APKDock Logo
Sampul Novel Suami yang Aku Nikahi Ingin Menghabisi Nyawaku

Suami yang Aku Nikahi Ingin Menghabisi Nyawaku

8.5 / 10.0
Pernikahan baru yang seharusnya indah berubah menjadi mimpi buruk mengerikan. Di balkon lantai dua puluh, sang suami justru memojokkan istrinya dengan sebilah pisau tajam. Tanpa ragu, senjata itu dihunjamkan langsung ke jantung sang istri sebelum tubuhnya didorong jatuh ke jurang maut. Namun, di balik aksi kejam tersebut, setitik air mata tampak jatuh dari sudut mata sang suami yang berbisik lirih melepas kepergian pasangannya, "Sehat selalu, kekasihku yang sempurna." Sebuah misteri kelam penuh tanda tanya.

Suami yang Aku Nikahi Ingin Menghabisi Nyawaku Bab 1

Suami yang baru aku nikahi ingin menghabisi nyawaku.

Saat ini, dia sedang memegang pisau dan memojokkan aku di balkon.

Senjata tajam itu menusuk jantungku, lalu dia mengulurkan tangannya dan mendorongku dari lantai dua puluh. Di saat yang bersamaaan, aku melihat air mata jatuh dari sudut matanya.

Dia berkata, "Sehat selalu, kekasihku yang sempurna."

Aku dan Lionel Saputra adalah kekasih masa kecil.

Sejak kecil, kami sudah tahu bahwa kami adalah milik satu sama lain. Tidak ada alasan lain, kami menganggap satu sama lain sebagai kekasih yang sempurna.

Aku akan memasak dan mencuci pakaian untuk Lionel, membuatkan sarung tangan dan syal musim hujan untuknya. Lionel pun akan merebus air gula merah untukku dan menyiapkan hadiah ulang tahun untukku. Kapanpun dan dimanapun, dia akan selalu memenuhi kebutuhanku.

Saat kuliah, kami mengambil jurusan seni lukis. Lionel belajar melukis cat minyak, sedangkan aku melukis sketsa. Kami memiliki impian yang sama, yaitu berharap bisa menjadi pelukis terkenal, seperti Vicasso dan Vincent. Hubungan kami sangat baik. Kami pun sepakat untuk menikah setelah kami mencapai usia legal.

Hingga sebuah kecelakaan mobil merenggut tangan kanan Lionel.

Aku hanya mengingat momen di mana mobil itu menggilas lengan Lionel bolak-balik. Itu benar-benar seperti penguasa akhirat yang sedang mencoba mengambil talenta lukisnya. Sejak saat itu, temperamen Lionel berubah drastis. Dia berubah menjadi sangat pendiam dan temperamental. Dia bahkan sesekali memukulku.

Namun, Lionel tetap bersikeras melukis dengan tangan kirinya.

Aku tahu aku berhutang budi padanya. Jika aku tidak merengek untuk minum secangkir teh susu hari itu, jika itu bukan hari ulang tahunku, dan jika sebelum jam enam aku melarangnya untuk keluar, maka semua tragedi ini tidak akan terjadi.

Terkadang dia bisa tiba-tiba melamun dan berbalik bertanya kepadaku, "Apakah hidupku akan segera berakhir?"

Setiap kali itu terjadi, aku akan menangis dan memeluknya sambil berkata, "Kalau kamu pergi, maka tamatlah riwayatku. Berjanjilah padaku, kamu harus terus hidup, aku akan selalu berada di sisimu untuk menemanimu."

Aku juga terkadang menemukan kejanggalan pada sikap Lionel, seperti warna yang dia gunakan dalam lukisannya semakin gelap. Dia juga selalu menatap lekat buah di atas meja tanpa bergerak, rasanya dia ingin menusuk buah itu dengan matanya. Selain itu, dia bisa tiba-tiba terbangun di tengah malam, lalu berjalan ke balkon. Setelah melihat ke arah bawah sebentar, dia pun kembali tidur seolah tidak terjadi apa-apa.

Namun, aku bisa memahaminya, dan hanya aku yang bisa memahaminya, karena kami akan menikah.

Lionel melamarku pada malam setelah aku menerbitkan makalah akademis.

Karena kami berdua tinggal di luar kota dan lengan Lionel cacat, sehingga kami tidak mengadakan resepsi pernikahan. Aku pun tidak memberitahu orang tuaku. Di rumah kontrakan, aku mengenakan gaun pengantin dan menikah dengan pria yang aku cintai saat masih muda.

Namun, di antara bunga-bunga itu, yang dikeluarkan Lionel bukanlah cincin kawin, melainkan sebilah pisau buah yang tajam. Pisau tajam itu menggores lenganku dan seketika meninggalkan luka yang parah.

Aku mendengar satu kalimat yang diucapkan berulang kali dari mulut Lionel, "Kenapa nasib begitu nggak adil terhadapku? Kenapa?"

