tahun kutiduri bersama Erwin…

Tatapanku yang penuh kebencian membuatnya terdiam ketakutan. Dia terpaku di tempat, lama tak bergerak.

Amarah di dadaku membuncah, tak tahu harus ke mana kuledakkan. Aku bangkit berdiri, berlari ke kamar.

Mataku menyapu seluruh ruangan, lalu berhenti pada alat cukur alis di atas meja rias.

Aku meraihnya, dan seperti orang gila, mulai merobek-robek seprai, sarung bantal, dan selimut.

Bulu-bulu angsa beterbangan ke udara seperti salju, membuat seluruh ruangan berantakan tak karuan.

Namun aku masih merasa itu belum cukup.

Biar semuanya hancur saja! Segala kebusukan ini, biar lenyap bersama.

Erwin mengikuti di belakangku dengan tatapan penuh rasa sakit, mencoba menghentikanku.

Tapi aku yang sudah kehilangan kendali malah melukai tanganku sendiri dengan pisau itu.

Darah langsung mengucur deras.

Warnanya merah menyala, makin mencolok di antara tumpukan bulu angsa yang berserakan di lantai.

Akhirnya aku pun mulai tenang, menatap kosong ke arah foto pernikahan kami.

Saat itu... kami tertawa begitu bahagia.

Aku memejamkan mata, lalu berkata dengan suara putus asa, “Erwin, kita cerai saja.”

Seolah mendengar kabar paling mengerikan, Erwin langsung menerjang ke arahku dan memelukku erat-erat, tak peduli dengan luka di tubuhnya yang masih mengucurkan darah.

Suara lirihnya penuh kesedihan yang dalam dan tak terurai, “Jangan cerai, Jen... kita jangan cerai. Aku janji, begitu anak itu lahir, aku akan memutus semua hubungan dengannya. Kita akan kembali seperti dulu. Kau tahu kan, aku cuma mencintaimu, aku nggak bisa hidup tanpamu.”

Di dalam hati, aku hanya bisa tertawa dingin.

Bagaimana mungkin semuanya bisa kembali seperti dulu?

Erwin yang dulu, yang hatinya sepenuhnya milikku, sudah mati.

Hubungan kami sekarang seperti berada dalam kebuntuan yang aneh.

Apa pun yang aku lakukan, marah, menyulitkannya, dia tetap bersikap baik, tersenyum, memperlakukanku dengan penuh kasih seperti dulu.

Tapi setiap kali aku menyebut soal perceraian, dia pura-pura tidak dengar.

Ponselnya terus berdering, semuanya dari Mulan.

Kalau di depanku, dia selalu menolaknya.

Tapi tiap malam, dia akan diam-diam menelepon balik dari balkon, dengan suara yang selembut mungkin, menenangkan emosi perempuan di seberang sana.

Hari itu, saat makan malam, Erwin kembali menolak panggilan seperti biasa.

Aku menyindir, “Angkat saja. Teleponmu yang sembunyi-sembunyi di tengah malam itu mengganggu tidurku.”

Kupikir dia akan merasa malu, tapi ternyata dia dengan entengnya menjawab, “Kalau begitu, mulai sekarang aku nggak akan telepon malam-malam lagi. Makan brokolinya yang banyak ya, kau makin kurus akhir-akhir ini.”

Aku baru mau membalas dan menyuruhnya berhenti berpura-pura.

Tiba-tiba ponselku berdering.

Wajah Erwin langsung berubah begitu melihat nomor penelepon.

Dari reaksinya, aku sudah bisa menebak siapa yang menelepon.

Aku menekan tombol speaker, dan suara Mulan yang hampir menangis pun terdengar.

“Kak Jennie, bisakah kau menyuruh Pak Erwin datang menjengukku? Tolonglah, kasihanilah anak yang ada di perutku… Itu darah daging Pak Erwin sendiri…”

Erwin panik dan buru-buru memutus sambungan telepon, wajahnya dipenuhi rasa takut saat menatapku.

Aku juga menatapnya.

