APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Psikopat & Gadis Desa

Psikopat & Gadis Desa

Christian Kim, pewaris kaya yang kejam, mengancam Moon agar tunduk padanya. Kematian sang nenek memicu amarah Moon, gadis desa yang akhirnya nekat menusuk Christian demi membalas dendam. Meski begitu, perjuangan keras sang tuan muda demi mendapatkan cintanya perlahan meluluhkan hati Moon. Di tengah keraguan, sebuah rahasia terkuak bahwa Moon terhubung dengan keluarga Kim. Apakah kenyataan ini akan merusak hubungan mereka atau justru mempersatukannya?
Bab
Bagikan

Bab 3

Beberapa saat kemudian, Moon dibawa ke sebuah rumah papan yang terletak di kaki gunung. Di sana, Christian dengan senyum yang selalu terukir di wajahnya, menunggu kedatangannya. Meskipun suasana hati pria itu tidak selalu jelas, senyumnya seolah-olah adalah penutup dari berbagai emosi yang sebenarnya dirasakannya.

Moon menatap Christian dengan waspada. "Apa yang kamu inginkan?" tanyanya tanpa basa-basi.

Christian, masih dengan senyumnya, menanggapi, "Tidak perlu terburu-buru, duduklah dulu."

Moon ragu-ragu sebelum akhirnya duduk berseberangan dengan Christian.

Christian memulai pembicaraan dengan nada ringan, "Aku ingin mengajukan permintaanku."

Moon menatapnya tajam. "Atas dasar apa kau mengajukan permintaan? Tanah desa bukan milik kalian," katanya dengan tegas.

Christian tertawa kecil sebelum menjawab, "Kami akan membelinya dengan harga tinggi. Tapi sekarang aku berubah pikiran. Aku bisa melepaskan tanah desa... Asalkan kau mengabulkan keinginanku."

Moon semakin waspada. "Permintaan apa?" tanyanya dengan nada dingin.

Christian mendekati Moon, menatapnya dengan tatapan yang dalam, penuh makna yang sulit ditebak. "Aku ingin..." ucapnya terhenti sejenak, menciptakan ketegangan. Lalu, ia berbisik di telinga Moon, "Kau menjadi wanitaku!"

Permintaan itu mengejutkan Moon, membuatnya terdiam. Ia hampir tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya.

Christian melanjutkan, "Jadi wanitaku, dan mereka bisa tetap tinggal di sini selama mereka suka."

Moon memandang Christian dengan tatapan tak percaya. "Gila! Seorang pria mengajukan permintaan gila, Lucu sekali!" katanya, mencoba menyembunyikan rasa takutnya.

Christian tidak terganggu oleh reaksinya. "Lucu? Aku serius," katanya, wajahnya berubah menjadi lebih serius. "Aku bisa melakukan apa saja yang aku suka. Aku juga akan mendapatkan apa yang aku inginkan termasuk dirimu," lanjutnya dengan senyum sinis.

Tidak lama kemudian, Moon merasa pusing dan pandangannya mulai kabur. Sebelum sempat menyadari apa yang terjadi, tubuhnya lemas dan ia pingsan, kepalanya berbaring di atas meja di hadapannya.

Christian menatap gadis yang kini tak sadarkan diri itu dengan ekspresi penuh kemenangan.

Ia mendekat dan menyentuh wajah Moon dengan lembut, lalu tersenyum. "Sudah kukatakan, apa yang aku inginkan, aku akan mendapatkannya," ucapnya dengan suara lembut namun penuh keyakinan. Senyum sinis terukir di wajahnya, seakan-akan ia telah merencanakan semuanya sejak awal.

Christian berdiri tegak di tengah padang rumput yang sunyi, hanya diiringi suara angin yang berbisik melalui daun-daun pohon tinggi. Di sekelilingnya, beberapa anak buahnya berdiri dengan waspada, memperhatikan setiap gerak-geriknya. Di tanah, seorang pria terbaring tak berdaya, wajahnya penuh luka, salah satunya dari sayatan pisau yang kini digenggam erat oleh Christian.

Pria itu, yang matanya terbuka lebar dengan ketakutan, adalah orang yang menabrak Moon dan meninggalkannya tanpa rasa bersalah. Wajahnya kini penuh luka dan darah, mencerminkan nasib buruk yang menantinya.

Christian melangkah mendekati pria itu dengan tenang, mengayunkan pisaunya dengan santai. "Kau tahu," katanya, suaranya tenang tapi penuh ancaman, "di dunia ini, orang seperti kau seharusnya bertanggung jawab atas kesalahan sendri, bukan lari seperti pengecut. Terutama ketika korbannya adalah gadis itu." Christian berhenti sejenak, mengarahkan ujung pisaunya ke dada pria itu. "Kau tahu kau membuatku marah, kan?"

Pria itu menggigil, menahan sakit dan ketakutan yang mencekam. "Aku minta maaf! Aku salah, tolong maafkan aku!" suaranya terdengar putus asa, bergetar dengan ketakutan yang nyata.

Christian mendekatkan wajahnya, senyum dingin tergambar di bibirnya. "Sayangnya, aku bukan tipe orang yang murah hati," ucapnya, menggesekkan pisau itu pelan ke kulit pria tersebut, "dan aku sangat tidak suka membuang-buang waktu." Dengan gerakan cepat dan dingin, Christian menusukkan pisaunya ke dada pria itu, darah segar memancar, mengotori pisau dan tangannya.

