APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Saat semua Memihak Kakakku

Saat semua Memihak Kakakku

Hidupku hancur setelah kakak perempuanku merebut novel karyaku yang viral dengan bantuan kakak laki-lakiku yang bertindak sebagai editor. Fitnah kejam itu membuatku dirundung, kehilangan suami miliarder asal Kota Bet yang memilih menikahi kakakku, hingga akhirnya aku diasingkan dan dibunuh olehnya. Di ambang kematian, ibuku bahkan tetap menyalahkanku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Aku terbangun kembali tepat di hari tuduhan plagiarisme itu pertama kali dilayangkan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Dengan mata berkaca-kaca, Lina berlari ke arahku dan berusaha memukulku.

Aku menghindar dan seketika kemarahan yang terkumpul selama dua kehidupan ini meledak, “Kamu bilang kamu yang menulis novel ini, mana buktinya?”

Aku membuka laptopku dan melanjutkan, “Ini adalah gagasan yang aku buat dua tahun lalu saat mulai menulis novel. Ada karakter dan alur ceritanya, waktu pembuatan file juga jelas. Ini … “

Plak!

Stefi mendekat dan langsung menamparku dengan keras.

“Laptop ini milik kakakmu, jadi semua tulisan itu tentu saja hasil kerja kerasnya, apa hubungannya denganmu?”

Aku terbengong akibat tamparan itu dan menahan amarah, menjawab, “Aku punya bukti di ponselku tentang pembelian laptop ini, bisa membuktikan bahwa laptop ini milikku!”

Lina membelalakkan matanya seolah tidak percaya dan berkata, “Ternyata kamu sudah merencanakan untuk mencuri ide-ide cemerlangku saat memberikan laptop ini padaku sebagai hadiah ulang tahun?”

“Dia itu kakak kandungmu! Bisa-bisanya kamu merencanakan untuk menjatuhkannya! Aku akan menghajarmu, dasar anak durhaka!”

Stefi dengan marah menyerangku, seolah-olah aku benar-benar melakukan hal itu.

Bahkan Chris, tunanganku datang dan dengan kesal menasihatiku,

“Jeni, kamu yang mencuri karya Lina, bisa-bisanya masih mengelak? Akui saja, aku tetap akan menikahimu sesuai janji!”

Seisi ruangan mengarahkan ponsel mereka ke arahku.

Tidak ada yang percaya bahwa keluarga dan tunanganku sedang menuduhku.

“Cepat minta maaf!”

“Dasar pencuri, cepat minta maaf!”

Sorakan itu mengalir deras dan semua ditujukan untukku.

Alfred melihatku dengan penuh simpati dan berteriak, “Semua orang diam! Sebagai editor, aku akan memberikan keadilan hari ini!”

Dia menatapku dan memperingatkan,

“Jeni, kita ini keluarga, Lina juga nggak akan melapor polisi. Cepat minta maaf di depan para penggemar dan akui pada mereka bahwa Lina adalah penulisnya! Jangan keterlaluan!”

Aku sangat muak dengan kepalsuannya. Saat aku ingin melawan, ada orang yang lebih dulu berbicara,

“Aku melihat Jeni yang menulis karya luar biasa ini sendiri. Kenapa tiba-tiba menuduhnya mencuri karya kakaknya?”

Seorang kakek berpakaian kuno dengan berwibawa muncul di sampingku, membuat suasana menjadi ramai.

Dia adalah Kakek Sugi, pemenang penghargaan Nobel Sastra, sekaligus sahabatku yang jauh lebih tua. Beliau memiliki reputasi di dunia sastra internasional.

Melihatnya, mataku langsung berkaca-kaca dan berkata, “Terima kasih Kakek Sugi mau datang membantuku.”

“Aku bukan membantumu, aku mendukung kebenaran! Tenang saja, dengan aku di sini, nggak ada yang bisa mencemari namamu!”

Kakek Sugi menepuk bahuku dengan penuh kasih.

Orang-orang di sekitar langsung percaya pada kata-katanya dan mulai mengecam keluarga dan tunaganku.

“Bisa-bisanya mereka menuduh adiknya sendiri?”

“Nggak tahu malu!”

“Memalukan!”

Wajah Alfred langsung memucat dan berkata, “Kakek Sugi … “

Baru saja dia ingin berbicara, langsung dipotong oleh Kakek Sugi dengan jijik, “Kamu membalikkan fakta dan menuduh penulis baru yang berbakat, masih berani kamu menjadi editor? Orang sepertimu nggak perlu lagi terjun di dunia sastra!”

Alfred sangat marah, menangis dan berkata, “Kakek Sugi, meskipun kamu adalah tokoh terkenal dalam dunia sastra, kamu juga nggak seharusnya mencampuri urusan keluarga orang lain!”

Kakek Sugi tidak terpengaruh sama sekali dan membalas, “Berani-beraninya rakyat jelata sepertimu mengancamku? Dengan kepalsuan dan sikap licikmu ini, kamu bahkan nggak sanggup menulis karya sebesar ini!”

Chris dan keluargaku ingin membela Alfred yang sedang dimarahi.

Kakek Sugi hanya melirik mereka dan melanjutkan, “Siapa kalian? Apa kalian pantas membuang-buang waktuku? Aku sudah melaporkan kasus ini ke polisi, kalau ada yang ingin kalian katakan, sampaikan saja kepada polisi!”

Polisi datang dan langsung membawa mereka semua ke kantor polisi.

