APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Selamat Tinggal, Haris Gunawan

Selamat Tinggal, Haris Gunawan

Aku tewas mengenaskan di tempat Haris Gunawan dan Lea Linata berselingkuh. Lea memanipulasi Haris untuk membedah perutku demi merebut bayi kami, lalu memfitnahku agar Haris berhenti mencariku. Setelah mengetahui kebenaran mengerikan bahwa jasad yang ia bedah adalah aku, Haris didera penyesalan. Namun, ia tetap menikahi Lea. Di hari pernikahan, Haris membongkar semua dosa Lea, lalu melompat bersamanya dari gedung. Lea tewas seketika, sementara Haris menjadi vegetatif seumur hidup.
Bab
Bagikan

Bab 2

Setelah mengantar pulang Lea yang masih ketakutan, barulah Haris teringat untuk pulang ke rumah kami.

"Anna, tolong ambilkan aku segelas air!"

Itulah kebiasaan Haris. Dia selalu minum air hangat setiap kali pulang.

Katanya, suhu di rumah duka terlalu dingin, dan hanya dengan begitu dia bisa merasakan kehangatan rumah.

Sayangnya, yang menjawabnya hanyalah keheningan.

Pagi tadi kami bertengkar gara-gara Lea.

"Istriku, Lea demam dan sendirian di rumah sakit. Sebagai mentornya, aku harus menjenguknya."

Melihat Haris sudah berganti sepatu di pintu masuk, tiba-tiba aku merasa, kalau dia pergi, mungkin dia tidak akan kembali lagi.

"Di rumah sakit ada dokter dan perawat. Buat apa kamu pergi? Lagi pula, hari ini tanggal 20 Mei, kamu tega meninggalkan aku sendirian di rumah?"

Haris berhenti sejenak dan menatapku dengan ekspresi tidak percaya.

"Anna, orang lain sedang sakit, kamu malah berpikir ingin merayakan hari ini?"

"Kamu benar-benar dingin. Lea bahkan bilang dia sangat menyukaimu. Kalau dia tahu, dia pasti akan kecewa!"

Aku ingin berkata, kamu tahu dia itu 'orang lain,' 'kan?

Kenapa dia meneleponmu pada tanggal 20 Mei ini? Kenapa dia sakit malah merusak hari kita?

Aku bahkan ingin berkompromi dan mengatakan, sebenarnya aku bisa ikut denganmu untuk merawatnya.

Sayangnya, aku tidak sempat mengatakannya. Suara pintu dibanting menahan semua kata-kata itu di tenggorokanku.

"Datanglah ke Bianglala Bahagia."

Aku menerima pesan WhatsApp dari Haris tepat setelah aku tahu aku hamil.

Kupikir dia sengaja bertengkar denganku untuk memberi kejutan.

Namun, tidak kusangka, kejutan itu ternyata menyakitkan.

Benar juga, aku terlalu banyak baca novel. Di kehidupan nyata, tidak banyak pria yang benar-benar setia.

Melihat mereka bergandengan masuk ke kabin nomor 6 di bianglala, aku merasa remuk. Aku dan Haris dulu juga berpelukan, berciuman, dan berjanji sehidup semati di kabin itu.

Aku tidak mengerti, bukankah mereka seharusnya di rumah sakit? Lalu, kenapa mereka ada di sini?

Seperti pencuri, aku duduk di kabin nomor 8, mengawasi gerak-gerik mereka.

Aku lihat mereka mencapai puncak bianglala dan mulai berpelukan dan berciuman.

Apakah mereka juga saling berjanji untuk selalu bersama?

Seperti ketika aku dan Haris baru berpacaran dulu.

"Anna, kita akan selalu bersama, selamanya."

"Aku nggak akan mengkhianatimu. Kalau sampai itu terjadi, aku akan hidup tanpa cinta, kesepian hingga akhir hayat."

Dulu kami juga duduk di kabin nomor 6, saling bersandar, mengucapkan janji setia itu.

Kenangan itu terus membanjiri benakku, dan guncangan bianglala membuatku mual.

Aku terpaksa turun dari bianglala. Kepalaku pening sampai tidak bisa melihat jalan.

