APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Skandal Cinta CEO Posesif

Skandal Cinta CEO Posesif

Rose sangat senang saat Thomas mengajaknya bertemu setelah dua bulan berpisah. Namun, ia hancur begitu tahu undangan itu salah kirim dan ditujukan untuk Violet, sepupunya yang penuh ambisi. Pengkhianatan kekasihnya selama lima tahun ini membuat Rose merasa tidak berharga. Bertekad mengubah hidupnya, ia pergi ke bar hotel untuk mencari pergaulan baru. Sayangnya, pelarian yang dipenuhi rasa frustrasi dan alkohol malam itu justru menjerat Rose dalam masalah baru yang sangat rumit.
Bab
Bagikan

Bab 2

Di hotel Mayomom milik keluarga Moh Tjian, sekelompok pengawal berpakaian preman menyebar di ruangan kecil, itu adalah bar yang sangat intim dan biasanya para pengunjungnya adalah tamu hotel yang menginap.

Rose memandangi gelasnya, seorang kawan memberikan voucher potongan minum koktail dan makan malam di bar tersebut. Bagi Rose ini kali pertama dia datang ke bar dan dia dengan sabar menunggu kawannya datang.

'Rose jangan takut, untuk masuk ke industri hiburan harus rajin bertemu kolega' Rose menaikkan kerah bajunya, rasa dingin menyergap di balik hangat perutnya.

"Anda mengatakan minuman ini hanya koktail?" Rose menyerang bar tender dengan kata kata pedas.

"Ya, Nona! Itu sesuai dengan voucher diskon yang Anda bawa!"

"Uh, tetapi kenapa aku merasa ini memabukkan?"

Bar tender,"....."

Dengan pandangan yang mulai berkunang kunang, Rose membaca ulang potongan kertas di tangannya, 'French Connection'

'Hiks' semoga minuman ini bisa membawaku pada koneksi yang lebih unggul, Rose sedikit menceracau. Kepalanya kian lunglai dan matanya terasa berat. 'Oh-Oh, mengapa aku mengantuk sekali?'

"Apakah kamu yakin?" tanya seorang pengawal kepada bar tender, "Gadis itu membawa kupon diskon French Connection?"

"Coba saja bapak periksa potongan kupon di tangan gadis itu!"

Pengawal itu melihat pada Rose yang tampak lunglai dengan mata terpejam, "Nona! Bisakah Anda menunjukkan kupon di tangan Anda?"

Rose mendongak, dia melihat bayangan tinggi besar menutupi pandangannya, "Kupon ini? Kenapa?" katanya ketakutan.

Pengawal itu saling berpandangan, "Tidak mengapa Nona, silakan nikmati minuman Anda!"

Dalam mode bingung, Rose melihat isi gelasnya masih tersisa sedikit lagi, dia tidak menyukai rasa pahit pada lidahnya, 'Uh, kalau tidak dihabisin kok rasanya sayang ya?' Dan dia menenggak habis isi gelasnya.

Samar samar sebelum matanya benar benar terpejam, dia merasa ada sebuah tangan besar yang menggeser tubuhnya dari kursi bar dan menaruhnya di atas bahunya.

"Boss, gadis itu sudah aman di kamarnya!"

"Apakah kamu tidak salah orang?" suara di ujung telpon mencari jawaban.

"Saya sudah mengirim foto kupon diskon dari tangan gadis itu"

"Baiklah, benar benar ini kuponnya!"

"Boss bilang hanya ada satu kupon diskon French Connection yang diterbitkan?"

"Ya, memang cuma satu!"

Di parkir bawah tanah gedung hotel Mayomom, seorang pemuda tinggi dan tampan terlihat keluar dari mobilnya, dering telpon mengganggu langkah kakinya. 'Sial, kenapa badut ini selalu menggangu!'

"Tenang brother! Itu hanya hadiah kecil dariku, sesekali bersenang senanglah!"

"Jangan macam macam dengan anak gadis orang! Kamu tahu aku selalu jijik dengan orang asing?"

