APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Silakan Ambil Suamiku, Pelakor!

Silakan Ambil Suamiku, Pelakor!

Hati Amelia hancur setelah video skandal suaminya, Arsa, dengan Prita terbongkar. Demi sang buah hati, ia sempat bertahan, namun ibu mertuanya justru diam-diam mendukung hubungan gelap tersebut. Kini, Arsa terancam dipecat dari kepolisian jika mereka bercerai. Menghadapi tekanan itu, Amelia memilih bangkit, menuntut cerai, dan merelakan Arsa untuk selingkuhannya. Sanggupkah Amelia membesarkan ketiga anaknya sendirian di tengah kepedihan hidup yang mendera?
Bab
Bagikan

Bab 1

"Sa ... aku menyerah bertahan. Bukan aku tidak cinta padamu sebagai suamiku, tapi ...." Amelia tidak bisa melanjutkan kalimatnya karena dadanya sangat sesak.

Amelia Putri wanita berusia tiga puluh empat tahun dengan wajah cantik, tubuh bak model ternama, rambut lurus sebahu, mata yang indah menghiasi wajahnya, kini menyerah dengan pernikahannya. Pernikahannya bersama  Arsa--sang suami sudah diujung tanduk. Arsa dan Amelia adalah teman seangkatan saat SMA. Benih-benih cinta mereka tumbuh saat akhir jelang ujian nasional kala itu.

Lebih tepatnya hubungan itu tumbuh saat Amelia bersitegang dengan adik kelasnya --Nirina Anjani. Mereka berpacaran selama enam tahun dan memutuskan untuk menikah. Amelia menikah dengan Arsa saat usianya dua puluh empat tahun terpaut dua tahun lebih muda dengan sang suami. Dulu, Arsa pernah tinggal kelas saat SMA, jadi usianya lebih tua dari sang istri. 

"Aku bisa jelaskan semua, Mel. Ini pasti ada kesalahpahaman yang kamu ga ngerti." Arsa memohon pada sang istri agar tidak mendaftarkan perceraian mereka di pengadilan agama. "A-aku memang salah, tapi berikan aku kesempatan untuk memperbaikinya. Aku akan jelaskan ini pada atasanku, Mel. Kamu bersabarlah," lanjutnya memohon dengan penuh iba pada Amelia yang sudah menemaninya selama sepuluh tahun belakangan ini.

Arsa Subianto seorang anak pengusaha sukses,  sosok hitam manis yang berkharisma juga berasal dari keluarga berada. Ia memiliki tatapan yang membius kaum hawa. Tubuhnya yang atletis juga menjadi salah satu daya tarik bagi wanita. Laki-laki yang kini berprofesi sebagi polisi itu memang membuat kesalahan fatal dalam pernikahannya.

Amelia tidak menjawab ucapan Arsa. Ibu dari tiga anak itu sudah terlalu lama memendam kesedihan hingga sekarang adalah puncaknya. Ia tidak kuat lagi dengan beban yang menghimpitnya. Hatinya sudah terlalu sakit karena perselingkuhan suaminya.

"Kita bertemu di pengadilan, Sa." Amelia beranjak dari kursinya dan segera meninggalkan laki-laki yang hingga kini masih berstatua sebagai suaminya itu sendirian di taman belakang rumah mereka. 

Arsa sengaja mengajak sang istri berbicara empat mata setelah ia dipergoki oleh atasannya sendiri sedang bersama dengan polisi wanita cantik di sebuah kamar hotel. Fajar, yang kala itu adik kelasnya saat SMA kini menjadi atasannya saat ini. Ya, Fajar lulusan Akademi Polisi kala itu dan sekarang menjadi atasan Arsa. 

Ada sanksi hukum ketika seorang polisi tertangkap basah berselingkuh. Penghentian dengan tidak hormat akan datang pada Arsa saat ini jika tidak ada klarifikasi atau penjelasan dari keluarganya terutama sang istri. Amelia sebenarnya sudah tahu sejak empat tahun lalu jika sang suami bermain api dibelakangnya. Sebagai istri, ia berpura-pura tidak tahu apa yang terjadi.

Arsa menyulut rokok dan mengepulkan asapnya ke udara malam ini yang sangat dingin. Pahitnya pernikahan ini sebagai akibat dari hati yang tidak jujur. Ia telah menghianati cinta Amelia sejak mengenal Prita Yuliana--seorang polisi wanita muda dan masih berusia dua puluh enam. Mereka saling mengenal saat Prita awal tugas di kantor yang sama dengan Arsa.