Sampai kudengar suara 'krek,' lalu kesadaranku hilang.

Saat terbangun, aku melihat kepalaku sendiri sudah hancur dihantam kabin bianglala.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Hitungan Mundur Di Atas Kepala
9.0
Sejak kecil, kemampuanku melihat angka kematian di atas kepala orang terdekat membuatku dicap sebagai pembawa petaka. Setelah kakek, ayah, dan ibu tewas tragis dalam sehari sesuai ramalanku, ketiga kakak laki-lakiku menaruh dendam mendalam padaku. Sebaliknya, adik perempuan kami yang kelahirannya merenggut nyawa ibu justru dipuja sebagai pembawa keberuntungan. Kini, tepat di usia kedelapan belas, cermin memperlihatkan hitungan mundur kematianku sendiri. Usai membeli kotak abu dan menyiapkan jamuan terakhir untuk kakak-kakakku yang tak kunjung datang, aku hanya bisa menunggu ajal menjemput dalam keheningan yang dingin.
Sampul Novel Ibuku Seorang Misoginis
9.7
Novel remaja bergenre horor misteri ini mengisahkan penderitaan anak perempuan yang tumbuh bersama ibu pembenci wanita. Sejak kecil, ia kerap disiksa hanya karena memakai lipstik, rok, atau mendekati ayahnya. Menjelang ujian masuk perguruan tinggi, sang ibu tega menyebarkan fitnah di sekolah bahwa putrinya merayu sang ayah sendiri. Kehancuran reputasi memaksa gadis itu melompat dari lantai lima belas, tindakan tragis yang justru memberikan kepuasan luar biasa bagi sang ibu.
Sampul Novel Kisah Cinta Di Negeri Gaib
7.9
Rencana Andrian melamar Afifa di Pulau Sempu bersama sahabat mereka berakhir tragis. Afifa, gadis indigo yang dapat menyentuh makhluk halus, terjebak di dimensi astral setelah memikat hati sosok gaib bernama Aqeel. Di tengah misteri dunia lain, Afifa berjuang keras untuk meloloskan diri. Di alam nyata, Andrian yang setia terus menanti kepulangan kekasihnya yang hilang secara misterius, serta dengan tegas menolak untuk menikahi wanita lain.
Sampul Novel Kisah Pendakian Horor
8.0
Antologi cerita menegangkan ini merangkum rupa-rupa kejadian mistis yang dialami para pendaki di area pegunungan. Tiap babak menyuguhkan kengerian berbeda yang siap menguji nyali Anda di tengah belantara. Masihkah Anda bernyali untuk menjelajah alam bebas setelah membaca rentetan teror nyata ini? Simak terus kisah-kisah menyeramkan ini guna menjawab rasa penasaran Anda. Jangan lupa untuk memberikan dukungan lewat suka dan komentar di setiap cerita.
Sampul Novel Pekerjaan yang Mematikan Tantangan Seorang Test Sleepe
9.5
Tergiur upah tambahan, aku nekat menjadi penguji tidur di hotel misterius. Namun, keputusan ini membawaku ke dalam rangkaian tes tidur yang ganjil dan mengerikan. Mulai dari fenomena tubuh yang memuai secara aneh, teror penyanyi gaib, hingga ancaman sopir taksi berbaju kertas, maut kini mengintai setiap detik. Demi bertahan hidup, aku harus mempertaruhkan nyawa menembus zona mematikan dan membongkar rahasia kelam hotel ini sebelum terjebak selamanya di labirin maut.
Sampul Novel Perempuan dan Kuasanya
8.2
Setelah suaminya menyebarkan video persalinannya ke situs terlarang, hidup wanita ini hancur akibat perundungan siber. Upaya hukum orang tuanya justru berakhir tragis dengan kematian mereka akibat ditabrak oleh pihak tergugat. Di tengah kondisi fisik yang lemah, ia diusir mertua dan suaminya pada tengah malam, lalu disiksa hingga tewas oleh sekelompok orang kejam. Jasadnya dikubur diam-diam di gunung terpencil oleh sang suami. Namun, maut bukanlah akhir. Ia tiba-tiba terbangun kembali di hari pertama ia melahirkan anaknya.