APKDock Logo
Sampul Novel SI PEMBUNUH TANPA MELIHAT

SI PEMBUNUH TANPA MELIHAT

9.8 / 10.0
Tumbuh tanpa ibu dan diasuh oleh eks mafia membentuk pribadi pria buta ini menjadi kejam tanpa kehangatan. Ia lama terperangkap dalam kelamnya kriminalitas, hingga kehadiran Gaylen membawa titik balik. Akankah sang pembantai ini meraih kedamaian sejati di sisi wanita itu? Namun, ada misteri besar masa lalu yang mengaitkan mereka dalam konspirasi mafia yang menguras emosi dan berbahaya.

SI PEMBUNUH TANPA MELIHAT Bab 1

Darah berserakan dimana-mana, mayat juga tergeletak tak berdaya, pria yang membawa tongkat panjang ditangannya berjalan dengan santai sambil berjalan kearah orang yang sedang berlari menghindari langkahnya.

Ruangan ini terkunci rapat, bahkan mereka yang menguncinya dan lihat sekarang siapa yang terjebak oleh siapa. Pria yang memakai kacamatanya hitam itu terus mengikuti kemanapun pria yang berlari menghindari hingga dia jatuh.

Saat itu pula pria yang membawa tongkat mendekat membuat orang itu menggeleng dengan air keringat mengucurkan deras. "Tidak! Tidak! Ampuni aku Tuan, aku mohon biarkan aku hidup."

Mendengar hal itu, pria yang memakai kacamata tertawa kencang, membuat pria yang ketakutan menatapnya aneh. "Ke-kenapa anda tertawa?"

"Satunya yang lucu disini adalah dirimu, karena kau lemah pada orang buta sepertiku," ucap pria itu yang tak lama membuang kacamata hitamnya, dan terlihat iris putih yang membuat pria terakhir itu syok.

Jadi yang selama ini terjadi, dia membunuh tanpa melihat, dan tentu saja hal itu membuat orang terakhir itu malu juga ketakutan.

"Jadi karena kau sudah tau, mata tidak ada alasanmu untuk hidup, maka matilah dengan jika bisa," ucap pria buta itu yang setelahnya mengkat tinggi-tinggi kayu tersebut dan menghantam tepat diarea kepala, darah menyembur kewajah jiga bajunya karena saking kerasnya hantaman itu yang mungkin membuat keretakan sedikit pada tengkorak dan rusaknya otak bagian belakang.

Merasakan tak ada langkah lagi, pria itu terdiam sebentar. Padahal dia baru saja membunuh tapi dia tetap tenang seperti tak terjadi apa-apa, karena tak merasa gerakan dia pun pergi dari sana sambil mengeluarkan tingkat lipatnya dari celana.

Dia menerawang disetiap sudut berusaha mencari celah untuk keluar selain pintu, kadang orang buta dari lahir memiliki penglihatan sendiri bisa merasa dari hembusan angin, aroma juga pendengaran.

Dia pun keluar dari jendela yang lumayan kecil, dan itu tertutup oleh kayu. Dia tidak takut jatuh apalagi ini lantai dua, selah berhasil keluar lalu meloncat dari ketinggian itu, dia menabrak batu beberapa kali tapi setelah dia berusaha biasa saja padahal tubuhnya sakit.

Secepat mungkin dia harus mencari baju ganti atau dia akan dicurigai. Inilah takdir yang dia ikuti, menjadi pembunuh bayaran dari golongan mafia terkenal, yang punya musuh banyak di dunia gelap, dan mereka selalu diincar oleh para polisi karena kriminal mereka.

Dan pria bernama Dion itu tak takut, jika ketahuan. Lagipula mana ada yang percaya kalau seorang tunanetra bisa membunuh, hanya orang bodoh yang percaya hal itu, melihat saja tidak bisa apalagi melakukan hal terlarang, uang bermiliar-miliar tapi pekerjaan berbahaya, enak? Tentu saja tidak!

Karena nyatanya dia hanya bertahan hidup dari kemampuannya.

***

25 tahun yang lalu

Hujan lebat membuat seisi basah juga banjir karena, ditengah-tengah itu apalagi malam gelap seperti ini seorang wanita sedang menggendong sesuatu diperlukan, sembaei berlari cepat dia juga melihat sekeliling takut ada orang yang melihat.

Dalam keadaan basah kuyup dia mencoba melindungi yang ada di pelukannya ini agar tetap hangat juga basah, hingga tiba dia sebuah rumah yang sederhana, kecil juga kumuh.

Rumah itu terletak digang sempit, sambil melihat yang ada di pelukannya, dia pun memencet bel pintu.

Air matanya menetes menayuti dengan air hujan. "Maafkan ibu, nak. Tapi ibu tidak bisa merawatmu, apalagi kamu buta. Kamu tidak salah, sayang! Ini salah ibu, saat kamu besar ibu akan kembali untuk menjemputmu, bersabarlah nak!"

Dalam hujan deras itu, dia meletakan anak laki-laki di teras, wanita itu pun pergi meninggalkan anak sambil menangis, suara tangisan bayi terdengar ketika dekapan ibunya tak ada lagi bersamanya, hingga terbukalah pintu.

Terlihat pria yang acak-acakan, melihat kebawah dan terkejut dengan bayi yang ada di terasnya. "Hei, siapa yang meletakan bayinya disini?"

Dengan kondisi mabuk, dia mengambil anak itu lalu mencoba menenangkannya. Dia memang orang yang tidak benar, tapi mana mungkin dia tega pada anak yang tak berdosa.

Cukup lama hingga akhirnya bayi itu tenang, terlihat matanya yang terbuka perlahan. Alangkah terkejutnya dia melihat matanya yang seperti tanpa iris, padahal ada namun tak berwarna.

"Kau! Buta?" tanyanya, tak lama dia pun lebih teliti pada wajah anak itu. "Seperti aku kenal wajar yang mirip dengan dirimu, apa ibumu meninggalkanmu disini? Jahat sekali dia."

Pria yang bernama Hunter itu masuk kedalam dengan membawa anak itu, mana mungkin dia membiarkannya diluar, mungkin besok dia akan membawanya ke panti asuhan untuk diurus.

Keesokan harinya dia yang baru bangun terkejut dengan anak yang menangis tepat diatas meja, bukan apa-apa dia lupa kalau kemarin ada yang meninggal anak ini di rumah.

"Astaga, sudah lama aku sendiri, dan sekarang ada bayi di rumah."

Tak lama sebuah ketukan pintu membuat dia menoleh, sambil menggendong anak itu dia pun berjalan ke luar lalu membukanya, terlihat beberapa orang dengan pria berjas di depannya.

"Alger?"

"Hahaha? Kau bangkrut dan nasibmu jelek sekali kawan?!" ucap pria itu, dia adalah teman Hunter di dunia gelap, ya pria yang menggendong bayi itu dulunya mafia, dia berhenti karena muak dan memilih untuk bersenang-senang lalu kerja serabutan ketika uangnya habis.

"Sialan kau," ucap Hunter yang sebal, sudah 2 tahun terakhir mereka bertemu, tentu saja Alger yang namanya sudah menjadi berita utama sebagai penjahat internasional, heran dengan keadaan teman senasibnya, menjadi seperti ini.

Dulu mereka bersaing, walau berteman perlombaan tak ada habisnya bagi kedua dan sangat disayangkan bagi Alger melihat nasib Hunter yang seperti sekarang.

"Ngomong-ngomong kau punya istri dan anak sekarang?" tanya Alger yang sudah mulai pusing dengan tangis anak yang ada didekapan Hunter.

"Bukan, dia bukan anakku. Ada seseorang yang menaruhnya didepan rumah, aku juga tak tau siapa, nanti siang aku akan bawa dia ke panti asuhan."

"Hah?" tanya Alger dia pun melihat bayi itu, tak lama terlihat matanya yang tak memiliki warna pada iris matanya. "Di-dia Buta?"

"Iya," balas Hunter santai.

"Kenapa kau tidak merawatnya saja?" tanya Alger yang membuat Hunter heran.

"Apa kau gila? Hidupku saja susah sekarang apalagi kalau bersama bayi ini?" tanyanya yang mulai sebal.

Alger kembali melihat anak itu. "Aku akan memberimu yang setiap bulannya, kalau kau mau menjaga anak ini."

"Kau sudah kebanyakan uang ya? Untuk apa kau mau memberikan makan anak yang bukan anakmu sendiri, apalagi dia buta?" tanya Hunter yang merasa semakin heran.

"Entah kenapa aku yakin dia sangat berguna untukku nanti."

"Aku rasa kau memang sudah gila," ucap Hunter sambil menghembuskan nafas kasar.

"Deal?" tanya Alger.

"Kau memang gila."

"Buat dia menghormatiku, karena aku yang membuat dia hidup, kau paham."

"Kenapa tidak kau saja yang merawatnya sialan?" tanya Hunter yang heran.

"Aku tidak ada bakat menjadi seorang ayah."

"Lalu aku ada?"

"Sedikit, hahaha," balasnya dengan tawa keras, yang membuat Hunter jengah. Padahal Alger cukup ditakuti oleh siapapun yang mengenalnya, tapi Hunter dia sama sekali tak gentar, kalau pun dia mati di tangan orang aneh dia, dia tak takut sama sekali karena Alger, dia orang yang sama sekali tak waras.

Lanjut Membaca

Daftar Isi SI PEMBUNUH TANPA MELIHAT

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Vonis gagal hati akut menyisakan waktu tiga hari bagi protagonis. Namun, David, suaminya, malah memberikan kuota uji klinis terakhir kepada Emma, adik angkatnya. Dianggap "lebih pantas hidup", ia pun menghentikan pengobatan dan meminum pereda nyeri dosis tinggi yang fatal. Sebelum ajal menjemput, ia menyerahkan perusahaan perhiasan, menyetujui perceraian agar David menikahi Emma, hingga membiarkan putrinya diasuh Emma. Saat keluarganya menganggap semua pengorbanan itu wajar, ia menanti kehancuran mereka setelah kematiannya tiba.
Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Pasca panggilan video terakhir, suami Kayra lenyap tanpa jejak, meruntuhkan dunianya dan memaksanya membesarkan dua anak sendirian. Di tengah perjuangan berat ini, ia dipertemukan kembali dengan Damar, adik ipar yang menaruh dendam padanya akibat skandal masa lalu yang melibatkan saudari kembar Kayra. Sempat menolak mengakui sang keponakan, kemiripan fisik bayi tersebut akhirnya meluluhkan kerasnya hati Damar. Mampukah takdir baru ini mengembalikan kebahagiaan Kayra yang sempat sirna?
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai setelah tiga tahun menikah. Ia memohon kepada istrinya agar diizinkan memiliki anak lagi dengan sang mantan pacar demi mendapatkan sel pengobatan, berjanji akan kembali setelah semuanya usai. Namun, di balik tangis pilu suaminya, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang menuntut Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela nekat hamil anak Jeremy secara sembunyi-sembunyi walau sadar dirinya cuma dimanfaatkan. Demi bisa lepas dari cengkeraman Jeremy yang kejam, ia sengaja memicu kemarahan pria itu. Sayang, pelarian Angela gagal setelah Jeremy melacak keberadaannya. Saat Angela pasrah dan memohon dilepaskan, kehadiran anak mereka justru membalikkan keadaan. Jeremy yang berhati dingin kini malah berbalik ingin mengabdi dan melayani Angela serta buah hati mereka.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia memeluk Evelyn dan membisikkan janji manis yang dulu sering ia katakan padaku. Melalui tatapan matanya yang sangat dingin, Brama menegaskan bahwa pernikahan kami hanyalah sebuah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Tersesat saat menjelajah, seorang pria terjebak dalam keanehan Hutan Gondoriyo setelah kendaraannya hilang secara misterius. Di sebuah pondok sunyi, sepasang lansia misterius memberinya peringatan keras. Meski sempat kembali dengan selamat, rasa penasaran menuntunnya kembali ke sana, namun hutan itu telah lenyap. Rahasia kelam tentang kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terungkap, memaksanya bertaruh nyawa demi membongkar kebenaran yang meneror.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan