APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Saat Cerai Bukan Lagi Sekadar Kata

Saat Cerai Bukan Lagi Sekadar Kata

Ketika cinta lama suaminya bercerai, rumah tangga yang dipertahankan sekian lama runtuh seketika. Yohan menyodorkan surat cerai ke-99 demi menjaga Chika, sementara putra kandungnya sendiri malah mengusirnya demi menyambut wanita baru. Berbeda dari dugaan mereka, sang istri pergi tanpa air mata setelah menandatangani surat itu. Sepuluh tahun berlalu, sang anak yang kini berprestasi hanya bisa menangis di hadapan publik, memohon kepulangan ibunya yang telah lama hilang.
Bab
Bagikan

Bab 5

Setelah berkata begitu, aku berbalik dan pergi.

Yohan tertegun. Dia hendak mengejarku, tapi Chika langsung menahan tangannya.

Dia menggenggam tangan Yohan dengan wajah pura-pura polos.

"Hari ini 'kan ulang tahunnya Leon, kok Sania tiba-tiba pergi?"

"Apa dia lupa? Atau memang dari awal nggak niat rayain ulang tahun Leon?"

"Sebagai seorang ibu, kayak gitu nggak bertanggung jawab banget."

Mendengar itu, Leon segera berdiri di depan Yohan dan berteriak ke arah punggungku, "Ayah, jangan pedulikan dia! Ibu bahkan lupa ulang tahunku!"

Meski marah, matanya sudah memerah.

Seolah sedang menahan rasa sakit yang dalam.

Yohan menatap anak kami. Dia tampak ragu sejenak, lalu akhirnya mengangkat Leon ke dalam pelukannya.

"Jangan marah lagi, ya. Ayah sama Tante Chika bakal nemenin kamu rayain ulang tahun."

Setelah itu, mereka duduk bersama di salah satu meja.

Suasana restoran sangat nyaman, kue ulang tahunnya juga terlihat lezat.

Tapi, dalam benak Yohan, bayangan saat aku pergi terus muncul. Hal ini membuat pikirannya melayang jauh.

Leon pun tidak banyak bicara. Dia jadi lebih tenang dari biasanya.

Meski Chika berusaha menghibur, matanya tetap merah dan wajahnya muram.

Sementara itu aku sama sekali tidak tahu apa pun. Aku langsung pulang ke rumah.

Awalnya aku masih berniat menunggu sampai 30 hari masa perceraian selesai baru pergi.

Tapi, begitu teringat ciuman yang belum sempat diselesaikan malam ini oleh Yohan dan Chika...

Aku tiba-tiba merasa semuanya tidak ada artinya lagi.

Kutitipkan surat cerai yang sudah kutandatangani di dalam tas, lalu membawa koper yang sudah terisi dan keluar dari rumah.

Di jalan, aku berpapasan dengan anak tetangga. Aku spontan menyerahkan mainan edisi terbatas kepadanya.

Awalnya, mainan itu adalah hadiah ulang tahun yang kupersiapkan untuk Leon.

Demi mendapatkannya, aku sudah keliling seluruh Kabupaten Bahari. Aku bahkan menemui langsung sang komikus untuk minta tanda tangannya di mainan itu.

Sekarang, aku rasa kepergianku justru hadiah terbaik untuknya.

...

Di sisi lain, pesta ulang tahun suram itu akhirnya selesai. Yohan segera membawa Leon yang gelisah pulang ke rumah.

Begitu memasuki kompleks perumahan, kami bertemu secara tidak sengaja.

Wajah Yohan seketika memucat saat melihat koper di tanganku.

Leon justru lebih dulu bersuara dengan semangat, a"Perempuan jahat, kamu tahu aku marah, makanya kamu mau ngajak aku jalan-jalan, 'kan?"

"Mana koperku? Kenapa kamu nggak bawain? Aku mau yang koper Ultraman itu!"

"Terus kamu harus minta maaf sama aku sekarang juga. Janji nggak akan lupa ulang tahunku lagi! Terus kamu juga nggak boleh cemburu sama Tante Chika dan Ayah. Kalau kamu bisa lakuin itu, aku bakal mau ikut kamu jalan-jalan. Dengar, nggak?"

Karena aku tetap diam, Leon mengernyit dan mendecak kesal.

"Sudahlah, aku nggak butuh kamu minta maaf."

"Kamu cuma perlu janji nggak bakal lupa ulang tahunku lagi. Nanti kalau Ayah ngajak aku dan Tante Chika jalan-jalan, aku juga bakal ajak kamu."

"Tapi cuma boleh seminggu sekali ya, kalau lebih dari itu Tante Chika bisa marah."

Setelah berkata begitu, dia mengulurkan tangannya berniat menggandengku.

Di luar dugaan, aku malah mundur selangkah.

Di depan tatapan Yohan dan Leon yang kaget sekaligus panik, aku mengeluarkan semua surat cerai yang sudah kukumpulkan selama ini dari dalam tas.

"99 lembar, nggak kurang satu pun. Semuanya ada di sini."

"Yang terakhir, sudah kutandatangani."

"Yohan, aku nggak mau ribut lagi. Ayo langsung cerai."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Bonekamu Lagi
8.4
Setelah menyerahkan segalanya pada Adriel di malam penobatannya sebagai bos mafia Keluarga Mahendra, Vivian mengira penantiannya berakhir bahagia. Namun, ia mendengarkan sendiri bagaimana Adriel menghina dirinya dan hanya menjadikannya alat pemanasan sebelum mendekati wanita lain. Hancur oleh pengkhianatan kejam sang miliarder, Vivian memutuskan untuk tidak lagi menjadi boneka yang patuh. Ia segera mengirim pesan rahasia kepada Bos Indra Wijaya, meminta dipindahkan sejauh mungkin dari Adriel sebelum promosi tiga hari lagi.
Sampul Novel Cinta Berbalas Dusta
9.0
Angel Mudryy, model 19 tahun asal Rusia, berjuang merintis karier di Paris demi menjadi tulang punggung keluarga. Di balik kepolosan dan kecantikannya yang memicu rasa iri, ia terjebak dilema rumit. Hidup Angel kini diincar dua pria yang terobsesi padanya: seorang bujang hipersex dan seorang duda playboy. Akankah ia mampu menolak keduanya, atau justru terpaksa memilih? Simak kisah perjuangan Angel menghadapi pengkhianatan dan kepalsuan cinta.
Sampul Novel Cinta Dalam Keheningan
9.3
Aria menjalani kehidupan yang sunyi sebagai seorang tunawicara yang terabaikan sejak lahir. Takdir membawanya menjadi nyonya di Keluarga Kurnia secara tidak sengaja, meski ia sadar sang suami, Ian, tidak pernah menaruh hati padanya. Situasi kian pelik ketika Letty, cinta pertama Ian, kembali dari luar negeri dan kembali dekat dengan suaminya. Menyadari posisinya yang kian tergeser, Aria memilih menyembunyikan kabar kehamilannya dan bersiap untuk mundur dari pernikahan tanpa cinta tersebut.
Sampul Novel DI ANTARA NODA DAN CINTA PRASASTI
8.4
Kehidupan Prasasti menjadi rumit sejak berurusan dengan tiga putra konglomerat Adisurya. Hubungan asmaranya dengan si bungsu, Prasetya, hancur akibat tindakan Pramudya, sang sulung, yang hampir melecehkapannya hingga reputasi Sasti rusak. Demi menyelamatkan nama baik, Prahara yang merupakan anak kedua akhirnya menikahi Sasti. Sayang, pernikahan ini memicu dendam wanita lain yang ingin mencelakainya. Sanggupkah Sasti bertahan di tengah ancaman maut dan kembalinya Pras?
Sampul Novel Dosa Termanis dengan Calon Iparku
9.6
Safira menghadapi pilihan sulit usai menyetujui kesepakatan dengan Kai, adik calon suaminya, Arkana. Alih-alih menjaga kesetiaan, ia justru hanyut dalam pesona Kai hingga melanggar batas. Hubungan rahasia ini berujung rumit ketika Safira menyadari dirinya tengah mengandung anak Kai. Diimpit rasa bersalah dan pengkhianatan, ia kini harus menentukan arah hidupnya. Haruskah ia bertahan demi tanggung jawab, ataukah mengikuti kata hatinya kepada salah satu dari mereka?
Sampul Novel KAMU MILIKKU
8.3
Sejak remaja, Mega Asturi memendam cinta pada Athaya Tonda, adik dari sahabatnya sendiri. Sayangnya, trauma masa lalu serta jurang status sosial membuat Mega terpaksa menolak Athaya walau hatinya sangat terluka. Setelah bertahun-tahun berpisah, Athaya kembali menjadi sosok pria dewasa yang bertekad kuat mengejar Mega. Meski terdesak situasi, Mega memilih terus membohongi perasaannya demi bertahan. Namun, sanggupkah ia mengelak saat obsesi Athaya kian membara untuk memilikinya?