APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suami Labil

Suami Labil

Kecurigaan muncul karena putra mereka yang berusia tiga tahun tidak mirip dengan sang suami. Diam-diam, ayah mertua melakukan tes DNA dan mendapati sang cucu bukanlah darah dagingnya. Kemarahan meledak, tuduhan perselingkuhan dilayangkan, dan sang suami pun melayangkan tamparan keras akibat murka dikhianati selama bertahun-tahun. Namun, situasi berbalik saat sang istri menyodorkan hasil tes DNA lain yang membuktikan bahwa suaminya sendiri tidak memiliki hubungan darah dengan ayah mertuanya. Siapakah yang sebenarnya asing di rumah tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 1

Putraku berusia tiga tahun, tetapi dia sama sekali tidak terlihat mirip dengan suamiku.

Ayah mertuaku merasa curiga, jadi dia diam-diam membawa anakku untuk melakukan tes DNA. Hasilnya menunjukkan kalau mereka berdua tidak memiliki hubungan darah.

Ayah mertuaku sangat marah, memaki kami dan mengancam akan mencekik kami.

Suamiku juga menamparku dengan keras, "Dasar wanita nggak tahu malu! Kamu membuatku membesarkan anak dari laki-laki lain selama tiga tahun!"

Melihat wajah mereka, aku melemparkan laporan tes DNA ayah mertuaku dan suamiku. Keduanya tidak memiliki hubungan darah.

Ayah mertua dan suamiku tercengang di tempat, lalu aku tertawa ringan, "Belum tentu siapa yang bukan anak kandung di sini ...."

Saat menerima telepon dari ayah mertua, aku sedang bekerja lembur di kantor dan sedang sangat sibuk.

Di ujung telepon terdengar suara kemarahan ayah mertuaku, "Erinda, dasar wanita nggak tahu malu! Pulang ke rumah sekarang juga! Kalau nggak, jangan salahkan aku karena menyebarkan tabiat burukmu!"

Tanpa menungguku menjawab, ayah mertua langsung menutup telepon, membuatku duduk di meja dengan linglung.

Kebetulan, pekerjaanku sudah selesai, jadi aku mengambil tasku dan pulang ke rumah dengan terburu-buru.

Saat masuk ke rumah, aku melihat ayah mertuaku sedang duduk di sofa. Di atas meja ada dua lembar kertas yang berisi banyak tulisan.

Aku tidak memedulikannya lebih lanjut, melepas sepatuku dan menatapnya. "Ayah, ada masalah mendesak apa?"

Ayah mendengkus dingin dan menatapku dengan marah. "Apa kamu nggak sadar sama apa yang sudah kamu lakukan? Mau aku menguaknya dulu baru kamu mau ngaku?"

Aku kehabisan kesabaran. "Aku nggak tahu, jadi katakan saja kalau ada sesuatu."

Detik berikutnya, ayah mertua melemparkan dua lembar kertas ke wajahku. "Lihat sendiri! Keluarga kami benar-benar sial karena bisa punya menantu sepertimu!"

Aku menunduk dan melihat kertas itu, melihat tulisan yang menyatakan bahwa dua nama yang tertera di atas tidak memiliki hubungan darah.

Di bagian atas laporan tersebut tertulis nama ayah mertua dan anakku, Eza.

Aku mengangkat kepala dengan terkejut, langsung sadar bahwa ayah mertuaku ternyata membawa Eza untuk melakukan tes DNA.

Aku marah sekaligus kesal, lalu menjawab dengan kesal, "Ayah, sejak Eza lahir, Ayah selalu bilang kalau dia nggak mirip sama Hamdi. Aku menganggap kalau Ayah cuma asal bicara dan nggak pernah mempermasalahkannya. Hamdi saja nggak pernah bilang apa pun, kenapa Ayah bawa Eza buat tes DNA? Dia baru tiga tahun!"

Ayah mertua tidak bisa diajak bicara baik-baik dan malah berteriak kepadaku, "Aku cuma melakukan tes DNA, salahnya di mana? Kalau aku nggak melakukannya, mana mungkin aku tahu tabiat busuk yang kamu lakukan! Katakan, Eza anak siapa! Beraninya kamu membuat keluarga kami membesarkannya selama tiga tahun! Hamdi memang penurut, tapi untung saja pemikiranku cepat. Kalau nggak, aku nggak tahu kami akan ditipu sampai kapan sama kamu!"

Aku mencoba menenangkan emosiku dan menjelaskan dengan sabar, "Ayah, aku yakin kalau Eza anak kandung Hamdi, aku juga nggak melakukan tindakan yang kiranya memalukan Hamdi. Pasti ada masalah dengan hasil tes ini."

