APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Saat Cerai Bukan Lagi Sekadar Kata

Saat Cerai Bukan Lagi Sekadar Kata

Ketika cinta lama suaminya bercerai, rumah tangga yang dipertahankan sekian lama runtuh seketika. Yohan menyodorkan surat cerai ke-99 demi menjaga Chika, sementara putra kandungnya sendiri malah mengusirnya demi menyambut wanita baru. Berbeda dari dugaan mereka, sang istri pergi tanpa air mata setelah menandatangani surat itu. Sepuluh tahun berlalu, sang anak yang kini berprestasi hanya bisa menangis di hadapan publik, memohon kepulangan ibunya yang telah lama hilang.
Bab
Bagikan

Bab 4

Aku menerima ponsel dari perawat dan segera menelepon Yohan.

Panggilan pertama langsung diputus.

Lalu panggilan kedua, ketiga, keempat...

Baru pada panggilan kesembilan, akhirnya ada yang mengangkat.

"Siapa, nih?"

Suara Chika terdengar manja, serak lembut, seperti baru saja selesai berhubungan di ranjang.

Kata-kata yang sudah siap keluar langsung menguap begitu saja di tenggorokanku.

Aku mencubit lenganku keras-keras agar sadar, lalu berkata dengan tenang dan dingin, "Aku Sania. Aku mau bicara sama Yohan."

Suara di seberang terhenti sesaat, lalu nada Chika berubah jadi genit dan lembut.

"Oh, adik iparku. Yohan lagi mandi, barusan keringetan. Jadi sekarang kayaknya nggak bisa diganggu."

"Kalau kamu ada urusan, ngomong saja sama aku dulu. Soalnya... kita sekarang baru istirahat sebentar, nanti masih mau lanjut lagi."

Aku menunduk, menahan perih yang mulai menggenang di mata.

"Nggak usah."

Setelah menutup telepon, aku menatap perawat yang masih menunggu jawabanku. Tapi, tenggorokanku seperti tersumbat.

Haruskah aku bilang padanya bahwa suamiku tidak akan datang, karena dia sedang sibuk tidur dengan cinta lamanya?

Mungkin melihat wajahku yang serba salah, perawat itu akhirnya menawarkan diri untuk menalangi biaya obatku.

Aku mengucapkan terima kasih, tapi hatiku terasa makin pedih.

Di usia 28 tahun, aku sudah menjadi seorang ibu.

Namun, ketika menghadapi kesulitan, orang yang menolongku bukan suami yang tidur di ranjang yang sama, bukan anak yang kukandung selama sembilan bulan, melainkan orang asing yang bahkan tidak kukenal.

Jika pernikahan ini adalah sebuah ujian, mungkin aku bahkan tidak lulus.

15 hari lagi sebelum perceraian resmi, aku akhirnya keluar dari rumah sakit.

Hari ini ulang tahun Leon, tapi aku sama sekali tidak ingin pulang.

Aku memilih sebuah restoran dan duduk sendirian. Baru saja duduk, aku melihat sepasang suami istri dan seorang anak kecil berjalan masuk.

Dengan senyum manis, Chika menggandeng lengan Yohan dengan satu tangan, tangan lainnya menggandeng Leon.

Seseorang lewat sambil tersenyum dan menyapa mereka, "Ini pasti istrinya Yohan, ya? Akhirnya bisa lihat langsung, ternyata cantik dan berkelas."

"Pantas saja Pak Yohan sembunyi-sembunyi simpan istri secantik ini."

Suaranya cukup keras hingga menarik perhatian banyak orang di sekitar.

Yohan sempat tertegun. Belum sempat menyangkal, Leon sudah berseru, "Ayah, Ibu malu tuh!"

Suaranya tidak keras, tapi terdengar jelas sampai ke telingaku.

Aku menatap senyum tulus di wajah Leon. Saat itulah aku baru sadar kalau dia sudah tumbuh besar.

Dia bukan lagi bayi lembut yang dulu kukenang, melainkan sebilah pisau tajam yang terus menusukku.

Untung saja, aku sudah tidak menginginkannya lagi.

Tiba-tiba terdengar suara orang-orang yang bersorak memotong lamunanku.

Rupanya para pengunjung melihat Yohan dan Chika begitu mesra, jadi mereka ikut menggoda.

"Cium! Cium!"

Bahkan Leon ikut tepuk tangan sambil berteriak, "Ayah, jangan pengecut, cepat cium!"

Chika melirik Leon dengan pura-pura marah. Dia penuh harap menatap Yohan. Bibirnya gemetar ingin bicara tapi urung.

