APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sentuhan Nakal di Perjalanan

Sentuhan Nakal di Perjalanan

Sentuhan Nakal di Perjalanan mengisahkan kehidupan seorang istri seksi yang harus menghadapi kenyataan pahit dalam rumah tangganya. Sejak sang suami mengalami impotensi, hubungan intim di antara mereka sepenuhnya mendingin karena suaminya enggan lagi bermesraan. Di tengah kekosongan tersebut, sebuah kejadian tak terduga menimpanya saat sedang menumpang bus umum. Seorang pria asing berparas tampan dan bertubuh kekar tiba-tiba mengangkat roknya dan mendekatinya secara diam-diam dari belakang.
Bab
Bagikan

Bab 2

Meski terhalang rok, aku tetap bisa merasakan panas tubuhnya. Tubuhnya begitu kekar. Gundukan besarnya penuh dan menggembung, di dalamnya pasti menyembunyikan sesuatu yang begitu besar...

Aku membungkuk, mengerucutkan bibirku kuat-kuat agar tidak bersuara.

Pada saat itu, tubuhnya yang tinggi dan perkasa sudah sepenuhnya membungkusku di sudut dekat jendela, membuat orang-orang di sekitar sama sekali tidak menyadari ada yang aneh.

Di bawah pelukannya, aku hanya bisa menundukkan kepala dengan wajah memerah, merentangkan kedua kakiku lebar-lebar dan menahan tubuhku dengan kedua tangan yang bertumpu pada jendela untuk menjaga keseimbangan.

"Cepat... cepat lepaskan aku..."

Kukira dia akan menjauh dariku. Tak disangka, dia malah menempel makin rapat. Tangannya yang besar dan terlihat jelas sendi-sendinya itu bergerak menjelajahi tubuhku.

"Hmm, uhh..." Aku tak kuasa menahan desahan yang keluar secara naluriah.

Usapan tangan besarnya begitu berirama, terkadang ringan, terkadang berat. Hatiku menolak, tetapi tubuhku justru bereaksi jujur. Seluruh tubuhku terasa panas dan bergairah. Dalam sekejap, aku pun sudah terangsang.

Namun, bagaimanapun, di depanku ini adalah orang asing. Bagaimana mungkin aku melakukan hal seperti ini di belakang suamiku...

"Bu, sopir bus ini nggak terlalu terampil. Akan lebih aman kalau aku memegangimu."

Saat kami berbicara, tiba-tiba dia mulai menggosok pantatku yang montok, mencengkeramnya sedikit demi sedikit, seperti menguleni adonan. Rasa malu yang menggairahkan itu membuatku terus gemetar.

Tangan kirinya terasa panas membara, membuat pantatku gemetar lebih hebat.

Aku menoleh untuk mengintip tubuhnya yang kekar. Garis otot tubuhnya sempurna, membuat sisi nakal di dalam tubuhku mulai berteriak-teriak.

Pria ini benar-benar tampan dan begitu maskulin.

Dia menggosok pantatku yang montok, membuka lebar kedua pipi pantatku, memainkan daging pantatku yang lembut dan membentuknya menjadi berbagai macam bentuk.

Aku menggertakkan gigi kuat-kuat, menegakkan dada yang sudah basah oleh keringat, berusaha melawan rasa kesemutan dan getir yang menyerang hingga ke dalam jiwa.

Namun, semua itu sia-sia saja. Mungkin karena sudah terlalu lama menginginkannya, tubuhku bereaksi begitu cepat dan hebat. Saat tiba-tiba ada aliran panas memancar dari dalam tubuhku, pipiku langsung terasa panas membara.

Astaga, aku benar-benar terlalu menginginkannya. Tak disangka bisa secepat ini...

Tak lama kemudian, pria itu pun merasakannya lewat telapak tangannya. Dia terkekeh pelan. Kemudian, dengan satu tangan dia mengangkat rok miniku sampai ke pinggang, memperlihatkan kulitku yang putih dan mulus. Sementara, tangannya yang lain langsung menyusup di antara kedua kakiku.

"Ahh..."

Rangsangan dahsyat yang datang tiba-tiba itu membuatku tak kuasa menahan desahan.

Aku menyukai perasaan dikuasai oleh pria tampan ini. Kenikmatan yang tak terlukiskan membuatku memutar bola mata dan air liur yang bening menetes dari sudut bibirku.

Suara menggoda pria itu bergema di telingaku, "Kakak, kamu begitu cantik. Kamu menginginkanku, 'kan?"

Aku berusaha melepaskan diri dari pelukannya, tetapi dia justru memelukku makin erat.

Pria itu menunduk, menggesekkan wajahnya di telingaku, lalu menjilat liang telingaku dengan lidahnya yang tebal. "Mau, 'kan?"

Sejujurnya, dorongan keinginan itu begitu kuat, seakan ada ratusan anak kucing yang sedang mencakar-cakar di antara kedua pahaku.

Pria di depanku ini muda, tampan dan kuat. Siapa yang bisa menahan diri?

Aku merasa malu dan gugup. Namun, api nafsu yang membara di perut bagian bawahku benar-benar membakar akal sehatku. Aku hampir tak bisa menahannya...

Seandainya suamiku tidak impoten...

"Sepertinya kamu sudah lama nggak terpuaskan, ya?"

Tanpa sadar, aku merasakan pantatku yang montok itu tiba-tiba menabrak sesuatu.

Seharusnya aku mendorongnya agar menjauh. Namun, tanpa kusadari, kakiku yang rapat justru terbuka. Darah di tubuhku bergejolak dan hasrat membara sulit ditahan. Akan tetapi, aku tetap berusaha menjauhkan pantatku dari tempat yang penuh dosa itu.

Makin aku ingin pergi, pria itu makin berani.

Dia mengulurkan jari-jarinya, menarik celana dalamku yang basah hingga ke bawah, memperlihatkan bagian paling pribadiku tanpa halangan apa pun.

Kemudian, dengan kedua tangannya, dia dengan paksa membuka pantatku dan mendorong bagian tubuhnya yang panas juga keras ke arahku...

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B32332" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B32332
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat
9.3
Pernikahan Rania dengan Yoga berada di ambang kehancuran. Di tengah perjuangan keras menyelamatkan rumah tangga bersama sang suami yang tidak pernah tulus mencintainya, sosok dari masa lalu kembali hadir. Rendy, pria penyayang itu, membawa kenyamanan baru bagi hati Rania yang terluka. Kini, konflik batin melanda dirinya. Rania terjebak dilema besar: bertahan dalam pernikahan dinginnya atau membuka lembaran baru bersama Rendy di saat ia telah terikat.
Sampul Novel Don Juan
8.9
Miliarder asal Italia, Don Juan, dikenal memiliki ketampanan dan kekayaan melimpah. Baginya, wanita tak lebih dari sekadar mainan sementara yang mudah dicampakkan. Namun, prinsip hidup sang playboy seketika runtuh setelah takdir mempertemukannya dengan sosok gadis misterius. Perempuan tak biasa ini berhasil meluluhkan hati dingin sang pria tampan hingga membuatnya bertekuk lutut. Siapakah sebenarnya wanita yang mampu mengubah jalan hidup Don Juan selamanya?
Sampul Novel Gadis Kesayangan Tuan Denish
9.6
Seorang mahasiswi tak sengaja menyaksikan perbuatan intim dosennya di sebuah lorong kampus yang sepi. Pria tersebut adalah Heruon Danish, pengajar berparas menawan yang sangat terkenal di kalangan mahasiswa. Bukannya merasa canggung atau bersalah karena terpergok bersama mahasiswi lain, Danish justru menghampirinya dengan senyuman penuh godaan. Ia malah memberikan penawaran menantang yang mengajak gadis itu untuk menceburkan diri ke dalam dunia dewasanya yang penuh gairah.
Sampul Novel MAGIC OF OMEGA
8.4
Nyawa Azeeva Cassie Liona, putri walikota Paramour, kini terancam oleh lima pemburu hadiah dari kawanan serigala. Namun, target mereka bukanlah gadis biasa. Sebagai penyihir tangguh, Azeeva dengan cerdik membalikkan keadaan. Ia berhasil memperdaya Carl Justin, sang Omega dari kelompok pemburu tersebut, hingga ia terpikat oleh pesonanya. Hubungan berbahaya pun terjalin saat sang musuh justru jatuh cinta di tengah misi yang mematikan.
Sampul Novel Sekretaris Sang Presdir
8.0
Di tengah kepedihan akibat dikhianati kekasihnya, Pijar dipertemukan dengan Elang Bamantara. Hubungan mereka ternyata terikat oleh rahasia masa lalu, meski awalnya dimulai dari situasi yang buruk. Bagi Elang, takdir ini adalah keberuntungan besar, tetapi bagi Pijar, kehadiran sang presdir justru membawa petaka. Pijar tidak punya pilihan selain terus mendampingi Elang. Di bawah bayang-bayang luka lama yang belum sembuh, ia dipaksa bertahan di sisi pria itu.
Sampul Novel Terapi Psikologis Khusus
7.9
Di dalam ruang klinik yang sunyi, Dokter Sam menjalankan sesi terapi psikologis pribadi untuk membantu Nina melepaskan tekanan batinnya. Dokter Sam meyakini bahwa kedamaian jiwa hanya bisa dicapai saat tubuh benar-benar rileks. Namun, metode terapi ini mulai melintasi batas ketika sentuhan fisik sang dokter membuat Nina terjebak dalam konflik batin yang hebat. Di satu sisi, akal sehatnya menolak dan memohon agar tindakan itu dihentikan, tetapi di sisi lain, tubuhnya justru mengkhianati keinginannya sendiri.