Melihatku masih tidak mau mengaku, ayah mertuaku jadi marah. Dia melemparkan cangkir di tangannya ke lantai dan mengumpat sambil menunjukku, "Kamu masih nggak mau jujur? Aku sendiri yang membawa Eza buat melakukan tes ini, kenapa? Kamu mau bilang kalau itu rumah sakitku, jadi aku bisa bikin hasil palsu? Kalau kamu nggak percaya, aku bisa bawa Eza buat melakukan tes sekali lagi!"

Aku tidak mengatakan apa-apa, hanya dengan hati-hati memikirkan kemungkinan di mana bagian yang salah. Mana mungkin Eza tidak memiliki hubungan darah dengan ayah mertua?

Pada saat ini, ibu mertuaku juga masuk dengan membawa sayuran. Melihat ketegangan di antara kami, dia pun bertanya, "Ada apa ini? Aku cuma keluar buat beli sayur, kenapa suasananya jadi begini? Apa yang kalian berdua ributkan?"

Ayah mertua berkata dengan nada jengkel, "Menantu perempuan yang kamu pilih ini sangat hebat! Dia membuat kita membesarkan cucu orang lain! Aku nggak tahu apa yang terjadi dengan penglihatanmu saat itu!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cintaku Bersemi Di Sekolah
9.7
Dodo, pemuda asal pinggiran Garut, merasa dirinya jauh lebih menawan dibanding aktor terkenal meski namanya serupa. Sebagai remaja, ia mendambakan kisah cinta sekolah yang indah layaknya lirik lagu legendaris. Fokus utamanya adalah memenangkan hati Mitha. Meski sadar wajahnya tak setampan Donnie dan tergolong biasa saja, Dodo tetap membulatkan tekad. Ia siap menempuh segala cara demi menjalin kenangan romantis bersama gadis pujaannya tersebut.
Sampul Novel Gadis Dingin Yang Baik Hati
8.1
Dahulu, Viola Louis dikenal sebagai perempuan yang sangat tulus. Sayangnya, pengkhianatan menyakitkan dari pacar dan sahabat dekatnya sendiri menghancurkan kepercayaan itu, hingga mengubahnya menjadi sosok yang sangat dingin. Kini, ia memilih menutup diri rapat-rapat dari masa lalunya demi melindungi diri. Akankah waktu mampu menyembuhkan luka batinnya dan mencairkan kembali hati Viola yang membeku? Simak kisah perjuangan emosional Viola selengkapnya.
Sampul Novel Gurauan yang Berakhir Tragis
8.4
Harga diri seorang istri hancur saat suaminya tanpa belas kasihan membongkar tragedi perundungan masa sekolahnya sebagai bahan gurauan di meja makan. Muak dengan sikap meremehkan sang suami yang menganggap luka masa lalunya hanya lelucon biasa, ia akhirnya membulatkan tekad untuk menggugat cerai. Ketika sang suami tetap tidak peduli, wanita ini memutuskan untuk membalas rasa sakitnya. Ia bersiap membuka aib masa lalu teman masa kecil suaminya yang selama ini disembunyikan rapat-rapat.
Sampul Novel Kakakku, Pengkhianatku
9.2
Kehidupan Raya hancur saat empat kakak kandungnya berbalik mengasihani Luna, gadis asing yang merebut posisinya. Meski Raya berjuang menghadapi berbagai intrik licik Luna demi membuktikan kebenaran, usahanya selalu sia-sia. Sikap tidak adil yang terus ia terima perlahan mengikis habis rasa sayangnya pada sang kakak. Lelah terus disakiti, Raya akhirnya memilih menyerah dan pergi menjauh untuk meninggalkan semua luka dalam yang telah merusak hidupnya.
Sampul Novel Kubiarkan Kau Bersama Selingkuhanmu
9.1
Hatiku hancur saat tahu Arza, suamiku, berselingkuh dengan Zorah. Padahal, aku selalu membiayai hidup janda dari mendiang kakakku itu. Sungguh kejam balasan yang Zorah berikan atas kebaikanku. Namun, aku menolak terpuruk meratapi pengkhianatan ini. Aku telah merancang serangkaian kejutan menyakitkan untuk menghancurkan hidup mereka berdua. Kini, giliran para pengkhianat itu merasakan pembalasanku yang tak terduga.
Sampul Novel Revenge (Cinta dalam Dendam)
8.9
Pernikahan tak diinginkan dengan Dirga membawa Gendis ke jurang penderitaan kelam sebagai pemuas nafsu. Di tengah kehancuran hidup tersebut, ia dipertemukan dengan Steve, pria tampan berhati dingin yang perlahan mulai menyentuh lubuk hatinya. Kini, keduanya harus berjuang keras melewati jurang perbedaan demi mempertahankan perasaan mereka. Akankah cinta baru ini mampu bertahan dan selamat dari ancaman dendam serta bayang-bayang masa lalu yang begitu menyakitkan?