Yohan tidak bergerak, wajahnya tampak ragu.

Melihat itu, Chika menggertakkan gigi. Dia mendekatkan dirinya, langsung melingkarkan tangannya di leher Yohan.

Tepat saat bibir mereka hampir bertemu, pandangan Yohan bertemu dengan mataku.

"Sania?"

Sekilas panik muncul di wajah Yohan. Dia segera menepis Chika dan buru-buru memberi penjelasan, "Mereka cuma bercanda. Kamu ngapain di sini?"

Mengikuti arah pandangnya, orang-orang lain juga melihat ke arahku.

Senyum di wajah Leon langsung menghilang. Dia sempat melangkah ke arahku.

Tapi, entah teringat sesuatu, dia enggan menatapku lagi.

Aku menghela napas pelan, lalu berkata, "Aku baru keluar dari rumah sakit. Cuma mau makan. Kalian lanjut saja."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta hilang kembali pulang
9.4
Rachel sangat berharap Nathan mengizinkannya pergi membawa putri mereka, Key. Akan tetapi, amarah membuat Nathan menolak mentah-mentah permintaan itu karena enggan ditinggalkan lagi. Nathan menegaskan Key hidup bahagia bersamanya dan melarang Rachel mendekat. Di balik sikap kerasnya menahan Rachel, tersimpan rasa cinta yang begitu besar. Nathan sama sekali tidak berniat menyakiti; ia hanya ingin memastikan Rachel dan Key selalu berada di sisinya.
Sampul Novel Dipaksa Menikahi Mafia Kejam
9.1
Niat baik Grazella Elnara Wesley menolong orang asing berujung petaka. Dia dipaksa menikah oleh Gabriel Leonard Mattew, bos mafia kejam asal Italia yang terobsesi padanya karena kemiripan fisik dengan masa lalunya. Meski terjebak di dunia Leon yang keji, mahasiswi psikologi ini bertekad melindungi hatinya. Sembari berjuang demi kesembuhan sang adik, Grazella harus bertahan menghadapi kekejaman pria yang merasa dirinya tuhan tersebut.
Sampul Novel Diperlakukan Bak Orang Asing Oleh Suami Anakku
8.2
Setelah merelakan seluruh hidupnya demi Ricardo dan putri mereka sebagai ibu rumah tangga, wanita ini justru menghadapi kenyataan pahit. Kehadiran kembali cinta lama suaminya yang baru bercerai mengubah segalanya. Diperlakukan layaknya pelayan oleh anak kandungnya sendiri dan diabaikan oleh sang suami, ia akhirnya memilih mundur. Dengan menandatangani berkas perceraian tanpa menuntut hak apa pun, ia pergi menjauh. Namun kini, setelah ia melangkah pergi, penyesalan mendalam justru datang menghampiri mereka.
Sampul Novel Sang Abdi
8.0
Kirana, gadis tunarungu yang kesulitan mendapat jodoh, dinikahkan ayahnya dengan Farhan, duda berumur empat puluh tahun. Farhan setuju karena utang budi, tetapi ia mengajukan syarat ekstrem yang wajib dipatuhi keluarga Kirana. Kini, Kirana harus berbakti dalam pernikahan yang gelap, di mana suaminya masih berhubungan intim dengan anak angkatnya bahkan ibu kandung Kirana. Sanggupkah kesabaran Kirana berujung bahagia?
Sampul Novel Setelah 17 Tahun Pernikahan
8.6
Amira harus menerima kenyataan pahit setelah sebulan lumpuh akibat stroke ringan. Melalui rekaman obrolan Bu Nur dan Bu Sarah, ia mengetahui rencana pengkhianatan ibu mertuanya. Bu Nur yang pesimis akan kesembuhan Amira berniat menjodohkan Habib dengan Laila. Sang mertua bahkan mengklaim bahwa Habib telah menyetujui rencana poligami tersebut dengan dalih kelelahan mengurus dirinya sendiri setelah 17 tahun bersama.
Sampul Novel Terpaksa Menjadi Istri Pengganti
8.2
Mikayla Audrien Gunawan, gadis manja berusia 18 tahun, harus menghadapi kenyataan pahit saat bisnis ayahnya bangkrut dan sang ayah jatuh sakit. Demi membiayai pengobatan, ia terpaksa menjadi tulang punggung keluarga. Di tengah kesulitan, seorang pria kaya menawarinya kesepakatan untuk menjadi istri pengganti bagi putranya. Mikayla menerima tawaran tersebut setelah calon pengantin wanita yang asli ketahuan berselingkuh tepat sebelum hari pernikahan dimulai.