Anehnya, saat aku menatapnya kali ini, rasanya aku tak lagi menyimpan dendam. Yang ada hanya kesedihan.

Laki-laki ini… pada akhirnya memang sudah bukan milikku lagi.

“Aku ingin bertemu dengan Mulan.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bisa Tidak Mencintaimu Saja
8.5
Akibat perselisihan yang membuat kekasih gelap Samuel Dirja keguguran dan mandul, sang protagonis diasingkan ke biara luar negeri. Namun, ia berhasil melarikan diri. Setahun berlalu, Samuel yang berniat menjemputnya justru mendapati wanita itu menggendong seorang anak dan bersiap menikahi pria lain. Mengira anak itu adalah alat untuk memprovokasi Shinta, Samuel meradang tanpa menyadari kebenaran bahwa bayi tersebut sama sekali bukan darah dagingnya.
Sampul Novel Bound by Destiny
8.5
Elice Danurdara terpuruk dalam kehancuran setelah dicampakkan dan dipermalukan dengan sangat kejam. Di tengah keputusasaan yang hampir membuatnya menyerah, takdir mempertemukannya dengan sosok asing bernama Garettinus Hardiyata. Lewat kehadiran, tutur kata lembut, serta sentuhannya, Garettinus membuktikan bahwa Elice adalah wanita yang sangat berharga. Pertemuan tak terduga ini menjadi titik balik bagi Elice untuk bangkit dari keterpurukan hidupnya.
Sampul Novel Cinta Setelah Perceraian: Mantan Suami Ingin Aku Kembali
8.6
Tiga tahun Kirana bertahan dalam pernikahan penuh hinaan bersama Reza. Begitu cinta lama sang suami datang lagi, ia memilih mundur demi mencari kebahagiaan baru. Reza yang angkuh yakin mantan istrinya akan berlutut memohon rujuk. Dugaan itu meleset saat ia melihat Kirana justru asyik merayakan kebebasan dan dikelilingi banyak pria di bar. Sadar Kirana telah berpaling, kepanikan mulai melanda Reza. Kini giliran dirinya yang harus berjuang keras merebut kembali hati Kirana.
Sampul Novel CRAZY FOR LOVE
9.3
Pertemuan kembali dengan Panji, pria temperamental namun lembut dari masa lalunya, mengacaukan hati Kirana yang unik dan galak. Meski kini sudah memiliki kekasih baru, Kirana tidak bisa mengabaikan kehadiran sosok yang dulu sempat hilang tanpa jejak tersebut. Demi menjerat Panji yang sangat menghindari komitmen, Kirana nekat mengajukan rencana tinggal bersama hingga ingin mengandung anaknya. Akankah taktik berani ini berhasil mengikat Panji, atau justru membuatnya patah hati lagi?
Sampul Novel Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris
9.7
Terbangun di tubuh asing usai kecelakaan maut, Aurora Ellis kini menjadi istri kontrak Damian Aldridge, pewaris takhta bisnis yang penuh tipu daya. Mantan wanita karier sukses ini dipaksa menjadi istri kedua demi memberikan keturunan. Di tengah konspirasi elite yang kejam dan berdarah, Aurora yang berambisi kuat enggan menyerah pada nasib. Mampukah ia bertahan dalam pernikahan semu ini ketika benih cinta perlahan tumbuh di balik luka dan intrik?
Sampul Novel Look At Me
8.7
Kehidupan SMA Maya Rehana hancur seketika setelah ia mengetahui dirinya tengah berbadan dua. Bukannya bertanggung jawab, Jordan yang merupakan pacarnya malah menuduh Maya tidak setia dan langsung mencampakkannya. Saat Maya didera ketakutan akan kemarahan orang tuanya namun tetap ingin mempertahankan kandungannya, Raka Pratama hadir. Sahabat sekaligus adik kelasnya ini bersedia menjadi sosok ayah bagi sang bayi. Maya pun kini bimbang antara memilih ketulusan Raka atau berharap Jordan kembali.