Karena mencemarkan nama baik dan telah memukulku, Stefi dan Lina, serta Alfred akan ditahan selama dua puluh hari dan dikenakan denda dua juta per orang.

Setelah keluar dari kantor polisi, Chris langsung mengomel kepadaku dengan suara keras.

“Kesehatan kakakmu memang lemah, kalau terjadi sesuatu padanya selama penahanan, siapa yang bertanggung jawab? Kamu … “

Slap!

Aku menyiram air mineral yang ada di tanganku ke wajahnya, bahkan botolnya juga kulemparkan ke kepalanya, tetap saja amarahku tidak mereda.

Di kehidupan sebelumnya, dia memaksaku untuk bercerai dengan menyuruh sekelompok preman untuk melecehkanku.

Aku bahkan belum sempat menuntutnya, dia malah datang menyerangku.

Dengan malang, Chris menyeka wajahnya yang basah. “Kamu sudah gila?”

Aku menggertaknya, “Hanya disiram air saja, kamu sudah nggak tahan? Bagaimana kalau kamu dipukul dan dimaki? Ohya dan disuruh mendonorkan darah setiap beberapa hari? Mungkin kamu akan langsung membunuh orangnya! Aku paling benci dengan orang sepertimu yang hanya bisa menyalahkan orang lain!”

“Jeni!”

“Nggak perlu teriak sekencang itu, aku nggak tuli!”

Chris menarik napas dalam-dalam dan berusaha menahan emosinya.

“Keluargamu hanya melakukan kesalahan kecil yang nggak begitu penting, kamu nggak perlu begitu mempermasalahkannya. Aku nggak mau punya istri yang selalu mempermasalahkan hal sepele. Sekarang, pergi juga ke kantor polisi dan katakan bahwa kamu bersedia berdamai. Dengan begitu, pernikahan kita masih bisa berlangsung sesuai rencana.”

“Nggak perlu, kita putus saja! Kamu nggak pantas untukku!”

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dark in Antares City
9.3
Dunia kini dicekam teror Eaters, predator mirip manusia yang berubah jadi monster pemangsa daging saat malam tiba. Di tengah situasi mengerikan ini, Rio Rosswel harus menyaksikan ibunya tewas mengenaskan oleh makhluk bercakar tajam tersebut. Sambil bersembunyi di dalam lemari, ia terpaksa menahan tangis serta amarahnya. Kejadian traumatis itu memicu dendam mendalam, hingga Rio bersumpah akan membasmi seluruh Eaters dari muka bumi.
Sampul Novel Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku
8.9
Niat Laras menyelamatkan diri dari rumah justru berujung petaka ketika ia dan ketiga anaknya diculik sopir travel. Di tempat penyekapan yang kejam, ia harus kehilangan salah satu buah hatinya. Tragedi memilukan ini menyalut dendam mendalam, memicu tekadnya membongkar dalang serta motif di balik aksi keji ini. Kini, Laras harus berjuang demi menyelamatkan anak-anaknya yang tersisa sekaligus meloloskan diri dari ancaman maut yang mengintai.
Sampul Novel Dosa Terindah Bersama Kakak Ipar (Cinta Yang Semu)
8.2
Pernikahan balas budi merenggut kebahagiaan Queenza Mikayla Anya, menyisakan derita fisik dan batin setiap hari. Namun, takdir mempertemukannya dalam satu malam tak terduga dengan sang kakak ipar. Peristiwa itu menumbuhkan rasa cinta yang rumit di hati Queenza. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: terus bertahan dalam hubungan yang menyiksa, atau melepaskan diri demi cinta sang kakak ipar yang selalu melindunginya.
Sampul Novel FENGYING LIE
8.7
Dua lelaki misterius tiba-tiba menyergap Fengying tanpa diduga. Akibat hantaman keras salah satu penyerang, ia jatuh terjerembap hingga melukai pergelangan tangannya. Meski didera rasa sakit, Fengying bangkit berdiri dan meluapkan kemarahannya pada kedua pelaku. Namun, situasi justru kian genting saat lawan melayangkan ancaman mati. Mereka mendesak Fengying menyerahkan pedang pusakanya saat itu juga, atau nyawanya akan dihabisi tanpa belas kasihan.
Sampul Novel (NOT) Your Ordinary Lab Girl
8.3
Meha, asisten lab mikrobiologi Universitas Elephas, dituduh menjadi pelaku pembunuhan berantai setelah sesosok jasad ditemukan di tempatnya bekerja. Bersama rekannya yang bernama Remi, ia terjebak dalam pusaran fitnah serta intrik politik kampus yang rumit. Demi menyelamatkan nama baik dan kelanjutan studinya, Meha terpaksa turun tangan menyelidiki kasus ini. Namun, keberhasilannya mengungkap kebenaran justru memicu rentetan kasus baru, seolah dirinya adalah magnet bagi para pembunuh.
Sampul Novel Pengabdian dan Cinta
9.7
Dua polisi tangguh, Ardi dan Bara, berjuang keras merubuhkan sindikat mafia yang kebal hukum. Namun, misi mereka gagal total setelah Bara tertembak dalam aksi pengintaian. Di tengah situasi kacau itu, Ardi menemukan kenyataan pahit bahwa gembong kriminal yang mereka incar, Arkana, adalah ayah kandungnya. Kini, ia terjebak di antara ikatan darah dan kewajibannya sebagai aparat. Demi hukum dan pengabdian, Ardi akhirnya terpaksa melepaskan tembakan fatal.