APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Saat semua Memihak Kakakku

Saat semua Memihak Kakakku

Hidupku hancur setelah kakak perempuanku merebut novel karyaku yang viral dengan bantuan kakak laki-lakiku yang bertindak sebagai editor. Fitnah kejam itu membuatku dirundung, kehilangan suami miliarder asal Kota Bet yang memilih menikahi kakakku, hingga akhirnya aku diasingkan dan dibunuh olehnya. Di ambang kematian, ibuku bahkan tetap menyalahkanku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Aku terbangun kembali tepat di hari tuduhan plagiarisme itu pertama kali dilayangkan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku tak ingin tinggal di rumah dan terus disiksa, jadi aku berusaha bangkit dan pergi.

Lina hampir putus asa dan berkata, “Jeni nggak mau mendonorkan darah kali ini? Dia nggak akan mau memberiku tranfusi darah lagi? Dia mencuri kesehatanku, mencuri orang yang kusuka, apakah dia juga mau mencuri nyawaku?”

Stefi marah dan mengejarku, lalu menarikku dengan paksa.

“Jeni, kamu dilahirkan untuk menyelamatkan kakakmu! Nggak peduli kamu mau atau nggak, kamu harus mendonorkan darah untuk kakakmu hari ini!”

Aku menolak, kemudian Stefi mengambil obat penenang dan ingin menyuntikku.

Kapan pun dan di mana pun, dia akan selalu membela Lina.

Alfred mengenyit melihatnya, ada rasa kasihan dan ketidaksetujuan di wajahnya, tetapi dia tetap membantu menahanku.

“Lepaskan! Kalau kalian berani menyentuhku hari ini, aku akan memasukkan kalian ke penjara!”

Aku berjuang sekuat tenaga, tetapi tidak bisa melepaskan diri. Keputusasaan dan kemarahan memenuhi dadaku, hampir membuatku hancur.

Saat jarum suntuk hampir menusuk tubuhku, pembantu berlari menghampiri.

“Nyonya, tuan, orang yang bertanggung jawab di acara tanda tangan buku datang mencari Nona Jeni. Mereka ada di depan pintu sekarang.”

Keluargaku sangat memperhatikan reputasi.

Meskipun enggan, mereka tetap melepaskanku.

Tanpa menunda, aku segera berbalik dan berjalan keluar.

Alfred mengejarku dan memberikan obat salep padaku.

“Wajahmu bengkak, oleskan salep ini.”

Dia selalu seperti itu, memberikan kebaikan padaku setelah menyakitiku.

Ketika Lina tidak ada, dia juga cukup baik padaku.

Namun, setiap kali Lina terlibat konflik denganku, Alfred selalu mendukungnya.

Namun, ibuku adalah seorang janda dan Lina adalah anak dari pernikahannya sebelumnya. Alfred tidak punya hubungan darah dengan Lina, akulah saudara kandungnya yang sebenarnya!

Aku tidak mengambil obat salep itu dan hanya menatapnya dengan dingin.

Alfred mengernyit dan melanjutkan, “Jeni, Lina itu kakakmu, kalian berdua punya golongan darah yang langka. Kalau kamu nggak menyelamatkannya, dia akan mati!”

Dengan tenang, aku menjawab, “Kalau aku nggak mendonorkan darahku, kakak nggak pasti akan mati. Tapi kalau aku terus-menerus mendonorkan darahku, aku bisa memastikan bahwa aku akan mati!”

“Darah 400 ml itu masih dalam batas normal. Kami bahkan nggak pernah meminta dokter mengambil 1 ml lebih darimu. Bagaimana mungkin itu mempengaruhi tubuhmu? Jeni, aku benar-benar nggak mengerti, kenapa kamu selalu menentang Lina?”

Alfred mengucapkan kalimat terakhir itu dengan suara teriakan yang geram.

Namun, wanita dengan berat 45 kg tidak disarankan untuk mendonorkan darah.

Tubuhku lemah, tinggiku 170cm dan berat badanku hanya sekitar 42.5 kg saja.

Wanita sehat sekalipun, seharusnya jeda antara setiap donor darah lebih dari 6 bulan.

Namun, aku harus mendonorkan darah minimal dua kali sebulan.

Pernahkah mereka menganggapku manusia?

Di kehidupan sebelumnya, aku sudah menjelaskan ini banyak kali, tetapi tidak ada yang percaya.

Atau lebih tepatnya, tidak ada yang peduli padaku.

Di kehidupan ini, aku tidak ingin menjelaskan lagi.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, aku naik ke mobil dan menyuruh petugas untuk segera mengemudikan mobil.

Petugas itu merasa bekas tamparan di wajahku tidak enak dilihat, jadi dia menyiapkan masker dan memintaku untuk menutupi sebagian wajahku.

Acara tanda tangan buku dipenuhi oleh para penggemar bukuku.

Awalnya, suasana di lokasi sangat baik.

Namun tidak lama setelah acara dimulai, Lina dan yang lainnya datang menyerbu seperti di kehidupan sebelumnya.

“Kamu yang membuatku menjadi orang sakit dan bahkan nggak bisa lulus ujian universitas. Kamu juga selalu menarik pergi orang yang aku sukai … Aku sudah cukup sabar, apa itu masih belum cukup? Bahkan novel yang kutulis dengan susah payah, kamu masih mau mencurinya?”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dark in Antares City
9.3
Dunia kini dicekam teror Eaters, predator mirip manusia yang berubah jadi monster pemangsa daging saat malam tiba. Di tengah situasi mengerikan ini, Rio Rosswel harus menyaksikan ibunya tewas mengenaskan oleh makhluk bercakar tajam tersebut. Sambil bersembunyi di dalam lemari, ia terpaksa menahan tangis serta amarahnya. Kejadian traumatis itu memicu dendam mendalam, hingga Rio bersumpah akan membasmi seluruh Eaters dari muka bumi.
Sampul Novel Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku
8.9
Niat Laras menyelamatkan diri dari rumah justru berujung petaka ketika ia dan ketiga anaknya diculik sopir travel. Di tempat penyekapan yang kejam, ia harus kehilangan salah satu buah hatinya. Tragedi memilukan ini menyalut dendam mendalam, memicu tekadnya membongkar dalang serta motif di balik aksi keji ini. Kini, Laras harus berjuang demi menyelamatkan anak-anaknya yang tersisa sekaligus meloloskan diri dari ancaman maut yang mengintai.
Sampul Novel Dosa Terindah Bersama Kakak Ipar (Cinta Yang Semu)
8.2
Pernikahan balas budi merenggut kebahagiaan Queenza Mikayla Anya, menyisakan derita fisik dan batin setiap hari. Namun, takdir mempertemukannya dalam satu malam tak terduga dengan sang kakak ipar. Peristiwa itu menumbuhkan rasa cinta yang rumit di hati Queenza. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: terus bertahan dalam hubungan yang menyiksa, atau melepaskan diri demi cinta sang kakak ipar yang selalu melindunginya.
Sampul Novel FENGYING LIE
8.7
Dua lelaki misterius tiba-tiba menyergap Fengying tanpa diduga. Akibat hantaman keras salah satu penyerang, ia jatuh terjerembap hingga melukai pergelangan tangannya. Meski didera rasa sakit, Fengying bangkit berdiri dan meluapkan kemarahannya pada kedua pelaku. Namun, situasi justru kian genting saat lawan melayangkan ancaman mati. Mereka mendesak Fengying menyerahkan pedang pusakanya saat itu juga, atau nyawanya akan dihabisi tanpa belas kasihan.
Sampul Novel (NOT) Your Ordinary Lab Girl
8.3
Meha, asisten lab mikrobiologi Universitas Elephas, dituduh menjadi pelaku pembunuhan berantai setelah sesosok jasad ditemukan di tempatnya bekerja. Bersama rekannya yang bernama Remi, ia terjebak dalam pusaran fitnah serta intrik politik kampus yang rumit. Demi menyelamatkan nama baik dan kelanjutan studinya, Meha terpaksa turun tangan menyelidiki kasus ini. Namun, keberhasilannya mengungkap kebenaran justru memicu rentetan kasus baru, seolah dirinya adalah magnet bagi para pembunuh.
Sampul Novel Pengabdian dan Cinta
9.7
Dua polisi tangguh, Ardi dan Bara, berjuang keras merubuhkan sindikat mafia yang kebal hukum. Namun, misi mereka gagal total setelah Bara tertembak dalam aksi pengintaian. Di tengah situasi kacau itu, Ardi menemukan kenyataan pahit bahwa gembong kriminal yang mereka incar, Arkana, adalah ayah kandungnya. Kini, ia terjebak di antara ikatan darah dan kewajibannya sebagai aparat. Demi hukum dan pengabdian, Ardi akhirnya terpaksa melepaskan tembakan fatal.