
Permainan Kejam Suamiku
Permainan Kejam Suamiku Bab 1
“Nak, bukan begitu caranya….”
Setelah mengalami kecelakaan, anak tiriku jadi seperti anak kecil berusia tujuh delapan tahun.
Suamiku ingin meneruskan garis keturunan, jadi dia mencarikan istri untuk anaknya, seorang gadis yang juga mengalami keterbatasan dalam perkembangan mental.
Namun, mereka berdua terlalu polos, sama sekali tidak tahu cara menjalani kehidupan suami istri.
Aku yang harus mengajari menantuku, bahkan sampai harus memberi contoh langsung pada anak tiriku….
Anak Lugu
Namaku Tina, seorang wanita berusia 30 tahun yang cukup menarik.
Dulu aku bekerja sebagai pramugari, berwajah cantik, bertubuh tinggi selayaknya model setinggi 170cm, ukuran dada 36F dan pinggul yang montok. Semua ciri wanita sexy ada padaku, tak heran banyak pria yang jatuh cinta dan mengejarku.
Setelah menimbang dan memilih, akhirnya aku menikah dengan seorang pengusaha batu bara. Kini, hidupku seperti burung kenari dalam sangkar emas.
Di mata orang lain, kehidupanku tampak glamor dan sempurna, tapi hanya aku yang tahu, di balik kemewahan itu, ada kesepian yang tak terucap.
Suamiku sibuk bekerja, sering tak pulang malam harinya dan sudah lama tidak menyentuhku. Tubuhku yang masih haus akan kehangatan seorang pria rasanya seperti mengering dari dalam.
Aku sering kehilangan fokus karena tubuh ini terus-menerus dilanda hasrat. Bahkan dalam sehari bisa mengganti pakaian dalam dua kali dan harus selalu membawa pembalut, agar tidak memperlakukan diri.
Di rumah, hanya ada aku dan anak tiriku, si Jack. Dari samping, wajahnya terlihat seperti artis, sangat tampan. Dia sudah berusia 18 tahun, tapi karena kecelakaan dua tahun lalu, perkembangan intelektualnya terhenti di usia anak-anak.
Sejak menikah, aku malah lebih banyak menghabiskan waktu bersama Jack daripada suamiku. Saat mataku tertuju pada dada bidangnya, pikiranku pun melayang jauh….
Anak ini sering keluyuran pakai celana dalam boxer dan itu pun nyaris tak cukup menutupi. Rasanya dia pasti lebih hebat dari suamiku. Mungkinkah aku akan lemas karena terlalu puas kalau berhubungan dengannya?
Namun, jangan salahkan aku juga. Terlalu lama tinggal serumah dengan pria tampan bertubuh kekar yang polos, rasanya bisa bertahan sejauh ini saja sudah cukup baik.
Suatu malam, ada tamu tak diundang yang muncul di rumah.
Gadis itu tampaknya sebaya dengan Jack. Dia mengenakan gaun merah muda berpotongan pendek dan berbicara dengan suara manja. Dadanya seperti balon besar dan pinggulnya yang menonjol seperti siap meledak. Benar-benar seperti tokoh perempuan dalam anime.
Suamiku berkata, “Tina, ini calon istri yang kupilihkan untuk Jack, namanya Rika. Waktu kecil sempat demam tinggi, jadi juga ada masalah sedikit di sini.”
Sambil berbicara begitu, dia menunjuk kepalanya. Aku pun langsung mengerti.
Pasti gadis ini juga punya kondisi khusus. Kalau tidak, mana mungkin ada wanita waras yang mau bersama Jack?
Aku pun menghela napas. Sayang sekali, padahal wajahnya begitu manis dan imut.
Lalu, suamiku pun menjelaskan, harus ada yang meneruskan perusahannya yang sudah sebesar itu. Karena anaknya sulit diandalkan, jadi dia berharap punya cucu. Nantinya, kami yang akan mengurus cucu bersama.
Aku sempat kesal. Kenapa bukan aku yang melahirkan anak untuknya? Aku masih begitu muda.
Aku sudah sering mengungkit ini, tapi tak pernah berhasil. Malah kadang membuatnya kesal, jadi lama-lama aku pun berhenti membahasnya.
“Tina, akhir-akhir ini aku sangat sibuk di kantor. Jadi, tugas membantu Jack meneruskan garis keturunan kupercayakan padamu, ya.”
Daftar Isi Permainan Kejam Suamiku
Novel Rilisan Baru











