APKDock Logo
Sampul Novel Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi

Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi

9.3 / 10.0
Solene sangat hancur saat suaminya yang berprofesi sebagai dokter mendiagnosisnya mengalami kehamilan ektopik. Sang suami tampak panik dan mendesaknya untuk segera melakukan operasi aborsi demi menyelamatkan nyawanya, bahkan menyarankan adopsi anak. Namun, Solene kemudian tidak sengaja mendengar rencana busuk suaminya dengan wanita lain. Ternyata, diagnosis tersebut hanyalah kebohongan demi memuluskan rencana membawa anak kandung rahasianya, Leo, masuk ke dalam rumah dan menguasai seluruh warisan harta.

Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi Bab 1

Saat usia kehamilan tiga bulan, aku didiagnosis mengalami kehamilan ektopik.

Sebagai dokter, suamiku panik bukan main. Dia sibuk mencari koneksi agar aku bisa segera dioperasi untuk menggugurkan kandungan.

“Yang penting kamu baik-baik saja. Kalau memang nggak bisa punya anak kandung, kita bisa adopsi saja.”

“Solene, aku nggak bisa kehilangan kamu!”

Aku sangat hancur dan sedih, merasa tidak berguna. Aku merasa telah mengecewakan suamiku karena tak bisa mempertahankan anak kami.

Namun kemudian, aku malah tak sengaja mendengar percakapannya dengan seorang wanita.

“Tenang saja, aku sudah bilang ke dia kalau kehamilannya itu ektopik, jadi nggak bisa dilahirkan.”

“Dia bakal tanda tangan surat adopsi nanti dan setelah itu aku bakal cari cara buat bawa kamu masuk ke rumah.”

“Leo itu putraku satu-satunya, aku pasti akan wariskan seluruh hartaku untuknya!”

Saat itulah aku sadar, ternyata pria yang selama ini kucintai sudah lama membangun keluarga lain di belakangku.

Suara ribut di luar ruang rawat terus terdengar, tapi aku hanya terpaku menatap isi chat di ponsel suamiku.

[Aku sudah bilang ke istriku, setelah dia gugurkan anaknya, aku bakal bawa anak kita pulang.]

[Tenang saja, Leo itu putraku, aku pasti bakal kasih yang terbaik untuk dia.]

Aku terus menggulir layar ke atas, seolah menyiksa diri sendiri perlahan. Membaca satu per satu cerita cinta mereka yang begitu indah.

Di luar ruangan, Benson sebagai kepala rumah sakit sedang berdiskusi dengan dokter-dokter lain soal kondisiku.

“Kondisi kesehatan istriku memang kurang baik. Kehamilan ektopik ini benar-benar di luar dugaan. Semakin lama dibiarkan, semakin berbahaya untuk dia.”

“Rumah sakit kita ada peraturan, sebagai dokter aku nggak boleh menangani operasi ini sendiri, tolong dibantu ya.”

Salah satu dokter terdengar agak sungkan menjawab,

“Jadwal operasi lagi sangat padat, paling cepat juga seminggu lagi. Kak Benson, coba kalian pikirkan lagi.”

“Nggak peduli berapa pun biayanya, yang penting istriku baik-baik saja.”

Kalau orang lain yang mendengar, pasti akan mengira dia suami yang sangat mencintai istrinya.

Namun, isi chat di ponselnya dengan jelas menunjukkan kalau dia sudah lama punya seorang anak.

Leo. Dulu waktu kami baru jadian, kami sempat bicarakan soal nama yang akan kami kasih ke anak nanti.

Waktu itu dia bilang mau kasih nama ‘Leo’, artinya hidup dengan damai dan bahagia.

Saat aku baru hamil, aku sering membayangkan anak kami memakai nama itu.

Namun ternyata, tanpa kuketahui, nama itu sudah lebih dulu dipakai untuk anak orang lain.

Aku mengusap air mataku, mengirim salinan chat itu ke diriku sendiri, lalu hapus semua riwayatnya.

Waktu Benson kembali, aku sudah menaruh ponselnya kembali ke tempat semula

Dia berjalan mendekatiku, memeluk dan menghiburku.

“Sayang, jangan sedih. Kita pasti bisa punya anak sendiri nanti.”

Pelukannya tetap hangat seperti biasanya, tapi entah kenapa, aku sama sekali tidak merasa tenang.

Isi chat itu masih terngiang-ngiang di kepalaku, kalimat demi kalimat membekas di hati.

Setiap akhir pekan dia nggak pulang untuk makan malam, katanya ada urusan kerja. Tapi isi chat itu tertulis jelas, dia pergi menemani wanita itu dan anak mereka.

Dia selalu sangat perhatian padaku, tapi pada wanita lain juga tak kalah lembutnya.

Aku benar-benar bingung, sebenarnya mana yang benar?

Melihat wajahku yang pucat, tiba-tiba Benson mengeluarkan selembar kertas.

Di atasnya ada foto seorang ibu dan anak yang sedang berdiri di tempat wisata, mereka tersenyum bahagia.

Itu adalah anak yang baru saja kulihat, dia adalah Leo.

Aku membeku, tanpa sadar menyentuh foto anak kecil itu.

Melihat reaksiku, Benson berkata, “Kamu juga suka anak ini, ‘kan?”

“Sayang, aku sudah cari tahu, ibunya sakit parah sekarang, dia ibu tunggal yang mengurus anak sendirian. Sekarang dia mau mencari keluarga yang baik untuk mengasuh anaknya.”

“Kamu hamil ektopik, nggak bisa mempertahankan anak ini, dokter juga bilang kamu bakal sulit untuk hamil lagi ke depannya. Bagaimana kalau kita adopsi anak ini saja? Biar kamu nggak terlalu sedih.”

Kepalaku langsung berdengung, benar-benar tidak percaya kata-kata itu bisa keluar dari mulut Benson.

Padahal aku sudah baca semua isi chat mereka, tapi aku sama sekali tak menyangka, dia benar-benar bisa bilang hal seperti itu.

Aku sangat ingin bertanya, kalau dia memutuskan mau bawa anak itu ke rumah, lalu apa artinya hubungan kami selama ini?

Lanjut Membaca

Daftar Isi Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Baby Han - (Gx G)
9.5
Mikaela memulai hidup baru di Seoul dengan bekerja di J.H Fashion dalam kondisi hamil pasca-program bayi tabung. Di tengah luka akibat dikhianati David hingga bercerai, bakat janda muda asal Thailand ini memikat Minwo Han. Namun, takdir berkata lain saat Judith Han, sang pemilik perusahaan yang merupakan seorang lesbian, mengambil alih urusannya. Ketertarikan alami Judith pada Mikaela perlahan tumbuh menjadi obsesi mendalam yang terus membayangi pikirannya.
Sampul Novel Cinta Setelah Perceraian: Kasih Sayangnya yang Terlambat
9.8
Tiga tahun Giselle bertahan dalam pernikahan dingin, hanya menerima kebencian dari Lucian. Begitu menyerah dan memilih cerai, ia bangkit sebagai CEO rival yang disegani. Satu demi satu identitas rahasianya terkuak, mulai dari peretas andal hingga desainer elite. Lucian yang dulu memandang sebelah mata kini berbalik mengejarnya dengan obsesi besar. Namun, meski sang mantan suami memohon kesempatan kedua, bagi Giselle semuanya sudah terlambat.
Sampul Novel HIGH SCHOOL LOVE ON
8.7
Devano, murid pintar yang terkekang ambisi orang tuanya, menemukan warna baru saat bertetangga dengan Bea Miller, siswi pindahan yang pemberontak. Di balik perbedaan mereka, keduanya kerap menghabiskan malam bersama untuk saling mencurahkan isi hati. Sayangnya, sebuah liburan pantai membuat orang tua Devano murka dan memisahkan mereka. Waktu berlalu, kenangan akan Bea menuntun Devano menjadi fotografer sukses, sementara Bea berhasil meraih impiannya sebagai menteri luar negeri.
Sampul Novel Luka Karena CINTA
8.6
Diandra, gadis desa jelita, terobsesi pada Robert hingga terjebak toxic relationship. Meski diselingkuhi dan dikasari saat LDR, ia sempat depresi dan memohon Robert kembali sebelum pria itu akhirnya kena karma. Di tengah kepedihan, hadir Louis, pemuda Jerman penyabar yang tulus mendekatinya. Mampukah Diandra melupakan masa lalunya demi bahagia bersama Louis?
Sampul Novel Pria Pertamaku
9.6
Alex Rayyan berkomitmen menjaga cinta sejatinya kepada sang mantan istri, Rania. Sementara itu, rumah tangga kedua Rania bersama Harris justru berujung kehancuran akibat isu keturunan dan perselingkuhan. Harris terbukti kembali pada mantan tunangannya, diperparah intrik mertua yang mendesak perceraian. Saat Rania terpuruk dalam kepedihan, mampukah ia menata kembali hidupnya? Dapatkah Alex membuktikan sumpahnya untuk hadir dan melindungi Rania lagi?
Sampul Novel When Romeo meet Juliet
9.3
Sejak Juliet bekerja di kantornya, Romeo yang dikenal sebagai bos dingin dan angkuh mendadak berubah menjadi sangat perhatian. Keistimewaan yang diterima Juliet dalam seminggu memicu kecurigaan rekan kerja. Di tengah situasi itu, Romeo berhasil membongkar perselingkuhan pacar Juliet. Meski kini berjuang mendekati Juliet, Romeo harus menghadapi rintangan besar dari orang tuanya yang menuntut menantu dari kelas sosial yang setara.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan