APKDock Logo
Sampul Novel Suamiku Berkomplot dengan Sahabatku

Suamiku Berkomplot dengan Sahabatku

7.8 / 10.0
Pasca-kecelakaan yang membuatnya buta, sang istri dirawat oleh sahabatnya, Hanni, di rumah. Namun, keintiman dengan suaminya, Erwin, mendadak terasa ganjil karena ia kerap mendengar napas orang ketiga. Kebenaran terungkap saat sebuah insiden jatuh mengembalikan penglihatannya. Ia melihat Erwin mendekap Hanni di ranjangnya. Mengira sang istri masih buta, Hanni dengan provokatif berbisik untuk mencarikannya pria lain agar mereka bisa bermain berempat demi kepuasan yang lebih menantang.

Suamiku Berkomplot dengan Sahabatku Bab 1

Sebuah kecelakaan membuatku buta. Karena merasa bersalah, Hanni pindah ke rumahku, ingin merawatku.

Namun, sejak dia pindah ke rumahku, ketika aku dan suamiku, Erwin, berhubungan, entah kenapa ritmenya selalu terputus-putus.

Setiap kali kami melakukannya, aku bisa mendengar napas orang ketiga di sekitarku.

Hingga aku terjatuh dan secara tidak sengaja mendapatkan kembali penglihatanku, aku melihat Erwin berbaring di sampingku, dengan Hanni dalam pelukannya.

Hanni melihatku yang 'buta' dengan provokatif, lalu berbisik di telingaku.

"Carikan dia satu pria. Dia nggak bisa lihat, jadi kalau main berempat bakal lebih menantang."

Sebuah kecelakaan membuatku buta. Karena merasa bersalah, Hanni pindah ke rumahku, ingin merawatku.

Namun, sejak dia pindah ke rumahku, ketika aku dan suamiku, Erwin, berhubungan, entah kenapa ritmenya selalu terputus-putus.

Setiap kali kami melakukannya, aku bisa mendengar napas orang ketiga di sekitarku.

Hingga aku terjatuh dan secara tidak sengaja mendapatkan kembali penglihatanku, aku melihat Erwin berbaring di sampingku, dengan Hanni dalam pelukannya.

Hanni melihatku yang 'buta' dengan provokatif, lalu berbisik di telingaku.

"Carikan dia satu pria. Dia nggak bisa lihat, jadi kalau main berempat bakal lebih menantang."

...

Namaku Morra. Seperti namaku, aku adalah seorang wanita muda yang kaya dan cantik.

Hidupku seharusnya bahagia, tetapi aku kehilangan penglihatan karena mengalami kecelakaan mobil karena seseorang yang baru pertama kali mengendarai mobil.

Sahabatku, Hanni, yang mengendarai mobil sangat menyalahkan dirinya sendiri, jadi dia berhenti dari pekerjaannya dan datang ke rumahku untuk merawatku.

Untuk menunjukkan ketulusannya, dia bahkan memecat pelayan di rumah.

Dia bersumpah bahwa dia bisa mengurus semuanya sendiri, jadi tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk membayar orang lain.

Erwin juga tinggal di rumah sepanjang hari untuk menenangkanku.

Dengan ditemani oleh mereka, lukaku segera sembuh, hanya mataku yang masih belum bisa kembali pulih untuk sementara waktu.

Aku memang tidak bisa melihat, tetapi persepsiku sangat sensitif. Aku sering mendengar berbagai macam suara aneh di rumah.

Suara itu sangat tidak jelas.

Itu seperti erangan seorang wanita yang sedang bercinta.

Aku tidak bisa melihat karena buta, jadi hal itu membuatku membayangkan sesuatu.

Setelah kembali dari rumah sakit, Erwin menolak untuk menyentuhku karena khawatir aku masih belum pulih. Setiap kali, dia selalu memintaku menunggu, sekalinya menunggu sampai beberapa bulan.

Tiba-tiba, mendengar suara seperti itu, mana mungkin aku bisa menerimanya? Aku memegang sandaran kursi roda dengan erat.

Meskipun tidak bisa melihat, aku bisa merasakan panas di pipiku.

Ketika Hanni membuka pintu dan masuk, dia melihat wajahku yang memerah dan napasku yang memburu. Dia pun mengerti apa yang terjadi.

"Morra, kalau nggak enak badan, kenapa nggak bilang padaku? Aku bisa membantumu."

Wajahku memerah. Sebelum aku sempat memahami apa yang dia maksud, tubuhku terasa dingin.

Dia mengangkat selimut yang menutupi tubuhku.

Aku menoleh dengan malu-malu, berjuang untuk menjelaskannya.

"Aku ... barusan aku dengar suara di lantai atas."

Hanni membisikkan sesuatu, lalu pergi setelah menyelipkan sesuatu di tanganku.

Aku tidak tahu apakah itu hanya ilusiku, tetapi setelah Hanni pergi, suara yang tampaknya ambigu di telingaku terdengar sedikit lebih keras, bahkan ada geraman pelan yang samar-samar terdengar.

Seolah-olah tidak jauh di dalam ruangan, seseorang sedang menggeliat penuh kepuasan.

Mendengar ledakan di siang hari itu, keinginanku benar-benar terangsang.