Malam pernikahan yang aku dambakan sejak kecil, aku lewatkan dua jam penuh dalam genangan darah. Di sekujur tubuhku dipenuhi dengan lebih dari 160 tusukan. Semua tusukan itu menghindari titik-titik vital.

Aku terus memohon pada Lionel untuk melepaskanku, tetapi dia berkata, "Bukankah kamu bilang kamu akan selalu menemaniku, istriku tercinta?"

Aku memanfaatkan kesempatan saat Lionel pergi ke kamar mandi dan berencana untuk melarikan diri. Siapa sangka, dia menyadarinya. Dia lalu mengambil pisau dan memojokkanku ke balkon. Darah yang mengalir membentuk jejak darah panjang dari ruang tamu.

Di bawah sinar bulan, Lionel menatap tangan kananku seperti makhluk mutasi yang lapar. Pada akhirnya, dia tetap menikamku. Senjata tajam itu menusuk jantungku. Dia mengulurkan tangannya dan mendorongku dari lantai dua puluh. Di saat yang bersamaaan, aku melihat air mata jatuh dari sudut matanya.

Lionel berkata, "Selamat tinggal, kekasihku yang sempurna."

Lanjut Membaca

Daftar Isi Suami yang Aku Nikahi Ingin Menghabisi Nyawaku

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Gue Bukan Perempuan Nakal!
8.3
Demi memikat kembali mantan kekasihnya, seorang wanita terjebak obsesi masa lalu hingga rela melakukan segala cara. Tindakan nekat tersebut justru membawa petaka, menghancurkan hubungan keluarga, merusak persahabatan, dan melukai pria tulus yang mencintainya. Apakah segala pengorbanan buta ini akan berujung indah, atau malah menyisakan penyesalan mendalam? Ikuti kisah emosional tentang perjuangan menghadapi dampak dari keputusan yang salah.
Sampul Novel HILDA PERAWAN TUA
7.9
Karier Hilda melesat berkat kecerdasannya, tetapi kehidupan asmaranya hancur total karena ulah sang ibu. Akibat sikap ibunya yang materialistis dan terlalu pemilih, Hilda kini dicap sebagai perawan tua. Penderitaannya kian bertambah karena sang ibu selalu pilih kasih dan lebih memprioritaskan adiknya yang mengidap penyakit jantung bawaan. Di tengah ketidakadilan dan badai konflik keluarga yang mengancam hidupnya, mampukah Hilda meraih kebahagiaan sejati?
Sampul Novel Permainan Kejam Suamiku
8.5
Pasca-kecelakaan, anak tiriku mengalami kemunduran mental hingga bertingkah seperti bocah usia tujuh tahun. Demi menjaga kelangsungan garis keturunan, suamiku nekat menjodohkannya dengan seorang gadis yang juga memiliki keterbatasan mental. Karena keduanya terlalu polos dan tidak mengerti cara menjalani kehidupan pernikahan, aku terjebak dalam situasi pelik. Aku terpaksa mengajari menantuku secara intensif, bahkan harus memberikan contoh intim secara langsung kepada anak tiriku sendiri.
Sampul Novel PERNIKAHAN DINI
8.8
Akibat satu malam tanpa rencana, Anara Quinzy Prayoga dan Andika Surya Gutama terpaksa membina rumah tangga di usia belia. Jurang status sosial begitu nyata; Anara hanyalah anak buruh pabrik, sedangkan Dika adalah pewaris kaya. Demi mempertanggungjawabkan kehamilan Anara, Dika rela melepas semua kemewahannya. Setelah diusir oleh sang ayah yang murka, kini Dika harus berjuang keras sendirian demi menghidupi istri kecilnya tanpa bantuan keluarga.
Sampul Novel Rahasia Aneh Para Suami
8.1
Pernikahanku dengan suami mapan yang penyayang awalnya begitu indah. Namun, kehangatan malam kami tiba-tiba padam, menyisakan tanya dan gairah yang terpendam. Di tengah kehampaan itu, aku mencoba mencari pelarian. Alih-alih kepuasan, aku justru mengungkap rahasia kelam yang menyelimuti dirinya. Kini aku dihadapkan pada pilihan sulit: tetap setia dalam kepalsuan atau melangkah ke jurang pengkhianatan demi sebuah kebenaran.
Sampul Novel Sentuhan Ayah Tiri
8.2
Hidup seorang gadis berubah total setelah Hunter Oragle memergokinya mengintip kemesraan sang ibu dengan pria itu. Alih-alih murka, ayah tirinya justru menyodorkan tawaran provokatif untuk mengajarinya secara langsung. Hubungan mereka kini terjebak dalam pusaran gairah terlarang yang penuh bahaya. Situasi kian rumit dan menekan saat rahasia masa lalu mulai terkuak, mengancam batas moral yang ada.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan