APKDock Logo
Sampul Novel Tabir Misteri di Sekolah

Tabir Misteri di Sekolah

8.4 / 10.0
Setahun pascatragedi memilukan yang merenggut nyawa seorang siswi di SMA Permadani Putih, kasus pemerkosaan serta pembunuhan kejam itu masih mandek tanpa titik terang. Di tengah kemerosotan disiplin sekolah dan sikap masa bodoh pihak berwenang yang sengaja bungkam, Gara tak tinggal diam. Demi menuntut keadilan bagi mendiang adiknya, ia bertekad membongkar misteri kelam ini. Sanggupkah Gara menguak konspirasi besar tersebut dan menyeret pelaku ke pengadilan?

Tabir Misteri di Sekolah Bab 1

Jarum jam tepat berada di angka 11.00 saat seorang pemuda berusia 17 tahunan itu masih tetap berdiri dalam posisi hormat di bawah tiang bendera merah putih serta dinaungi oleh panas matahari yang terasa kian menyengat.

Sesekali dia mengusap peluh yang menetes di dahi menggunakan tangan kiri, lalu kembali hormat hingga pukul 11.30 nanti. Di sampingnya, tiga remaja berseragam putih abu-abu pun ikut serta melakukan kegiatan yang sama seperti apa yang dilakukannya karena kesalahan yang sama pula.

Dikelilingi oleh gedung berlantai dua bercat abu-abu kusam, serta genting-genting yang telah berubah menghitam, lelaki yang bertubuh cungkring serta berkulit cukup gelap, tiba-tiba menurunkan tangannya. Namun, dia masih terdiam di sana. Kemudian dalam hitungan detik, tubuhnya berbalik.

“Gara! Apa yang kau lakukan? Masih setengah jam lagi, lanjut sikap hormat!” Lelaki bertubuh gempal serta berseragam cokelat muda dilengkapi pantofel hitam, berteriak dari tepi lapangan.

Remaja bernama Gara Imana Dani itu tak langsung menjawab. Dia memperhatikan banyak siswa berlalu-lalang di koridor kelas, dan satu dua dari mereka terlihat berdiri di lantai dua memperhatikan dia dan teman-temannya yang tengah menjalankan hukuman di bawah. Mungkin segerombolan remaja nakal itu bukan lagi suatu pemandangan menarik, sehingga anak-anak di sekolah tak menjadikan mereka pusat perhatian kala dihukum.

“Bapak sibuk banget menghukum kami cuma karena saya telat tiga menit dan kawan-kawan saya ketahuan main kartu di kelas. Tapi bapak lepasin pelaku kekerasan seksual.” Gara berteriak.

Refleks, teman-teman yang tadi masih hormat menurunkan tangannya dan menatap terkejut pada Gara. Bahkan beberapa siswa yang tengah berjalan di sekitar pun langsung menoleh, karena baru saja pulang dari kantin atau hendak mengembalikan buku ke perpus. Mereka dengan cepat memelankan langkah karena pekikan Gara yang terdengar seantero lapangan dan sekitarnya. 

Bapak Nawawi selaku guru BP, kemudian mendekat ke arah Gara. Kedua matanya melotot dan memukul pelan pundak Gara. “Siapa yang kamu maksud?” tanya Pak Nawawi.

“Nah itu yang saya maksud, Pak. Bapak terlalu sibuk memburu tikus-tikus di sekolah tapi bapak nggak tahu kalau sekolah udah dimasuki anjing liar,” jawab Gara dengan  suara yang terdengar begitu lantang.

“Sudah, cepat sana kamu masuk ke dalam kelas! Kerjaanmu cuma bikin gaduh saja di sekolah!” cetus Pak Nawawi yang kemudian pergi meninggalkan Gara dan kawan-kawan.

Remaja setinggi 168 sentimeter itu kemudian pergi meninggalkan lapangan, menyeret langkah menuju kelas yang sebentar lagi akan masuk pelajaran ketiga, yaitu pelajaran sejarah Indonesia.

“Gara!” Suara lelaki terdengar berteriak ketika Gara hendak menaiki anak tangga dan menuju kelasnya yang berada di lantai dua. Mendengar suara seseorang memanggil namanya, Gara pun membalikkan badannya.

“Lo udah gila? Apa lo nggak salah ngomong tadi? Lo nggak takut, Gar?” Javas Nakahta, remaja kelas XII IPA 1 selaku teman Gara, mengingatkan.

“Kalau lo dipanggil guru BP buat diwawancarai karena blow up kasus ini gimana? Tindakan lo ini udah kelewat batas, Gara,” lanjut Javas.

Remaja berseragam lusuh itu justru tertawa mendengar Javas berbicara. Dia lantas menepuk bahu Javas. “Kalau hanya dengan memperhatikan batas-batas cuma bisa nutup-nutupi kasus, mending gue nggak pernah memperhatikan batas yang lo maksud itu, Av. Gue tau gue bodoh, Av, tapi kalau lo diam karena kalau blow up takut reputasi lo hancur, ya udah biar gue yang blow up.” Gara tertawa lagi, lalu dia melanjutkan langkah menaiki satu per satu anak tangga menuju kelasnya XII IPS 8 di ujung koridor yang berada di ujung lantai dua.

🍁🍁🍁

Lanjut Membaca

Daftar Isi Tabir Misteri di Sekolah

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel GAIRAH PRIA IMPOTEN
9.8
Mela, wanita malang yang diusir ibu tirinya dan menjadi korban pelecehan, terpaksa bekerja sebagai wanita penghibur. Di sana, ia mendapat misi khusus untuk memikat seorang pria impoten yang penuh misteri. Hubungan tak terduga ini justru membuat Mela hamil anak dari pria tersebut. Kini, ia terjebak dalam dilema besar mengenai masa depan janinnya, di tengah pusaran rahasia besar yang menyelimuti kehidupan mereka berdua.
Sampul Novel Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu
8.1
Sebuah insiden tak terduga terjadi ketika aliran listrik mendadak padam saat tokoh utama sedang mandi. Dalam kondisi gelap gulita, ia bergegas memakai jubah tidur dan berniat kembali ke kamarnya sendiri untuk beristirahat. Namun, kesalahan fatal terjadi di tengah kegelapan malam yang pekat. Bukannya masuk ke kamarnya sendiri, ia justru salah melangkah masuk ke dalam kamar keponakannya. Di sana, sepasang tangan besar tiba-tiba merengkuh tubuhnya dengan sangat erat dari arah belakang.
Sampul Novel Lelaki Itu Membeliku Bukan Mencintaiku
8.7
Demi masa depan sang adik dan jeratan utang keluarga, Vania terpaksa bekerja di dunia malam. Langkah ini membawanya bertemu Reza, konglomerat yang dipenuhi trauma masa lalu. Awalnya, Reza hanya memandang Vania sebagai barang transaksi. Namun lambat laun, interaksi dingin mereka berubah menjadi ikatan emosi yang kompleks. Terjebak di antara kebencian, candu, dan status sosial, mampukah benih asmara tumbuh tulus di atas luka serta pengorbanan harga diri mereka?
Sampul Novel MOLLY, She Will Be Love
8.9
Molly merasa jenuh dengan rutinitas kuliah yang monoton dan sikap protektif sang kakak. Demi mengubah hidupnya sebelum lulus, ia menyusun rencana nekat untuk mendekati seorang dosen muda. Namun, langkah ini justru membawanya ke dalam situasi rumit. Molly kini terjebak di antara dua pria yang bersaing ketat demi memenangkan hatinya. Kedua lelaki tersebut sama-sama terpikat oleh pesona unik Molly, memicu perebutan cinta yang penuh dengan lika-liku tak terduga.
Sampul Novel Si Miskin Jadi Keren
8.9
Sering dihina bodoh dan miskin, seorang pemuda kumal rupanya adik kandung dari konglomerat berpengaruh. Walau genius, ia sangat canggung dalam percintaan. Berbekal bimbingan sang kakak yang tangguh bak tentara, ia yang awalnya penakut kini giat berlatih fisik demi mengasah kemampuan tempur. Bersama-sama, kakak beradik ini berjuang menghadapi ancaman serius dari sindikat preman serta geng berandalan berbahaya yang meresahkan.
Sampul Novel Ustadz Imamku
8.0
Kayra Naadhifa Syifa, anak konglomerat yang suka memberontak, terpaksa dikirim ke pesantren milik sahabat ayahnya agar tabiatnya berubah. Di lingkungan baru ini, ia berhadapan dengan Muhammad Adnan Muammar, seorang ustadz tampan yang sangat taat agama. Meski bersikap dingin dan acuh pada wanita, Adnan sebenarnya menyembunyikan kepribadian asli di balik wajah rupawannya. Akankah kehidupan religi mampu mengubah Kayra yang biasa hidup bebas?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan