APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Psikopat & Gadis Desa

Psikopat & Gadis Desa

Christian Kim, pewaris kaya yang kejam, mengancam Moon agar tunduk padanya. Kematian sang nenek memicu amarah Moon, gadis desa yang akhirnya nekat menusuk Christian demi membalas dendam. Meski begitu, perjuangan keras sang tuan muda demi mendapatkan cintanya perlahan meluluhkan hati Moon. Di tengah keraguan, sebuah rahasia terkuak bahwa Moon terhubung dengan keluarga Kim. Apakah kenyataan ini akan merusak hubungan mereka atau justru mempersatukannya?
Bab
Bagikan

Bab 2

Pria itu menatap Moon dengan senyum lembut, tapi ada kilatan misterius di matanya. "Siapa namamu, Gadis kecil?" tanyanya, suaranya tenang namun penuh dengan ancaman tersembunyi.

Moon menegakkan tubuhnya, menatap balik tanpa gentar. "Namaku adalah Moon. Tolong hentikan semua ini. Jangan menyakiti warga-warga sini," katanya dengan tegas, berusaha menunjukkan keberaniannya meskipun di dalam hatinya bergejolak kekhawatiran.

Pria yang memperkenalkan dirinya sebagai Pengurus, tersenyum lebih lebar, mengangguk perlahan. "Moon, nama yang bagus. Bulan yang indah. Aku menyukainya," ujarnya, nada suaranya kini lebih lunak namun tetap penuh teka-teki. "Ingin kami mengalah? Mungkin kau harus bisa mengabulkan permintaanku," lanjutnya, kali ini dengan tatapan tajam yang membuat Moon merasakan desiran dingin di tulang punggungnya.

Moon menelan ludah, mencoba untuk tetap tenang. "Apa yang kamu inginkan?" tanyanya, suaranya terdengar lebih tenang daripada yang ia rasakan.

Pria itu mendekat, menundukkan kepala hingga dekat dengan telinganya. "Ingat namaku baik-baik! Christian Kim, asli keturunan Korea dan dibesarkan di New York. Kita akan bertemu kembali," bisiknya dengan senyum penuh arti sebelum berbalik meninggalkan tempat itu.

Christian Kim kemudian beranjak pergi, meninggalkan Moon dan warga desa dalam kebingungan. Anak buahnya mengikuti di belakang, dan dalam sekejap mereka semua menghilang, meninggalkan suasana desa yang sunyi dan tegang.

Seorang wanita tua, salah satu warga desa, mendekati Moon dengan ekspresi penuh tanya. "Moon, apa yang dia katakan, kenapa mereka bisa pergi begitu saja?" tanyanya dengan nada cemas.

Moon menggeleng, mencoba memproses apa yang baru saja terjadi. "Dia ada permintaan, tapi tidak mengatakan apa yang dia mau," jawabnya, matanya tetap memandang ke arah di mana Christian menghilang.

Seorang pria paruh baya, salah satu tetua desa, mengangguk dengan tegas. "Moon, apapun yang dia minta, jangan menyetujuinya!" pesannya, penuh dengan ketegasan dan kekhawatiran.

Moon tersenyum tipis, meski dalam hatinya dia merasakan tekanan yang besar. "Iya, Paman, Bibi," jawabnya, berusaha menenangkan mereka. Namun, dalam hati kecilnya, Moon tahu bahwa ini baru permulaan dari sesuatu yang lebih besar dan berbahaya.

Sementara itu, di rumah mewah milik keluarga Kim, Christian duduk di ruang tamu bersama ayahnya, seorang pria tua dengan wajah penuh otoritas, dan kakaknya, seorang pria muda yang terlihat tegas dan ambisius.

"Bukankah kau akan mendapatkan tanah desa itu? Kenapa tidak berhasil? Apakah kamu digagalkan oleh mereka?" tanya kakak Christian, suaranya mengandung nada tuduhan.

Christian tersenyum kecil, memainkan kunci mobil di tangannya. "Aku berubah pikiran. Ada yang membuatku lebih tertarik," jawabnya dengan nada santai.

Ayahnya mengerutkan dahi, tidak puas dengan jawaban tersebut. "Apa yang membuatmu berubah pikiran?" tanyanya dengan nada yang menuntut penjelasan lebih.

Christian bangkit dari sofa, menatap keluarganya dengan tatapan penuh keyakinan. "Tidak perlu khawatir! Aku bisa mengurusnya," ujarnya sebelum berjalan menuju tangga, meninggalkan ruangan dengan aura misterius yang membuat keluarganya terdiam.

"Pa, apakah Christian menimbulkan masalah lagi?" tanya kakak Christian.

"Calvin, Awasi adikmu dengan baik!" perintah ayahnya, Jorge.

"Baik!" Jawab Calvin dengan patuh.

Christian kembali ke kamarnya, Setelah menutup pintu kamar, ia melemparkan dirinya ke atas kasur mewahnya, merasakan kenyamanan dari bantal dan selimut mahal yang menghiasinya. Pandangannya tertuju pada layar ponsel yang ia genggam, di mana foto seorang gadis yang tak lain adalah Moon.

"Moon? Gadis yang berani," gumamnya dengan nada bercampur antara kekaguman dan kesombongan. Ia menatap foto itu dengan intensitas yang tak bisa ia sembunyikan. "Aku akan membuatmu tunduk padaku," ucapnya, matanya menyiratkan niat yang jelas. "Begitu banyak wanita yang merayuku," katanya, mengulang kembali dalam pikirannya. "Tapi kau adalah satu-satunya yang menamparku. Sepertinya aku harus memberimu kejutan."

