APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sinar di Balik Pengkhianatan

Sinar di Balik Pengkhianatan

Tiga tahun membina rumah tangga dengan gembong jaringan gelap Kota Beirus, Suryanto Pradana, membuat Julianti Sahara harus lolos dari maut sebanyak enam puluh delapan kali. Musuh-musuh suaminya mengincar Julianti sebagai kelemahan terbesar Suryanto. Setelah sebuah ledakan bom hampir merenggut nyawanya, Julianti terbangun di rumah sakit dengan pendengaran yang mendadak pulih. Di sanalah ia mendengar rahasia kejam: pernikahannya hanyalah siasat Suryanto untuk menjadikan dirinya tameng demi melindungi wanita lain yang dicintainya.
Bab
Bagikan

Bab 5

Keesokan harinya, Julianti didampingi pengawal pergi ke panti perawatan tempat neneknya tinggal.

Sejak mendengar Suryanto berkata ingin mengirimnya ke luar negeri, Julianti sudah tahu bahwa Suryanto sama sekali tidak berniat mengurus hidup-mati neneknya.

Jadi, Julianti tahu satu-satunya jalan adalah membawa neneknya pergi sendiri.

Julianti melangkah ke ruang perawatan seperti biasa.

Baru saja berdiri di depan ranjang, dia melihat nenek berusaha keras untuk duduk, matanya merah, tangannya bergetar membentuk isyarat, "Juli, aku dengar kamu masuk rumah sakit lagi. Sebenarnya ada apa? Sejak kamu menikah dengan Suryanto, tubuhmu tak pernah lepas dari luka. Apakah dia terus menyakitimu?"

Rasa asam menyergap hidung Julianti.

Mengingat sebentar lagi akan pergi, dia memutuskan untuk tidak menyangkal lagi.

"Nenek, ikut aku pergi, ya? Kita pindah ke kota yang tenang, dan tak akan pernah berpisah lagi," kata Julianti.

Sampai di titik ini, sang nenek pun sudah paham.

Air matanya langsung jatuh, dan isyarat tangannya makin cepat dan kuat, "Baik, nenek ikut kamu. Asal bisa bersamamu, ke mana pun tak masalah."

Julianti menghabiskan waktu hingga sore menemani neneknya, lalu pergi ke Jalan Perniagaan untuk membeli kue kesukaan neneknya.

Namun siapa sangka ketika kembali, neneknya sudah tidak ada.

Saat dia hendak mencari staf rumah sakit, sebuah pesan anonim masuk ke ponselnya.

[Julianti, nenekmu ada di tanganku. Jika ingin dia tetap hidup, segera transfer sepuluh miliar rupiah ke rekening ini!]

Tangannya bergetar hebat, kotak kue yang dia pegang terjatuh terhempas ke lantai.

Dia tidak punya uang sebanyak itu. Dengan jari gemetaran, dia menelepon Suryanto, tetapi tidak bisa terhubung.

Tanpa pilihan lain, dia meminta pengawal mengantarnya ke Perusahaan Pradana.

Beruntung, begitu sampai di depan gedung perusahaan, Julianti melihat Suryanto sedang membuka pintu mobil, hendak masuk.

Julianti tersandung-sandung berlari ke depan Suryanto, kedua tangan gemetar membuat isyarat, "Suryanto, nenekku diculik, pelakunya minta sepuluh miliar ... "

Namun Suryanto sama sekali tidak melihat apa yang diucapkannya, dengan acuh tak acuh melemparkan satu kalimat, "Aku sangat sibuk sekarang, ada urusan cari asistenku."

Lalu, Suryanto buru-buru masuk ke dalam mobil.

Saat pintu mobil tertutup, Julianti dengan jelas mendengar suara manja Yulia dari ponsel Suryanto.

"Suryanto, kamu sudah jalan belum? Kue Ceri Coklat di toko itu setiap hari jumlahnya terbatas. Kalau telat, kita harus antre!"

Suryanto membujuk dengan suara rendah, "Tenang, aku sudah berangkat, nggak akan membuat si kecil yang doyan makan lapar menunggu lama."

Julianti mata memerah, kedua tangan memukul kaca mobil dengan gila, tetapi Suryanto sama sekali tidak menoleh.

Hingga mobil itu melaju dan menghilang dari pandangan, Julianti akhirnya tidak bisa lagi menahan diri, air matanya mengalir deras tanpa henti.

Dia tak berani buang waktu. Langsung berbalik dan berlari masuk ke dalam gedung, mencari asisten Suryanto.

Namun dari para karyawan, dia baru tahu bahwa asisten itu sedang dinas ke luar negeri sejak pagi tadi.

Pada saat itu, seluruh tenaga Julianti seolah terkuras, hanya menyisakan keputusasaan yang mendalam.

Dia mengirim pesan berkali-kali ke Suryanto, menelepon berkali-kali, namun tetap tidak ada balasan sama sekali, bagai batu tenggelam di laut.

Akhirnya, tak punya pilihan lain, dia pergi ke kantor polisi dan melapor.

Ketika Julianti tiba di lokasi kejadian bersama polisi, yang tersisa hanyalah seonggok tubuh tak bernyawa.

"Pelaku penculikan entah tahu dari mana hal bahwa Nona Julianti melapor polisi, mereka murka dan langsung ... " kata petugas polisi sambil mengerutkan kening, tidak sanggup melanjutkan.

Julianti tersandung-sandung berlari ke samping jenazah. "Bruuk!" Lututnya menghantam keras di lantai.

Lutut yang membentur lantai semen terasa sakit yang menusuk, tetapi dia seperti tidak merasakannya, gemetar memegangi tangan neneknya.

Beberapa jam sebelumnya, tangan ini masih dengan lembut membelai pipinya, menghapus air matanya.

Tetapi sekarang, sudah tidak ada lagi kehangatan seperti dulu.

Julianti menunduk, air mata panas menghujam baju neneknya, jantung sakitnya hampir membuatnya sesak.

Julianti tersedu-sedu, berulang kali bergumam, "Nenek, bukankah kita sudah janji akan pergi bersama? Tak akan pernah berpisah lagi ... "

Nenek, bangunlah, ya? Lihat aku sekali saja, hanya sekali saja ... "

Suara Julianti sangat pelan.

Begitu pelan, hingga hanya menjadi bisikan patah hati yang larut dalam udara dingin yang tak bersuara.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dokter Ajaib Primadona Desa
9.4
Kehidupan Tirta Hadiraja berubah drastis setelah ia tidak sengaja memakan seekor ular putih. Masalah impotensi yang dideritanya lenyap, digantikan dengan keperkasaan luar biasa, kemampuan mata tembus pandang, serta daya ingat super. Sebagai pemilik klinik, Tirta memanfaatkan keahlian baru ini untuk mengembangkan kemampuannya ke tingkat yang luar biasa. Di saat kejayaannya mulai menanjak, ia justru dihadapkan pada perebutan hati dari seorang janda, primadona desa, hingga putri konglomerat yang bersaing ketat untuk menjadi istrinya.
Sampul Novel Gadis Nakal Sang Bidadari Surga
7.9
Ayana, ketua geng motor pemberontak The Wild Ants, dipaksa masuk pesantren oleh ayahnya agar jera. Namun, di sana ia justru dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya telah dijodohkan dengan Gus Farhan, anak pemilik pesantren tersebut. Wasiat terakhir mendiang ibunya membuat Ayana tak mampu menolak rencana pernikahan ini. Kini, sang ratu jalanan harus beradaptasi dengan dunia religi yang asing serta takdir pernikahan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Sampul Novel Kenangan Obsidian
9.3
Setelah kabur dari Kekaisaran Ezen, Asha, Kael, dan Lirien mengasingkan diri di Pegunungan Broken. Di tempat persembunyian ini, rahasia Penjaga kuno tersingkap bersamaan dengan perjuangan Asha mengendalikan kekuatan abu serta ingatan kelamnya. Di sisi lain, ancaman nyata mengintai Kael saat fisiknya perlahan mengeras menjadi batu. Di balik ketegangan antarras yang dipenuhi manipulasi dan pengkhianatan, Asha kini dihadapkan pada pilihan sulit: menjadi senjata pemusnah atau penyelamat dunia.
Sampul Novel Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas
7.8
Selama bertahun-tahun mengarungi bahtera rumah tangga, Owen harus menelan pil pahit berupa hinaan dan penolakan yang tiada henti. Kehidupannya berbalik seratus delapan puluh derajat setelah ikatan pernikahan itu resmi berakhir melalui perceraian. Alih-alih terpuruk, ia justru menerima warisan tak ternilai dari leluhur keluarganya. Kejadian tak terduga ini seketika mengubah nasib sang mantan menantu yang tertindas menjadi seorang penguasa baru yang sangat disegani, bergelimang harta melimpah, serta dikelilingi banyak wanita.
Sampul Novel PENDEKAR TAPAK DEWA
8.5
Desa Tanaru rata dengan tanah akibat kekejaman kelompok La Kala di bawah pimpinan La Afi Sangia. Di balik tragedi itu, mantan jenderal berjuluk Wu Ying Jianke, Hongli, menemukan seorang bayi yang selamat secara ajaib. Bayi bernama La Mudu tersebut bersumpah akan ia latih menjadi pendekar hebat. Sebagai titisan dewa, La Mudu kini mengemban takdir besar untuk membalaskan dendam keluarganya sekaligus melenyapkan kejahatan di dunia.
Sampul Novel Penyesalan Mantan Suamiku
9.8
Dua tahun menikah, kebahagiaan Sophia atas kehamilannya hancur karena Nathan meminta cerai. Saat nyawanya terancam dalam sebuah insiden pembunuhan, Nathan mengabaikan panggilan daruratnya hingga Sophia putus asa dan memilih pergi ke luar negeri untuk menata hidup baru. Namun, saat Sophia hendak menikah lagi, Nathan mendadak muncul kembali. Dengan penuh penyesalan, ia menuntut penjelasan mengenai anak yang telah dilahirkan oleh Sophia.