APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Primadona Disangka Murahan

Primadona Disangka Murahan

Sebuah unggahan pengakuan cinta di situs kampus menjadi awal kehancuran hidupku ketika pacar teman sekamarku menyebarkan fitnah keji bahwa aku telah meniduri seluruh mahasiswa. Meski aku melaporkannya ke polisi dan mendapat permohonan maaf dari temanku, penyebaran video syur yang mirip denganku membuat situasi tak terkendali. Dituduh oleh seisi kampus, dipaksa cuti, hingga diusir oleh orang tua sendiri membuatku putus asa dan mengakhiri hidup. Anehnya, aku justru terbangun kembali di hari pertama fitnah itu dimulai.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Oh, jadi maksudmu ini semua benar? Aku nggak ingat pernah dilecehkan atau semacamnya, jadi aku pasti dibuat pingsan. Kamu bilang kamu melihatnya sendiri, 'kan? Ayo ikut aku ke kantor polisi buat memberikan kesaksian, aku akan menuntut pelakunya."

Suaraku membuat orang-orang jadi menaruh perhatian mereka kepada kami. Mereka semua langsung menundukkan kepala dan sibuk membahas topik sehangat ini.

Tidak sampai dua menit kemudian, kami sudah dikerubungi banyak orang.

Jayden sontak menjadi agak panik, dia segera meminta maaf lagi kepadaku, "Aku salah bicara, Vania. Aku cuma asal bicara bilang kamu sudah ditiduri semua siswa di kampus."

Jayden pun mengeluarkan ponselnya dan langsung menghapus kedua komentar itu.

"Tuh, Vania, komentarku sudah kuhapus. Kamu nggak usah mikirin masalah ini lagi."

"Iya, Nia, Jayden juga bukannya berniat jahat," timpal Natalia berusaha meredakan situasi. "Mungkin saja dia salah lihat foto dan salah mengenalimu. Tolong maafkan dia."

Salah lihat foto?

Mungkin saja fotonya salah, tetapi namanya tidak mungkin salah.

Aku yakin Jayden melihat sendiri bagaimana namaku memenuhi kolom komentar.

Wah, sepasang sejoli ini seia-sekata sekali. Mereka berniat menyelesaikan masalah ini semudah mungkin.

Aku mengatupkan bibirku rapat-rapat, lalu menunjukkan komentar lain melalui layar ponselku.

"Tadi kamu bilang kalau aku yang meniduri semua siswa di kampus itu informasi palsu, jadi kata-katamu tentang bagaimana aku melakukannya di siang hari bolong pasti benar dong? Kamu lihat aku melakukannya di mana? Di kampus?"

Jayden tersenyum dengan kesan meminta maaf lagi, lalu berujar pelan, "Itu juga informasi palsu kok. Aku nggak seharusnya bilang begitu. Siswi berprestasi sepertimu nggak seharusnya adu argumen dengan siswa badung seperti kami."

"Nia, Jayden memang salah, tapi dia 'kan sudah minta maaf," timpal Natalia sambil tersenyum. "Gimana kalau hari ini dia traktir kamu makan? Anggap saja masalah hari ini selesai."

Aku menatap mereka berdua dengan serius. Mereka ini benar-benar konyol. "Cuma traktir makan?"

Jayden sontak tertegun. "Terus, kamu mau gimana lagi?"

"Informasimu itu palsu, tapi kamu menyebarkan gosip buruk seperti itu tentang aku. Ada banyak orang yang melihat laman web itu dan itu berdampak buruk buatku," jawabku dengan tegas. "Kamu harus mengunggah permintaan maafmu di semua media sosialmu sekaligus laman web, lalu ganti rugi atas luka batin yang kualami."

Ekspresi Jayden langsung berubah serius. "Apa harus sampai segitunya, Vania? Aku bilang aku salah bicara itu karena kamu teman sekamar pacarku. Kamu pikir aku nggak tahu perbuatan bejat apa yang kamu lakukan, hah?"

"Vania, permintaanmu itu terlalu berlebihan," timpal Natalia dengan kesal. "Komentarnya 'kan sudah kami hapus, tapi kenapa kamu masih mau memperpanjang masalah? Buat apa sih kamu begini? Nanti yang ujung-ujungnya malu juga kamu."

Sikap mereka berdua benar-benar berubah seolah-olah mereka memang berhak mengendalikanku.

Aku pun menarik pakaian Jayden dan bertanya, "Jadi, maksudmu kamu memang benar-benar memergokiku? Siapa orang yang bersamaku? Di mana kami melakukannya? Kapan? Kamu harus memberikan jawabanmu hari ini atau kutuntut kamu atas tuduhan pencemaran nama baik!"