Moon berjalan keluar dari rumahnya dengan semangat, mengayuh sepeda dengan riang di jalan yang sepi. Pikirannya dipenuhi rencana belanja untuk hari itu. Namun, kegembiraannya tiba-tiba berubah menjadi kepanikan ketika seorang pria tiba-tiba muncul dari arah berlawanan.

Dalam sekejap, tubuhnya terhempas ke aspal keras."Aahh!" teriaknya kesakitan, sambil merasakan luka di lengannya yang mulai berdarah.

Ia berusaha bangkit, menahan rasa sakit yang menjalar. Pandangannya tertuju pada pria yang menabraknya, " Hei...cepat minta maaf padaku!"

Pria itu malah dengan angkuh berkata, "Kau sendiri yang berjalan tidak menggunakan mata," sebelum berlalu begitu saja.

Moon merasa kesal dan marah. "Keterlaluan sekali," gerutunya sambil berdiri dan membersihkan sepedanya.

Namun, kemarahannya segera berubah menjadi kekhawatiran ketika dua pria berpakaian rapi menghampirinya."Nona!" seru salah satu dari mereka dengan nada hormat.

Moon menatap mereka dengan curiga. "Kenapa kalian ada di sini? Apakah kalian masih ingin mengusir kami?" tanyanya.

Salah satu dari pria itu menjawab dengan tenang, "Nona, Tuan muda ingin bertemu dengan Anda."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gadis Nakal Sang Bidadari Surga
7.9
Ayana, ketua geng motor pemberontak The Wild Ants, dipaksa masuk pesantren oleh ayahnya agar jera. Namun, di sana ia justru dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya telah dijodohkan dengan Gus Farhan, anak pemilik pesantren tersebut. Wasiat terakhir mendiang ibunya membuat Ayana tak mampu menolak rencana pernikahan ini. Kini, sang ratu jalanan harus beradaptasi dengan dunia religi yang asing serta takdir pernikahan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Sampul Novel Istri Yang Tak Diinginkan
8.5
Bagi Aleeya, pernikahan bukanlah akhir yang bahagia. Kepergian sang ibu justru menyeretnya ke dalam ikatan paksa dengan Richo, pria yang sejak awal menolak keras dirinya. Kini, kehidupan Aleeya berubah drastis menjadi penuh penderitaan. Di bawah atap yang sama, suaminya sendiri sama sekali enggan mengakui keberadaannya. Aleeya pun harus bertahan menjalani hari-hari yang dingin, berjuang sendirian menghadapi kepedihan dan pengabaian di dalam rumah tangga yang hampa tanpa cinta.
Sampul Novel Kurebut Istri Mandul Milikmu
8.2
Desakan orang tua untuk segera memiliki anak membuat Morgan hilang kesabaran menghadapi Fla. Ia pun berniat menceraikan sang istri agar bisa menikahi adik iparnya sendiri, Ara. Fla menolak keras rencana tersebut karena tak sudi berbagi suami dengan adiknya. Namun, Morgan tetap nekat berselingkuh dengan Ara di belakang Fla. Sanggupkah rumah tangga mereka bertahan di tengah hantaman badai pengkhianatan serta konflik keluarga yang begitu rumit ini?
Sampul Novel Pelecehan Yang Menjadi Obsesi (Aku Dan Suami)
7.9
Rumah tangga Angga dan Ratih awalnya sangat harmonis dan bergelimang materi bersama putri mereka. Namun, kebahagiaan keluarga kecil ini hancur seketika saat rumah mereka disatroni pencuri. Tak sekadar menjarah harta, penyusup tersebut juga memaksa mereka melakukan tindakan di luar batas. Insiden tragis malam itu tidak hanya menyisakan trauma berat, tetapi juga memicu obsesi psikologis yang berbahaya. Akankah pernikahan mereka mampu bertahan setelah melewati malam kelam tersebut?
Sampul Novel Saat Pewaris Mafia Mematahkan Hatiku
8.1
Tepat di hari ulang tahunku yang ke-22, duniaku hancur berkeping-keping. Di balik pintu sebuah klub, aku tidak sengaja mendengar pengakuan mengejutkan dari Dante Adipradana. Logo perusahaan rancanganku, yang seharusnya menjadi lambang masa depan kami, terlepas begitu saja dari genggamanku. Ternyata, pertunangan kami hanyalah sebuah kepalsuan demi menyingkirkanku dari hidupnya. Di tengah bisingnya musik, aku harus menghadapi kenyataan pahit bahwa cinta dan kesetiaanku dibalas pengkhianatan.
Sampul Novel Satu Malam Dengan Adik Ipar
8.2
Rencana Rani merayakan tiga tahun pernikahan hancur karena Arman tidak kunjung pulang. Saat terjaga, ia justru terkejut mendapati adik iparnya, Rafka, ada di sisinya. Ketegangan pun menyelimuti mereka, terlebih setelah Rani membongkar pengkhianatan suaminya yang berselingkuh. Di tengah luka hati yang mendalam, Rani kini terjebak dalam dilema besar. Ia bimbang antara mempertahankan komitmen lamanya atau menyambut ketertarikan tak terduga pada Rafka yang selalu hadir mendampinginya.