"Hehehe, cobalah dulu, jika tidak cocok kamu bisa meminta pengawal untuk memulangkan dia!"

"Tidak ada istilah mencoba!"

"Oh, Raymond! Ayolah------Raymond------Raymond!"

Bip' suara sambungan terputus.

Raymond yang baru saja menutup telponnya dengan langkah gontai keluar dari lift menuju lantai #20, khusus kamar paling mahal dan privat. "Fendy sial itu hanya bisa membuat kenyamananku berantakan" gerutuan terdengar sepanjang koridor.

Tangannya yang ramping memutar kenop pintu dan klik suasana langsung terang benderang di dalam kamar. Dengan langkah hati hati, Raymond melihat pada kasur kingsize terlentang seorang gadis dengan gaun biru. Kakinya yang panjang terjuntai.

Raymond melihat pada sandal tipis di bawah tempat tidur, sandalnya sangat sederhana, dia juga menemukan tas kecil yang juga sederhana.

'Cih!' gadis desa dan lugu juga tidak menarik minatku'

Raymond merasa jijik dan dengan tisue dia menggoyang kaki yang menjuntai "Hei, bangun!"

Gadis itu tidak bereaksi, tetapi Raymond bisa melihat dengan jelas wajahnya yang merona karena mabuk dan alisnya mengkerut. Gadis itu mulai menggoyangkan kepalanya.

"Bangunlah! Kamu mabuk!" sahut Raymond kesal.

"Aku mabuk?" Rose linglung, dia mendenguskan hidungnya,

Samar samar kemudian dia sadar dengan dirinya, dan mulai bangkit dari tidurnya untuk duduk. Kakinya yang panjang menekuk, sebagian pahanya yang putih bersih tersingkap.

Raymond kaget dengan pemandangan itu, dia sering melihat wanita cantik dan mulus dengan tubuh sintal. Tetapi tidak ada satu pun yang menarik minatnya. Justru dia merasa jijik dan jijik. Hidungnya akan gatal jika bertemu wanita wanita yang menonjolkan diri di hadapannya.

Rose memegang potongan kupon diskon, "Ini seharusnya hanya koktail, minuman rasa buah! Kenapa aku mabuk, hiks?"

Raymond memandang Rose dengan lucu, "Koktail pun mengadung alkohol!"

"Oh! Aku bodoh!"

Raymond, “…..”

Rose bangkit dan melihat sandalnya di bawah tempat tidur, dia menggosok gosokkan kakinya memasukan jarinya ke dalam sandal tetapi tak satu pun jarinya mencapai ujung sandal.

Raymond yang gemas mulai tidak sabar, dia ingin mengusir gadis ini dengan kasar tetapi melihat cara mabuknya yang lucu dan menggemaskan, Raymond akhirnya tergerak untuk membantu gadis itu memakai sandalnya.

Selesai sandalnya terpasang, Rose terhuyung huyung dan menggoyang badannya dengan keras. Bantalan karpet lantai cukup tebal, jarinya menekuk pada karpet dan dia melayang cukup keras ke belakang meja kopi.

Raymond yang melihat bahaya, melompat meraih tubuh Rose yang akan jatuh. Dan nyaris saja kepala Rose menghantam meja marmer.

Rose yang masih dalam kondisi mabuk, tidak menyadari apa pun. Dia dalam pelukan Raymond pada akhirnya.

"Duduklah dulu, aku akan memberikan minuman hangat untukmu!"

Rose duduk dengan patuh dengan mata tertutup, bulu matanya yang panjang berkibar dalam kedipan tak henti henti.

"Uh, bisakah aku menutup mataku yang berkunang kunang ini?" tanya Rose dengan putus asa.

"Minumlah dulu!" Raymond menyerahkan segelas air hangat.

Tangan Rose gemetar meraih gelas yang berguncang, Raymond membantunya------Tangannya menggengam erat tangan Rose yang susah payah mendorong gelas ke mulutnya. Ada perasaaan hangat yang Raymond rasakan. Nafas Rose yang wangi dan harum tubuhnya yang lembut terasa manis di pikiran Raymond.

