APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rapat Penting Itu Hanya Dusta

Rapat Penting Itu Hanya Dusta

Saat nyawaku terancam dalam kecelakaan tragis, Roni mengabaikan tangisanku demi rapat yang ternyata bohong. Suamiku itu justru sibuk mengantar Chika, sekretarisnya, ke dokter hewan. Sakit hatiku kian mendalam ketika ia meremehkan hidupku dan menyerahkan proyek impianku pada wanita itu. Tepat di hari pernikahan kami yang kesepuluh, aku memilih menyerah. Walau Roni menertawakan gugatan ceraiku, aku bertekad bulat untuk pergi dan tidak akan pernah berbalik arah lagi.
Bab
Bagikan

Bab 2

(Alea Zahra POV)

Udara malam Jakarta terasa dingin menusuk kulit, berbanding terbalik dengan panasnya amarah yang membakar di dalam dadaku. Aku tiba di depan bar, aroma alkohol dan asap rokok menyengat hidungku. Dari dalam, sayup-sayup kudengar tawa Roni yang menggelegar, disusul suara centil Chika.

Suara tawa mereka seperti jarum es yang menusuk sanubariku. Aku ingat malam pertama aku mengajukan cerai. Roni mabuk berat malam itu, dan dia tidak tahu aku ada di dekatnya, mendengarkan semua yang dia katakan pada teman-temannya.

"Roni, apa kamu serius mau cerai dengan Alea?" tanya salah satu temannya, suaranya sedikit cadel karena mabuk.

Roni tertawa, tawa hampa yang menyakitkan. "Cerai? Alea? Dia hanya sedang mencari perhatian. Dia tidak akan pernah meninggalkanku."

"Tapi Alea sudah mengajukan gugatan cerai di pengadilan, Ron..."

"Dia tidak punya siapa-siapa, dia yatim piatu. Dia sudah menggantungkan hidupnya padaku selama sepuluh tahun ini. Ke mana lagi dia akan pergi? Dia hanya ingin aku lebih memperhatikannya." Roni meneguk minumannya. "Lagipula, ada masa tenang kan? Aku yakin, sebelum itu berakhir, dia akan kembali padaku. Dia akan menyesal."

Senyum tipis yang penuh percaya diri terukir di wajah Roni. Aku mengepalkan tangan. Dia memang tidak pernah mengenalku. Dia tidak pernah tahu betapa kerasnya aku berjuang, bahkan saat aku sendirian. Dia tidak pernah tahu, dia hanya menganggapku sebagai miliknya, barang yang tidak akan pernah pergi.

Sekarang, hitungan mundur masa tenang itu sebentar lagi akan berakhir. Dia akan tahu betapa salahnya dia.

Aku membuka pintu bar. Suasana riuh langsung menyergapku. Mata Roni terpaku padaku, ekspresinya berubah terkejut. Alisnya berkerut.

"Kenapa kamu di sini?" tanyanya, suaranya sedikit meninggi.

Aku mengangkat ponselku, menunjukkan pesannya. "Kamu yang menyuruhku datang."

Chika yang duduk di sebelahnya, langsung merangkul lengan Roni. "Pak Roni, siapa dia? Kenapa dia mengganggumu?" Chika menatapku dengan wajah polos yang memuakkan, seolah dia tidak tahu apa-apa.

Wajah Roni yang tadinya terkejut, kini sedikit melunak melihat Chika.

Aku hanya menatap mereka berdua, tanpa ekspresi. Aku tidak lagi merasakan amarah yang membakar seperti dulu. Yang ada hanya rasa kosong dan hampa. Aku mengangguk kecil, mengisyaratkan bahwa aku mengerti.

Roni mencoba mencari perhatianku lagi. "Alea, aku bisa jelaskan..."

"Tidak perlu, Roni," potongku, menyerahkan jas dan kunci mobilnya. "Kamu sudah minum. Aku tidak bisa mengantarmu pulang."

Aku berbalik, melangkah menuju pintu keluar. Aku akan memesan taksi online.

"Alea!" Roni menarik lenganku.

Tiba-tiba, sebuah taksi melaju kencang di depanku. Jantungku berdegup kencang. Roni menghela napas lega, mencengkeram tanganku.

"Kamu ini kenapa sih? Hampir saja kamu tertabrak!" Roni memarahiku. "Sudah kubilang, jangan ceroboh! Kenapa kamu jadi begini, Alea?"

Dia mencengkeram tanganku dengan erat, seolah ingin melindungiku, seolah aku masih miliknya yang rapuh. Cengkeramannya mengingatkanku pada masa lalu, saat dia masih peduli, saat dia masih memperlakukanku seperti harta karun.

Tapi itu dulu. Sekarang, sentuhannya terasa aneh, asing. Aku menarik tanganku dari genggamannya, perlahan. Mataku menatap lurus ke depan, tidak ada lagi jejak emosi. Aku tidak mengatakan apa-apa. Aku hanya ingin pergi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel After That Night
8.2
Tepat menjelang hari pernikahan, hidup Rebecca hancur seketika akibat sebuah jebakan malam yang merusak nama baik serta hubungan cintanya. Diusir oleh keluarga dalam kondisi terpuruk, ia kemudian menyadari bahwa peristiwa tragis itu justru mempertemukannya dengan Glenn Romanov. Takdir kini mengikat dua orang asing ini dalam pusaran konflik yang rumit. Mampukah Rebecca bangkit kembali saat masa depannya kini bergantung pada pria misterius tersebut?
Sampul Novel DOKTER FORENSIK
7.9
Akibat penyakitnya, Randa, seorang dokter forensik, kesulitan membedakan kenyataan dan khayalan hingga merasa bisa bicara dengan mayat. Di tengah kondisi ini, ia bimbang memilih antara Evlyn dan Avita. Setelah menjatuhkan pilihan pada Evlyn, Randa tersadar bahwa wanita itu rupanya sudah meninggal tujuh bulan lalu. Kini, saat Avita berjuang menyadarkannya, Randa dihadapkan pada pilihan sulit: tetap terbuai dalam halusinasi atau bangkit menghadapi realitas yang menyakitkan.
Sampul Novel Gairah Tuan Besar
8.2
Zain, pengusaha sukses yang tampak sempurna, menyimpan trauma mendalam. Sejak kecelakaan tragis akibat pengkhianatan Bella lima tahun lalu, ia mengalami disfungsi seksual. Kondisi ini dimanfaatkan sang istri untuk berselingkuh dan menginjak harga dirinya. Namun, gairah Zain yang padam mendadak bangkit setelah bertemu Yvone di kelab malam. Konflik rumit pun terjadi karena Yvone ternyata adalah kekasih Daniel, anak tiri Zain sendiri.
Sampul Novel Ketika Suami Mulai Bosan
8.7
Dalam pernikahan, cinta tidak selalu berjalan mulus. Kejenuhan kerap hadir dan mengikis kehangatan hubungan hingga menyisakan kehampaan. Saat dihadapkan pada pilihan sulit antara bertahan atau berpisah, perjuangan mengembalikan rasa yang hilang menjadi ujian yang sangat berat. Melalui doa dan usaha tanpa henti untuk merajut kembali kasih sayang yang pudar, mereka berharap mukjizat Tuhan dapat menyatukan kembali hati mereka sebelum semuanya terlambat.
Sampul Novel Kisah Cinta Naomi
9.0
Naomi Clara mengalami kemalangan besar setelah Adrian, sang suami, menjual dirinya demi bisnis hingga ia terperangkap dalam jaringan perdagangan manusia di Hongkong. Di sana, takdir mempertemukannya dengan Zhou Tian, seorang pemimpin mafia berdarah dingin. Hidup Naomi semakin rumit ketika seorang playboy ternama juga mulai menaruh hati padanya. Kini, ia terjebak dalam cinta segitiga berbahaya yang mengancam perasaan serta masa depannya.
Sampul Novel Menantu Tak Diharapkan
7.9
Cakra menjalani masa kecil yang berat bersama paman dan bibinya. Kehidupannya semakin rumit ketika sang paman terlilit utang besar kepada sebuah keluarga terpandang. Demi melunasi kewajiban tersebut, Cakra terpaksa menjadi menantu di keluarga kaya itu melalui pernikahan kontrak. Alih-alih hidup tenang, perbedaan status sosial yang jurang justru membuat Cakra harus menerima kebencian, sikap dingin, serta penolakan ekstrem dari mertua barunya.