APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Si Miskin Jadi Keren

Si Miskin Jadi Keren

Sering dihina bodoh dan miskin, seorang pemuda kumal rupanya adik kandung dari konglomerat berpengaruh. Walau genius, ia sangat canggung dalam percintaan. Berbekal bimbingan sang kakak yang tangguh bak tentara, ia yang awalnya penakut kini giat berlatih fisik demi mengasah kemampuan tempur. Bersama-sama, kakak beradik ini berjuang menghadapi ancaman serius dari sindikat preman serta geng berandalan berbahaya yang meresahkan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Setelah lama menunggu, akhirnya Bu Lastri datang ke kelas. Ia mulai membagikan soal ujian bab suhu dan kalor.

Cecep melempar sebuah kertas yang diremas ke meja Tukijo. Kemudian Tukijo membuka kertas itu.

Isi kertas:

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

JAWAB SEMUA!

"Gila! Si Cecep nggak tanggung-tanggung nyonteknya!" gerutu Tukijo.

Mendengar gerutu Tukijo, Markonah yang duduk di depannya bergumam, "Ck ck ... mau-maunya diperalat."

Markonah adalah cewek tomboy, tapi cantik, manis dan menggemaskan. Wajahnya selalu ceria seperti cahaya mentari yang bersinar. Parasnya bagaikan mawar putih yang mekar membuat para lelaki tidak bisa berhenti menatapnya. Namun sifat cueknya yang mendarah daging, membuat setiap lelaki sulit mendekatinya. Dia cenderung suka menyendiri daripada berkumpul dengan temannya. Dia adalah anak dari pemilik toko roti yang berada di Perempatan Mojing.

Tak disangka Udin yang katanya juara kelas juga melempar kertas ke meja Tukijo. Dia duduk di depan Markonah.

"Apa maksud anak ini!" Markonah mengernyitkan dahi.

Saat Udin melihat Tukijo membuka kertasnya, dengan wajah polosnya dia berkata, "Bu guru, Tukijo nyontek."

"Apa?" Tukijo tersentak.

Bu Lastri menghampiri Tukijo dan melihat sebuah kertas bertuliskan rumus-rumus suhu dan kalor beserta keterangannya di meja Tukijo.

Tiba-tiba badan Tukijo membatu, jantungnya berdegup cepat. Tubuhnya mengeluarkan keringat dingin.

Udin tahu jelas kelemahan Tukijo, yaitu tidak bisa berhadapan dengan guru secara langsung. Seolah-olah ada sesuatu yang menekan mulutnya, sehingga mulut Tukijo seketika menjadi gagap dan sangat sulit mengeluarkan suaranya. Apalagi Bu Lastri yang terkenal sebagai Guru Killernya IPA 2, membuat Tukijo semakin tertekan.

"Udin kampret!" gumam Tukijo.

Bu Lastri menatap Tukijo dengan tatapan tajam. "Keluar!" bentaknya mengacungkan telunjuknya ke pintu kelas.

Tukijo keluar dengan wajah kesal, sedangkan Udin terkekeh bangga. Markonah sedikit merasa simpati kepada Tukijo, tapi dia juga tidak bisa berbuat apapun.

__________

Bel berbunyi sekali bertanda waktu istirahat telah tiba.

Bu Lastri keluar kelas dan menghampiri Tukijo. "Jangan diulangi lagi ya, Tukijo," ucap Bu Lastri mengingatkan.

"Baik Bu," jawab Tukijo menunduk.

Setelah memastikan Bu Lastri pergi, Cecep langsung mendatangi Tukijo dan menghantam kepalanya. Anak itu terhempas sampai kepalanya terbentur lantai keramik di karidor depan kelas XII IPA 2.

Kemudian Cecep mencengkeram erat kerah bajunya. "Goblok! Goblok! Goblok!" sergah Cecep sambil menampar wajah Tukijo.

"Kenapa lo diem aja, goblok?!" Cecep mendorong dahi Tukijo dengan telapak tangannya sampai dia terpelanting ke belakang.

Badan Tukijo yang kurus serasa remuk. Rasa nyeri berdenyut-denyut di sekujur tubuhnya membuat Tukijo kesulitan untuk berdiri kembali.

Dari jendela kelas, Markonah melihat Tukijo dipukuli Cecep hingga babak belur, sedangkan Udin tersenyum sinis melihat Tukijo kesakitan.

"Eh, Udin ... emm, gak jadi deh." Markonah mengurungkan niatnya untuk mencemoohnya. Dia merasa tidak ada gunanya berurusan dengan anak orang kaya.

"Markonah kenapa sih? Jangan-jangan dia mau menyatakan cinta padaku? Karena merasa malu, dia mengurungkan niatnya," gumam Udin menduga. Dia merasakan dadanya berdebar-debar.

Markonah sengaja keluar kelas dan berteriak di belakang Cecep, "Wah! Ada Pak Wahib! ..."

Cecep yang sedang memukuli Tukijo, tersentak melepaskannya dan segera berlari ke dalam kelas untuk bersembunyi.

"Di ruang kepala sekolah ... hahaha," ucap Markonah melanjutkan kata-katanya.

Tukijo melihat Markonah sedang menyandarkan bahunya ke tembok sambil tertawa melipat tangannya. Markonah melirik Tukijo dan berkata, "Hey! Jangan berharap aku akan membantumu ke UKS, Cepat pergi dan obati lukamu!"

"Ah, tidak- tidak ... terima kasih telah menolongku!" timpal Tukijo 

Kemudian Tukijo melangkahkan kakinya menuju UKS. Dia tidak pernah berharap siapapun akan membantunya. Remaja miskin ini hanya tidak menyangka, bahwa masih ada orang yang memiliki hati untuk menolongnya.

Di UKS, Tukijo merenung, "Aku tidak bisa terus seperti ini. Kira-kira apa yang akan terjadi jika aku menolak permintaan mereka," gumam Tukijo berbicara kepada dirinya sendiri.

"Andai aku bisa melawan mereka." Pikirannya melayang-layang berharap ada suatu keajaiban. Entah dia tiba-tiba memiliki kekuatan super, atau ada seseorang yang memberinya benda ajaib yang bisa mengabulkan segala keinginannya. Namun Tukijo menyadari bahwa itu hanyalah khayalan fantasi yang tidak mungkin terjadi.

Selama dua pelajaran berlangsung, Tukijo tidak mengikutinya karena berada di UKS. Pipinya membengkak, kepalanya yang benjol terus berdenyut, gusinya berdarah, rahangnya terasa sangat sakit. "Arrrrgh," rintihnya meringkuk di kasur sampai akhirnya dia tertidur.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ahli Waris yang Terlupakan
8.6
Akibat kelalaian Emily saat transaksi, keluarga mafia kami kehilangan obat-obatan berharga. Demi melunasi utang, pihak saingan menuntut sandera. Ironisnya, ayah dan tunanganku sepakat mengirimku demi melindungi adik tiriku yang terluka. Mengabaikan pengkhianatan mereka, aku bersedia pergi dalam lima hari. Sebelum pergi selamanya, aku membagikan kasino kepada adik angkatku, uang kepada ayahku, dan mengembalikan cincin tunanganku. Mereka tersenyum tanpa sadar bahwa ini adalah perpisahan abadi yang membawa kehancuran.
Sampul Novel Bunga yang Terinjak
9.3
Keadilan seolah mati bagi sang protagonis dalam novel aksi modern "Bunga yang Terinjak". Setelah pelaku pemerkosaan putrinya yang berasal dari keluarga kaya dibebaskan begitu saja, sang ayah harus menerima penghinaan keji. Pelaku melemparinya segepok uang sambil menyombongkan bahwa kekayaan mampu membeli segalanya. Di tengah keputusasaan dan amarah yang meluap, keinginan untuk membunuh sang pelaku langsung membakar jiwanya. Kisah misteri penuh dendam ini pun dimulai.
Sampul Novel Disangka miskin diperantauan
8.4
Sisil dan keluarganya selalu direndahkan dan disisihkan dari lingkaran keluarga besar hanya karena kondisi ekonomi mereka. Bahkan, ia dilarang ikut campur dalam segala urusan keluarga. Menolak terus dihina, Sisil bertekad membuktikan kesuksesannya demi mengangkat martabat orang tuanya. Langkah besar pun ia ambil untuk membalas rasa sakit hati sekaligus membungkam mereka yang dulu meremehkannya. Perjuangan Sisil demi harga diri dimulai.
Sampul Novel Gadis Milik Tuan Mafia
8.7
Akiko didera penderitaan ganda: berjuang melawan Leukemia Myeloid Akut sekaligus trauma kekerasan fisik dari orang tuanya sejak kecil. Kemalangannya memuncak ketika ia ditawan oleh Glen Xander Mckenzie. Sebagai bos mafia kejam, Glen berambisi menghancurkan bisnis keluarga Akiko. Namun, seiring waktu, hubungan tawanan dan penculik ini bergeser. Glen yang awalnya dingin justru mulai jatuh hati pada gadis yang seharusnya ia hancurkan tersebut.
Sampul Novel GADIS PENURUT TUAN MAFIA
7.9
Calvin memimpin kartel mafia kejam yang berbisnis ganja hingga senjata ilegal tanpa terendus polisi. Anggota keluarganya bahkan sangat sadis terhadap musuh. Namun, kekejaman Calvin goyah saat ia bertemu gadis jelita yang sangat penurut seperti robot. Meski memiliki masa lalu yang kelam, ketulusan senyum gadis itu perlahan meluluhkan hati sang bos mafia. Mampukah jalinan asmara unik ini bertahan di tengah kejamnya dunia kriminal mereka?
Sampul Novel Kecanduan Istriku yang Bermuka Dua
9.7
Julien mengira Kelsey adalah perempuan lemah yang harus selalu ia lindungi. Namun, sang istri ternyata sangat tangguh dan gemar terlibat perkelahian, hingga Julien kewalahan mengurus berbagai laporan kekerasan akibat ulahnya. Walau lelah, Julien justru terobsesi dan tak bisa melepaskan perempuan itu. Konflik memuncak ketika Kelsey nekat melarikan diri bersama anak mereka. Mampukah obsesi Julien pada istrinya yang bermuka dua ini berujung pada akhir bahagia?