APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suka Duka Ibu Tunggal

Suka Duka Ibu Tunggal

Sebagai ibu tunggal yang menghidupi dua anak setelah kematian suaminya, protagonis novel romantis Suka Duka Ibu Tunggal ini nekat berendam di bak es demi mendapatkan promosi pekerjaan. Dia kemudian mendatangi ruangan manajernya untuk menyerahkan diri. Meski menolak menyentuhnya di area kantor, sang manajer tidak sepenuhnya mengabaikan tawaran tersebut. Pria itu justru membawanya yang berpakaian sangat minim ke tepi jalan raya yang padat, lalu menantangnya untuk melakukannya di sana.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah suamiku meninggal, aku hidup sendiri dengan kedua anakku. Demi mendapatkan promosi, aku memaksakan diri berendam dalam bak es, lalu menyerahkan diriku ke kantor manajer.

Namun, di luar dugaan, meskipun aku sudah "menyerahkan diri", dia menolak menyentuhku di kantor.

Saat aku mengira promosi itu sudah gagal, dia justru membawaku yang berpakaian minim ke jalan raya yang ramai dengan mobil lalu-lalang.

"Kita lakukan saja di sini," ujarnya.

Namaku Eliyani. Usiaku tahun ini 36 tahun dan aku hidup bersama dua anakku.

Belakangan ini, ada kesempatan promosi di perusahaan. Semua orang berlomba-lomba mendekati manajer. Tentu saja, aku juga menginginkan promosi itu, jadi aku menyusun sebuah rencana.

Saat istirahat siang, aku pulang ke rumah dan berendam dalam bak es. Aku bisa merasakan kulitku perlahan-lahan menjadi lebih kencang. Tidak hanya kulit, tetapi bagian tubuh lainnya pun ikut mengencang.

Aku bahkan sengaja mengoleskan losion tubuh yang harum.

Setibanya di kantor, bukan hanya rekan kerja laki-laki yang memandangiku, bahkan mata manajer Orlando pun terpaku, memperhatikanku tanpa berkedip.

'Berhasil!' Aku tersenyum puas dalam hati.

"Pak Orlando, ada pekerjaan yang kurang saya pahami. Saya boleh tanya sama Anda nggak?" Dengan celana jeans ketat, aku berjalan mendekatinya perlahan.

"Kerjaan apa?" Orlando menatapku tanpa basa-basi, bahkan tatapannya semakin berani menyusuri seluruh tubuhku.

"Ayo kita bicara di kantor Anda saja." Saat aku berbicara, kunci di sakuku tiba-tiba terjatuh. Aku membungkuk untuk memungutnya, tetapi tanpa sengaja dua kancing bajuku terbuka.

"Ah!" Aku buru-buru menutupi dadaku dengan tangan.

Sebagai ibu dua anak, tubuhku memang masih terbilang berisi dan penuh, apalagi aku terbiasa berpakaian tanpa lapisan dalam. Seketika, tatapan semua orang di kantor tertuju padaku, penuh dengan rasa penasaran dan keinginan.

Namun saat itu, Orlando tiba-tiba melepaskan jaketnya dan menutupi tubuhku. Dia membawaku ke kantornya.

"Terima kasih, Pak Orlando," kataku pelan sambil menundukkan kepala dan menggigit bibir. Kupikir dia akan melepaskanku begitu saja. Namun, tangannya seakan-akan telah lengket dan tidak mau melepaskanku.

"Eliyani, kamu karyawan baru?"

"Iya ...," jawabku gugup. Aku memang baru sebulan bekerja di sini dan kebetulan ada kesempatan untuk promosi. Selain itu, aku dengar bahwa Orlando memang suka pada wanita. Aku tidak mungkin melewatkan kesempatan ini.

"Anakmu belum disapih, ya?" tanyanya tiba-tiba sambil tangannya terus meraba kulitku.

Aku langsung tersipu malu dan menjawab, "Nggak, anakku sudah sekolah dasar ...."

Orlando menyeringai, tatapannya yang membara seakan bisa menembus kulitku. "Lalu kenapa tubuhmu wangi sekali?" tanyanya lagi.

Aku tersentak dan langsung teringat losion tubuh yang kugunakan sebelumnya. Sepertinya itu berhasil menarik perhatiannya. Aku menundukkan kepala, berpura-pura malu sambil memelintir jemari. "Mungkin ... memang dari sananya begitu."

Detik berikutnya, Orlando tiba-tiba menarik pinggangku, napas panasnya menyapu leherku.

"Kamu sudah punya dua anak, kenapa masih bisa sekalem ini?" bisiknya dekat telingaku. "Gimana suamimu memperlakukanmu dulu? Ceritakan padaku."

Astaga! Kenapa dia bisa bertanya seperti itu?! Meskipun aku tahu Orlando memang laki-laki mata keranjang, aku tetap saja tidak terbiasa menghadapi ini.

"Pak Orlando, suamiku sudah lama meninggal. Sudah lama sekali aku nggak ...." Aku merasa wajahku sudah semerah tomat dan seolah-olah akan meledak.

Plak! Suara pukulan yang ringan di tubuhku membuatku kaget.

"Aduh!" Aku akhirnya tidak tahan dan mengeluh pelan.

Orlando tertawa puas. "Baru segini saja sudah mengeluh? Kamu memang menarik sekali." Dia menarikku lebih dekat ke meja kerjanya, jari-jarinya mulai menjelajahi kulitku. Tubuhku yang sebelumnya direndam dalam air es, kini terasa begitu sensitif.

"Pak Orlando, tolong ... kita bicara soal kerjaan saja," ujarku dengan suara bergetar.

Orlando hanya tertawa kecil, "Kamu sudah seperti ini, masih mau bicara soal kerjaan? Kenapa wanita suka sekali ngomong sebaliknya?"

Wajahku semakin panas dan aku tidak bisa berkata apa-apa lagi. Orlando benar-benar tahu cara membuat orang kehilangan kendali.

"Kulitmu benar-benar halus. Bagaimana bisa seputih ini?" bisiknya sambil mendekatkan wajahnya ke telingaku. Suara lembutnya, ditambah napas hangat yang menyapu telingaku, membuat tubuhku gemetar tak terkendali.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Di Ujung Lelah
9.3
Pernikahan selama lima tahun ternyata menjadi mimpi buruk bagi Mirna. Alih-alih bahagia, ia justru harus menghadapi tekanan mental dari suaminya, Farid, yang tak pernah berubah. Setiap hari diwarnai pertengkaran hebat yang menguras emosi, memicu ketakutan, serta kesedihan mendalam. Berada di titik nadir dan merasa tidak sanggup lagi bertahan, Mirna akhirnya membulatkan tekad. Ia memilih menyudahi hubungan beracun ini demi membebaskan diri dari penderitaan panjang.
Sampul Novel Istri yang Lari di Hari Pernikahannya
9.3
Siti Maemunah terpaksa menikah karena perjodohan yang diatur pamannya. Tepat setelah akad nikah selesai, ia memutuskan melarikan diri dan meninggalkan sang suami dengan keyakinan mereka tak akan pernah bertemu lagi. Namun takdir berkata lain. Setahun kemudian, Maemunah justru kembali dipertemukan dengan Alga. Kini, ia tidak punya pilihan selain menghadapi kenyataan pahit dari masa lalu yang sempat dihindarinya.
Sampul Novel Mati Kutu Ketika Mereka Tahu Suamiku Ternyata Sultan
8.9
Akibat wajah hitam bertompel yang kontras dengan tubuhnya, seorang pria kerap dihina sebagai sosok miskin. Sang istri bahkan sempat meragukan siapa dia sebenarnya. Padahal, rupa buruk itu hanyalah penyamaran untuk mencari cinta tulus dari gadis desa. Saat kedoknya sebagai CEO kaya raya terbongkar, tetangga yang dahulu meremehkannya langsung bungkam. Apa motif sang Sultan di balik keputusannya hidup penuh cercaan?
Sampul Novel Menikahinya Mudah, Kehilangannya Adalah Neraka
8.8
Stella hancur saat memergoki pengkhianatan Marc. Usai memberi tamparan keras, ia menghilang demi misi rahasia dan memalsukan kematiannya. Kepergian Stella membuat imperium bisnis Marc hancur total. Marc didera penyesalan mendalam hingga takdir mempertemukan mereka lagi di sebuah gala mewah. Saat Marc memohon pengampunan, Stella yang kini bersinar di sisi pria sukses lain hanya melempar senyum sinis dan menegaskan bahwa ia telah kehilangan haknya.
Sampul Novel Menjalin Cinta Dengan Musuh Pacarku
8.4
Akibat tindakan kejam kekasihnya yang mendorongnya ke laut demi wanita lain, sang protagonis mengalami trauma hebat hingga tak sadarkan diri di ICU. Setelah siuman, ia didiagnosis kehilangan ingatan tentang pria tersebut. Enggan menerima klaim sang mantan yang bersikeras mengaku sebagai pacarnya, ia akhirnya menyanggah dan menyatakan bahwa Shawn, musuh bebuyutan pria itu, adalah kekasihnya yang asli.
Sampul Novel Rahasia di Balik Cinta Kita
8.1
Kebahagiaan rumah tangga Aruna dan Rayhan hancur seketika setelah sebuah pesan misterius mengungkap jati diri sang suami yang sebenarnya. Masa lalu Rayhan yang kelam dan berdarah mulai terkuak, menyeret sosok Alara yang berwajah serupa dengan Aruna. Terjebak di tengah konspirasi dan pengkhianatan, Aruna kini dihadapkan pada pilihan sulit. Haruskah ia pergi demi menyembuhkan luka, atau bertahan mendampingi pria yang ia cintai meski fondasi hubungan mereka dibangun di atas kebenaran yang mengerikan?