Dengan hati hati Raymond menyeka sudut bibir Rose dengan tisue, "Ada air menetes di sini!"

"Oh, jangan sentuh itu jijik lho! itu ludahku!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendamku: Menikahi Bos Mantan Suamiku
9.3
Demi cinta, Vyora Arabelle rela melepas mimpinya. Namun, pernikahan tanpa restu itu hancur karena sang suami tega berkhianat demi harta setelah dihasut keluarganya. Di tengah keterpurukan dan luka akibat dihina, seorang pria misterius datang menawarkan bantuan untuk membalas dendam kepada sang mantan. Vyora pun menerima tawaran tersebut. Akankah rencana balas dendam ini menumbuhkan cinta baru yang tulus bagi Vyora, atau ia justru akan selamanya terjebak dalam bayang-bayang masa lalu?
Sampul Novel Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
8.1
Cinta tulus Jilly selama tiga tahun hancur saat Elton tega membuangnya ke laut demi menyelamatkan Rachel. Menghadapi pengkhianatan kejam sang suami, Jilly memilih menyembunyikan kehamilannya dan berencana kabur dari pernikahan toksik mereka. Ketika Elton akhirnya berhasil melacaknya dalam keadaan kacau dan memohon maaf demi anak mereka, hati Jilly telah membatu. Baginya, sosok ayah dari bayinya sudah lama mati sejak hari di mana Elton lebih memilih nyawa wanita lain.
Sampul Novel Berselingkuh dengan calon suami adik ipar
9.0
Amel, wanita 24 tahun, menderita lahir batin dalam pernikahan hambar bersama Andre yang kasar. Di tengah keputusasaan tersebut, ia nekat menjalin hubungan terlarang dengan Arman, calon suami Bella yang merupakan adik iparnya sendiri. Arman menjadi penyelamat finansial sekaligus pelarian Amel. Rahasia yang tersimpan rapat bertahun-tahun ini terancam terbongkar saat Andre mendadak ingin berubah demi memperbaiki pernikahan mereka. Amel kini bimbang antara bertahan atau terus berselingkuh.
Sampul Novel Cinta Lokasi Pembantu Dan Majikan
8.9
Untuk menyambung hidup, tokoh utama memutuskan bekerja sebagai asisten rumah tangga di kediaman sebuah keluarga kaya. Kinerjanya yang baik membuat sang majikan merasa sangat puas. Namun, situasi berubah menegangkan sekaligus tak terduga. Sesaat setelah ia berhasil menidurkan anak majikannya, sepasang tangan besar misterius tiba-tiba meraba pinggangnya dari belakang, memicu konflik baru dalam hidupnya.
Sampul Novel Diawali Dengan Penceraian
8.2
Lima belas tahun hidup miskin setelah diusir oleh Keluarga Wilton, nasib Gerald kian terpuruk. Selama dua tahun pernikahan, ia dicap sebagai menantu tak berguna hingga akhirnya Clarisa menceraikannya. Namun, perpisahan pahit ini justru menjadi titik balik terbesar. Kehidupan barunya dimulai dengan penuh kejutan tak terduga setelah ia tidak lagi menyandang status sebagai suami. Kisah perjalanan baru Gerald pun dimulai pasca perceraian.
Sampul Novel GAIRAH CINTA CEO DINGIN
8.8
Karin Arvantie menghadapi situasi canggung di Atmaja Corp akibat tatapan tajam sang CEO, Ryan Atmaja, saat wawancara kerja. Walau Ryan merasa familier dengan sosoknya, Karin memilih bersikap diplomatis. Meski begitu, daya pikat pria bermata hitam tersebut membakar emosi yang sulit ia kendalikan. Kini, Karin bimbang antara bersikap profesional atau menyerah pada ketertarikan yang membara. Sanggupkah mereka mempertahankan batas hubungan kerja ini?