APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suami Pengganti

Suami Pengganti

Kepergian Rian akibat kecelakaan tragis demi melindunginya membuat dunia Tania runtuh. Di tengah duka mendalam, ia dihadapkan pada tuntutan orang tuanya untuk menikahi Andre, sahabat lamanya sendiri. Pernikahan ini harus terjadi demi memulihkan kondisi kesehatan sang ayah yang memburuk. Tania merasa dikhianati oleh kesediaan Andre menerima perjodohan sepihak ini. Tanpa landasan cinta, akankah rumah tangga paksaan ini berujung bahagia, atau justru membawa luka baru bagi mereka?
Bab
Bagikan

Bab 1

Wanita mana yang tidak bahagia jika menikah dengan pria yang ia inginkan. Itulah yang dirasakan Tania, menikah dengan kekasih yang sangat ia cintai. Hubungan mereka berjalan dengan baik selama ini.

"Sayang, kamu siap-siap ya! Sebentar lagi Mama akan menemani kamu membeli gaun pengantin. Ditemani Rian juga kok," rayu mamanya yang bernama Tiya.

"Ih, Mama bisa aja," jawab Tania malu-malu.

Tania yang berusia 25 tahun itu terasa seperti anak kecil saja ketika digoda mamanya.

"Selamat siang, Tante, sayang!" sapa Rian pada kedua wanita cantik yang sedang duduk menunggu kedatangan Rian di sebuah sofa dalam butik terkenal itu.

"Siang juga Rian!" jawab Tiya, mamanya Tania.

"Ma'af ya Tante jadi lama nunggu," ucap Rian sedikit segan dengan Tiya.

"Santai saja Riyan. Oh iya, Mama kamu dimana?" tanya Tiya sambil melihat di sekeliling butik itu.

"Mama masih di mobil, tadi Mama lagi nelpon sama Papa." Mendengar jawaban Rian, Tiya pun mengerti.

"Hi, kalian sudah lama menunggu ya? Sorry, Because earlier my beloved husband called me."

Tiya dan Tania tersenyum mengiyakan perkataan Sari, mamanya Rian.

"It's okay Sari, aku dan Tiya ngerti kok." Tiya memegang bahu Sari.

Terlalu lama berbincang dan basa-basi, mereka hampir lupa tujuan utama ke butik itu. Untung saja, Tania mengingatkan kedua wanita paruh baya yang sedang bercengkrama itu Jika tidak, mereka akan melupakan semuanya.

"Hmmm, tujuan kita kesini buat apa sih Mama-Mama cantik ku," tutur Tania sambil terkekeh dan memeluk mereka berdua.

Tania sudah sangat akrab dengan mamanya Rian sejak awal mereka pacaran. Mama Rian juga sangat menyukai Tania karena ia memiliki sikap yang baik dan sopan.

Mereka langsung saja masuk mencari gaun dan juga jas yang paling mewah.

"Nak, menurut Mama disini cuma ada 2 gaun yang bagus dan menarik perhatian Mama. Tapi Mama nggak bisa pilih antara 2 gaun ini," ucap Tiya sambil menunjuk ke arah 2 gaun yang ia maksud.

"Benar, aku juga sangat menyukai 2 gaun ini. Sangat elegan jika dilihat, apalagi jika dikenakan menantuku yang cantik ini," jawab Sari menggoda Tania.

"Ih, Mama bisa aja." Tania tertunduk malu.

"Emmm, Rian mau kasih saran. Boleh nggak, Ma?" tanya Rian sambil terkekeh.

"Boleh banget sayang, menurut kamu bagusan mana antara 2 gaun ini?" tanya Tiya pada Rian, calon menantunya.

"Yang ini, Ma. Rian sangat menyukai gaun pengantin berwarna putih dan motifnya juga lebih unik, sangat cocok dikenakan Tania. Nanti Rian akan memakai jas berwarna putih campur hitam yang ada di sudut sana," jawab Rian sambil tersenyum lebar, sedikit kagum dengan motif gaun itu.

Tania sedikit mengerutkan bibirnya karena isi hatinya tak sejalan pemikiran Rian.

"Tapi, aku lebih suka motif gaun ini. Inikan putih juga sayang. Jadi cocok dong dengan jas yang kamu tunjuk disana," protes Tania.

Mendengar dua pendapat yang berbeda itu, Tiya dan Sari jadi bingung harus bagaimana.

"Jadi, bagaimana dong?" tanya kedua wanita paruh baya itu secara bersamaan.

"Terserah Tania aja, Ma. Lagian, kalau Rian nggak ngikutin kemauan tuan putri inj, pasti nanti Rian bakalan di ocehin sama dia," gumam Rian sambil melihat ke arah Tania.

