APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sinar di Balik Pengkhianatan

Sinar di Balik Pengkhianatan

Tiga tahun membina rumah tangga dengan gembong jaringan gelap Kota Beirus, Suryanto Pradana, membuat Julianti Sahara harus lolos dari maut sebanyak enam puluh delapan kali. Musuh-musuh suaminya mengincar Julianti sebagai kelemahan terbesar Suryanto. Setelah sebuah ledakan bom hampir merenggut nyawanya, Julianti terbangun di rumah sakit dengan pendengaran yang mendadak pulih. Di sanalah ia mendengar rahasia kejam: pernikahannya hanyalah siasat Suryanto untuk menjadikan dirinya tameng demi melindungi wanita lain yang dicintainya.
Bab
Bagikan

Bab 6

Dengan bantuan polisi, Julianti menyelesaikan urusan pemakaman neneknya, lalu kembali ke vila sambil memeluk kotak abu jenazah.

Dia duduk di sofa, diam-diam membolak-balik riwayat obrolannya dengan sang nenek di ponsel.

Kata-kata penuh kasih yang dulu menghangatkan hatinya, kini justru menjelma menjadi pisau-pisau tajam yang perlahan menyayat, membuat dadanya terasa sangat sakit.

Tiba-tiba, dia melihat bahwa tiga menit yang lalu, Yulia mengunggah sebuah postingan di di media sosial.

Di foto itu adalah sepotong Kue Ceri Coklat.

Di samping kue, sepasang tangan yang saling menggenggam terlihat mencolok.

[Akhirnya bisa makan kue yang sudah lama diidam-idamkan. Tapi orang yang kuinginkan, kapan bisa kudapatkan?]

Suryanto tanpa memedulikan orang lain membalas postingannya, dengan kata-kata yang sangat ambigu, [Bukankah sudah didapatkan?]

Julianti tiba-tiba menggenggam ponselnya dengan erat.

Dia teringat saat baru menikah, Suryanto pernah dengan sungguh-sungguh berjanji kepadanya, aku tahu nenek adalah orang yang paling penting bagimu, jadi aku akan bersama-sama merawatnya dengan baik, melakukan yang terbaik agar dia bisa menikmati masa tua dengan tenang.

Kini, neneknya telah diculik, tapi Suryanto justru sibuk menemani Yulia. Bahkan satu pesan dari Julianti yang berisi jeritan minta tolong pun tak digubrisnya!

Sudah seharusnya Julianti tahu dari awal.

Di mata Suryanto, dirinya bahkan tak seberharga sebutir debu.

Tepat di saat itu, suara pintu terbuka terdengar dari pintu masuk.

Suryanto melangkah masuk ke ruang tamu, dengan gerakan refleks menyalakan lampu. Pandangannya langsung terpaku pada Julianti yang duduk di sofa, memeluk erat sebuah kotak abu jenazah di pelukannya.

Mengingat anjing besar kuning yang sudah tak bisa berjalan lagi di taman, Suryanto pun langsung memahami segalanya. Dengan bahasa isyarat dia mencoba menenangkan Julianti, "Cuma seekor anjing tua. Jika kamu suka, besok akan kubelikan yang baru."

Setelah berkata demikian, Suryanto mengulurkan tangan menyeka air mata di sudut mata Julianti.

Tak disangka, di detik berikutnya Julianti justru menyentakkan diri dari pegangannya, sorot mata dipenuhi kebencian tak terperi yang tak pernah terlihat sebelumnya.

Suryanto tercengang oleh reaksinya yang tiba-tiba, tapi malas bersusah payah menghiburnya. Dengan nada dingin dia melemparkan kalimat, "Anjing mati tak bisa hidup lagi. Kalau hatimu tak nyaman, lebih baik nonton sesuatu yang menyenangkan." Sebelum Julianti bisa bereaksi, dia sudah berbalik dan menaiki tangga.

Suryanto membiarkan Julianti terpuruk dalam kesendirian selama dua hari penuh.

Baru pada hari peringatan pernikahan ini, Suryanto seakan teringat bahwa di rumah masih ada seorang istri yang menunggu. Dengan membawa kotak perhiasan, dia pulang dan mengalungkan rantai bertaburan berlian kecil di leher Julianti.

"Masih sedih?" tanya Suryanto.

Gerakan bahasa isyaratnya dilakukan dengan setengah hati, "Kalung ini kupilih khusus untukmu. Cobalah senyum, ya?"

Julianti menatap kalung yang berkilau di lehernya, rasa ironi yang pedih menyelimuti relung hatinya.

Padahal pagi ini saja, Julianti melihat Yulia memamerkan foto set perhiasan lengkap di media sosial.

Kalung yang diberikan Suryanto padanya ini, ternyata hanya bagian dari bonus pembelian yang didapatkan dari set perhiasan tersebut.

Suryanto sama sekali tidak menyadari keanehan dalam raut wajah Julianti. Dengan lembut dia meringkukkan Julianti dalam pelukannya.

"Hari ini hari jadi pernikahan kita. Aku akan bawa kamu berlayar selama beberapa hari, kita bersantai sepuasnya."

Julianti hanya ingin segera melarikan diri dari tempat penuh luka ini. Dengan mati rasa, dia mengangguk.

...

Saat malam hari, Julianti mengikuti Suryanto menaiki kapal pesiar.

Tak disangka, beberapa teman konglomerat muda itu juga hadir di sana.

"Aku yang mengundang mereka. Hari yang spesial seperti ini, ramai-ramai kan lebih seru."

Suryanto berkomunikasi dengan bahasa isyarat padanya, namun pandangannya justru menerobos melewati dirinya, menanyakan pada orang di belakang Julianti, "Mana Yulia? Kok nggak kelihatan?"

Seseorang menjawab, "Kak Surya, Yulia katanya agak nggak enak badan, lagi istirahat di kabin."

Mendengar Yulia tidak enak badan, ekspresi Suryanto langsung berubah.

Dia menyuruh Julianti duduk di sofa, dengan bahasa isyarat dia berkata, "Juli, aku ada urusan sebentar. Kamu ngobrol saja dulu sama mereka, ya."

Begitu Suryanto pergi, wajah teman-temannya langsung berubah.

Mereka mengira Julianti tidak bisa mendengar, dengan leluasa melontarkan ejekan di dekat telinganya.

"Jangan-jangan si tuli ini beneran percaya Kak Surya bawa dia buat rayain ulang tahun pernikahan, ya?"

"Dia memang bodoh sekali sampai mudah ditipu. Sayangnya dia tidak tahu, kembang api malam ini Kak Surya siapkan khusus untuk Yulia, bahkan nama kapal pesiar ini adalah Kapal Cinta Yul.

"Menurut kalian Kak Surya sekarang sedang apa? Sudah ngeguling sama Yulia, belum?"

Tiba-tiba seseorang berbisik, "Bagaimana kalau kita tipu si tuli ini untuk nyusup ke kamar Suryanto? Lagian dia kan nggak dengar, jadi nggak tahu lagi Kak Surya sedang apa ... Seru banget bayanginnya!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Yang Terbuang
9.7
Farhan dibesarkan neneknya tanpa pernah tahu siapa orang tuanya. Saat sang nenek tiada, ia mengadu nasib ke Jakarta untuk bertahan hidup dan melacak ayah kandungnya. Tak diduga, Farhan malah bekerja menjadi sopir pribadi seorang wanita menawan yang ternyata ibu tirinya sendiri. Tanpa mengetahui hubungan darah itu, sebuah peristiwa tak terduga membuat wanita itu hamil. Kini, rahasia besar masa lalu siap mengancam masa depan hubungan mereka yang pelik.
Sampul Novel Hanya Pria Tak Berguna
9.3
Lima tahun membina rumah tangga, pernikahan ini hancur seketika saat Vincent Amjaya membawa pulang cinta pertamanya, Cindy Harris, yang tengah hamil tiga bulan. Alih-alih merasa bersalah, Vincent justru menuntut istrinya untuk menampung wanita itu di rumah pernikahan milik keluarga sang istri. Lupa bahwa seluruh keluarganya hidup dari kekayaan sang istri, kesombongan Vincent memicu serangan balik. Tanpa ragu, sang istri memutuskan menghentikan semua bantuan finansial dan segera menyiapkan surat cerai.
Sampul Novel Married by Accident
8.7
Kehidupan Clara runtuh akibat pelecehan oleh sang dosen, yang justru memfitnah Dev, seorang mahasiswa hukum. Terdesak keadaan, Clara terpaksa menikahi Dev walau ia sudah punya kekasih. Di tengah rumitnya situasi, janji Dev untuk memperjuangkan keadilan lewat jalur hukum perlahan menumbuhkan rasa cinta di hati Clara. Namun, bahtera rumah tangga mereka seketika goyah saat rahasia masa lalu Dev terkuak. Sanggupkah Clara bertahan menghadapi misteri suaminya?
Sampul Novel Nekat Mencintaimu Secara Ugal-ugalan
8.6
Alvida, desainer perfeksionis yang menutup diri dari cinta, mendadak bimbang. Kakeknya menjodohkannya dengan Hadyan yang mapan. Di sisi lain, ada Leandra, pemuda yang jauh lebih muda dan berbeda status sosial, yang mengejarnya secara agresif. Saat Leandra nekat memperjuangkan perasaannya, sebuah rahasia besar muncul dan mengancam hubungan mereka bahkan sebelum dimulai. Siapakah yang akhirnya akan dipilih Alvida di tengah konflik ini?
Sampul Novel Pewaris yang Ingin Mereka Singkirkan
9.1
Maya, mantan pewaris manja, dijebak oleh tunangan dan putri kandung keluarganya hingga dipenjara empat tahun. Usai bebas, ia menikah dengan Karel, pria yang dicap sampah masyarakat. Namun, dunia terkejut saat Maya mengungkap rahasianya sebagai peretas jenius dan ahli perhiasan. Saat keluarganya memohon ampun, Karel ternyata adalah pengusaha legendaris yang sangat memuja istrinya. Kini, aksi balas dendam mereka dimulai.
Sampul Novel Rahasia Tubuh Serena
8.1
Hancur akibat vonis sindrom MRKH, Serena Queen Adhisty memilih menyakiti Adibara Erlangga agar pria itu membencinya. Sebelas tahun berselang, Serena tumbuh menjadi sosok angkuh yang enggan menikah. Takdir tak terduga mempertemukan mereka kembali di dunia kerja. Keadaan semakin rumit dengan kehadiran kakak Adibara yang membangkitkan dendam masa lalu. Akankah Adibara tulus menerima kondisi Serena, atau justru ada pria lain yang ditakdirkan mendampinginya?