APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Second Chance

Second Chance

Demi menjaga hatinya yang terluka, Sarah sengaja mengasingkan diri dari cinta. Namun, kedamaian hidup yang ia pertahankan seketika goyah sewaktu bayangan masa lalu kembali hadir dan berusaha mendekatinya lagi. Kini, ia terjebak dalam pergolakan batin yang hebat. Sarah dihadapkan pada pilihan sulit: tetap menutup diri atau memberanikan diri mengambil risiko terluka lagi demi cinta yang baru. Inilah kisah perjuangan dewasa mengatasi trauma masa lalu.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sarah sudah seminggu bekerja dan ternyata apa yg dikatakan oleh Nadia benar. Pak Anton merupakan atasan yg tidak cerewet dan baik. Bahkan Pak Anton sering bercerita tentang anak dan cucunya membuat Sarah merasa seperti mempunyai seorang Papa lagi karena sifat kebapakan Pak Anton.

Hari ini kali pertamanya Sarah ikut meeting dengan bos nya Pak Anton karena biasanya selalu Nadia yg menemani beliau tetapi karena mulai besok Nadia sudah resmi cuti buat Persiapan untuk melahirkan makanya Pak Anton menyuruh nya mempersiapkan segala bahan laporan untuk meeting dengan CEO perusahaan. Sadewa Pratama Putra, CEO perusahaan yg mempunyai nama yg sama dengan seseorang di masa lalu Sarah.

Nadia bilang CEO mereka masih lajang dan tampan sekali. Calon potensial kalau mau di jadikan calon suami. Tetapi Sarah tidak kepikiran ke sana. Sarah mempunyai masa lalu yg membuat wanita itu sampai sekarang betah sendiri dan menjaga jarak dengan lelaki.

"Sudah siap Sar ?" Tanya Pak Anton setelah keluar dari ruangan nya.

"Sudah Pak," sahut Sarah sambil mempersiapkan bahan untuk presentasi Anton di depan CEO.

"Bagus.., ayo kita segera keruangan meeting," ucap Anton melangkah menuju ke lift yg akan mengantar mereka ke ruang meeting di lantai 10.

Entah kenapa sepanjang jalan menuju ke ruang meeting perasaan Sarah tidak karuan. Jantungnya berdetak dengan kencang. Ada perasaan gugup yg di rasakan oleh wanita itu. Sarah seakan takut pergi ke ruang meeting. Wanita itu berpikir apa mungkin karena  nama CEO nya itu mirip dengan nama masa lalunya hingga seakan merasa dirinya akan bertemu kembali dengan pria itu.

"Kenapa kamu Sar?" Tanya Anton dengan bingung ketika melihat sekretaris nya kelihatan gelisah.

"Tidak apa-apa Pak," sahut Sarah.

"Kamu gugup ya ? Tanya Anton lagi.

"Iya mungkin saja Pak ," .

"Jangan gugup, biasa saja. Mungkin kata karyawan yg lain, CEO kita pak Tama orangnya tegas dan kata orang dingin seperti kulkas tetapi sebenarnya Pak Tama baik orangnya,"

"Iya Pak," sahut Sarah pelan.

Wanita itu tahu CEO mereka Sadewa Pratama Putra masih muda baru berusia 32 tahun. Pewaris perusahaan multinasional anak dari Barata Putra.

Di usia 29 tahun Pak Tama harus memegang tampuk pimpinan karena Papa nya terkena stroke. Semenjak memimpin perusahaan sudah banyak perombakan yg di lakukan oleh pria itu hingga membuat perusahaan menjadi lebih berkembang lagi.

Pria dengan posisi jabatan yg bonafid , tampan dan kaya dengan status masih lajang yg membuat Tama menjadi incaran para wanita-wanita. Tetapi rupanya pria tersebut belum tertarik untuk berumah tangga walaupun pria itu tidak pernah kesepian di setiap kesempatan selalu saja ada wanita cantik yg menemani nya.

Sarah dan Anton telah sampai di ruang meeting dan masuk ke dalam ruangan. CEO mereka belum datang tetapi Sarah mulai membereskan tugasnya agar sewaktu Anton presentasi semuanya telah siap.

"Sekretaris baru ya Pak Anton ?" Tanya seorang pria yg usianya lebih muda daripada bos Sarah.

"Iya , pengganti Nadia  karena cuti melahirkan," sahut Anton.

"Kenalkan, saya Dito bagian marketing," ucap pria tersebut sambil mengulurkan tangannya.

Sarah lalu menyambut uluran tangan pria itu dan memperkenalkan diri nya.

Sarah yg awalnya tidak nyaman dengan sikap Dito yg terkesan terlalu akrab dengannya akhirnya merasa nyaman juga mengobrol dengan pria itu. Wanita itu berpikir mungkin ini lah saat nya untuk membuka diri lagian kejadian itu sudah lama terjadi belum tentu semua pria seperti pria dari masa lalunya itu.

Pintu terbuka dan sosok CEO yg di cerita kan oleh Anton muncul dari balik pintu. Sarah yg masih tersenyum mendengar cerita Dito ikut menoleh untuk melihat bagaimana sosok CEO mereka.

Senyum di wajah Sarah langsung menghilangkan ketika mengetahui siapa CEO mereka. Warna pucat langsung menjalari wajah wanita itu. Ternyata benaran pria itu yg menjadi CEO. Pria dari masa lalunya.

"Dewa...," Ucap Sarah pelan . Wanita itu berusaha untuk menundukkan kepalanya agar wajahnya tidak terlihat oleh sang CEO.

Suara Dito yg masih bercerita tidak terdengar lagi . Sarah terlalu sibuk menahan degup jantungnya yg berdetak dengan kencang. Keringat dingin telah membasahi tubuh Sarah. Kedua tangannya mengepal dengan kencang sampai wanita itu bisa merasakan kuku yg menusuk tangannya sendiri.

"Selamat pagi semua nya, maaf saya telat karena tadi terkena macet di jalan,"  suara bariton terdengar masuk di telinga Sarah. Suara yg dulu sering berbisik di telinganya.

"Oke kita mulai meeting nya," kembali terdengar suara Tama CEO perusahaan.

"Bagaimana Pak Anton dengan laporan keuangan bulan kemarin semua sudah ada laporannya ?"

CEO itu menanyakan pertanyaan itu sambil melihat kearah laporan yg di berikan oleh sekretaris nya hingga pria itu tidak melihat betapa leganya Sarah ketika pria itu belum melihat kearahnya.

"Sudah Pak, tolong Sarah ambil laporan yg sudah di rekap kemarin," ucap Anton kepada Sarah.

CEO itu ketika mendengar ucapan Anton langsung mengangkat kepalanya dan melihat wanita yg di panggil dengan nama Sarah. Setelah tahu siapa wanita itu . CEO itu tertegun dengan wajah tegang.

"Ara," bisik Tama pelan tanpa terdengar oleh semua orang yg sedang berkumpul di ruang meeting.

Sarah dan Dewa saling bertatapan. Sarah mengalihkan pandangannya ketika Anton kembali menyuruhnya untuk mempersiapkan laporan keuangan.

Sepanjang jalan meeting, Sarah merasa tatapan mata Dewa tertuju kepadanya membuat wanita itu semakin gelisah.

"Kenapa Sar ?" Tanya Dito yg mengetahui wanita yg duduk di samping nya terlihat gelisah dengan wajah tegang.

Tangan pria itu menyentuh lengan Sarah ketika wanita itu tidak merespon pertanyaan nya.

Dewa yg melihat tindakan Dito yg menyentuh lengan Sarah langsung mengeram  emosi.

"Bagaimana dengan Pak Dito laporan penyediaan barang di gudang ?" Tanya Dewa kepada Dito dengan suara yg sedikit keras membuat semua orang yg berada di ruang meeting terkejut .

Dito yg mendengar kan pertanyaan bos besar terkejut dan mulai mempersiapkan bahan laporannya.

Sarah sangat berharap semoga meeting kali ini cepat selesai dan dirinya bisa melarikan diri. Wanita itu mengangkat kepalanya dan langsung bertatapan dengan Dewa. Pandangan mata pria itu begitu tajam menatap Sarah membuat wanita itu semakin gelisah.

Akhirnya Sarah bisa bernapas lega ketika meeting selesai, setelah 2 jam wanita itu gelisah mendapati Dewa selalu menatapnya.

Segera Sarah membereskan kertas-kertas laporan dan menyimpan nya.

"Bagus sekali laporan keuangannya nya buat bulan ini Pak Anton," ucap Dewa yg telah menghampiri Anton dan Sarah.

"Terimakasih Pak . Ini semua juga hasil kerja keras semua karyawan," sahut Anton.

"Apakah Nadia sudah cuti melahirkan?". Tanya Dewa lagi .

"Iya Pak, ini Sarah pengganti Nadia. Sarah kenalkan ini CEO kita Pak Tama," ujar Anton memperkenalkan Sarah kepada Dewa.

Sarah dengan terpaksa mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Dewa pria masa lalunya.

Desiran halus menjalari seluruh tubuh Sarah ketika tangannya di genggam Dewa dengan kuat. Pria itu seakan tidak mau melepaskan genggamannya tangan nya sehingga Sarah akhirnya menarik tangannya dengan paksa dari genggaman tangan pria itu.

Melihat tindakan Sarah membuat  Dewa tersenyum miring sambil menaikkan alisnya membuat Sarah menjadi salah tingkah.

Setelah berbincang-bincang beberapa saat, akhirnya Sarah dan Anton kembali ke kantor mereka di lantai 5.

Sepanjang hari di kantor , pikiran Sarah tidak tenang. Kepikiran dirinya ingin mengundurkan diri tetapi Sarah tidak mau mengecewakan Mama nya. Setiap telpon berbunyi Sarah menjadi gugup sendiri takut ternyata Dewa yg menelepon. Tetapi setelah sepanjang hari bekerja dengan pikiran tidak tenang. Sarah baru merasa lega ketika waktu nya akan pulang kerja.

Wanita itu juga berpikir mungkin saja Dewa sudah melupakan kisah mereka di masa lalu. Mungkin saja pria itu sudah menikah dan bahagia dan tidak mengingat lagi akan perbuatannya kepada Sarah.

Sarah merasa seharusnya dia tidak ketakutan sendiri seperti ini. Karena itu semua masa lalu yg mungkin sudah di lupakan oleh pria itu.

Setelah memikirkan semua itu membuat hati Sarah menjadi lebih tenang

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 49 Hari Bersama Tawanan Sexy
7.9
Model terkenal Tamara Levinka, tunangan dari CEO pembuat senjata Roger Jenandra, tiba-tiba lenyap secara misterius. Walau pencarian berskala besar dikerahkan, ia tak kunjung ditemukan. Setelah 49 hari berlalu, Tamara mendadak kembali dan membawa kabar mengejutkan. Di balik misteri hilangnya Tamara, ada Jeff yang sangat terobsesi padanya. Di sisi lain, Tamara pun siap mengorbankan apa saja demi Jeff. Hubungan asmara mereka bersemi di tengah pusaran konflik yang penuh bahaya.
Sampul Novel Bismillah Anna
9.2
Sejak SMP, Anna memendam rasa pada Malik yang bersikap dingin dan menyukai perempuan lain. Di tengah perjuangannya sebagai dokter muda, ia harus menghadapi duka mendalam akibat kehilangan sang ayah. Meski takdir terasa pahit dan cintanya bertepuk sebelah tangan, Anna tetap tegar melewati cobaan hidup. Akankah kesabarannya berujung pada pernikahan dengan Malik, atau takdir justru akan mempersatukannya dengan seorang pria lain yang jauh lebih misterius?
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai dari Laurence Andrews untuk ke-99 kalinya. Bukannya peduli, Laurence malah mengusir Josie dari mobil demi menerima telepon dari sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan pernah pergi. Namun, ia tidak sadar bahwa kesabaran Josie telah habis akibat terus diabaikan. Di saat yang sama, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera bercerai dan pergi dari negara itu selamanya.
Sampul Novel Istri Manis Tuan Jicko
9.8
Demi memenuhi keinginan sang ibu yang mendambakan cucu tanpa ikatan pernikahan, Jicko menolak dijodohkan. Ia memilih jalan pintas dengan menawarkan perjanjian khusus kepada Ameera untuk mengandung anaknya. Jicko percaya kesepakatan ini menguntungkan kedua pihak tanpa melibatkan perasaan. Namun, rencana yang ia kira sederhana itu justru menjadi sangat rumit saat kenyataan hubungan mereka ternyata jauh lebih kompleks dari perkiraan awal.
Sampul Novel Kita Tidak Akan Pernah Berpisah Lagi
9.6
Setelah tewas secara tragis akibat cinta buta, Maeve terlahir kembali dengan tekad menjalani hidup baru yang bebas. Ia pun menghancurkan ambisi rival lamanya di dunia musik melalui bakat yang tak tertandingi. Sambil meniti puncak karier, Maeve tetap menunjukkan sisi lembut pada pria yang dicintainya. Di balik ketegasannya, ia tak ragu menggoda sang kekasih hingga pria itu membalasnya dengan bisikan penuh gairah yang menjanjikan malam tak terlupakan.
Sampul Novel Madu(Memilih Terluka Untuk Bahagia)
9.0
Kehidupan Ara hancur seketika setelah ditalak oleh Revan akibat fitnah keji. Dia dituduh mencoba membunuh Mayang yang sedang mengandung hingga pendarahan, meski Ara tak tahu dari mana obat di kamarnya berasal. Revan yang diselimuti murka memilih menceraikannya dan mengancam akan melapor ke polisi. Namun, di balik kebencian itu, ada misteri besar tentang dalang asli keguguran Mayang. Akankah kebenaran terungkap setelah pengorbanan Ara dibalas hinaan?