APKDock Logo
Sampul Novel Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

9.3 / 10.0
Pernikahan Rania dengan Yoga berada di ambang kehancuran. Di tengah perjuangan keras menyelamatkan rumah tangga bersama sang suami yang tidak pernah tulus mencintainya, sosok dari masa lalu kembali hadir. Rendy, pria penyayang itu, membawa kenyamanan baru bagi hati Rania yang terluka. Kini, konflik batin melanda dirinya. Rania terjebak dilema besar: bertahan dalam pernikahan dinginnya atau membuka lembaran baru bersama Rendy di saat ia telah terikat.

Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat Bab 1

Rania menatap bayangannya di cermin, memperhatikan setiap detail penampilannya yang kini terlihat berbeda dari biasanya. Gaun putih sederhana dengan sulaman halus membalut tubuhnya, tapi matanya memancarkan keraguan yang dalam. Hari ini adalah hari yang mengubah hidupnya, ia akan menikah dengan seorang laki-laki yang tak pernah ia kenal sebelumnya. Hatinya bergejolak, antara menerima takdir dan ketidakpastian masa depan.

"Apa aku bisa melewati semua ini?" bisiknya dalam hati, sambil menyentuh ringan riasannya. Ini bukan pernikahan impiannya, tidak ada cinta, tidak ada persahabatan, hanya komitmen yang disusun oleh keluarga. Rania menarik napas panjang, mencoba menenangkan dirinya, dan melangkah keluar dari kamar dengan langkah yang terasa semakin berat.

Sedetik kemudian, Mama Rania datang menghampiri dengan langkah pelan. Matanya berkaca-kaca, menahan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Tanpa bicara, beliau meraih tangan putrinya dan menggenggamnya erat.

"Rania, Nak..." suara Mama Rania terdengar serak dan lembut. "Ibu tahu ini bukan mudah bagimu. Tapi percayalah, takdir Allah selalu yang terbaik, meskipun kadang sulit kita pahami. Terimalah dengan lapang dada, dan semoga nanti, seiring waktu, hatimu akan menemukan kebahagiaan."

Rania menatap ibunya, air mata mulai menggenang di pelupuk matanya. Kehangatan tangan ibunya memberi kekuatan, meski hati masih bergemuruh. Ia mencoba tersenyum kecil, meski lemah, sebagai tanda ia mendengar dan memahami.

Mama Rania menghela napas panjang, berusaha menahan isak. "Nak, ada sesuatu yang belum sempat Ibu sampaikan ... Ini bukan hanya tentang perjodohan semata. Ini juga wasiat dari Papa sebelum beliau meninggal."

Mata Rania membesar, terkejut mendengar kata-kata itu. "Wasiat Papa?" tanyanya, suaranya bergetar. 

Mama Rania mengangguk pelan, air mata mulai jatuh. "Papa ingin kamu menikah dengan seseorang yang menurutnya bisa menjaga dan melindungimu. Dia sudah memikirkan ini jauh sebelum kepergiannya. Papa percaya, meskipun kamu belum mengenalnya sekarang, suatu hari kamu akan mengerti alasan di balik keputusan ini."

Rania terdiam, dadanya sesak. Kenyataan bahwa ini adalah keinginan terakhir ayahnya membuatnya semakin sulit untuk menolak. "Papa selalu ingin yang terbaik untukmu, Rania," lanjut mamanya dengan suara penuh kelembutan. "Mama harap kamu bisa menjalani ini dengan ikhlas. Percayalah, takdir Allah pasti indah pada waktunya."

Rania menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan kegelisahan yang berkecamuk dalam dadanya. Genggaman tangan Mama yang hangat memberinya sedikit kekuatan. Ketika kakinya menginjak area tempat akad, tatapannya langsung tertuju pada sosok Yoga. Ia berdiri tegap di sana, tampak tenang dengan wajah penuh keyakinan. Laki-laki yang akan menjadi suaminya sebentar lagi, dengan segala kelebihan dan kekayaannya, tampak siap menghadapi momen sakral ini.

Hati Rania masih diliputi keraguan. Bukan karena ia tidak mengenal Yoga, tetapi karena pernikahan ini terjadi begitu cepat. Segalanya terasa seperti mimpi yang belum sepenuhnya ia pahami. Namun, di hadapan penghulu dan keluarga besar yang hadir, ia tahu bahwa inilah saatnya mengambil langkah besar dalam hidupnya.

Sang penghulu mulai memimpin prosesi dengan suara yang tenang dan penuh hikmat. Yoga mempersiapkan diri untuk melantunkan ijab kabul. Suasana seketika hening, seluruh perhatian tertuju pada momen paling penting itu.

Di tengah keheningan yang khidmat, penghulu membuka prosesi dengan kalimat bismillah, diikuti dengan beberapa penjelasan singkat mengenai makna pernikahan. Setelah itu, ia mempersilakan Yoga untuk memulai ijab kabul.

Dengan napas dalam yang hampir tak terdengar, Yoga menatap lekat pada wali Rania. Suaranya tegas tapi penuh hormat saat ia mengucapkan:

"Saya terima nikahnya Rania binti Hendra dengan mas kawin tersebut, tunai."

Seketika, suara saksi dan hadirin yang hadir pun mengikuti, mengucapkan tanda persetujuan, "Sah."

Momen itu seakan berhenti sejenak. Yoga menundukkan kepala, menghela napas lega. Rania, yang mendengar kalimat itu, merasa dunia di sekitarnya mengabur. Hatinya bergetar, antara kebahagiaan dan ketidakpastian yang selama ini menyelimutinya perlahan mulai tersibak. Ia kini resmi menjadi istri Yoga, dan sebuah babak baru dalam hidupnya telah dimulai.

Setelah ucapan ijab kabul terlantun dan dinyatakan sah, Yoga hanya bisa menghela napas panjang, namun bukan napas lega seperti yang biasa dirasakan oleh pengantin pada umumnya. Alih-alih merasa bahagia, ada kekosongan yang sulit ia gambarkan. Senyum yang terukir di wajahnya hanya topeng, menutupi gelisah yang bersemayam di dalam hatinya.

Di benaknya, bayangan kekasihnya, seorang model ternama, terus muncul. Wanita yang ia cintai sepenuh hati, tapi tidak bisa ia nikahi karena desakan keras dari sang Kakek yang sangat berpengaruh dalam keluarganya. Kakek Yoga menginginkan Rania sebagai istri cucunya demi menjaga kehormatan keluarga dan memperkuat ikatan bisnis di antara kedua keluarga besar.

"Ini bukan kehidupan yang kuinginkan, tapi aku tidak punya pilihan." batin Yoga. 

Rania, yang duduk di sampingnya dengan pandangan ragu dan penuh harap, mungkin tidak tahu apa yang berkecamuk di hati Yoga. Ia hanya melihat sosok pria yang baru saja menjadi suaminya, tanpa mengetahui bahwa cinta pria itu berada di tempat lain, bersama wanita lain.

Dengan perasaan yang bercampur aduk, Yoga mencoba menguatkan dirinya. Ia tahu, keputusannya untuk menikahi Rania adalah demi memenuhi kewajiban keluarganya. Tapi jauh di dalam lubuk hatinya, ia tak bisa menipu dirinya sendiri bahwa pernikahan ini bukanlah apa yang ia inginkan.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Terkubur dalam Arus Sungai
8.0
Sebagai putri kandung yang diabaikan, ia harus berbagi nasib buruk diculik bersama adiknya yang lebih disayangi. Kejamnya, orang tua mereka justru lega saat jari yang dipotong penculik bukan milik sang adik. Ketika rencana penyelamatan gagal, demi melindungi si bungsu, orang tua mereka memfitnah sang kakak hingga ia disiksa sampai mati. Penyesalan terlambat datang saat jasadnya yang hancur ditemukan, mendorong orang tua mereka kehilangan akal sehat dan menuntut balas dendam.
Sampul Novel MALAM TERAKHIR DI KOTA
8.7
Menjelang hari pernikahan, seorang pria merayakan malam terakhirnya sebagai lajang bersama sahabat terdekat. Namun, pesta tersebut berubah tegang ketika rahasia kelam masa lalu yang lama terpendam mendadak terbongkar. Kebenaran tersembunyi ini kini mengancam masa depan yang telah ia rancang. Di tengah gemerlap kota, ikatan persahabatan mereka diuji secara ekstrem, sementara rencana pernikahannya terancam batal akibat badai konflik yang tak terduga.
Sampul Novel Marriage Life 2
8.9
Vante Adinan diberi kesempatan kedua oleh Andara Jeo untuk menyelamatkan pernikahan mereka yang retak. Namun, kini ia harus menghadapi perubahan drastis pada sikap Andara, termasuk keinginan mengidamnya yang tidak biasa. Masalah makin pelik saat Jaren Adiyaksa menuduh Vante membawa perempuan hamil lain. Meski membantah tuduhan selingkuh tersebut, Vante harus berjuang melewati segala cobaan kesetiaan dan keanehan sikap pasangannya demi mempertahankan rumah tangga.
Sampul Novel Obsession of teacher
9.6
Dunia seorang mahasiswi tingkat akhir di universitas elite New York runtuh seketika. Perlakuan keji dari dosennya sendiri meninggalkan trauma psikologis yang sangat mendalam. Pasca-kejadian tragis tersebut, ia harus berjuang menghadapi depresi hebat dan dorongan untuk mengakhiri hidupnya. Kisah pilu ini menyoroti pergulatan batin seorang wanita yang hancur akibat obsesi menyimpang sang pendidik.
Sampul Novel Pesona Uncle Ji
8.9
Kehidupan gelap Jimmy Hugo, seorang bos mafia besar, berubah setelah kehadiran Graziela. Gadis muda yang merupakan putri mendiang sahabatnya itu membawa warna baru yang tak terduga. Di tengah perbedaan usia yang sangat jauh, jalinan asmara mereka tidaklah mudah. Keduanya harus menghadapi ancaman mematikan dari musuh-musuh berbahaya. Kisah ini memadukan aksi menegangkan penuh risiko dengan romansa mendalam di dunia kriminalitas.
Sampul Novel Sorry For Something
8.2
Masa depan Mahika Bayuni Kaniha hancur ketika ia mengandung di usia belia. Bukannya bertanggung jawab, Gentala Anggasta Gumilar malah mendesaknya melakukan aborsi demi ambisi menjadi selebritas. Mahika pun pergi, bertekad merawat bayinya seorang diri. Bertahun-tahun berlalu, Gentala telah sukses menjadi aktor ternama. Namun, kekosongan batinnya mendadak terusik saat tak sengaja berpapasan kembali dengan Mahika yang kini didampingi seorang anak yang sangat mirip dengannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan