APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahasia Keluarga dan Pengkhianatan

Rahasia Keluarga dan Pengkhianatan

Nadia terpaksa menerima tawaran licik Satria, ibu dari miliarder Reza Azhar, untuk menjadi ibu pengganti demi biaya pengobatan sang adik. Namun, setelah adiknya wafat, kepedihan mendalam mendorong Nadia melarikan diri dalam kondisi mengandung anak Reza. Di tengah pelarian dari kejaran Satria dan bayang-bayang kebenaran yang mulai tersingkap, mampukah Nadia bertahan menyembunyikan diri dari takdir serta pusaran intrik kekuasaan keluarga konglomerat tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 1

Hujan mengguyur deras, menimpa atap rumah sakit dengan ritme seperti tangisan tak berujung. Setiap tetesnya seolah mewakili setiap tetesan air mata yang mengalir di wajah Nadia, membasahi pipinya yang pucat. Ruangan yang sempit itu hanya diterangi lampu neon yang berkedip, membuat bayangan-bayangan di dinding seakan menari-nari dalam kesedihan. Bau antiseptik yang kuat bercampur dengan aroma obat-obatan, menciptakan suasana yang dingin dan mencekam.

Nadia duduk di kursi plastik yang keras, matanya tak pernah lepas dari wajah adiknya, Adi, yang terbaring di ranjang. Tubuh kecilnya terlihat rapuh, lebih rapuh daripada yang Nadia ingat. Udara di ruangan itu begitu sepi hingga detak jantung Nadia terasa seperti dentuman drum yang bergema di telinganya. Tak ada suara lain, hanya hujan dan tangis sunyi yang hanya bisa dirasakan oleh mereka yang terjebak dalam kegelapan.

"Adi, bangunlah, nak. Kakak di sini," Nadia berkata pelan, suaranya nyaris seperti bisikan. Dia menggapai tangan Adi, menggenggamnya sekuat mungkin. Jari-jarinya yang kecil terasa dingin dan lemas, tak seperti biasanya. Hati Nadia dipenuhi rasa takut yang tak bisa diungkapkan. Rasa takut yang bukan hanya tentang kehilangan, tapi tentang kebingungan-kebingungan akan jalan hidup yang sudah tak bisa dia ubah lagi.

Setiap kali dia memejamkan mata, wajah Reza Azhar muncul di pikirannya, dengan senyum setengah sinis dan tatapan yang selalu tajam, seolah mampu menembus jiwanya. Bagaimana bisa dia, seorang gadis dari keluarga sederhana, terjerat dalam permainan ini? Semua bermula dari tawaran itu-tawaran yang datang seperti petir di siang bolong, tak terduga dan menghancurkan.

"Apakah kau benar-benar ingin membantu adikmu?" suara Satria, ibu Reza, berbisik di telinganya, mengusik ingatan yang menyakitkan. Suara itu seakan menggaung dalam benaknya, mengingatkannya akan harga yang harus dibayar untuk menyelamatkan Adi.

Nadia menatap Adi, menyeka air mata yang mengalir deras. "Kakak akan melakukan apa pun, Adi. Aku janji," katanya dengan suara bergetar. Di luar jendela, kilat menyambar, menerangi malam yang gelap. Gemuruh petir membuat Nadia terkejut, membuatnya seolah terlempar kembali ke kenyataan yang brutal. Adi masih terbaring di sana, tak bergerak, dan Nadia tahu waktu mereka semakin sedikit.

Pintu kamar terbuka dengan suara gemerincing, dan seorang perawat muncul, wajahnya tampak lelah dan tak jauh berbeda dari Nadia-penuh tanda-tanda keputusasaan. "Nona Nadia, waktunya sudah habis. Kami harus memindahkan adikmu ke ruang perawatan intensif."

Nadia merasa seperti bumi berguncang di bawahnya. Kakinya tak bisa bergerak, tubuhnya kaku, seolah ada kekuatan tak terlihat yang menahan. "Tunggu, jangan pergi dulu," suaranya hampir putus-putus, tetapi perawat itu hanya menggelengkan kepala dengan simpati di matanya.

"Maaf, Nona. Kami sudah diberitahu bahwa perawatan ini harus segera dilakukan," jawabnya pelan, sebelum berbalik dan meninggalkan ruangan, meninggalkan Nadia dalam kekosongan yang menyesakkan.

Kegelapan yang semakin pekat hanya dipecah oleh suara hujan dan derap langkah kaki Nadia saat dia berjalan menuju jendela. Dia menatap ke luar, melihat hujan yang semakin deras, dan bertanya pada dirinya sendiri, apakah ini semua benar-benar terjadi. Wajah Reza dan kata-kata Satria kembali menghantui pikirannya. Tawarkan aku bantuan, kata Satria dengan senyum yang dingin, dan aku akan membantumu. Tapi ada harga yang harus kau bayar, Nadia. Sebuah harga yang akan mengubah hidupmu selamanya.

Air mata menetes, menempel di wajahnya. Dia ingin berteriak, meronta, membebaskan dirinya dari beban ini. Namun, dia tahu, teriakan itu hanya akan hilang di antara suara hujan yang menutupinya. Hati Nadia semakin sesak, terjebak dalam sebuah pilihan yang menguras segala-galanya-pengorbanan, rasa bersalah, dan rasa takut yang menggerogoti jiwa.

"Semua demi Adi," bisiknya, hampir seperti mantra. Tubuhnya gemetar, dan air mata yang mengalir deras di pipinya seolah menegaskan bahwa dia sudah terjebak dalam jebakan yang tak mungkin dibatalkan. Reza Azhar, pria yang sejak awal telah menciptakan badai ini dalam hidupnya, adalah satu-satunya orang yang bisa mengubah segala sesuatunya. Namun, untuk itu, dia harus menghadapi kenyataan bahwa hati dan jiwanya tak akan pernah sama lagi.

Malam itu, di antara gemuruh petir dan deru hujan, Nadia memutuskan. Dia akan melawan takdirnya. Bahkan jika itu berarti kehilangan dirinya sendiri.

Di ruang sebelah, Adi terbaring dengan monitor jantung yang mengeluarkan bunyi yang monoton. Seperti detak jantung Nadia yang sudah hampir tak terdengar. Semuanya semakin gelap, dan Nadia tahu, di luar sana, di dunia yang penuh dengan intrik dan kekuasaan, permainan yang sebenarnya baru saja dimulai.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AKU JATUH CINTA KEPADAMU
9.4
Kebencian Cinta Arlina runtuh saat mengetahui bahwa Tiano Albastia adalah pelindung rahasianya selama ini. Penyesalan mendalam pun menghantui Cinta begitu kebenaran terungkap. Sayangnya, tepat di saat segalanya menjadi jelas, Tiano justru memutuskan untuk pergi dan berpamitan. Di tengah perpisahan mendadak ini, apakah kekuatan perasaan mereka mampu menyatukan keduanya kembali, ataukah momen tersebut menjadi akhir abadi dari kisah mereka?
Sampul Novel DANGEROUS LOVE
8.3
Kehidupan Jenar, gadis lugu yang pendiam, berubah drastis setelah mendatangi sebuah pesta di klub malam. Di bawah pengaruh alkohol, ia melewati malam penuh gairah bersama Remo, seorang aktor terkenal. Kejadian tak terduga ini seketika mengacaukan hidup Jenar, apalagi ia sudah mempunyai kekasih. Namun, Remo yang terkenal posesif dan playboy justru siap bertanggung jawab. Akankah Jenar tetap setia pada pacarnya, atau malah terpikat oleh pesona Remo?
Sampul Novel Mencari Seorang Gadis Selama 20 Tahun
8.0
Demi menemukan gadis masa kecil yang memikat hatinya dua dekade lalu, CEO tampan blasteran, Axel Narendra, memutuskan pulang ke Indonesia. Namun, langkahnya terhalang oleh pengkhianatan anak buahnya sendiri yang berujung pada penawanan dirinya. Di tengah pusaran konspirasi besar ini, Axel harus berjuang meloloskan diri. Mampukah ia menumpas para pembelot di gurita bisnis internasionalnya sekaligus bersatu kembali dengan cinta sejati yang tengah dicarinya?
Sampul Novel Mengejar Cinta Ustaz Tampan
9.7
Di usia kepala tiga, Dian yang tomboi dan ceplas-ceplos didera kecemasan karena belum juga melepas masa lajang. Sebuah saran tak biasa menuntunnya rajin ke masjid di waktu Subuh demi mencari pasangan. Tak disangka, ia malah jatuh hati pada Fajar Faizan, ustaz muda nan tampan yang juga seorang dosen. Demi memikatnya, Dian rela merombak drastis seluruh penampilannya. Akankah niat awal yang murni demi urusan dunia ini mampu bermuara pada kisah cinta yang tulus?
Sampul Novel Rintangan Cinta Abadi
8.1
Kehidupan Aria, seorang miliarder metropolis, terusik saat Luna, cinta masa kecilnya, kembali dengan rahasia kelam yang memicu pengkhianatan. Situasi rumit ini menyeret Rian, sahabat Aria yang bimbang antara loyalitas dan rasa cintanya pada Luna. Kehadiran Maya menciptakan cinta segitiga yang pelik, sementara Evan datang mengungkap misteri masa lalu yang mengejutkan. Di tengah kekacauan ini, Nina membawa harapan baru bagi hubungan rumit keenam tokoh tersebut.
Sampul Novel Setelah Pernikahan
9.5
Kebahagiaan Aurel Salsabila hancur lebur hanya dalam waktu tiga bulan sejak ia resmi menikah dengan Reno Sebastian, kekasihnya selama dua tahun. Di balik pernikahan yang ia dambakan, terungkap fakta pahit bahwa Reno telah berpoligami secara rahasia bersama mantan pacarnya, Ayunda. Kini, Aurel menyadari dirinya cuma dijadikan pelarian tanpa ketulusan. Ia pun dirundung dilema besar antara tetap bertahan dalam ikatan beracun ini atau memilih pergi meninggalkan Reno.