APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Surat Cinta Tanpa Nama

Surat Cinta Tanpa Nama

Setelah hubungannya dengan Niko berakhir, Leta mendapati sebuah surat misterius tanpa nama di bawah mejanya. Di zaman serbadigital ini, cara berkirim pesan yang kuno tersebut terasa janggal baginya. Namun, kiriman surat harian yang terus datang membuat Leta kian penasaran. Tanpa diduga, untaian kata dari sang pengirim anonim itu justru membawa dampak positif dan mengubah hidupnya. Kini, Leta bertekad kuat mengungkap siapa sebenarnya sosok misterius yang telah menyentuh hatinya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Langkah kaki jenjang itu berjalan masuk, suasana yang Leta rasakan saat baru turun dari motor si abang ojek—tampak sudah ramai dari biasanya dia berangkat.

Leta sekilas melirik jam tangan miliknya, tepat pukul tujuh lebih satu menit. Sebelum hendak melewati koridor kelas, Leta mengedarkan pandangannya ke sekeliling, dia belum menemukan tanda-tanda keberadaan Niko—pacarnya.

Namun, Leta menyipitkan mata saat melihat seorang gadis cantik berjalan ke arahnya. Berhenti tepat di hadapannya, lalu bersedekap dada menatapnya.

Alis Leta terangkat, wajah gadis itu tampak asing di kedua netranya. Pula, penampilan gadis itu Leta akui sangat fashionable dengan paras yang sempurna bak seorang model.

“Aleta?”

“Iya gue, kenapa?"

“Kenalin, gue Ana, calon pacar baru Niko.”

Gadis yang Leta ketahui bernama Ana itu menyodorkan tangan ke depannya, hendak berkenalan. Tetapi, bukan itu yang Leta pikirkan, melainkan pengakuan yang baru saja Ana lontarkan.

Untuk beberapa saat, Leta diam, enggan memercayai ucapan gadis itu.

“Gila lo?” balas Leta setelahnya, lalu disusul dengan tawa terbahak-bahak.

Ana menarik tangannya kembali, alisnya menaut, respon dari Leta cukup membuatnya kesal. Meski begitu, Ana mengaku dia sangat puas.

Setelah berdecih pelan, Ana lalu bersedekap dada, menunggu Leta yang tawanya baru saja mereda.

“Udah? Gilanya?” tanya Ana, bola matanya memutar malas.

Leta mengangguk, jujur saja ucapan Ana tadi membuatnya sedikit terkejut. Namun demikian, Leta enggan membuat gadis di depannya itu senang karena dia pikir dirinya akan marah, Leta pun mengulas senyum, setelah sejenak menghela napas pelan.

“Sorry, tapi lo kayaknya yang gila. Lo, calon pacarnya, kan?” Leta tertawa pelan, kemudian menatap ke dalam mata Ana. “Asal lo tau, gue justru udah jadi pacarnya. Niko pacar gue, Ana.”

Ana justru tertawa terpingkal-pingkal. “Dih, ngarep banget Niko bakal setia sama cewek ingusan kayak lo. Bangun kalo lo mimpi, Let.”

Bukan, bukan itu yang jawaban yang Leta harapkan. Tawa Ana terdengar menyakitkan, jelas jika gadis itu sudah menjatuhkan namanya.

Meski Leta akui dia sekali lagi terkejut, tapi dia masih saja enggan menganggap jika Ana hanya mau main-main dengannya, semua pengakuan gadis itu hanya dia omong kosong.

“Lo siapa, sih? Gue nggak ada urusan sama lo, ya! Jadi mending pergi dan jangan ganggu hubungan gue sama Niko, dia itu cuma pacar gue, dan selamanya juga punya gue. Bukan lo, Ana!” sahut Leta.

Matanya menatap ke dalam mata Ana dengan penuh emosi. Kendati pelan, namun ucapannya penuh penekanan.

Ana lagi-lagi tertawa, seolah ucapan Leta hanyalah sebuah candaan belaka. “Please, deh. Gue kan, udah bilang, gue calon pacarnya Niko, Let. Dan lo, nggak lama lagi bakal jadi mantan pacarnya, inget, mantan pacarnya!”

“Heh! Jangan sembarangan lo kalo ngomong! Lo kali yang ngarep jadi pacarnya Niko! Iya, kan? Ngaku aja lo!” sentak Leta, emosinya sudah mencapai batas ambang kesabaran.

Jemarinya mengepal kuat di sisi roknya, gertakan gigi, serta tatapan yang tajam menjelaskan betapa marahnya dia saat ini.

Bahkan bel masuk yang sudah berbunyi sedari tadi tidak mereka hiraukan, suasana sudah sepi, sekeliling tidak ada satu pun orang. Semua murid sudah masuk ke kelas mereka masing-masing.

Namun, emosi yang sama-sama meletup, tidak membuat gadis itu menyadari di mana mereka sekarang berada. Tidak memedulikan bagaimana hukuman yang akan mereka jalani dan terima nantinya.

“Ngaco lo, yang ada si Niko yang duluan suka sama gue. Ya kali gue ngemis-ngemis kayak lo biar dia luluh.” Ana terkekeh geli.

“Cowok mana sih yang nggak suka sama gue? Termasuk ... pacar lo itu, Let,” lanjutnya, tersenyum miring.

Baru saja Leta akan menjawab, namun urung saat tiba-tiba seseorang menyahut dari arah belakang.

***

“Kalo sekarang gue mutusin lo ... lo bakal percaya sama Ana?”

Suara itu, suara seseorang yang membuat Leta seketika menoleh, mendapati Niko yang tengah berdiri tidak jauh darinya dengan kedua tangan berada di saku celana. Menatap Leta, dengan tatapan yang jauh dari tatapan hangat yang biasanya Leta terima.

Niko menatap datar, kemudian tidak lama melangkah maju berjalan ke arah Leta. Ralat, mungkin Leta yang terlampau percaya diri. Niko justru berjalan melewatinya, dia lantas berhenti di samping Ana.

“Niko?” panggil Leta, menoleh dan melihat Niko yang kini tampak menggenggam jemari Ana cukup erat.

Ana sendiri, di samping cowok itu tersenyum puas, dia menang. Namun, Leta tidak bisa tinggal diam.

“Lo apa-apaan sih, Nik? Gue ini pacar lo, kenapa lo megang-megang tangan cewek gila itu, ha? Gue Leta, Nik. Pacar lo.” Leta menatap ke dalam mata Niko, namun cowok itu tampak mengalihkan pandangannya ke arah lain.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CANDU CINTA CEO AROGAN
9.7
Erlan Levin, CEO sukses asal Jakarta, selalu menolak tekanan keluarganya untuk segera membina rumah tangga. Namun, takdirnya berubah drastis setelah ia kedapatan berada di kamar yang sama dengan seorang gadis asing. Demi menutupi rasa malu, Erlan terpaksa menikahi perempuan yang justru sangat disukai oleh keluarganya tersebut. Kini, sang istri harus berjuang keras meluluhkan hati dingin Erlan. Akankah pernikahan paksa ini menumbuhkan cinta, atau ia hanya akan diabaikan selamanya?
Sampul Novel Kehamilanku Adalah Harapanku
7.9
Pasca kecelakaan maut yang merenggut orang tuanya, Lae bertahan hidup sebagai pekerja di butik Miralis. Di sana, benih cinta tumbuh antara dirinya dan Reza, anak sang pemilik butik. Sayang, tembok restu keluarga menghancurkan hubungan mereka. Di tengah badai perpisahan, Lae mendapati dirinya tengah mengandung. Alih-alih melindungi, Reza justru mendesaknya untuk menggugurkan janin tersebut. Kini, Lae dihadapkan pada pilihan sulit: menuruti sang mantan atau memperjuangkan bayinya.
Sampul Novel Mon Amour
8.4
Farrin menghadapi dilema besar di antara dua pria kembar. Pernah memadu kasih dengan Avan, takdir justru menuntunnya ke pelaminan bersama sang adik, Vian. Tak sanggup merelakan kenyataan ini, Avan bertekad merebut kembali Farrin dari saudaranya lewat berbagai taktik licik. Meski Farrin dan Vian berjuang mempertahankan pernikahan mereka, rencana jahat Avan terus mengintai demi memisahkan keduanya. Akankah Farrin goyah, atau tetap setia pada suaminya?
Sampul Novel PASSIONATE CEO WITH TROUBLEMAKER SECRETARY
8.4
Briyan, miliarder berusia 35 tahun, diam-diam memendam hasrat dan perasaan mendalam kepada sekretarisnya, Sessyl. Kendati demikian, asmara sang CEO terhalang rintangan besar karena Sessyl ternyata sudah mempunyai kekasih. Di sela-sela kesibukan pekerjaan yang padat, Briyan terus berupaya keras memikat sang sekretaris. Mampukah sang atasan merebut hati Sessyl dari pacarnya dan memenangkan cintanya dalam jalinan romansa kantor yang rumit ini?
Sampul Novel Rahasia
8.8
Leanna, manajer 27 tahun, merasa terganggu oleh Elver, wakil barunya yang berusia lebih muda dan bertingkah ganjil. Hubungan mereka kian tegang setelah Elver membongkar rahasia Leanna sebagai Nona D di situs dewasa. Di balik konflik tersebut, benih asmara justru tumbuh. Elver mulai jatuh hati pada Leanna, tetapi ia didera ketakutan. Elver menyimpan trauma masa lalu yang kelam dan mematikan, serta cemas Leanna akan pergi menjauh jika rahasia gelapnya itu terungkap.
Sampul Novel Tulisan, Basket, & Piano
9.2
Aura Latisha, seorang gadis penulis yang asing dengan dunia asmara, tak pernah punya keberanian untuk menyatakan cintanya. Kehadiran pemuda asal Bandung di hidupnya membawa perubahan besar. Bukannya berjuang mendekat, Aura justru meminta pemuda itu menolaknya secara langsung. Keputusan tidak biasa ini menjadi titik balik bagi Aura yang selalu menutup diri dari romansa. Inilah kisah unik tentang pilihan hati dan keberanian.