Pria itu tersentak, merintih, namun suaranya segera teredam oleh tangan kuat anak buah Christian yang menutup mulutnya dengan kain.

Christian memperhatikan wajah pria itu yang kini penuh dengan rasa sakit dan ketakutan, air mata mengalir dari matanya. Ia menikmati setiap detik penderitaan pria itu, menyaksikan bagaimana rasa sakit itu merenggut kekuatan hidup dari tubuhnya.

Christian memutar pisaunya perlahan, memperdalam luka, sebelum akhirnya menariknya keluar dengan satu gerakan cepat..Ketika pria itu terkapar, darah terus mengalir dari lukanya, tubuhnya kejang-kejang sebelum akhirnya terdiam.

Christian menatap karyanya dengan penuh kepuasan, senyuman dingin masih menghiasi wajahnya. Di balik wajah tampannya, tersembunyi jiwa yang kejam dan tanpa ampun, terlihat jelas dari tatapan mautnya. Christian berdiri tegak, melemparkan pandangannya ke langit malam yang berbintang. "Begitulah seharusnya, kau harus menanggung konsekuensi dari tindakanmu," katanya pelan, sebelum berbalik dan berjalan menjauh, meninggalkan tubuh pria yang tak bernyawa itu.

***

Moon terbangun perlahan, pandangannya kabur saat ia mencoba mengenali lingkungan sekitar. Kamar itu asing baginya, dinding-dindingnya berwarna lembut, namun ada sesuatu yang membuatnya merasa tidak nyaman. Ia tersentak bangun, menatap sekeliling dengan cemas hingga matanya bertemu dengan Christian yang duduk di ujung sofa, tersenyum melihatnya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dokter Milik Tuan Muda
8.2
Dua dokter cantik, Kimmy Jordan dan Inggit, harus menghadapi rumitnya takdir asmara. Kimmy terjebak dilema besar setelah menerima perjodohan orang tuanya, sementara hatinya justru terpikat oleh pemilik kafe langganan. Di sisi lain, Dokter Inggit terpaksa menjalani pernikahan dengan pria kaku yang sedingin beruang kutub. Saksikan perjuangan keduanya dalam menavigasi komitmen, cinta tulus, dan dinginnya sikap pasangan mereka.
Sampul Novel Jerat CEO Tunangan Paksa
8.3
Usai membalas pengkhianatan sang mantan, Melinda Arum terjebak insiden salah masuk toilet yang mempertemukannya dengan Reyhan Azrael. CEO ternama asal Jakarta itu menyelamatkan Melinda dari masalah besar yang mengancam dirinya. Sebagai imbalan, Reyhan menuntut Melinda menjadi tunangan palsunya. Terhimpit kebimbangan dan amarah, Melinda terpaksa menyetujui kesepakatan tersebut, menyeret dirinya ke dalam hubungan rumit penuh kepalsuan, ketegangan, serta luka batin yang mendalam.
Sampul Novel Jika Nanti Jatuh Cinta Lagi
8.6
Kegagalan rumah tangga bersama Irina serta pedihnya kehilangan Elvin Eleanor membuat Ervano Bhalendra enggan membuka hati kembali. Chef tampan ini menganggap pernikahan sebagai masa lalu kelam yang harus dikubur dalam-dalam. Namun, keyakinan Ervan goyah setelah dirinya bertemu dengan Magisa Prastiwi. Kehadiran Magisa secara perlahan meruntuhkan sikap dingin Ervan, menuntunnya kembali menemukan keberanian untuk mengejar cinta sejati yang sempat ia lupakan.
Sampul Novel Kesengajaan Berakhir Sengsara
9.2
Pertemuan pertama di sebuah toko buah langsung memikat hati protagonis modern ini. Sang pemilik toko yang bertubuh tinggi, tegap, dan maskulin memicu fantasi romantis tentang pelukan hangat dari lengannya yang kekar. Demi melihatnya, kunjungan harian pun dilakukan secara sengaja. Hingga suatu hari, pria itu memanggilnya dan menawarkan sebuah rahasia unik untuk membuat rasa buah anggur menjadi jauh lebih lezat. Setelah mencobanya sendiri, terbukti bahwa tawaran sang pemilik toko bukanlah kebohongan belaka.
Sampul Novel My Devil Bodyguard
8.1
Vello, seorang mahasiswi yang sering dirundung, mengira hidupnya akan aman saat Dexter datang sebagai pengawalnya. Namun, sang pelindung justru berubah menjadi sosok kejam yang menjebloskannya ke dalam siksaan dan penderitaan batin. Anehnya, meski terjebak dalam neraka yang diciptakan oleh Dexter, Vello enggan pergi. Walaupun peluang untuk meloloskan diri selalu terbuka lebar, ia secara sadar memilih bertahan dan tidak mau selangkah pun menjauh dari sisi sang bodyguard.
Sampul Novel WANITA SIMPANAN SUAMIKU,
8.3
Nela sempat merasakan indahnya pernikahan bersama Bima, sosok suami penyayang yang selalu memanjakannya. Namun, kehangatan itu mendadak lenyap saat perangai Bima berubah total menjadi sangat dingin dan acuh tak acuh. Didorong rasa curiga, Nela pun menyelidiki penyebab perubahan tersebut. Betapa hancur hatinya saat mendapati kenyataan bahwa suaminya telah berkhianat. Lebih menyakitkan lagi, wanita selingkuhan Bima adalah Seyla, sahabat dekat yang sangat ia percayai.