Tania hanya tersenyum mendengar jawaban Rian. Ia kira, Rian tak akan mendengarkan perkataannya.

Dua jam lamanya mencari gaun dan riasan pengantin lainnya, mereka pun berencana akan pulang ke rumah.

"Ma, Mama sama Tante pulang duluan ya! Mama ikut Tante Tiya saja ke rumah. Nanti Rian telpon supir pribadi rumah untuk menjemput Mama ke rumah Tante Sari. Boleh, kan?" tanya Rian penuh harap agar mamanya mengiyakan permintaan nya itu.

Sari mengangguk dan mengiyakan perkataan Rian. Rian dan Tania akhirnya pergi ke sebuah taman tempat biasa mereka duduk berdua saat berpacaran.

"Sayang, ini tempat unik buat aku. Tempat ini nantinya akan menjadi sebuah sejarah terindah dalam hidup aku," ucap Tania, menyandarkan kepalanya di bahu Rian.

"Iya, kamu benar banget sayang. Ada banyak kenangan di taman ini. Ooo iya, kamu kan sekarang bekerja sebagai Dokter ni, Dokter Spesialis dalam lagi. Kalau aku sakit, kamu mau kan obati aku?" ucap Rian sambil terkekeh melihat wajah Tania.

"Hahaha, bayar dong sayang. Kamu kan juga CEO terkenal, pasti untuk bayar obat masalah sepele dong," gumam Tania sambil terkekeh.

Mereka berdua tertawa terbahak-bahak, saling melepas rindu yang membelenggu karena sudah 5 hari tak bertemu. Maklum saja, Rian adalah CEO yang super sibuk dengan pekerjaan sehingga harus keluar masuk kota bahkan sesekali keluar masuk Negeri.

"Emm, sayang ada siomay langganan. Itu, disana!" Tania menunjuk ke arah siomay langganan mereka.

Mereka berdua adalah anak bangsawan yang dapat dikatakan memiliki kekayaan berlimpah. Namun, mereka sangat menyukai makanan jajanan seperti siomay.

"Ya udah, kita beli yuk!" ajak Rian memegang tangan Tania.

Mereka berdua berjalan menuju gerobak bapak tukang siomay yang sekarang berada di seberang jalan. Namun, Tania melepaskan tangannya dari tangan Rian dan berlari tanpa melihat kiri kanan. Tania takut bapak siomay itu keburu jauh dan tidak akan bisa merasakan siomay itu hari ini.

Tit! Tit! Tit!

Suara klakson mobil truk bergema, Rian berlari menyingkirkan kekasihnya dan akhirnya ia tergeletak jatuh di jalan. Tubuh Tania gemetaran melihat sang kekasih berlumuran darah di seluruh tubuh.

Tania mengejar Rian yang sudah tergeletak di jalan dan teriak minta tolong kepada semua orang yang ada di sekeliling itu.

"Tolong! Tolong!"

Beberapa orang datang untuk membantu membawakan Rian ke rumah sakit terdekat. Tania menelpon keluarganya juga keluarga Rian. Semua orang kaget dan segera berlari ke rumah sakit.

"Bagaimana ini bisa terjadi?" tanya Sari, mamanya Rian sambil terisak.

Tania menjelaskan semua dengan dadanya yang begitu sesak diiringi butiran air yang terus keluar membasahi pipi mungilnya itu.

"Bagaimana keadaan anak saya, Pak?" tanya pria paruh baya yang merupakan papanya Rian.

"Anak Bapak kritis, mohon jangan ganggu pekerjaan kami dulu ya. Kami akan berusaha semaksimal mungkin," jawab dokter itu dengan nada suara tergesa-gesa.

"Lakukan yang terbaik, Dok!" seru Sari, mamanya Rian.

"Dug, dug, dug."

Detakan jantung mereka semakin kuat mendengar penjelasan dokter barusan. Mereka berharap agar Rian dapat diselamatkan.

Dua jam menunggu, akhirnya Dokter keluar dengan ekspresi wajah yang sulit untuk ditebak.

"Dok, bagaimana keadaan Rian? Dia baik-baik aja kan?" tanya Tania penuh harap.

"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Tapi, sekali lagi takdir yang menentukan. Pasien, tidak bisa kami selamatkan." Dokter itu menunduk, turut berduka atas kepergian Rian.

"Tidaaaak!" Jeritan Tania menggema, sementara kedua orang tua Rian dan Tania hanya terdiam menahan dada yang sesak karena kehilangan Rian.

Semua orang berlari ke ruangan Rian. Melihat jasadnya yang tertidur pulas dan tak akan bisa membuka mata lagi.

"Kenapa kamu ninggalin aku Rian? Kita akan menikah Rian. Kalau kamu pergi, aku nikah sama siapa? Aku nggak mau kehilangan kamu," ucap Tania dengan isakan yang begitu sakit di dadanya.

"Nak, ini semua sudah takdir. Kita ikhlaskan kepergian Rian ya," seru Sari, mencoba menguatkan Tania yang merupakan calon istri dari anaknya Rian yang sudah meninggal barusan.

"Tidak Mama, kami sudah janji sehidup semati. Kalau gitu, Tania ikut mati juga ya," ucap Tania mencoba memukul dadanya.

Hal itu membuat kedua orang tua Tania mencoba menghentikan aksi nekatnya itu.

"Nak, jangan nangis! Rian sedih melihat kamu seperti ini. Lebih baik, kita lakukan kewajiban untuk Rian ya!" seru Tiya, mamanya sambil memeluk Tania dengan erat.

Tubuh Tania melemah, ia tak dapat menahan perih yang menggores lukanya itu. Bagaimana tidak, awalnya ia sangat bahagia akan pernikahan nya. Kini, ia harus menanggung perih ketika ditinggal untuk selamanya oleh calon suami yang sangat ia cintai.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gadis Jaminan Tuan Max
7.8
Hera mengira hidupnya tak bisa lebih buruk lagi, sampai sang ibu terjerat utang pada Max, rentenir yang dikenal sangat kejam. Akibatnya, Hera disandera sebagai jaminan pelunasan utang tersebut. Batas waktu yang terus berjalan membuat posisinya kian terdesak. Jika ibunya gagal melunasi kewajiban itu tepat waktu, nasib mengerikan telah menanti Hera. Mampukah ia bertahan hidup dalam cengkeraman kekuasaan penuh Max yang dingin?
Sampul Novel Kambing Hitam Cinta, Pengkhianatan Tersembunyi
9.1
Karier arsitekturku hancur demi Tristan, namun sahabatku, Dara, justru menjebakku dalam kasus korupsi sepuluh tahun lalu. Tragisnya, suami, putraku Rehan, dan orang tuaku sendiri malah menghujatku dan memuja Dara. Setelah sekian lama menjadi kambing hitam dan nyaris tewas dalam kecelakaan, aku akhirnya tersadar. Di pesta perusahaan, aku datang membawa bukti kejahatan Dara untuk membalas pengkhianatan mereka dengan kehancuran total.
Sampul Novel Mantan Suami Ingin Cintaku Kembali
9.5
Dua tahun lamanya Aulia terjebak dalam pernikahan dingin bersama Arya, pria yang terus membayangi masa lalunya bersama Dinda, sang mantan istri. Lelah karena selalu dikesampingkan, Aulia akhirnya memutuskan untuk bercerai. Namun, setelah resmi berpisah, Arya justru berbalik mengejarnya dan meminta kesempatan kedua demi memperbaiki segalanya. Kini, Aulia didera keraguan: benarkah Arya telah berubah karena cinta, ataukah ini hanya sekadar ego belaka?
Sampul Novel Menyelamatkannya, Menghancurkan Pernikahan Kita
8.2
Tiga tahun membina rumah tangga, pernikahan sang istri hancur setelah Jared Stanley secara terbuka di televisi menyebut selingkuhannya, Bailee Brooks, sebagai sosok paling berharga. Merasa dikhianati, ia pun melayangkan gugatan cerai. Sebagai penerjemah elite di konferensi G20, ia dipertemukan kembali dengan Jared. Di sana, ia membuktikan profesionalitasnya dengan tetap akurat menerjemahkan instruksi penyelamatan untuk Jared, meski pria itu nyaris tewas demi menyelamatkan Bailee.
Sampul Novel Oriaga Niel, Cintailah Aku
8.5
Satu bulan membina rumah tangga dengan Oriaga Niel, CEO brand Gregorious, Amanda merasa hidupnya bagai di neraka. Pernikahan tanpa cinta ini hanya menjadi sarana pelampiasan nafsu dan dendam masa lalu sang suami kepada keluarganya. Amanda begitu terhina karena diperlakukan layaknya alat pemuas belaka. Terjebak dalam kebencian mendalam, ia merasa seperti tawanan yang telah dibeli selamanya oleh Oriaga, pria dingin yang berambisi kuat untuk menghancurkannya.
Sampul Novel Sebelum Hujan Membasahi
7.9
Fuad, pemuda sensitif yang mudah terpengaruh opini orang lain, memilih merantau demi membuktikan diri pada orang tuanya. Namun, langkahnya mengejar mimpi di tanah perantauan terhambat oleh kehadiran beberapa wanita yang memikat hatinya. Kini, ia terjebak dalam dilema besar antara tuntutan karier dan kekosongan asmara. Sanggupkah Fuad menyelaraskan ambisi profesionalnya dengan gejolak cinta yang kian menyiksa batin?