APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Selamat Tinggal, Haris Gunawan

Selamat Tinggal, Haris Gunawan

Aku tewas mengenaskan di tempat Haris Gunawan dan Lea Linata berselingkuh. Lea memanipulasi Haris untuk membedah perutku demi merebut bayi kami, lalu memfitnahku agar Haris berhenti mencariku. Setelah mengetahui kebenaran mengerikan bahwa jasad yang ia bedah adalah aku, Haris didera penyesalan. Namun, ia tetap menikahi Lea. Di hari pernikahan, Haris membongkar semua dosa Lea, lalu melompat bersamanya dari gedung. Lea tewas seketika, sementara Haris menjadi vegetatif seumur hidup.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku meninggal di bawah bianglala tempat Haris Gunawan dan Lea Linata berselingkuh. Satu tubuh, dua nyawa melayang. Mereka berkata itu sudah takdirku, aku pantas mengalaminya. Lea merencanakan segalanya, memanipulasi Haris untuk membedah perutku dan mengambil anakku untuknya, lalu mencuri ponselku untuk memfitnahku berselingkuh, sehingga Haris tidak akan mencariku lagi.

Haris kemudian mengetahui bahwa mayat yang dibedahnya itu adalah aku, dan anaknya sendiri telah dia serahkan kepada Lea. Tak ada tulang belulang yang tersisa. Dia bilang anak itu telah berbuat baik dan akan diberkahi, dan dia sangat menyesal. Namun, dia malah memutuskan untuk menikahi Lea. Saat resepsi pernikahan mereka, dia mengungkapkan semua kejahatan Lea dan melompat dari gedung bersamanya. Lea mati di tempat, tetapi Haris hidup dalam keadaan vegetatif seumur hidup.

Hari ini, tanggal 20 Mei, aku mati di tempat aku dan Haris dulu membuat janji cinta, kepalaku terhantam kabin bianglala.

Aku dan anakku meninggal bersama.

Sementara itu, suamiku, Haris, sedang asyik berpelukan dan berciuman dengan Lea di dalam kabin itu.

"Pak Haris, kalau aku nggak banyak bergerak, apa dia ...."

Aku melayang di udara, melihat Lea melekat erat dalam pelukan Haris, sepertinya sangat menyesal.

Aku berbisik di telinganya terus-menerus, "Ini semua karena kamu. Karena kamu terus bergerak, kabin bianglala jatuh. Kalau bukan karena kamu, aku nggak mungkin mati!"

Sayangnya, dia nggak bisa mendengarku.

"Bukan salahmu, Lea. Dia memang bernasib buruk. Kalau bukan kita, pasti ada orang lain yang duduk di kabin itu, dan dia tetap akan mati."

Haris memeluk Lea erat-erat, seolah-olah takut aku tiba-tiba hidup kembali dan menakuti mereka.

"Pak Haris, aku takut."

"Jangan lihat. Ayo kita pergi dari sini."

Haris menggendong Lea dan menekan kepala gadis itu ke dadanya.

Namun, Lea masih sempat menoleh ke tubuhku yang tak lagi berkepala, dan di ujung bibirnya tersirat senyum samar.

Pekerjaan Haris sangat unik. Dia adalah seorang petugas pemulasaran jenazah di rumah duka, sementara Lea adalah magang baru yang akan lulus pada bulan Juni.

Lea masih muda dan menarik, dan Haris mengatakan bahwa gadis itu sering menanyakan hal-hal yang menurut orang lain mungkin terlihat bodoh.

"Magang baru ini sangat bodoh. Pekerjaanku ini membutuhkan orang yang cerdas dan teliti. Kalau nggak, bagaimana kita bisa memenuhi kepercayaan terakhir mereka?"

Awalnya, Haris selalu mengeluh tentang kebodohan dan kecerobohan Lea. Menurutnya, gadis itu tidak cocok untuk pekerjaan itu.

Namun, keluhannya lama-kelamaan terdengar penuh kasih sayang.

"Lea lagi-lagi melakukan hal bodoh hari ini. Untung ada aku yang membantunya."

"Kalau nggak ada aku, dia harus bagaimana?"

Mungkin menyadari ada yang salah dengan ucapannya, Haris buru-buru melihat ekspresiku.

Sebenarnya aku sudah tahu sejak lama bahwa dia berselingkuh, jadi ekspresiku saat itu tidak aneh.

Justru Lea yang memberitahuku. Setelah mereka berhubungan, dia langsung mengirimiku foto.

"Bu, Pak Haris bilang kamu itu wanita mandul yang nggak bisa punya anak. Dia sudah nggak mencintaimu. Pergilah kalau tahu diri."

Melihat tubuh mereka yang saling berpelukan erat, aku tidak bisa lagi memastikan apakah perkataan Lea hanya bualannya untuk membuatku pergi.

"Apa jadi selingkuhan itu membanggakan?"

Dengan tangan gemetar, aku hanya bisa mengetik beberapa kata. Benakku kosong, tidak tahu harus bertanya apa.

Pada akhirnya, bukankah ini kesalahan Haris?

"Yang nggak dicintai itu yang disebut selingkuhan, Bu. Kamu sudah tua, nggak bisa mengikuti perkembangan zaman."

Aku terjebak oleh ucapan Lea yang menyebutku 'wanita mandul yang nggak bisa punya anak.' Aku pikir, mungkin karena itu Haris selingkuh.

Saat itu aku berpikir, mungkin kalau punya anak, semuanya akan berbeda.

Kami sudah bersama-sama selama 10 tahun, menikah 8 tahun. Karena satu saluran tuba falopiku tersumbat, aku belum bisa hamil.

Kami berdua sangat ingin punya anak. Kami bahkan sudah menyiapkan kamar bayi dan tempat tidur bayi.

Sejak itu, aku diam-diam minum obat tradisional selama berbulan-bulan, berharap bisa memberinya kejutan.

Obat itu pahit dan berbau tidak sedap. Aku harus menutup hidung saat meminumnya teguk demi teguk, seolah-olah dengan begitu, aku bisa segera hamil.

Tuhan tidak mengabaikan usahaku. Saat menyadari sudah tiga bulan tidak datang bulan, aku pun diam-diam melakukan tes.

Saat melihat dua garis di alat tes kehamilan, aku berteriak dan menangis sendirian di kamar mandi.

Akhirnya aku akan jadi seorang ibu!

Namun, anakku tidak pernah punya kesempatan untuk melihat dunia ini.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antagonist Girl
8.2
Demi menjaga memorinya agar tidak memudar, Arlan nekat memenuhi seluruh sudut apartemen dengan foto seorang wanita. Ketakutan mendalam akan kehilangan ingatan menjadi alasan di balik tindakan obsesif tersebut. Di sisi lain, hadirlah Vellice, sosok dari dimensi berbeda yang justru sangat menikmati perannya sebagai karakter antagonis. Kisah ini menyoroti hubungan unik mereka yang terjalin di tengah benturan dunia fantasi dan realitas modern.
Sampul Novel Bisikan Abu
7.8
Menyamar sebagai gadis bisu di kuil Ezen, Asha menyembunyikan kemampuan terlarang membaca memori dari sisa abu. Di kekaisaran pemuja api ini, ia mengungkap sejarah perang masa lalu bersama Kael, seorang pejuang misterius. Saat konspirasi besar dan pemberontakan mulai pecah, benih cinta tumbuh di antara mereka. Melalui ritual kuno serta pelarian yang mengancam nyawa, kekuatan unik Asha kini menjadi penentu mutlak apakah dunia mereka akan bangkit atau lenyap selamanya.
Sampul Novel Istri yang Terabaikan
9.7
Lima tahun pernikahan kulalui tanpa kehadiran suami di hari ulang tahunku, yang selalu mengganti kehadirannya dengan uang. Ironisnya, ia justru sibuk menyiapkan pesta untuk Fiona dengan alasan hanya dialah yang Fiona miliki. Saat melihat kemesraan mereka di media sosial pascatragedi kebakaran yang menyisakan trauma mendalam, batasan sabarku habis. Aku pun menuliskan komentar tegas bahwa kini aku merelakan pria tak berguna itu sepenuhnya untuk Fiona.
Sampul Novel Jalan Hidup Kita
8.4
Kebahagiaan adalah hak semua orang, tetapi jalannya kerap berliku. Mia Malva Elard, wanita yang lelah berjuang mencari kedamaian jiwa, menjadi sinis pada cinta akibat rentetan kehilangan yang perih. Saat ia nyaris menyerah, Grayson Adelard datang menawarkan pernikahan tak terduga. Di tengah luka masa lalu masing-masing, mampukah keduanya meraih kebahagiaan sejati? Kini, Mia harus memulai babak baru demi menemukan jawaban di dalam ikatan pernikahan tersebut.
Sampul Novel Ketika Suami Membagi Cinta
7.9
Enam tahun membina rumah tangga karena kesalahan masa lalu, Arunika Selvara harus menerima kenyataan pahit bahwa suaminya, Davin Albrecht, menaruh hati pada Selina. Keretakan pernikahan mereka kian nyata saat putri mereka, Mireya, mulai lebih dekat dengan Selina. Meski mencintai wanita lain, Davin menolak bercerai. Di tengah rasa sakit, Arunika memilih pasrah dan menarik diri. Namun, keputusan Arunika untuk menjauh justru menyadarkan Davin bahwa ia tidak bisa hidup tanpa istrinya.
Sampul Novel Pernikahan Terpaksa Mafia
9.5
Demi melunasi utang sang ayah dan mendapatkan perlindungan, Laluna Cattline terpaksa menikah dengan Leonidas Draven. Pewaris teknologi yang berjiwa bebas ini kini terperangkap dalam dunia gelap bos mafia New York tersebut. Pernikahan ini hanyalah transaksi bisnis bagi Leonidas, namun menjadi penjara bagi Laluna. Di tengah intrik kejam dan rahasia masa lalu, keteguhan Laluna justru mulai menyentuh hati dingin Leonidas. Mampukah Laluna bertahan atau akan hancur?