Sejak awal perkenalan, Arsa sudah jatuh hati pada kecerdasan Prita. Gadis itu menunjukkan jika mempunyai beberapa keahlian. Salah satunya menguasai empat bahasa asing. Kekaguman Arsa semakin bertambah ketika Prita sangat peduli kepada anak yatim piatu. 

Pukul sebelas malam dan udara malam ini lumayan dingin. Arsa segera masuk dan menuju ke kamarnya. Tidak ada Amelia yang menyambutnya seperti dulu. Sang istri lebih memilih untuk tidur di kamar anak bungsunya yang kini berusia empat tahun--Aron Pamungkas. 

'Mel, aku memang salah, izinkan aku berubah. Tapi, aku juga tidak bisa meninggalkan Prita, dia saat ini juga sedang mengandung anakku,' gumam Arsa yang hanya bisa didengarnya seorang diri.

Pagi datang dengan cepat dan Arsa sudah bangun. Ia melihat Amelia sedang sibuk menyiapkan bekal untuk dua putra dan putri kembar mereka. Arusha dan Sashi, mereka kembar dan saat ini usianya delapan tahun--kelas dua SD. Arsha segera mendekati Aron yang kini sedang bermain dengan kedua kakaknya. Anak laki-laki tampan itu tersenyum bahagia saat melihat sang papa.

"Main sama Papa," celoteh Aron dan membuat Amelia berhenti sejenak dari kegiatan memasak untuk sarapan pagi ini.

"Pa, nanti kita berdua berangkat diantar mobil online lagi?" tanya Sashi yang sebenarnya ingin diantar sang papa.

"Nanti sekalian berangkat sama Papa. Kebetulan Papa piket siang, jadi berangkat siang nanti," jawab Arsya sambil mengelus puncak kepala anak kembarnya secara bergantian.

"Horeee ...!" Arusha berteriak sangat kencang karena senang ketika mendengar akan diantar sang Papa.

Hanya beberapa kali saja dalam beberapa bulan Arsa bisa mengantar kedua putra dan putri kembarnya. Sibuk, alasan klasik untuk menutupi kunjungannya ke rumah Prita--istri keduanya di kediaman wanita itu. Bukan tidak tahu, Amelia berusaha menekan rasa sakit di hatinya demi ketiga anaknya.

Dering ponsel Arsa membuat kegembiraan Arusha berhenti seketika. Wajah anak laki-laki yang dominan dengan wajah Arsa itu sudah paham jika sang ayah akan mendaapatkan tugas dari kantor. Arusha segera menuju ke meja makan, ia makan sarapan dengan diam bersama dengan kembarannya.

"Halo, Ndan, selamat pagi."

"Pagi, bisa kamu datang ke kantor sekarang? Ada pemeriksaan yang harus kamu jalani. Saya tunggu di kantor dalam dua puluh menit." 

Panggilan itu terputus saat ini. Fajar--atasannya memanggilnya untuk urusan pemeriksaan terkait dengan kasus yang menimpanya saat ini. Arsa harus menjalani sidang kode etik. Sanksi-nya adalah penurunan pangkat kali ini.

Arsa segera memasukan ponselnya ke dalam celana trainingnya dan menyusul Arusha untuk sarapan. Menu sarapan pagi yang istimewa. Nasi goreng sea food, dengan topping cumi-cumi dan udang goreng tepung. Amelia tidak pernah gagal dalam memanjakan lidah anggota keluarganya saat ini. 

"Aru ... maaf, Papa, tidak bisa mengantar ke sekolah. Nanti naik mobil online saja, ya," kata Arsa dengan sangat hati-hati.

Arusha tidak menjawab sama sekali. Amelia sibuk menyuapi Aron setelah selesai menyiapkan bekal untuk kedua anak kembarnya itu. Wanita itu kini bersikap dingin pada laki-laki yang masih berstatus suaminya. Hatinya sudah mati rasa saat ini; tidak peduli lagi pada Arsa.

"Ma ... kamu ga sarapan? Sini biar Aron aku yang suapi," kata Arsa berusaha mencari perhatian Amelia kembali.

"Ga mau, Aron mau makan sama Mama aja!" Anak usia empat tahun itu menolak sang papa dan membuat Arsa terdiam seketika.

Sashi yang dulu sangat dekat dengannya kini mulai menjauh. Bukan salah anak perempuan berambut lurus itu menjauhi Arsa. Sosok yang dianggap papa itu perlahan yang menjauh dari ketiga putranya. Alasan dinas dijadikan tameng agar bisa tinggal di rumah Prita. 

