APKDock Logo
Sampul Novel Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Hadiah Menginjak Usia Dewasa

9.4 / 10.0
Dalam novel romantis modern remaja berjudul Hadiah Menginjak Usia Dewasa, kehidupan Chika yang baru menginjak usia sembilan belas tahun berubah drastis saat merayakan hari kedewasaannya. Alih-alih perayaan biasa, sang ayah tiri justru memberikan sebuah kejutan yang sangat mengejutkan dan intim. Dengan tindakan agresif, ia merobek gaun Chika secara kasar sambil mengklaim bahwa tindakan tersebut hanyalah sebuah hadiah kejutan ulang tahun yang telah dipersiapkan khusus untuk putri tirinya.

Hadiah Menginjak Usia Dewasa Bab 1

Catatan gadis 19 tahun, hadiah terindah di ulang tahun menginjak usia dewasa dari ayah tiriku adalah bagian bawahnya yang besar.

"Chika, Ayah cuma mau kasih kejutan buat kamu," ucap ayah tiriku sambil merobek gaunku dengan kasar.

Namaku Chika Andita, seorang mahasiswi baru. Aku memiliki paras yang polos dan cantik, ditambah dengan ukuran dada 36E yang menonjol. Sejak awal, penampilanku sudah menarik perhatian Herry.

Herry Liman adalah pacarku. Dia selalu ingin berhubungan intim denganku, tetapi aku mematuhi peringatan ayah tiriku, Riko, bahwa aku harus menunggu sampai usia 19 tahun untuk benar-benar menjadi dewasa.

"Dua hari lagi ulang tahunku yang ke-19. Pas hari itu, aku bakal turuti kemauan kamu."

Di hutan kecil area kampus, aku bersandar di pelukan Herry dan berbisik dengan nada lembut.

Telapak tangannya terus menjelajahi pahaku, membuatku tak kuasa untuk tidak merenggangkan kedua kakiku.

"Oke, pas malam Natal nanti, aku bakal puasin kamu di sini."

Dia pun meninggalkan jejak kecupan satu demi satu di leherku, menandai kulitku seolah menjadi wilayah kekuasaannya.

Meski Herry tampak sangat haus dan tidak sabar, dia tetap menghargai keinginanku.

Aku pulang ke rumah sambil menahan gejolak dalam batin. Sejak masuk kuliah, hasrat dalam tubuhku rasanya menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya.

Setiap kali bermesraan dengan Herry, tubuhku rasanya tidak pernah puas kalau tidak sampai klimaks. Terkadang terbersit keinginan untuk mencari siapa saja demi melampiaskan hasrat ini.

Beruntung, peringatan ayah tiriku selalu terngiang dan menjagaku agar tetap sadar. Tapi, setidaknya dalam beberapa hari lagi, aku bisa membiarkan Herry memanjakanku sepuasnya.

Aku berbaring di atas ranjang, membayangkan kembali interaksi intimku dengan Herry hingga rasa haus itu kembali bergejolak di dalam dada.

Perlahan kulepaskan pakaianku, meraba setiap jengkal kulit hingga seluruh tubuhku yang polos terpapar udara kamar.

Aku menggigit bibir bawah sambil merenggangkan kedua kaki, membiarkan insting liar mulai mengambil alih kendali tubuhku.

Tepat pada saat itu, pintu kamar mendadak terbuka.

"Chika, lihat nih Ayah bawakan apa buat kamu!"

Suara ayah tiriku terdengar dari arah pintu. Dia berdiri di sana memegang sebuah kantong kertas dengan senyum puas yang menghiasi wajahnya.

Aku mendongak dengan panik dan mendapati ayah tiriku sedang menatap lurus ke arah tubuh telanjangku tanpa berkedip. Matanya memancarkan keterkejutan sekaligus gairah yang meluap.

"Om Riko ... Om ...."

Aku bangun dengan gerakan kalut dan segera duduk bersimpuh. Aku pun mencoba menutupi tubuh menggunakan sprei sementara rona merah malu mulai menjalar di pipiku.

"Chika, Ayah cuma mau kasih kejutan buat kamu."

Ayah tiriku terkekeh pelan. Dia tidak memedulikan kecanggunganku dan melangkah masuk begitu saja ke dalam kamar.

"Tapi ... aku ... aku 'kan nggak pakai baju," sahutku pelan dengan jantung yang berdegup kencang karena gelisah.

"Nggak apa-apa, pas banget malah. Kamu bisa langsung coba gaun Natal yang Ayah belikan!"

Dia mengeluarkan sebuah gaun Natal mini berwarna merah menyala dari kantong kertas itu. Potongannya begitu pendek, sangat menggemaskan sekaligus menggoda siapa pun yang melihatnya.

"Cepat, jangan malu-malu."

Tatapannya penuh harap. Dengan bibir yang digigit karena malu, aku menurunkan bantal yang menutupi dadaku, membiarkan sepasang payudaraku yang sintal terekspos.

Sorot matanya seketika berubah panas, bahkan urat-urat merah mulai tampak memenuhi matanya.

"Chika, kamu benar-benar sudah dewasa. Sepertinya gaun ini bakal kekecilan buat kamu."

Tangan ayah tiriku bergerak memberi isyarat di depanku sementara wajahnya perlahan mendekat. Embusan napasnya yang berat dan memburu mendadak mengubah rasa tegangku menjadi sebuah sensasi rangsangan yang aneh.

"A ... aku ... nanti saja cobanya ...."

Aku menyahut terbata-bata sambil berusaha memiringkan tubuh untuk menghindar. Namun, tubuhku terasa lemas tak bertenaga hingga aku hampir merosot dari tempat tidur, untungnya ayah tiriku dengan sigap menangkap dan memelukku.

Dadanya menempel rapat di tubuhku dan lengannya melingkar kuat di pinggangku. Tangan kirinya seolah tidak sengaja menangkup payudaraku, meremasnya pelan sebanyak dua kali hingga membuatku refleks gemetar.

"Biar Ayah bantu pakaikan ya."

Suara ayah tiriku terdengar agak menahan diri, lalu dia langsung menyarungkan gaun itu ke tubuhku.

Lekuk dada dan bokongku yang sintal langsung terbalut ketat oleh gaun itu, tampak begitu penuh seolah akan meledak dari balik kain yang sesak.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel 100 Hari Menikah Dengan Si BOS
9.7
Xavi Alonso, pengusaha tangguh berhati dingin, mengikat wanita pilihannya dalam ikatan pernikahan. Merasa terjebak oleh sikap Xavi yang sangat dominan, sang istri pun meminta cerai. Namun, sang taipan justru membalasnya dengan menyerahkan seluruh kekayaan, bisnis, serta raganya demi memanjakan sang istri. Di balik keangkuhannya, sosok penguasa ini ternyata menyimpan sisi lain layaknya iblis yang memiliki cinta tanpa batas bagi pasangannya.
Sampul Novel Aku Bercerai dengan Suami Miskin
8.2
Selama tiga tahun membina rumah tangga, aku memikul seluruh beban finansial karena mengira suamiku tidak berpenghasilan. Dia bahkan melarangku membeli tas murah seharga 400 ribu rupiah dengan alasan terlalu boros. Namun, kedoknya terbongkar saat aku mengetahui dia mempersembahkan kalung berlian senilai 8 miliar rupiah sebagai kado ulang tahun untuk cinta pertamanya. Lelaki yang kukira terlilit utang itu rupanya adalah pewaris tunggal dinasti konglomerat yang memiliki kekayaan triliunan rupiah.
Sampul Novel Amelia Bangkit, Balas Dendam Dimulai
9.2
Delapan tahun Amelia berjuang demi memiliki anak, tetapi Aditya, suaminya, malah berselingkuh dengan Nasywa yang hamil. Akibat dorongan kasar Aditya, Amelia keguguran dan kehilangan seluruh hidupnya. Lima tahun berselang, Amelia kembali sebagai wanita sukses yang sangat berkuasa. Saat Aditya yang kini hancur datang bersimpuh memohon maaf, Amelia menyambutnya dengan dingin. Sosok istri lemah yang dulu sangat mencintai Aditya kini telah tiada.
Sampul Novel Dia Lebih Dari yang Kamu Pikirkan
9.0
Samuel, sang taipan senjata global, menggemparkan publik saat mendekati Marsha, perempuan yang kerap dipandang sebelah mata dan dinilai hanya mengandalkan kecantikan. Namun, opini publik berbalik saat rahasia Marsha terbongkar. Ia ternyata seorang ilmuwan genius, ahli medis, dan pewaris sah sindikat bawah tanah. Di balik segala huru-hara tersebut, Samuel justru mengeluh di media sosial karena sang istri yang bersikap dingin dan menganggap dirinya sebagai musuh.
Sampul Novel Kiana (Anak yang tidak di Harapkan
9.3
Hidup Kiana dipenuhi kepedihan mendalam akibat diabaikan oleh keluarganya sendiri. Di rumahnya, ia bagai orang asing yang dikucilkan dan tak pernah dianggap ada. Di tengah kehancuran batin dan ketidakadilan ini, harapan Kiana hanya tertuju pada kesembuhan sang ayah yang sangat ia tumpu. Sambil menahan rasa sakit, ia berseru memohon kekuatan kepada Tuhan agar mampu bertahan menjalani kerasnya kesendirian.
Sampul Novel Membunuh Masa Lalu
7.9
Kehilangan dan kerinduan mendalam adalah risiko nyata dalam percintaan. Saat kasih sayang pergi secara misterius, luka yang tertinggal sanggup meremukkan jiwa seseorang. Penderitaan inilah yang kini menjerat Jaya, setelah sosok yang sangat ia cintai lenyap begitu saja tanpa kejelasan. Kisah pilu yang dihadapi Jaya menjadi sebuah peringatan nyata tentang betapa hancurnya perasaan ketika ditinggalkan tanpa ada jawaban pasti.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan