APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Dianggap memiliki suami idaman, hidup wanita hamil ini hancur saat suaminya pergi demi menyelamatkan kakak sepupunya yang depresi. Alih-alih membela, ibu dan abangnya justru menuntutnya mengalah pada sepupu yang sebenarnya telah merebut posisinya di keluarga. Muak dengan ketidakadilan ini, ia memilih pergi demi melindungi bayinya. Namun, saat ia melangkah menjauh, penyesalan mendalam justru mulai menghampiri mereka yang telah membuangnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Suamiku selalu dipuji oleh teman-teman sebagai suami idaman.

Semua orang bilang dia begitu mencintaiku dan menjagaku sepenuh hati.

Hingga akhirnya aku pergi melakukan pemeriksaan kehamilan.

Kakak sepupuku meneleponnya untuk berpamitan sebelum bunuh diri.

Tanpa ragu sedikitpun, dia meninggalkan aku yang sedang hamil enam bulan dan pergi menemuinya dengan panik.

Ibuku malah memintaku untuk berlapang dada dan ‘meminjamkan’ suamiku pada kakak sepupuku yang sedang depresi.

Abangku juga memarahiku, “Kamu bisa tetap tinggal di rumah ini juga karena Susan membelamu! Jadi, apapun yang dia mau, kasih saja padanya!”

Aku merasa ini sungguh keterlaluan.

Padahal aku adalah keluarga kalian yang sebenarnya, dia hanyalah pencuri yang merebut posisiku.

Namun, saat akhirnya aku memutuskan untuk meninggalkan kalian semua, kenapa justru kalian yang menyesalinya?

Di rumah sakit kota, aku berteriak histeris padanya,

“Rizky! Kalau kamu pergi hari ini, hubungan kita selesai!”

Langkahnya sempat terhenti, lalu Rizky pun buru-buru berbalik untuk memeluk dan mencium keningku.

Aku menggenggam tangannya secara reflek dan tak ingin dia pergi.

Dia melepaskan tanganku perlahan dan membisikkan satu kalimat di telingaku,

“Sayang, jangan pikir yang aneh-aneh. Aku hanya pergi melihatnya sebentar dan langsung balik nanti.”

Kemudian, dia pun berbalik dan berlari pergi.

Meninggalkanku berdiri sendirian dengan air mata yang terus mengalir.

Menjijikkan, benar-benar menjijikkan.

Mulutnya masih memanggilku ‘sayang’, tapi tanpa ragu pergi menemui wanita lain.

Rizky, kita selesai sampai sini.

Aku tak akan memaafkanmu lagi.

Ibuku yang datang mencari Rizky menggenggam tanganku dan dengan nada memohon, berkata padaku,

“Tania, bisakah kamu berlapang dada sedikit? Kakakmu depresi dan keadaannya cukup parah. Biarkanlah Rizky pergi menemaninya sebentar, ya? Ibu mohon padamu!”

Rasanya seperti ada pisau yang menusuk dadaku.

Ibuku sendiri memintaku untuk berlapang dada dan membiarkan suamiku menemani wanita lain.

Belum sempat aku merespon, seseorang bergegas masuk lagi.

Dia adalah abangku, Tonio.

Begitu masuk, kalimat pertamanya langsung menegurku,

“Tania, bisa nggak kamu berlapang dada sedikit? Rizky hanya pergi menemani Susan, apa yang kamu ributkan, sih?”

“Kamu bisa tetap tinggal di rumah ini juga karena Susan membelamu! Jadi, apapun yang dia mau, kasih saja padanya!”

Aku terhuyung selangkah dan menatap ibuku, tapi dia malah menghindari pandanganku.

Setelah memarahiku, mereka pun buru-buru pergi.

Notifikasi Whatsapp berbunyi. Aku membuka ponsel dan melihat pesan dari Susan.

[Tania, bagaimana rasanya ditinggalkan lagi?]

[Kamu nggak seharusnya kembali lagi ke rumah ini. Kandang babi di Desa Botania adalah rumahmu sebenarnya.]

[Sudah kubilang, rumah ini hanya boleh ada aku. Semua yang ada di rumah ini adalah milikku, termasuk Rizky. Selama aku mau, mereka semua akan memilih aku, bukan kamu.]

[Kalau aku jadi kamu, hidup dengan begitu gagal, lebih baik mati saja! Untuk apalagi hidup?]

Melihat pesan jahat yang dia kirim, aku sudah merasa mati rasa.

Sejak kecil hingga dewasa, setiap kali berhadapan dengan Susan, aku tidak pernah menang.

Setelah aku pulang ke rumah, Susan tidak hanya sekali mengirim pesan provokatif seperti ini.

Aku pernah juga menunjukkan pesan jahat yang dia kirim kepada ayah dan ibu, ingin mereka melihat siapa Susan yang sebenarnya.

Namun, mereka malah menatapku dengan jijik.

“Tania, jangan pakai cara licik seperti itu untuk memfitnah Susan. Kamu benar-benar menjijikkan.”

‘Menjijikkan’, itulah kata-kata yang digunakan orang tuaku untuk menggambarkan anaknya sendiri.

Kemudian aku baru tahu, kalau Susan sudah menyiapkan semuanya lebih dulu.

Susan bilang ke ayah dan ibu bahwa aku suka mengedit foto dan menyebar gosip tentang teman-temanku, lalu meminta mereka untuk menasihatiku.

Ternyata, memang ada yang namanya kepercayaan tanpa syarat, tapi bukan untukku.

Jika diingat kembali, sejak kapan mimpi buruk yang sebenarnya dimulai?

Saat kecil, kami sekeluarga pergi berlibur dan bus pariwisata mengalami kecelakaan.

Ibuku secara reflek melindungi Tonio, sementara ayah memeluk Susan.

Mereka memeluk harta kesayangan masing-masing dan tak menyadari diriku di belakang sedang diseret oleh seorang penculik yang menutup mulutku rapat-rapat.

Air mataku terus mengalir. Aku berusaha meronta sekuat tenaga, tapi kekuatanku tak bisa menandingi orang dewasa.

Aku hanya bisa berteriak dalam hati, ‘Ayah, Ibu, kumohon! Tolong menoleh ke belakang!’

‘Putri kalian diculik! Kumohon lihat aku!’

Hingga pingsan karena obat bius, aku tetap belum melihat mereka menoleh sekali pun.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Meninggalkan Tunanganku di Pesta Pernikahan
9.0
Hubungan kami hancur saat Jake berpaling pada Elsie, gadis yang ia sponsori. Walau Jake sempat memilihku dan mengusir Elsie, insiden tenggelamnya gadis itu di hari pertunangan kami membalikkan keadaan. Jake panik, menyalahkanku, dan menyebut Elsie sebagai masa depannya. Ketika ia melepas tanganku demi mengejar perempuan itu, aku sadar kisah kami telah berakhir. Tidak ada lagi alasan bagiku untuk bertahan di pesta pernikahan yang kini terasa hampa ini.
Sampul Novel Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat
9.3
Pernikahan Rania dengan Yoga berada di ambang kehancuran. Di tengah perjuangan keras menyelamatkan rumah tangga bersama sang suami yang tidak pernah tulus mencintainya, sosok dari masa lalu kembali hadir. Rendy, pria penyayang itu, membawa kenyamanan baru bagi hati Rania yang terluka. Kini, konflik batin melanda dirinya. Rania terjebak dilema besar: bertahan dalam pernikahan dinginnya atau membuka lembaran baru bersama Rendy di saat ia telah terikat.
Sampul Novel Gairah panas my Daddy
8.6
Meskipun telah memasuki usia matang untuk berkeluarga, Aldo Bimantara tetap tampil menawan dan awet muda. Sebagai putra dari keluarga konglomerat yang sangat terpandang, pria sukses ini memimpin dua cabang restoran besar di Semarang dan Medan. Di tengah gemerlap kariernya yang gemilang, ia harus berjuang keras menyeimbangkan tuntutan hidupnya. Kisah ini menyoroti perjalanan sang pengusaha kaya raya dalam mengarungi dinamika percintaan modern yang penuh warna.
Sampul Novel Gairah Ranjang CEO Kejam
9.2
Alice Morrigan terpaksa menggantikan sang kakak kembar, Berenice, yang kabur di hari pernikahannya dengan Nicholas Chevalier. Menjadi istri pengganti, Alice justru diperlakukan kejam layaknya budak. Ia kerap menerima siksaan fisik dan cambukan menyakitkan dari sang suami saat di ranjang. Kebebasan serta raga Alice dikungkung habis-habisan oleh Nicholas yang posesif. Di tengah penderitaan tiada akhir ini, sanggupkah Alice bertahan, atau ia akan berhasil meloloskan diri?
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
8.0
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon. Kejadian itu membuat nenek Cherish murka hingga muntah darah dan akhirnya meninggal di rumah sakit tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey yang terluka. Dengan tegas, Cherish mengakhiri hubungan mereka dan pergi. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon kesempatan kedua dan rela memberikan segalanya demi Cherish kembali.
Sampul Novel Ketika Cinta Tak Memilihku
8.8
Dua saudara yang bertetangga menghadapi kenyataan pahit setelah pasangan masing-masing kembali dari ibu kota. Awalnya, kedekatan antara suami sang adik dan istri sang kakak dianggap biasa. Namun, kejanggalan mulai terasa seiring sikap mereka yang kian intim. Kecurigaan pun tumbuh di antara kedua bersaudara ini. Kini, mereka harus berhadapan dengan teka-teki pengkhianatan yang mengancam keutuhan rumah tangga keduanya.