APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suami Labil

Suami Labil

Kecurigaan muncul karena putra mereka yang berusia tiga tahun tidak mirip dengan sang suami. Diam-diam, ayah mertua melakukan tes DNA dan mendapati sang cucu bukanlah darah dagingnya. Kemarahan meledak, tuduhan perselingkuhan dilayangkan, dan sang suami pun melayangkan tamparan keras akibat murka dikhianati selama bertahun-tahun. Namun, situasi berbalik saat sang istri menyodorkan hasil tes DNA lain yang membuktikan bahwa suaminya sendiri tidak memiliki hubungan darah dengan ayah mertuanya. Siapakah yang sebenarnya asing di rumah tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 2

Ibu mertua terdiam, kemudian melihat hasil tes yang tergeletak di lantai.

Aku melihat kilatan kepanikan di wajahnya. Saat aku bertanya-tanya terhadap reaksinya, ibu mertuaku mengangkat tangannya dan menamparku. "Eza bukan cucu kita? Kenapa kamu bisa melakukan hal seperti itu? Apa Hamdi kurang baik kepadaku? Kenapa kamu melakukan hal hina seperti itu?"

Ayah mertua menimpali, "Panggil orang tuamu, aku ingin bertanya kepada mereka bagaimana mereka membesarkan anak perempuan mereka. Kamu melakukan semua ini apa nggak takut karma?"

Aku menahan emosiku. "Untuk terakhir kalinya aku jelaskan, Eza anak kandung Hamdi. Kalau nggak percaya, kita lakukan tes DNA lagi setelah Hamdi pulang nanti."

Ayah mertua tidak menjawab dan hanya memelototiku.

Ibu mertua menegurku, "Kamu sudah melakukan sesuatu yang memalukan, sekarang kamu masih seberani ini? Kalaupun Hamdi pulang, dia nggak akan memaafkanmu. Masih mau tes DNA? Bukannya hasilnya sudah jelas di depan mata? Kalau Eza anak kandung Hamdi, bagaimana mungkin dia nggak sedarah sama ayah mertuamu? Kamu mau bekerja sama dengan rumah sakit untuk menipu kami?"

Aku baru akan membantah, tiba-tiba melihat Eza keluar dari kamar. "Kakek, Nenek, kenapa kalian ribut-ribut? Apa makan malam sudah siap?"

Melihat Eza keluar, ayah mertua seperti kehilangan akal sehatnya. "Siapa yang kamu panggil Kakek Nenek? Jangan panggil kami begitu! Aku nggak tahu kamu anak haram dari keluarga mana, keluar dari sini!"

Eza belum pernah melihat situasi seperti ini sebelumnya, jadi dia langsung melompat ke dalam pelukanku dan mulai menangis tersedu-sedu. Dia tidak tahu kenapa kakek dan nenek yang biasanya memperlakukannya dengan baik, saat ini begitu galak kepadanya.

Suara tangisannya membuat ayah mertua makin kesal. Dia melempar Eza ke sofa dan mencekik Eza. "Kamu nangis? Apa selama ini kami terlalu memanjakanmu? Pergi dari sini dan temui ayah kandungmu! Jangan tinggal di rumah kami!"

Ibu mertua berdiri mematung, tidak tahu harus berkata apa.

Melihat wajah Eza mulai memerah, aku berusaha sekuat tenaga untuk melepaskan cengkeraman tangan ayah mertua, lalu menarik Eza ke belakangku.

Aku tidak kuasa menahan tangis. "Kita tunggu sampai Hamdi kembali dan membicarakan langkah selanjutnya. Apakah Eza anak kandungnya atau bukan, dia bisa memutuskannya sendiri."

Ayah mertua menjatuhkan tangannya, menatapku tanpa mengatakan apa pun dan kembali ke kamarnya.

Aku kembali ke kamarku sambil menggendong Eza. Aku mengirim pesan kepada Hamdi terkait apa yang barusan terjadi.

Namun yang mengejutkanku adalah, dia tidak mengatakan apa-apa lagi, hanya membalas empat kalau dia akan segera kembali.

Melihat balasan yang begitu dingin itu, hatiku tiba-tiba menjadi tidak enak.

Ketika suamiku pulang, waktu sudah mendekati tengah malam.

Mendengar gerakan di luar, aku dengan hati-hati menutupi tubuh Eza dengan selimut, lalu keluar dari kamar.

Ketika melihat Hamdi, kesedihanku tidak bisa ditahan lagi, "Apa kamu tahu bagaimana Ayah memperlakukan Eza hari ini? Semuanya masih belum jelas, tapi dia mencekik Eza. Ayah juga bilang akan mengusir kami, apa kamu akan diam saja? Kalau nggak ada aku ...."

"Masih mau bicara? Aku baru pulang, apa kamu nggak kasih aku waktu buat istirahat sebentar?"

Hatiku terasa dingin saat melihat tatapan matanya yang begitu acuh.

Hasil tes DNA masih tergeletak di atas meja, tetapi dia tidak terlihat ingin membacanya.

Di mataku, sikapnya ini seakan dia sudah menerima hasil ini.

Ayah dan ibu mertuaku pun keluar saat mendengar keributan kami.

"Hamdi, akhirnya kamu pulang juga. Kalau kamu nggak pulang, keluarga ini akan berantakan! Tanya sama dia, sebenarnya Eza anak siapa?" Ibu mertuaku bertanya lebih dahulu.

Ayah mertuaku tidak bersuara, hanya menatapku dengan tajam.

Setelah beberapa saat, barulah suamiku berbicara, "Di mana anak itu?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Air Mata di Antara Bunga
9.3
Kehidupan Vanya Devara hancur seketika saat bisnis keluarganya bangkrut dan sang tunangan, Bastian Wicaksono, berpaling ke wanita lain. Di tengah keputusasaan setelah kematian ayahnya, sosok miliarder Rangga Mahardika datang mengulurkan bantuan finansial dan mendampinginya selama tiga tahun. Namun, tepat sebelum hari pernikahan mereka, Vanya tidak sengaja mendengar rahasia mengerikan. Rangga ternyata adalah dalang di balik kehancuran keluarga dan kematian sang ayah. Segala kebaikan yang diterimanya selama ini hanyalah kedok penebusan dosa atas konspirasi kejam yang menghancurkan hidupnya.
Sampul Novel Cacat Sebagai Penebus Jasa
8.5
Seorang anak memandang kelahirannya bagai utang besar yang wajib dilunasi kepada sang ibu. Demi membalas seluruh jasa tersebut, ia rela mengorbankan tubuhnya sendiri hingga menderita cacat fisik permanen. Tindakan tragis ini ia tempuh demi mengetuk hati nurani ibunya agar bersedia memberikan maaf yang tulus. Kisah pilu tentang bakti ekstrem ini menguji batas akhir antara pengabdian tulus dan penderitaan mendalam di tengah hubungan keluarga.
Sampul Novel Istri Kedua Ustadz
8.2
Kehidupan Dina, seorang wanita sederhana penyayang, berubah total setelah dinikahi oleh Ustadz Ahmad. Sebagai tokoh agama yang dihormati, Ahmad sebenarnya telah membina rumah tangga dengan Siti. Namun, karena tidak dapat menghadirkan keturunan, Siti dengan ikhlas meminta sang suami untuk berpoligami. Keputusan besar ini diambil Siti demi mendapatkan buah hati, yang pada akhirnya menuntun Dina menjadi bagian dari kehidupan pernikahan mereka.
Sampul Novel Jay and her Odd Daddy
8.9
Chai berada di titik terendah hidupnya. Terhimpit masalah keuangan, ia tetap mencoba memegang teguh prinsip sang ibu untuk menjaga kehormatan. Saat keputusasaan hampir membuatnya menyerah pada hidup, seorang pria asing datang menyelamatkan dan menawarkan peran sebagai sugar baby. Chai sempat menolak, namun takdir mempertemukan mereka lagi lewat kontrak kerja sama tanpa pelecehan yang saling menguntungkan. Kini, ia bimbang antara mempertahankan prinsip atau berkompromi demi realita.
Sampul Novel KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO
8.4
Lamaran Aditya ditolak mentah-mentah oleh Yuni karena hanya sanggup memberi hantaran lima puluh juta. Tak hanya dihina, Belinda sang kekasih pun ikut merendahkannya. Dalam kemarahan, Aditya justru melamar Dahlia, asisten rumah tangga Belinda, dengan cincin berlian mewah. Tak ada yang tahu bahwa staf administrasi biasa ini sebenarnya adalah putra mahkota pemilik perusahaan. Saat identitas aslinya sebagai CEO terungkap, mampukah Aditya dan Dahlia merajut cinta tulus dari awal yang penuh emosi ini?
Sampul Novel Terjerat Gairah Sang Lady Boss
9.6
Jesslyn Margaretha Amber, pengusaha sukses asal New York berjuluk Lady Boss, mengalami kehancuran hati akibat dikhianati kekasihnya. Di ambang keputusasaan, ia memacu mobilnya dengan liar hingga dikejar oleh polisi lalu lintas bernama Louis Damian. Kejadian tak terduga itu justru memicu aksi nekat Jesslyn. Ia mendadak mencium Louis dan langsung mengajukan lamaran pernikahan. Akankah Louis bersedia menerima ajakan gila dari wanita asing yang baru saja ia temui di jalanan tersebut?