APKDock Logo
Sampul Novel Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

9.4 / 10.0
Saat memergoki Silvano, tunangannya, berciuman dan berjanji akan membiarkan cinta pertamanya, Marisha, merebutnya di altar, hati Juvena hancur. Namun, alih-alih melabrak mereka, Juvena memilih jalan lain yang jauh lebih ekstrem. Dia diam-diam merancang rencana balas dendam yang matang. Di hari pernikahan mereka sebulan kemudian, Juvena berniat menayangkan bukti perselingkuhan Silvano dan Marisha ke hadapan semua tamu undangan, sementara dirinya telah bersiap kabur ke luar negeri.

Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan Bab 1

"Bu Juvena, apa Anda yakin ingin menayangkan foto dan video Pak Silvano dengan Nona Marisha pada hari pernikahan?"

Juvena terhenti sejenak, lalu dengan tegas menjawab, "Aku yakin."

"Oh ya, sekalian bantu aku urus visa. Pada hari pernikahan aku harus ke luar negeri, jangan sampai ada yang tahu."

Setelah menutup telepon, Juvena berdiri lama di dalam kamar.

Pagi ini saja, Juvena menemukan rumah kecil tempat tinggal tunangannya bersama cinta pertamanya.

"Marisha, kalau kamu sungguh tak rela aku menikah, sebulan lagi datanglah. Rebutlah aku, dan jadilah pengantinku!"

Begitu sampai di pintu, Juvena mendengar Silvano menyerukan kalimat itu kepada Marisha.

Detik berikutnya, keduanya tak bisa menahan diri dan saling berciuman.

Melihat adegan itu, jantung Juvena hampir meledak.

Dia menahan diri untuk tidak menerobos masuk, lalu berbalik dan pergi.

Pada saat itu juga, dirinya telah diam-diam membuat keputusan yang akan mengejutkan semua orang.

Di hari pernikahan sebulan kemudian, sebelum rencana mereka untuk merebut pengantin terjadi ... Juvena akan kabur dari pernikahan!

"Bu Juvena, apakah Anda yakin ingin menyebarkan foto dan video Pak Silvano dengan Nona Marisha pada hari pernikahan?"

Juvena Ningris terdiam sejenak, lalu dengan tegas menjawab, "Aku yakin."

"Oh ya, sekalian tolong bantu aku uruskan visa. Pada hari pernikahan itu aku akan pergi ke luar negeri, jangan sampai ada yang tahu."

Pihak di telepon segera menjawab, "Baik, Bu Juvena, akan segera aku urus."

Setelah menutup telepon, Juvena berdiri lama di dalam kamar.

Awalnya dia sama sekali tak berniat membuat keputusan yang begitu ekstrem.

Kalau saja dia tidak mendapati bahwa Silvano Lusdan diam-diam memiliki sebuah rumah kecil di luar.

Dan orang yang "disembunyikan" Silvano justru adalah wanita yang pernah melukai pria itu dengan dalam.

Dia adalah cinta pertamanya ... Marisha.

Pagi ini saja, Juvena menerima alamat dari detektif pribadi.

Mengikuti alamat itu, dia sampai di sebuah vila yang terpencil namun didekorasi dengan sangat hangat.

"Kalau kamu sungguh tak rela aku menikah, sebulan lagi datanglah. Rebutlah aku, dan jadilah pengantinku!"

"Marisha, selama kamu berani muncul di hari pernikahan, aku berani menikahimu!"

Begitu sampai di depan pintu, Juvena sudah mendengar tunangannya berkata seperti itu kepada wanita lain.

Di dalam rumah, wanita itu tertegun sejenak, lalu menerjunkan diri ke pelukan Silvano sambil bersumpah ....

"Baik, di hari pernikahan itu, aku akan merebutmu sendiri dari tangan Juvena!"

Mendengar perkataan Marisha, mata Silvano seketika memerah karena terharu.

Detik berikutnya, keduanya tak bisa menahan diri dan saling berciuman.

Berdiri di luar pintu menyaksikan adegan itu, hati Juvena terasa sakit bagaikan hampir meledak.

Silvano terlalu pandai berbohong.

Sampai-sampai Juvena percaya akan sumpah sehidup semati saat lamaran pria itu. Hingga sekarang, dirinya baru menyadari, di sinilah rumah kecilnya bersama cinta pertamanya Marisha.

Juvena menahan diri untuk tidak menerobos masuk, berbalik dan pergi.

Pada saat itu juga, dia diam-diam membuat keputusan yang akan mengejutkan semua orang.

Di hari pernikahan sebulan kemudian, sebelum rencana rebutan pengantin mereka dijalankan ... dirinya akan kabur!

Juvena tidak membawa mobil, berjalan pulang sepanjang jalan.

Melihat penampilannya yang penuh debu dan angin, seorang pelayan merasa ketakutan. Dengan buru-buru sang pelayan merangkulnya masuk ke dalam untuk menghangatkan diri, lalu tergopoh-gopoh menuangkan air panas.

"Nona, kenapa Anda keluar tanpa berpakaian tebal, kalau sampai masuk angin nanti Pak Silvano pasti marah lagi!"

Namun Juvena seakan tak merasakan apa-apa. Tanpa sepatah kata yang diucapkan, dia berbalik menuju kamarnya.

Begitu pintu tertutup, Juvena menahan dadanya, lalu perlahan terduduk di lantai.

Selama ini, dia tidak pernah meragukan cinta Silvano padanya.

Pria itu pernah, hanya karena satu kata "suka" dari Juvena, pergi jauh ke Benua Selatan untuk membuatkan gelang berlian mewah khusus baginya.

Dia juga pernah, hanya karena Juvena dipaksa minum dua gelas lagi, tanpa ragu membalik meja, bahkan merobek kontrak ratusan miliar.

Seorang direktur yang sudah terbiasa dengan kerasnya dunia bisnis, justru rela merendahkan diri untuk melamarnya. Bahkan saking gugupnya, si pria sampai gemetaran di tempat lamaran.

Setelah lamaran itu berhasil, seluruh kalangan terpandang di Kota Samudra menantikan pernikahan termewah abad ini sebulan kemudian.

Namun hanya Juvena yang tahu, itu tidak mungkin terjadi, karena ... Silvano berselingkuh.

Kali ini dia sebenarnya ingin duduk bersama Silvano untuk berbicara baik-baik, tetapi tak disangka, dirinya segera mendengar kata-kata yang begitu menghancurkan jiwanya.

Rebut jadi pengantin? Sebenarnya Silvano menganggapnya apa?

Bagaimana pula dengan harga diri Keluarga Ningris?

Juvena mengelus cincin pertunangan di jarinya, lalu perlahan memejamkan mata.

Dia berpikir, kalau saja tidak ada pernikahan, bagaimana mungkin Silvano membiarkan Marisha merebutnya?

Dan yang harus dia lakukan adalah, sebelum adegan rebutan pengantin itu terjadi ... kabur di depan semua orang.

Di hari pernikahan sebulan kemudian, dia akan lenyap sepenuhnya dari dunia Silvano!

Dan sekaligus memberikan pria itu hadiah yang tak akan pernah dilupakannya ....

Lanjut Membaca

Daftar Isi Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Akupun Menandatangani Namanya
9.1
Setelah dikhianati oleh suaminya, Marvin Kurniawan, dan diracuni hingga tewas oleh putra kandungnya sendiri demi kekuasaan Irma Fasnitan, seorang wanita mendapatkan kesempatan kedua. Terbangun tepat di hari pernikahannya di masa lalu, ia bertekad mengubah nasib tragisnya. Alih-alih menandatangani dokumen pernikahan, ia menuliskan nama Irma, lalu melarikan diri bersama seluruh harta warisan peninggalan orang tuanya demi menyelamatkan diri dan membalas dendam secara elegan.
Sampul Novel Di Antara Tangis Anakku dan Diam Suamiku
9.8
Kiyano sekarat di koridor rumah sakit usai dipaksa menyerahkan jantungnya demi Sheilla, cinta pertama suaminya. Di ambang ajal, putra mereka yang berusia enam tahun memohon pertolongan sang ayah. Alih-alih peduli, sang suami menuduh istrinya berbohong dan mengusir anak mereka. Demi menyelamatkan ibunya, bocah itu menyerahkan Kalung Penjaga Umur miliknya untuk menyewa kamar. Namun, Sheilla sengaja menghalangi kamar tersebut demi menempatkan anjing peliharaannya atas izin suaminya.
Sampul Novel Gairah Sang Majikan
8.2
Hubungan terlarang membara di dalam rumah antara seorang majikan dan asisten rumah tangganya. Terpikat oleh kecantikan sang pembantu yang begitu memikat, sang majikan tidak mampu membendung ketertarikannya. Keduanya pun terhanyut dalam romansa dewasa yang penuh dengan adegan intim yang intens dan eksplisit. Pembaca diharapkan bersikap bijak saat mengikuti kisah penuh godaan dan gairah membara yang tak terhindarkan ini.
Sampul Novel Korban Terakhir yang Digambar Ibu adalah Aku
9.2
Sebagai seniman forensik andal, ibu Janice mengabaikan telepon darurat putrinya saat diculik karena mengira itu hanya lelucon perusak ulang tahun sang adik. Janice pun tewas disiksa tanpa pertolongan. Begitu hasil tes DNA keluar, sang ibu yang syok bergegas ke TKP. Menggunakan sisa tulang yang ada, ia mencoba menggambar sketsa korban dengan tangan gemetar. Meski terus menyangkal, setiap goresan pensilnya selalu membentuk wajah Janice saat meregang nyawa, menyisakan tangis penyesalan yang terlambat.
Sampul Novel Rembulan Untuk Mantan Pramuria
9.7
Demi bertahan hidup dari impitan ekonomi, Dewi Maryam terpaksa menempuh jalan sebagai pramuria. Di tengah keterpurukan, ia bertemu Dimas, sosok tulus yang membawa kehangatan cinta baru. Walau bayang-bayang masa lalu belum sepenuhnya sirna, Dewi bertekad membuka hati untuk pria itu. Namun, perjuangan tidak mudah karena Dimas harus meyakinkan sang ibu agar merestui hubungan mereka. Dimas sangat percaya bahwa Dewi adalah calon ibu terbaik bagi anak-anaknya kelak.
Sampul Novel WANITA SIMPANAN SUAMIKU,
8.3
Nela sempat merasakan indahnya pernikahan bersama Bima, sosok suami penyayang yang selalu memanjakannya. Namun, kehangatan itu mendadak lenyap saat perangai Bima berubah total menjadi sangat dingin dan acuh tak acuh. Didorong rasa curiga, Nela pun menyelidiki penyebab perubahan tersebut. Betapa hancur hatinya saat mendapati kenyataan bahwa suaminya telah berkhianat. Lebih menyakitkan lagi, wanita selingkuhan Bima adalah Seyla, sahabat dekat yang sangat ia percayai.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan