APKDock Logo
Sampul Novel Si Miskin Jadi Keren

Si Miskin Jadi Keren

8.9 / 10.0
Sering dihina bodoh dan miskin, seorang pemuda kumal rupanya adik kandung dari konglomerat berpengaruh. Walau genius, ia sangat canggung dalam percintaan. Berbekal bimbingan sang kakak yang tangguh bak tentara, ia yang awalnya penakut kini giat berlatih fisik demi mengasah kemampuan tempur. Bersama-sama, kakak beradik ini berjuang menghadapi ancaman serius dari sindikat preman serta geng berandalan berbahaya yang meresahkan.

Si Miskin Jadi Keren Bab 1

"Kijo ...!" teriak Cecep memanggil Tukijo.

"Gue minta beliin susu rasa semangka, kenapa lo kasih yang stroberi?!" Cecep melempar susunya mengenai wajah Tukijo sampai botol susunya penyok. Hidung yang pesek, bertambah rata dan membengkak berwarna biru.

"Ugh," rintih Tukijo memegang wajahnya.

"Goblok! Udah miskin, dekil, tolol pula!" cecar Cecep menjambak rambut Tukijo yang cukup panjang.

Tukijo hanya menunduk dengan rambut yang berantakan. Dia mengenakan baju lusuh sambil menahan rasa sakit di wajahnya. Akan tetapi, wajah Tukijo yang dekil, berhasil menutupi memar di hidungnya.

"Pokoknya, lo utang sepuluh ribu ke gue, ngerti lo!" Cecep pergi ke luar kelas.

Tukijo menengok ke sana ke mari memastikan Cecep pergi, anak dekil itu bersorak, "Yes! Aku bebas!" Dia mengangkat tangannya.

"Cih! Dasar Cecep tolol! Tukang nyontek! Goblok kuadrat! Cuih!" cibir Tukijo tanpa membuang ludah.

Pada kenyataannya Tukijo hanya diam dan menyetujui perkataan Cecep, saat berada di depannya.

Tukijo adalah anak miskin yatim piatu yang diasuh oleh neneknya sejak kecil. Ibunya meninggal ketika dia berumur delapan tahun, dan dia tidak mengetahui di mana ayahnya berada.

Dia cukup pintar, sehingga bisa masuk ke SMA N 1 Maos yang katanya termasuk sekolah favorit di kotanya, Cilacap. Untuk membiayai keperluan sekolahnya, dia bekerja sebagai pelayan di Restoran Mas Agus.

Cecep terkenal dengan julukan si pembuat onar. Dia ini peremannya kelas dua belas. Wajahnya yang terlihat garang dan sangar serta tubuhnya yang besar dan kekar membuat teman-teman sekolahnya bertekuk lutut. Tentu saja dia tidak hanya sekali dua kali mendapat teguran dari guru BK. Namun, teguran itu hanya berpengaruh sementara baginya.

...

Suara bel berbunyi dua kali bertanda masuk kelas untuk pelajaran pertama. Guru Killer Fisika yaitu Ibu Sulastri sedang berjalan di lorong kelas menuju kelas XII IPA 2.

Setelah wanita paruh baya itu berada di ambang pintu, sorot matanya yang tajam menatap setiap sudut kelas yang berdebu lalu beralih ke jendela kaca yang kusam. Kemudian ia menatap langit-langit dan mendapati banyak sarang laba-laba bergelantungan. 

"Ini kelas, atau gudang?!" semprot Bu Lastri. "Cepat bersihkan!" 

Bu Lastri menyipitkan matanya dan berjalan mengelilingi tempat duduk yang berjejer dengan barisan 5×6. Ia berhenti di salah satu tempat duduk bagian belakang, yaitu milik Cecep. Ia mengorek laci mejanya dan menemukan sampah yang menumpuk.

"Meja siapa ini?" tanya Bu Lastri.

"Tukijo Bu!" sahut Cecep cepat.

"lho, ini kan ..." ucapan Tukijo terpotong karena Cecep mengacungkan jari tengahnya. Kode itu memiliki arti 'Mau mati lo?' yang dimaksud adalah mengajak berantem.

Tukijo seketika hanya bisa diam dan menggerutu, "Gendeng¹!"

"Bersihkan!" perintah Bu Lastri.

Tukijo pun segera membersihkan laci meja Cecep.

"Sekarang, siapapun yang membuang sampah di laci akan dikenai denda seratus ribu," cetus Bu Lastri tegas.

"Baik Bu," jawab murid-muridnya menyetujui.

Sebagai wali kelas XII IPA 2 yang sangat mencintai kebersihan, setiap hari Jum'at ia selalu memeriksa kebersihan kelas. 

Bu Lastri mencari-cari sesuatu, tampaknya ia lupa membawa buku pelajaran yang akan diajarkan. Lalu dia berkata kepada murid-muridnya, "Ibu mau ke ruang guru dulu untuk mengambil buku dan lembar kertas ulangan harian. Setelah ini, kalian boleh belajar selama sepuluh menit."

Siapa yang menyangka bahwa hari ini akan ada ulangan harian mendadak.

Selesai membersihkan jendela kaca dari luar kelas, Tukijo kembali ke kelas. Dia berjalan ke tempat duduknya. Tanpa dia sadari, seseorang mengulurkan kaki membuat Tukijo jatuh tersungkur mencium lantai.