Aku tidak bisa menahan diri lagi.

Malamnya, aku menaiki tubuh Erwin dan mengungkapkan keinginanku.

Erwin tidak menolak dan bangun untuk mandi sebentar.

Namun, ketika dia kembali, aku merasakan dengan jelas bahwa sepertinya ada suara napas satu orang lagi di dalam kamar.

Belum sempat aku memikirkannya, Erwin mendekat dan mengelus pinggangku.

Dia sangat mengenalku. Tidak butuh waktu lama, aku mengangkat tangan dan menyerah.

Karena aku tidak bisa melihat, aku tidak bisa melakukan apa yang biasa aku lakukan sebelumnya. Jadi, aku harus menyerahkan inisiatif di tangan Erwin.

Mungkin karena sudah lama tidak berolahraga, stamina Erwin sepertinya juga berkurang, sesekali berhenti untuk mengambil napas.

Aku tidak tahu apakah ini hanya prasangkaku saja, tetapi setiap kali dia berhenti, aku bisa mendengar suara dengusan yang sedikit teredam.

Setelah itu, Erwin memanggil Hanni untuk menemaniku mandi.

Hanni menyalakan kran air, membantuku masuk ke dalam bak mandi. Ditemani air yang mengalir, dia berbicara dengan nada genit.

"Kamu berendam dulu sebentar, aku nggak akan mengganggumu dulu. Kalau sudah selesai, panggil saja, aku ada di luar."

Aku paham dengan maksud perkataannya, lalu tersenyum penuh rasa terima kasih kepadanya. Aliran air dari pancuran tidak kecil dan kamar mandi langsung terasa panas.

Karena banyaknya rangsangan yang aku terima hari ini, pikiranku kacau. Meskipun mataku tidak bisa melihat, pikiranku terus menerus membayangkannya.

Aku bahkan samar-samar mendengar suara yang menggoda.

Aku menelan ludah dengan susah payah, merasa bahwa hal itu sangat merangsang dan membuat pikiranku mati rasa.

Setelah berendam selama beberapa saat, aku mendapatkan kembali ketenanganku. Namun, suara-suara menggoda yang berkeliaran di kepalaku makin meningkat.

Aku mematikan kran air, tetapi suara itu malah makin jelas.

Merasa sedikit curiga, aku berpegangan pada bak mandi dan mencoba berdiri, memanggil Hanni beberapa kali. Namun, tidak ada jawaban.

Aku mencoba untuk berjalan menggunakan perasaan. Bagaimanapun, Hanni tidak mungkin akan bersamaku selamanya.

Mungkin karena terlalu lama berendam di air panas, tubuhku lemas dan jatuh ke lantai sebelum aku bisa berdiri.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Suamiku Berkomplot dengan Sahabatku

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly, siswi berprestasi, menyimpan rahasia medis yang memalukan. Ia mengidap galaktorea, kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI tanpa pernah hamil. Saat rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan di sekolah, ia terpaksa meminta bantuan gurunya. Insiden tak terduga di ruang guru tersebut mengubah segalanya. Rahasia ini menjadi awal mula hubungan asmara mereka yang rumit, menantang, dan penuh risiko.
Sampul Novel Derita Menantu Jelita
9.5
Kehidupan rumah tangga dalam novel modern "Derita Menantu Jelita" berubah drastis setelah sang suami mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan tragis. Situasi kian rumit ketika ayah mertua memutuskan tinggal bersama mereka. Demi menjaga kelangsungan garis keturunan, sang suami nekat melakukan aksi ekstrem dengan diam-diam membius istri dan ayahnya sendiri. Keputusan tersebut memicu rangkaian peristiwa misteri yang tak terkendali dan mengubah nasib mereka selamanya.
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, kerap mengecewakan sang ibu. Harapan indahnya untuk bahagia bersama Ardan Mahendra, suaminya yang sukses, sirna ketika keluarga Ardan terus merendahkannya. Kehadiran Anindya, mantan kekasih Ardan yang membongkar kepalsuan pernikahan mereka, kian memperparah penderitaan Jasmine. Saat Jasmine memilih bercerai demi harga dirinya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menyoroti sisi tersembunyi kehidupan yang penuh luka, dilema, dan kerinduan di balik topeng kesucian. Melalui narasi realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan diri di tengah kegelapan untuk menemukan cahaya. Sebuah hiburan mendalam tentang pencarian makna hidup serta cinta yang berliku, menyajikan perspektif baru bagi Anda.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia memeluk Evelyn dan membisikkan janji manis yang dulu sering ia katakan padaku. Melalui tatapan matanya yang sangat dingin, Brama menegaskan bahwa pernikahan kami hanyalah sebuah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Tersesat saat menjelajah, seorang pria terjebak dalam keanehan Hutan Gondoriyo setelah kendaraannya hilang secara misterius. Di sebuah pondok sunyi, sepasang lansia misterius memberinya peringatan keras. Meski sempat kembali dengan selamat, rasa penasaran menuntunnya kembali ke sana, namun hutan itu telah lenyap. Rahasia kelam tentang kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terungkap, memaksanya bertaruh nyawa demi membongkar kebenaran yang meneror.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan