APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahasia Wanita Bergaun Merah

Rahasia Wanita Bergaun Merah

Rayden Wijaya, sang pewaris takhta Wijaya Group, berusaha menghindar dari perjodohan bisnis yang dipaksakan sang ayah. Di tengah pelariannya di gemerlap malam Jakarta, ia terpikat oleh sosok misterius bernama Vella. Setelah semalam bersama, Vella pergi begitu saja tanpa pamit. Kepergian wanita bergaun merah itu justru menyeret Rayden ke dalam misteri besar. Saat takdir mempertemukan mereka kembali, konflik rumit dan rahasia masa lalu siap menguji hubungan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kemarahan Vella tidak mereda bahkan saat ia memasuki kelas. Pikirannya masih dipenuhi oleh wajah Rayden yang menyebalkan. Ia duduk di bangku paling belakang, menumpuk buku-buku di meja, berharap bisa menyembunyikan wajahnya. Ia tidak menyangka akan bertemu pria itu di kampus, tempat di mana identitas gandanya begitu ia jaga ketat.

Tak lama kemudian, pintu kelas terbuka dan seorang dosen paruh baya masuk, diikuti oleh seorang pria yang Vella kenali dengan sangat baik. Rayden.

Vella mendengus, merasa takdir sedang mempermainkannya. Ia membenamkan wajahnya di balik tumpukan buku, berharap Rayden tidak melihatnya.

"Selamat pagi, semuanya. Hari ini kita kedatangan mahasiswa baru pindahan dari luar negeri," kata Dosen Nata, memecah keheningan kelas.

Rayden berdiri di depan kelas, dengan senyum tipis di wajahnya. Tatapannya menyapu seluruh ruangan, dan entah bagaimana, Vella merasa mata itu berhenti sejenak padanya, seolah-olah Rayden tahu persis di mana ia bersembunyi.

"Silakan perkenalkan diri," pinta Dosen Nata.

Rayden mengangguk. "Nama saya Rayden Wijaya. Panggil saja Rayden."

Reaksi di kelas hening sejenak, lalu terdengar bisik-bisik. Nama Wijaya Group terlalu terkenal untuk diabaikan. Rayden adalah pewaris tunggal kerajaan bisnis yang bergerak di mana-mana. Vella mendengus. Pantas saja pria itu tidak peduli soal 100 juta. Uang sebanyak itu tidak ada artinya baginya.

"Baik, Rayden, silakan cari bangku kosong," kata Dosen Nata.

Rayden mengangguk, lalu pandangannya langsung tertuju pada satu-satunya bangku kosong yang tersisa. Bangku di sebelah Vella. Vella yang kini menunduk dalam-dalam.

Dengan langkah santai dan percaya diri, Rayden berjalan ke arah Vella. Ia menarik kursi di sebelahnya, membuat suara berderit yang mengalihkan perhatian semua orang di kelas, termasuk Vella. Rayden menjatuhkan tasnya di lantai dengan suara keras, lalu ia duduk.

Vella tetap menunduk, berpura-pura sibuk dengan buku-bukunya. Rayden mencondongkan tubuhnya ke arah Vella.

"Masih marah?" bisik Rayden, suaranya pelan, tetapi Vella bisa merasakannya. Aroma cologne mahal menguar dari tubuh Rayden, aroma yang sama seperti semalam.

Vella mengabaikannya. Ia membalik halaman bukunya dengan kasar.

Rayden tidak menyerah. Ia meletakkan tangannya di atas tumpukan buku Vella. "Aku pikir setelah semalam, kita bisa lebih akrab. Setidaknya, jangan mendiamkanku seperti ini."

Vella mengangkat kepalanya, matanya memancarkan amarah. Ia menatap Rayden tajam, seolah-olah ia bisa membakar pria itu dengan tatapannya.

"Pergi," desis Vella.

Rayden menyeringai. "Wow. Bar-bar itu bukan akting, kan? Atau itu bagian dari layanan spesialmu?"

Wajah Vella memerah padam. Ia mengepalkan tangannya di bawah meja, menahan diri untuk tidak meninju wajah Rayden. Ini tempat umum, tempatnya menutupi diri. Ia tidak boleh lepas kendali.

"Layanan apa?" tanya Vella, berpura-pura tidak mengerti.

Rayden tertawa pelan. "Layanan yang harganya 100 juta. Aku rasa kamu sangat mengingatnya, Vella."

Vella merasa semua orang di kelas menatapnya. Padahal, hanya imajinasinya saja. Ia menendang kaki Rayden di bawah meja. Tendangannya tidak main-main.

"Aduh," Rayden pura-pura meringis. "Galak sekali, ya. Beda sekali dengan Vella yang aku gendong semalam."

"DIAM! Ini kampus! Jangan bicara sembarangan!" bisik Vella, suaranya bergetar karena emosi.

Rayden hanya tersenyum. "Aku tahu, ini kampus. Jadi, mari kita mulai babak baru, Vella. Babak baru di siang hari. Aku tidak sabar menunggu kamu melayani aku di sini."

Vella tidak bisa menahan kekesalannya lagi. Ia menggertakkan giginya. "Tunggu saja. Aku akan membuatmu menyesal sudah menggangguku," ancam Vella.

Rayden hanya mengangkat bahu, seolah ancaman Vella tidak berarti apa-apa. Ia mengambil ponselnya, lalu mengulurkan tangannya pada Vella.

"Tanganmu gemetar. Butuh minum?" goda Rayden.

Vella mengabaikan uluran tangan Rayden. Ia kembali menunduk, mengepalkan tangan sekuat-kuatnya. Ia tidak akan membiarkan Rayden menghancurkan kehidupan yang sudah ia bangun dengan susah payah. Ia tidak akan membiarkan dirinya jatuh lagi.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Di Balik Senyum Istri
9.2
Hati seorang istri hancur saat ayah mertuanya menuntut sang suami, Bagas, untuk berpoligami dengan menikahi Riana. Ternyata, mantan teman sebangku sang istri saat sekolah itu memiliki masa lalu rahasia dengan Bagas sejak kuliah. Di tengah luka akibat pengkhianatan ini, sang istri hanya bisa tersenyum getir. Ia pun menantang mereka, mempertanyakan apakah paras cantik Riana mampu menjamin lahirnya anak laki-laki yang sangat didambakan keluarga tersebut.
Sampul Novel Gairah Cinta
9.6
Kehidupan Billie tampak begitu sempurna dan harmonis dari luar. Namun, jauh di lubuk hatinya, ia kerap merasa hampa karena terus dibayangi gairah masa lalu bersama para mantan kekasihnya. Keadaan menjadi rumit ketika Celine tiba-tiba hadir kembali di hidupnya. Kini, Billie dihadapkan pada pilihan sulit: mempertahankan kestabilan hidup yang telah ia bangun, atau kembali mengejar api asmara masa lalu yang belum padam.
Sampul Novel Kau Menebar Dusta di Hatiku
9.3
Bekerja sebagai ART di kediaman Rafly dan Nadya yang penuh konflik, Liyana menyaksikan perselingkuhan sang nyonya. Kejadian itu membawanya masuk dalam rencana licik Alvin. Demi melunasi utang keluarganya, Liyana terpaksa menerima misi rahasia untuk memikat Rafly. Namun, kepolosan Liyana justru memicu gairah mendalam pada diri Rafly. Kini, rahasia demi rahasia mulai terbongkar. Liyana pun harus bertahan dari dominasi misterius Rafly agar hatinya tidak hancur dalam permainan ini.
Sampul Novel Kenikmatan Bercinta
8.1
Kisah romansa modern dewasa ini menyoroti kehidupan sopir tampan yang terjebak dalam hubungan intim tak terduga bersama majikan dan anaknya. Narasi penuh gairah ini menyajikan adegan panas eksplisit yang menuntut kebijakan pembaca. Konflik batin serta ketegangan fisik memuncak dalam persaingan ranjang yang memikat, di mana setiap momen membawa sensasi tak terduga bagi para tokohnya.
Sampul Novel MENGEJAR MIMPI KE NEGERI SAKURA
9.3
Tumbuh tanpa ayah membuat Aisyah Rana, gadis keturunan Jepang, kerap dihina sebagai anak haram di sekolah. Kemarahan Abah dan tangis Ibu setiap kali ia bertanya justru memicu tekadnya untuk kuliah di Jepang demi mengungkap kebenaran. Walau ditentang keras oleh orang tuanya, Rana pantang menyerah memperjuangkan impiannya tersebut. Di tengah perjuangan yang penuh luka ini, hadir seorang pemuda tulus yang diam-diam selalu setia melindungi dan menjaga hatinya.
Sampul Novel Pernikahan Dadakan dengan CEO
8.0
Pernikahan kini berubah menjadi perhitungan bisnis yang kaku. Sang suami menuntut agar seluruh pengeluaran rumah tangga, mulai dari biaya hidup sehari-hari, cicilan KPR, hingga cicilan mobil, dibagi rata secara adil. Ketegangan semakin memuncak ketika keberadaan adik ipar yang menumpang tinggal mulai dipermasalahkan. Uang bulanan sebesar empat juta rupiah dianggap tidak lagi cukup, dan ia dipaksa membayar setengah dari total biaya sewa demi menghindari tuduhan menumpang secara gratis.