Amarah Jayden pun tersulut. "Kamu lagi bersama dosenmu di hutan kampus siang-siang sekitar sebulan yang lalu! Ada yang merekamnya tahu! Vania, kamu pikir orang-orang nggak tahu dari mana semua prestasi dan beasiswamu itu? Menurutmu adil nggak buat orang lain kalau kamu main curang begini?"

Ekspresi Jayden terlihat sangat serius dan mendadak berubah menjadi bangga karena aku diam saja.

"Vania, aku sudah memberimu kesempatan, tapi kamu yang memaksaku melakukan ini."

Jayden tidak menyadari perubahan ekspresi Natalia setelah mendengarkan keterangan waktu dan tempat yang akurat itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bertahan Hidup di Dunia Komik
7.8
Delisha terbangun di zaman abad pertengahan sebagai putri bangsawan pasca kecelakaan tragis. Nahas, ia menjadi tokoh figuran yang baru menikah dan ditakdirkan mati di tangan suaminya sendiri. Sang suami rupanya merupakan sosok antagonis utama yang sangat licik dalam sebuah komik kerajaan. Demi menghindari ajal yang mengancam, Delisha harus berjuang bertahan hidup di dunia baru ini sembari menyusun rencana matang untuk menceraikan sang villain.
Sampul Novel Kontrak Cinta Dengan Iblis
9.6
Niat baik Aluna menyelamatkan seorang pria yang ingin mengakhiri hidupnya berujung pada takdir tak terduga. Sosok yang ia tolong ternyata adalah Denias, iblis yang menyamar jadi manusia demi menguasai Negeri Barat. Aluna yang tidak curiga pun menyetujui kontrak rahasia yang ditawarkan Denias. Namun, keputusan itu justru membawa mereka pada petualangan yang menyingkap misteri besar masa lalu Aluna. Rahasia kelam apa yang sebenarnya tersembunyi di balik kesepakatan ini?
Sampul Novel Not A Perfect Marriage
9.5
Ivy Marionet menjalani pernikahan rumit yang penuh rahasia dengan seorang ksatria kerajaan. Ia harus berjuang keras demi menyembunyikan identitas aslinya yang misterius. Keadaan kian genting saat campur tangan Putra Mahkota Winter membuat Ivy terancam hukuman mati di tangan suaminya sendiri. Siapa sebenarnya sosok Ivy? Di tengah intrik dan bahaya yang mengintai, mampukah ia mengungkap kebenaran sekaligus menyelamatkan diri dari eksekusi yang membayangi hidupnya?
Sampul Novel Ritual Birahi Digunung Keramat
8.5
Di puncak Gunung Keramat, Ujang terdiam saat Mbak Wati merapalkan mantra terakhir. Jantungnya berdegup kencang ketika tubuhnya direbahkan secara paksa. Inilah saat yang dinanti: sebuah upacara gaib yang menjadikan keperjakaannya sebagai persembahan. Tanpa ragu, ia rela mengorbankan kesuciannya demi imbalan kepuasan duniawi. Sambil tersenyum penuh damba, Mbak Wati merayap di atas tubuh Ujang yang kaku, memulai ritual penuh gairah dan misteri.
Sampul Novel Sang Alpha Salah Menandatangani Penolakanku
9.5
Tiga tahun lamanya aku diabaikan oleh Alpha Bramantyo yang lebih memilih Rossa. Puncaknya, ayahku wafat karena Bram membiarkan tabib pergi demi kekasihnya yang pura-pura sakit. Bagi sang Alpha, kematian ayahku bukanlah hal penting. Namun, kelalaian itu menjadi bumerang baginya. Tanpa sadar, Bram menandatangani berkas Ritual Penolakan. Kini, ikatan jiwa kami telah resmi terputus untuk selamanya, meninggalkan penyesalan yang terlambat bagi dirinya.
Sampul Novel The Duke's Daughter
8.7
Nivea Del Castano, sang putri pemberontak yang jujur namun berhati dingin, mendapati dirinya sebagai reinkarnasi dari masa lalu. Di tengah bayang-bayang takdir kuno yang terus mengejarnya, hadirlah Matias Vander Lawrence membawa perubahan tak terduga dalam hidupnya. Kini, terjebak di antara garis takdir yang mengikat, Nivea dihadapkan pada pilihan sulit: terus berlari menghindari takdirnya atau bertahan demi cinta yang baru ia temukan.