Amelia melanjutkan kegiatannya menyuapi Aron dengab telaten. Arsa hanya menghela napas karena tidak ada sambutan hangat dari sosok wanita yang telah menemaninya selama sepuluh tahun terakhir ini. Menemani dari nol hingga mempunyai segalanya. Sayang, Arsa tidak bisa menjaga hati. 

"Mama, aku udah selesai, mobil online-nya sudah dipesab belum?" tanya Aru sambil melihat ke arah jam dinding yang masih menunjukkan pukul 06.10 WIB.

"Sebentar, ya, Nak. Masih pagi juga ini. Kamu sama Sashi nanti kepagian datang ke sekolahnya," kata Amelia sambil menuntun Aron yang baru saja selesai sarapan paginya.

"Ga, apa. Bisa belajar lagi di kelas. Nanti biasanya ada Edo dan yang lainnya kok." Aru menjelaskan kepada sang mama tentang temannya itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA SUCI WANITA MALAM
9.0
Bekerja di klub malam membawa Olidia bertemu dengan Dax, seorang tuan muda kaya raya. Benih-benih asmara pun mulai bersemi di antara mereka. Namun, Olidia memilih menyembunyikan perasaannya karena menyadari reputasi Dax yang terkenal sebagai playboy. Padahal, Dax sebenarnya merasakan hal yang sama. Di tengah perbedaan latar belakang dan keraguan yang membayangi, akankah ketulusan cinta mereka mampu mengatasi rintangan dan menyatukan keduanya?
Sampul Novel Jadilah Milikku, Nona Sekretaris
8.9
CEO tampan dan kaya, Julian Evans, harus menghadapi penolakan dari sekretarisnya, Mia Sanders. Walau saling mencintai, status Mia sebagai anak pelayan di keluarga Evans membuatnya memendam perasaan demi membalas budi. Mia merasa perbedaan sosial membuat hubungan mereka mustahil. Namun, Julian tidak tinggal diam. Ia bertekad menantang keraguan Mia demi membuktikan ketulusannya. Sanggupkah perjuangan gigih Julian meyakinkan Mia bahwa cinta mereka pantas dipertahankan?
Sampul Novel Janda Tengil itu adalah mantan Istriku
8.8
Larissa sukses bangkit menjadi janda kaya raya yang memimpin perusahaan kosmetik raksasa. Masa lalunya hancur akibat pengkhianatan Nando, mantan suaminya yang berselingkuh dengan Reita. Namun, takdir berbalik saat Reita meninggalkan Nando demi lelaki lain. Kini hidup Nando dan Reita jatuh miskin. Tanpa disadari, kedua orang yang pernah mengkhianati Larissa tersebut justru melamar pekerjaan di perusahaan milik mantan istrinya yang kini telah sangat berjaya.
Sampul Novel Karma Itu Nyata Pengkhianatan
9.0
Sepuluh tahun cinta tulus yang diberikan sang istri hancur seketika akibat sebuah unggahan media sosial. Saat acara kemah kantor, asisten Kemal Sentanu memamerkan foto mereka berdua di dalam satu tenda. Bukannya merasa bersalah, Kemal justru memarahi istrinya di depan rekan kerja demi membela sang asisten yang menangis. Muak dengan sikap suaminya yang menganggap remeh pengkhianatan ini, sang istri memutuskan untuk mundur dan mengakhiri hubungan pernikahan mereka tanpa kata-kata lagi.
Sampul Novel Malaikat Cinta: Jadilah Mamaku yang Baru
7.8
Pernikahan Daryl selama lima tahun hancur saat suaminya tega menyerahkannya pada pria lain. Di tengah kepedihan, kehadiran bocah lima tahun mengembalikan senyumnya. Konflik memuncak ketika tes DNA membuktikan anak itu adalah darah dagingnya bersama Zack, CEO dingin dari masa lalunya. Kini, Daryl harus menghadapi takdir baru yang membalikkan hidupnya yang kelam.
Sampul Novel Pejuang Restu
8.5
Basti berjuang mati-matian melindungi sang ibu, Helen, dari ancaman kejam Aldri yang mengincar harta kekuasaan. Meski Aldri terus mengungkit rencana masa lalu mereka untuk menguras kekayaan Jonas, Helen kini menolak tunduk. Di bawah intimidasi mental dan tekanan fisik yang berat, Helen terus bungkam dan meronta. Hal ini memicu kemarahan serta nafsu Aldri, yang nekat memaksa Helen kembali ke sisinya demi memuluskan ambisi pribadinya yang licik.