"Sory sory ... sengaja. Kekeke ...." Udin terkekeh.

Berbeda dengan Cecep yang suka berbuat ulah, Udin adalah anak teladan yang menyandang sebagai juara pertama di kelas. Ayahnya adalah seorang karyawan di perusahaan terbesar di Indonesia yaitu Perusahaan Gaje. Wajahnya yang lumayan, membuat dia selalu percaya diri dengan penampilannya. Sifatnya angkuh, sombong dan suka merendahkan orang.

"Kurang asem²!" gerutu Tukijo.

Melihat tingkah Udin, Tukijo merasa kesal. Dengan hati yang mendongkol, dia bangkit mengepalkan kedua tangan dan berjalan ke tempat duduknya.

"Hei Jo! Jangan pelit-pelit ya," ucap Tiyem berada di sebelah kanan Tukijo.

Tukijo hanya terdiam, hatinya masih terkoyak oleh sifat Udin yang menyebalkan.

"Bodo amat!" batinnya.

"Woy! Tukijo! Awas kalau gue kode, lo gak respon ya ... gue santet lo!" teriak Cecep berada di seberang. Tempat duduknya di sebelah kanan Tiyem.

Cecep dan Tiyem adalah murid yang suka menyontek. Apakah Tukijo akan memberikan contekan kepada mereka?

__________

1. Gendeng = gila

2. Kurang asem =sialan

Lanjut Membaca

Daftar Isi Si Miskin Jadi Keren

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Yang Tak Pernah Sampai Di Pelaminan
9.5
Lima tahun berpacaran berakhir sia-sia ketika seorang pengacara membatalkan pernikahannya sebanyak 52 kali demi menolong gadis magang di kantornya. Dari kesalahan formulir hingga konflik kerja, sang kekasih selalu pergi dan meninggalkannya dalam rasa malu. Lelah terus dikesampingkan, ia akhirnya memutuskan hubungan dan pergi meninggalkan Kota Alia. Namun, keputusan tegas untuk memulai hidup baru ini justru membuat sang mantan kekasih menjadi gila dan mulai mencarinya ke mana-mana.
Sampul Novel Darah Sang Mafia
8.9
Dastan, pembunuh bayaran berjuluk The Black Wings, menyandera Dara di rumahnya sebagai jaminan utang. Ia sempat membenci Dara karena mengira gadis itu wanita simpanan ayahnya. Namun, sikap Dastan melunak saat kebenaran terungkap. Meski kerap diperlakukan kasar, Dara tetap mencintai Dastan. Di tengah kejamnya dunia mafia, akankah Dara berhasil menyelamatkan Dastan dari kegelapan, ataukah maut justru memisahkan mereka?
Sampul Novel HOLD ME
9.6
Alice, gadis berprestasi usia 18 tahun, harus mengubur mimpinya jadi desainer setelah orang tuanya meninggal. Hidupnya kian hancur saat Martin, sang kakak, tega menjual dirinya kepada miliarder muda berkuasa di Jakarta, Devan Adipati Gumilang. Terjebak sebagai pemuas nafsu pria tampan yang berhati kejam itu, Alice kini diperlakukan layaknya mainan belaka. Sanggupkah ia melepaskan diri dari jeratan Devan yang begitu dominan dan menyelamatkan masa depannya?
Sampul Novel Jangan Hancurkan Hatiku
8.2
Evelyn Carter awalnya dikagumi karena dinikahi Victor Blake, pewaris Beaumont yang berjanji menjaganya terlepas dari keterbatasan fisiknya. Sialnya, mimpi indah itu sirna ketika Evelyn tahu bahwa cacat di kakinya adalah akibat perbuatan suaminya sendiri. Merasa dikhianati oleh sosok yang paling ia percayai, ia menolak untuk terus terpuruk. Kini, Evelyn bertekad menata ulang hidupnya dan bangkit demi membalaskan semua rasa sakit hati yang telah ia lalui.
Sampul Novel Menantu Bodoh
7.8
Hubungan rahasia yang mendebarkan terjadi di bawah satu atap dalam novel Menantu Bodoh. Sang ibu mertua berusaha menolak sentuhan intim dari Jose, menantunya yang dianggap bodoh. Namun, reaksi tubuhnya justru berkhianat, mengkhianati kata-katanya sendiri dengan gerakan yang menggoda. Ketegangan semakin memuncak karena aksi berani ini dilakukan secara sembunyi-sembunyi, tepat ketika suara tawa putrinya dan sang sahabat terdengar jelas dari ruang tamu sebelah. Sensasi terlarang ini memicu gairah yang tak tertahankan.
Sampul Novel SALAH NIKAH
8.7
Impian indah Adiba Syafira hancur seketika saat kekasih tercinta pergi meninggalkannya di hari pernikahan. Di tengah rasa duka yang mendalam, sebuah kenyataan pahit harus ia hadapi saat prosesi akad nikah dimulai. Adiba sangat terkejut mendapati pria yang menjabat tangan sang ayah bukanlah sang kekasih. Tanpa pernah ia duga, takdir justru mempersatukan dirinya dalam ikatan pernikahan sah dengan sosok Devandra Abiansyah.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan