APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Skandal Cinta CEO Posesif

Skandal Cinta CEO Posesif

Rose sangat senang saat Thomas mengajaknya bertemu setelah dua bulan berpisah. Namun, ia hancur begitu tahu undangan itu salah kirim dan ditujukan untuk Violet, sepupunya yang penuh ambisi. Pengkhianatan kekasihnya selama lima tahun ini membuat Rose merasa tidak berharga. Bertekad mengubah hidupnya, ia pergi ke bar hotel untuk mencari pergaulan baru. Sayangnya, pelarian yang dipenuhi rasa frustrasi dan alkohol malam itu justru menjerat Rose dalam masalah baru yang sangat rumit.
Bab
Bagikan

Bab 1

Jakarta baru saja diguyur hujan, jalanan licin dan macet terjadi dimana mana. Rose gelisah, karena dia mendapat nomor paling buncit, dari audisi peran artis figuran di opera sabun.

[Thomas, aku mungkin telat 3 jam, karena audisi belum kelar]

Rose menggengam ponselnya dengan erat dan terus meliriknya. Dia berharap pacarnya segera membalas pesannya. Dia gelisah menatap pada layarnya, saat terdengar bunyi,

Ding!

Buru buru jarinya menggeser layar dan menemukan sebaris pesan, wajahnya langsung sumringah.

[Santai saja, aku juga sedikit sibuk dan kabari jika kamu sudah sampai-----Aku merindukanmu]

Matanya berbinar cerah, wajah cantiknya semakin merona. Thomas adalah pacar yang selalu manis, 'Aku juga merindukanmu' bisiknya dalam hati.

1 jam berlalu ternyata audisi berjalan lancar, sayangnya seorang wanita berambut pirang mendatangi Rose dan langsung mengatakan, "Maaf Rose, peran ini tidak cocok untuk Kamu. Datang lagi untuk mengikuti audisi lainnya, siapa tahu Kamu beruntung!"

Rose terdiam, peran yang dia minati hanyalah peran kecil dengan durasi singkat. Kebanyakan dari rumah produksi lain tidak memerlukan proses audisi untuk peran seperti ini. Rose memonyongkan bibirnya, kecewa karena membuang waktu hanya untuk gagal.

Dengan wajah layu, dia bergegas keluar dari ruangan dan menuju lobi untuk mencari taksi.

Di dalam taksi, Rose mengirim pesan kepada Thomas, [Aku menuju apartemenmu]

"Maaf mbak!" Supir taksi membuyarkan lamunan Rose, "Jalanan sangat macet, bolehkah saya mencari jalan alternatif?"

"Silakan pak!" Bibir Rose tersenyum menghantarkan rasa nyaman kepada supir taksi.

Dan waktu kakinya memasuki gedung Terakota, hati Rose semakin berdebar. Terakhir bertemu dengan Thomas adalah 2 bulan lalu sebelum dia berangkat bisnis ke Malaysia. Rose juga sangat sibuk mengejar audisi dari satu rumah produksi ke rumah produksi lain.

Gedung Terakota adalah komplek apartemen kelas menengah di pusat Jakarta, Rose beberapa kali mengunjungi Thomas dan dia hapal pintu belakang menuju lift terdekat dengan unit milik Thomas. Lagipula dia menyukai taman yang indah di belakang gedung. Hanya penghuni yang bisa mengakses taman tersebut.

Rose melihat lagi ponselnya dan belum ada balasan dari Thomas, dia jadi ragu untuk terus menuju unit apartemen. 'Bagaimana jika Thomas masih diluar?' Rose sejenak menghentikan langkahnya untuk memasuki lift.

'Aku tunggu di taman dulu saja, sampai Thomas membalas pesanku' Rose berbalik dan langkahnya tenang memasuki taman. Panas menyengat setelah hujan memunculkan berkas cahaya yang berpendar di antara bunga kembang sepatu yang terkulai karena terhantam hujan deras.

Ada kafe kecil di sudut taman yang menjual kudapan dan kopi.

Benar saja, karena habis hujan, suasana taman terasa adem dan sepi. Rose terus menuju gazebo, dia ingin duduk di sana menegakkan punggungnya dan menikmati segelas kopi panas.

Tetapi gazebo yang tersembunyi sudah ada yang memesan. Dari kejauhan Rose melihat punggung sepasang kekasih yang saling berpelukan dan tampaknya wanitanya menaruh kepalanya di dada pasangannya.

"Di luar agak basah karena habis hujan, kalau mau, ada bangku di lantai 2 yang menghadap taman!"

"Aku memesan kopi coklat sedikit gula dan sepotong roti bagelen!"

Selepas pelayan meninggalkannya, Rose menuju wastafel untuk mencuci tangannya. Dari tempat wastafel berada ternyata dia bisa melihat ke gazebo dan kedua pasangan tersebut sepertinya dalam suasana bahagia. Rose menyudahi mencuci tangannya, tetapi tubuhnya menjadi kaku.

Dia mendengar jelas suara gadis dari gazebo di bawahnya.

"Kak Thomas, aku sungguh bahagia dengan kehamilan ini!"

"Violet! Aku pasti bertanggung jawab! Engkaulah yang paling kucintai"

"Kak Thomas!" suara rengekan manja terdengar lebih pelan.

'Thomas dan Violet?' pikiran Rose campur aduk, 'Mungkinkah itu Thomas!?'

Kaki Rose meskipun gontai segera menuruni tangga dan dia berpapasan dengan pelayan, "Aku mencari kursi di bawah!" serunya dengan gemetar.

Dengan keberanian yang tersisa dia mencoba berjalan menuju arah gazebo. Baru dia merasa jelas, tangan yang melingkari tubuh gadis itu terasa familier di matanya. Dan rambut si gadis juga, dia mengenalinya.

Dengan suara yang lembut dia memanggil, "Thomas? Violet?"

Thomas yang lebih dulu menyadari kedatangan Rose, tersentak kaget dan melepaskan pelukannya dari tubuh gadis mungil yang terlihat cantik dan seksi. Tetapi gadis itu sebaliknya melingkari tangannya ke leher Thomas.

"Rose? Kenapa kamu di sini?"

Rose tercekat, "A-Aku menemui pacarku!"

Violet tersenyum licik, "Maaf siapa yang kamu maksut pacarmu?"

"Thomas mengundangku datang ke apartemennya dan kamu tahu dia pacarku!" Rose menemukan ketenangannya dan menghela nafas untuk mengembalikan semua rasa malu dan marah di dadanya.

Thomas menggeser tubuh Violet, "Sebentar sayang, biar aku menjelaskan pada Rose!"

Rose memandang Thomas mencari jawaban dari sikapnya, dia hanya menemukan Thomas yang terlihat normal dan normal.

"Rose, seharusnya aku memberitahumu sejak beberapa bulan lalu, kalau Violet adalah calon tunanganku yang sesungguhnya!"

"T-tetapi barusan saja kamu mengatakan------"

"Aku tahu tetapi itu typo!" sahut Thomas cepat, "Seharusnya gadis yang aku rindukan adalah Violet!"

"Thomas, kamu?" Wajah Rose menjadi pucat.

"Violet sedang hamil anakku!" jawab Thomas acuh tak acuh.

"A-apa yang harus aku katakan kepada ayah dan ibumu?" Rose menggumam dalam kesedihannya.

"Oh, itu bukan masalahmu!" sahut Violet tajam, "Aku adalah calon menantu keluarga Thomas, bayiku akan menjadi hadiah bagi ayah dan ibunya!"

"Betul Rose! Katakan saja kamu tidak menyukaiku lagi, setidaknya ayah dan ibu akan mengerti tentang perpisahan kita. Lagipula hanya Violet yang ada di hatiku"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bidan
9.7
Profesi bidan yang sering dicap judes tak pernah ada dalam rencana hidupku. Namun, di usia 25 tahun, aku justru sangat mencintai pekerjaan ini. Karena terlalu sibuk di Puskesmas, aku kesulitan mencari jodoh hingga Mama mendesakku dan meminta bantuan sahabatku. Di tengah kepasrahan itu, hadirlah sosok pria memikat yang sanggup membuatku bertingkah konyol. Kini, duniaku tidak lagi hanya berputar di ruang persalinan yang sibuk.
Sampul Novel Dekapan Gairah Mafia Kejam
9.7
Isabella Moretti didera nestapa usai Lorenzo Ricciardi, bos mafia kejam, membantai orang tuanya. Bukannya dieksekusi, ia malah disekap sebagai tawanan pribadi sang penguasa kegelapan. Di balik kebengisan Lorenzo, kehangatan yang tak terduga perlahan melunakkan hati Isabella hingga memicu gairah di balik dendam. Dilema kian memuncak saat Isabella mengandung anak Lorenzo. Kini ia bimbang antara menuntaskan utang darah keluarganya atau tunduk pada cinta sang iblis.
Sampul Novel Diselingkuhi Tunangan Dinikahi CEO Tampan
9.2
Dunia Dea runtuh akibat pengkhianatan ayah, sahabat, dan tunangannya. Saat mencari perlindungan di rumah sang ibu, ia justru nyaris dilecehkan oleh ayah tirinya. Beruntung, Bian yang merupakan kakak angkat sekaligus CEO rupawan datang menyelamatkannya. Meski Dea didera trauma mendalam dan enggan membuka hati, sebuah kesalahpahaman justru menyeret mereka ke dalam pernikahan. Sanggupkah Dea bertahan dalam ikatan tanpa cinta, dan menyadari ketulusan Bian yang lama terpendam?
Sampul Novel Ghost Writer
8.3
Kehidupan asmara perkotaan berpadu dengan intrik dunia kepenulisan bayangan. Cassandra, seorang penulis jenius, terus dimanfaatkan oleh Ayu, klien setianya yang miskin bakat. Namun, sahabat Cassandra yang bekerja sebagai editor melihat keistimewaan tersebut. Sang editor kini berupaya keras meyakinkan Cassandra untuk keluar dari bayang-bayang Ayu dan berani bersinar dengan namanya sendiri demi meraih kesuksesan yang sesungguhnya.
Sampul Novel Rintangan Cinta Abadi
8.1
Kehidupan Aria, seorang miliarder metropolis, terusik saat Luna, cinta masa kecilnya, kembali dengan rahasia kelam yang memicu pengkhianatan. Situasi rumit ini menyeret Rian, sahabat Aria yang bimbang antara loyalitas dan rasa cintanya pada Luna. Kehadiran Maya menciptakan cinta segitiga yang pelik, sementara Evan datang mengungkap misteri masa lalu yang mengejutkan. Di tengah kekacauan ini, Nina membawa harapan baru bagi hubungan rumit keenam tokoh tersebut.
Sampul Novel Suddenly Love
9.0
Raisa sekian lama menyimpan rasa pada Bayu, sahabat masa kecilnya. Namun, asmaranya bertepuk sebelah tangan karena Bayu menyukai Vanes, teman dekat Raisa. Di kala terluka, sosok Raihan yang merupakan rekan bisnis Bayu hadir dan langsung terpikat oleh Raisa. Walau Raihan terus mendekat, Raisa belum juga menyadari ketulusan pria tersebut. Sanggupkah Raisa menyembuhkan luka lamanya, membuka lembaran baru, dan meraih kebahagiaan yang sesungguhnya bersama Raihan?