APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah

Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah

Sebagai ahli negosiasi krisis andalan di Divisi Khusus Kepolisian, Zaki Sadam mampu menaklukkan kondisi psikologis siapa pun dalam situasi paling berbahaya. Anehnya, kemampuan hebat itu mendadak lumpuh setiap kali dia berhadapan dengan air mata Cindi Wiryo. Banyak orang mengira Zaki sangat memuja Cindi dan bersedia melakukan apa saja demi kebahagiaannya. Sayangnya, di balik rumor romantis yang beredar luas tersebut, hanya Cindi yang menyadari kenyataan pahit bahwa hati Zaki sebenarnya milik wanita lain.
Bab
Bagikan

Bab 7

Cindi butuh waktu lama untuk bisa bersuara.

“Kenapa bisa begini?”

Pandangannya menggelap berulang kali, dia hanya bisa menangkap potongan-potongan kalimat yang terdengar putus-putus.

“Sebuah misi berbahaya, dia terluka parah. Kakakmu bilang, jangan temui dia dulu.”

Cindi menggigit bibir erat-erat, setiap kata seakan berdarah. “Kenapa?”

Di seberang, suara itu terdiam cukup lama, baru kemudian menjawab pelan,

“Kakakmu pasti punya pertimbangannya sendiri. Cindi, tenanglah. Sebelum kamu dipindahtugaskan, markas akan mengatur semua hal antara kamu dan kakakmu. Malam ini akan ada orang yang menjemputmu, mohon bersiap.”

Cindi menutup matanya. Setelah beberapa saat, dia menjawab dengan suara serak,

“Baik.”

Rasa sakit itu seperti menggiling syarafnya. Dia seolah kembali pingsan dan mulai teringat akan kenangan lama.

Setelah bersama Zaki, kakaknya tidak mendukung hubungan mereka. Namun, Zaki pernah berlutut di hadapan kakak Cindi dan bersumpah, “Aku akan mencintai Cindi dengan nyawaku sendiri dan akan memberikan seluruh kebahagiaanku untuknya.”

Sang kakak pernah berkata bahwa sebagai polisi kriminal yang sudah bertahun-tahun di lapangan, dia punya naluri tajam terhadap seseorang. Zaki membuatnya merasa tidak nyaman. Tapi pada saat itu, Cindi mengira itu hanya karena kakaknya punya trauma terhadap profesi negosiator, akibat kejadian yang melibatkan ibu mereka.

Cindi mencoba memperbaiki hubungan antara kakaknya dan Zaki, tapi belum berhasil, dan kakaknya tiba-tiba memutuskan hubungan dengannya.

Cindi terbangun dalam kebingungan, air mata telah membasahi seluruh wajahnya.

Setelah sadar, pikirannya langsung tertuju pada pertanyaan kenapa Zaki berusaha memutuskan hubungannya dengan kakaknya? Apa karena kakaknya menemukan sesuatu tentang Sukma?

Cindi tak sempat berpikir lebih jauh, yang dia inginkan hanyalah bertemu kakaknya sebelum dipindahkan, atau bahkan membawa sang kakak pergi bersamanya.

Cindi tak ingin membuang waktu. Dengan tergesa, dia pulang ke rumah, berniat mengambil barang dan pergi. Tapi di luar dugaannya, Zaki justru ada di sana.

Padahal mereka baru saja bertengkar hebat, tapi kini raut wajah Zaki tetap terlihat tenang, bahkan sempurna.

"Cindi, kamu sudah pulang. Mari kita bicara baik-baik."

Cindi menghindar, suaranya terdengar dingin, “Nggak ada yang perlu dibicarakan di antara kita.”

"Kenapa kamu nggak bisa mendengarkan penjelasanku? Dulu kamu nggak seperti ini!"

Cindi tertawa acuh tak acuh. Kepalanya masih dibalut perban, sorot matanya mati rasa dan tenang.

"Mendengarkan apa? Dengarkan penjelasanmu bahwa meskipun kalian nggak ada hubungan apa-apa, tapi dia mengandung anakmu?"

Mata Zaki langsung membesar, dia melangkah maju sambil berkata, "Itu nggak seperti yang kamu pikirkan! Itu hanya sebuah kecelakaan ...."

"Kecelakaan atau bukan, itu sudah nggak penting." Suara Cindi dipenuhi kelelahan. Dia berkata pelan, “Zaki, mari kita berpisah. Lagi pula ....”

"Aku nggak setuju!" Zaki tiba-tiba berteriak marah. "Kamulah yang memaksaku!"

Sebelum Cindi sempat bereaksi, Zaki mengeluarkan botol kecil dari sakunya, lalu menyemprotkan cairan ke wajah Cindi.

Aroma menyengat langsung menusuk hidung. Cindi segera menahan napas, tapi sudah terlambat. Tubuhnya melemas, jatuh ke pelukan Zaki.

“Aku nggak akan menerima perpisahan ini! Cindi, tanpa kamu, aku akan mati!”

Zaki menggeram pelan, lalu menggendong Cindi dan pergi dengan cepat.

Dalam keadaan setengah sadar, Cindi samar-samar mendengar suara di luar. Tapi kelopak matanya sangat berat. Tak peduli sekuat apa dia mencoba, Cindi tidak bisa membuka matanya.

Dia mendengar Zaki membawanya ke dalam mobil. Setelah waktu cukup lama berlalu, mobil berhenti, dan terdengar Zaki berbicara dengan seseorang.

“Aku nggak menyangka Cindi begitu kejam, bahkan ingin menggugurkan anak yang dikandung Sukma. Aku harus memisahkan mereka.”

“Pulau itu jauh, dia akan terombang-ambing di laut berhari-hari. Sama saja seperti dipenjara.”

“Dia ingin memasukkan Sukma ke penjara, maka dia juga harus merasakan seperti apa rasanya dipenjara.”

“Kak Zaki, terima kasih sudah membalaskan dendamku.”

Cindi mencium bau asin dari angin laut. dia diletakkan di atas kapal yang bergoyang, dan tak lama kemudian, kapal pun berangkat meninggalkan pantai. Suara ombak makin keras.

Lalu dia mendengar suara rendah Zaki, “Cindi, tunggu aku. Aku akan menjemputmu kembali.”

Cindi terbaring di sana, hatinya sama dinginnya dengan geladak kapal. Dia menggigit lidahnya, rasa sakit menyentaknya untuk membuka mata. Darah pun mengalir.

Zaki, kamu tidak akan sempat menjemputku.

“Telah mengirim permintaan ke markas, koordinat sudah dipastikan.”

Sebuah helikopter terbang diam-diam meninggalkan permukaan laut.

Di tepi pantai, Zaki berdiri lama, menatap ke arah perahu kecil yang menghilang di dalam kegelapan. Tenggorokannya terasa pahit, hatinya seperti kosong sebagian.

Di sampingnya, Sukma menggenggam tangannya.

“Kak Zaki, ayo kita pergi .…”

Belum selesai kalimat itu terucap, terdengar suara, “Boom!”

Sebuah ledakan besar menerangi laut. Ombak raksasa menyembur ke udara.

Zaki menatap tak percaya, matanya memerah, suaranya melengking penuh rasa putus asa, “Cindi!”

Perahu di laut itu telah hancur menjadi abu.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B65760" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B65760
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bittersweet
9.0
Arvin Bintang Mahatama dan Hana Farsya Aurina bertetangga sejak kecil. Meski Arvin sangat jahil sedangkan Hana manja tapi dewasa, mereka tak terpisahkan dari TK hingga SMA. Hubungan keduanya kerap diwarnai pertengkaran bagai Tom and Jerry akibat perbedaan sifat. Memasuki masa remaja, persahabatan erat ini diuji oleh tumbuhnya benih-benih cinta. Akankah ikatan platonis mereka mampu bertahan saat perasaan baru mulai mewarnai kisah pahit manis di sekolah?
Sampul Novel Cinta Sang Majikan
9.7
Saat Amber Aileen nyaris menyerah pada hidup akibat luka masa lalu, Gavin Austin datang menyelamatkannya. Di balik reputasinya yang kejam, pria itu justru memperlakukan Amber dengan penuh kehangatan. Hubungan mereka memicu murka dari ibu serta tunangan Gavin. Keadaan kian rumit setelah sebuah malam intim menyatukan mereka hingga Amber berbadan dua. Namun, di tengah harapan baru itu, sebuah kabar mengejutkan dari Gavin mengancam janji manis yang pernah ia ucapkan.
Sampul Novel My Beautiful Bride
9.7
Trauma masa lalu mengubah CEO Ethan Daniel menjadi sosok yang dingin dan kasar. Ketika sang kakek menuntutnya memenuhi janji pertunangan masa kecil, Ethan sempat acuh. Namun, semua berubah saat ia bertemu Anna. Gadis sederhana ini justru memikat perhatiannya karena berani menolak pesona serta harta melimpah sang konglomerat. Penolakan tersebut memicu rasa penasaran Ethan yang tak biasa diabaikan. Di tengah perjuangannya mendekati Anna, luka lama Ethan kembali membayangi. Akankah ketulusan Anna mampu menyembuhkan hatinya?
Sampul Novel Pernikahan Hanya Sandiwara
9.0
Wasiat keluarga memaksa Kania menjalani pernikahan penuh derita bersama Rendra. Diperlakukan bagai pelayan oleh sang suami dan mertuanya, ia terpaksa bertahan demi membiayai pengobatan sang adik. Di tengah kepedihan hidupnya, sosok Davian datang membawa kehangatan dan menumbuhkan benih asmara baru. Kini, Kania dihadapkan pada dilema besar: tetap bertahan dalam hubungan beracun tersebut atau melangkah pergi demi mengejar kebahagiaan sejati bersama Davian.
Sampul Novel Sekretaris kesayangan CEO
9.7
Menjadi kekasih dari atasan yang bergelimang harta mendatangkan ujian berat bagi Yasmin Andara. Sekretaris menawan ini harus menghadapi tekanan besar saat dirinya dipaksa untuk meninggalkan sang CEO tercinta. Di tengah tuntutan dunia kerja, kenyataan pahit kini menguji kesetiaan dan keteguhan komitmen mereka. Akankah jalinan asmara ini sanggup bertahan melewati segala rintangan, ataukah harus kandas begitu saja? Simak pergulatan batin Yasmin dalam memperjuangkan cintanya.
Sampul Novel Selimut Malam CEO
9.1
Kehidupan Raina Paradisa hancur di usia tujuh belas tahun. Demi melunasi utang pamannya senilai satu miliar rupiah, ia terpaksa mengubur mimpinya dan menjadi pemuas bagi Alex Modero. Alex adalah seorang pebisnis sukses berumur tiga puluh lima tahun yang sangat sombong, gemar berganti kekasih, dan membenci pernikahan. Kini, pria kaya tersebut mengklaim Raina sebagai miliknya, menjebak gadis muda itu dalam belenggu hubungan gelap yang tidak bisa ia hindari.