APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Prahara Uang Kompensasi

Prahara Uang Kompensasi

Indra Djatmoko terpikat oleh pesona Ceani Janeta, seorang janda yang tinggal di lantai bawah. Bagi Indra, kehangatan Ceani yang menyajikan sarapan spesial dan menerima segala kebiasaan buruknya sangat kontras dengan sang istri yang kaku layaknya robot. Merasa lebih dihargai dan hidup kembali di dekat Ceani, Indra bahkan mendambakan posisi mendiang suami wanita itu. Mengetahui pengkhianatan ini, sang narator memilih untuk segera mengabulkan impian Indra dan melepaskannya sebelum suaminya itu menyadari kesalahan fatalnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku memasukkan pakaian terakhirku ke dalam kardus, lalu menghubungi seseorang. Aku bersikap layaknya tidak melihat keberadaannya.

Di lantai bawah ada perusahaan pindahan yang aku hubungi.

"Naiklah, barangnya sudah bisa dibawa."

Indra meraih lenganku dengan panik. "Pindah? Kamu mau ngapain?"

Aku menepisnya dengan dingin.

"Sarapanmu pagi ini sudah bikin kamu kenyang, 'kan? Aku sudah melihat semuanya."

Dia mulai berkeringat, tetapi masih menyangkal perkataanku, "Aku nggak ngerti apa yang kamu bicarakan."

Aku menyeringai dan menatap tubuhnya yang beratnya hampir mencapai dua ratus kilo.

"Turunkan berat badanmu kalau kamu punya waktu. Lengan dan kaki Ceani begitu kurus, jangan sampai patah karena kamu terlalu berat."

Wajahnya tiba-tiba memerah.

Aku sudah terlalu malas untuk berbicara omong kosong dengannya. "Bukankah kamu iri sama suaminya yang sudah meninggal? Aku akan penuhi keinginanmu."

"Surat perjanjian cerai sudah ada di atas meja, tolong tanda tangani."

Aku melihat sekeliling. "Kontrak rumah ini masih tinggal dua bulan."

Aku dan dia bahkan tidak memiliki harta gono-gini yang bisa dibagikan.

Setelah tiga tahun menikah dengannya, aku melihatnya berubah, dari seorang remaja yang begitu energik, menjadi seorang pria gemuk yang tidak beretika.

Bukan aku yang harusnya menyesal.

Indra berdiri diam, tetapi tubuhnya sedikit bergetar.

Dia memelototiku dan berkata dengan penuh semangat, "Kamu pikir aku peduli denganmu? Aku sudah muak dengan aturanmu. Cerai ya cerai saja!"

Dia melangkah mendekat dan mengambil pena, tetapi ragu-ragu untuk menandatanganinya.

Sikapnya ini seakan dia sedang memberikan semangat kepada dirinya sendiri.

Dia menggertakkan gigi dan berkata, "Ceani seratus kali lebih baik darimu."

"Cerai dariku, kamu akan menyesal, Erlin."

Aku menatapnya dengan saksama saat dia membubuhkan namanya pada surat cerai, lalu merasa lega.

...

Rumah orang tuaku akan dihancurkan.

Berita itu sudah sering terdengar dan ibu Indra yang sudah menjanda juga dibuat khawatir.

Kemudian, orang tuanya tidak lagi memperhatikan karena berita itu berulang kali salah.

Kali ini, berita itu benar. Para penyewa telah menerima kompensasi.

Orang tuaku tidak bisa berhenti tersenyum saat mendengar berita perceraianku.

Namun, ketika mereka mendengar bahwa Indra sudah berhubungan badan dengan janda itu, ibuku sangat marah hingga menepuk pahanya dengan keras.

"Apa dia nggak punya malu? Kalau orang lain pasti akan merahasiakannya, tapi dia malah nggak mau pura-pura!"

Aku menekan rasa pahit di hatiku. Aku pikir Indra awalnya ingin berpura-pura.

Namun, itu adalah tindakan yang sangat sulit baginya.

Kami awalnya mencoba untuk berhemat dan menyewa sebuah apartemen tua yang kumuh.

Penyewa di sekitar kami hanya orang tua, jadi sering melihat perdebatan kami.

Jika aku lebih sering berbincang dengan para nenek-nenek yang menjadi tetanggaku, aku mungkin akan tahu kabar ini lebih awal.

Ibu Indra meneleponku.

Dia telah bekerja keras untuk membesarkan Indra dan sangat menyayangi putranya.

Dia memakiku melalui telepon, "Sudah menikah lama, tapi kamu nggak bisa punya anak! Sudah begitu, kamu masih berani minta cerai?"

"Kalau kamu bangun lebih pagi dan memasak untuknya, mana mungkin dia akan pergi ke toko perempuan itu buat sarapan?"

Dia sering mengatakan omong kosong semacam ini di awal pernikahanku dengan Indra.

Pada saat itu, aku dan Indra masih saling bergantung dan dia sangat melindungiku.

"Erlin harus bekerja, jadi wajar saja kalau dia nggak bisa bangun lagi. Aku bisa beli sarapan di depan apartemen."

Ibunya mencibir, "Nggak bisa bangun pagi? Kalau nggak mau mencoba bangun pagi, mana mungkin dia bisa bangun pagi?"

Mengingat kembali akan hal ini, aku merasa lega.

Bukankah dia selalu khawatir anaknya akan mati kelaparan? Sekarang, dia sudah bersama dengan janda itu.

Dia tidak mungkin kelaparan lagi.

Benar saja, ketika aku pindah, Ceani langsung pindah ke rumah itu.

Indra tidak berani bilang apa-apa, tetapi Ceani mengirimiku video, mencoba untuk pamer.

Keadaan rumah itu masih sama, sama dengan ketika aku memindahkan barang-barangku pergi dari sana.

Hanya ada satu tempat tidur besar yang tersisa.

Seprainya masih sama, waktu itu aku memang belum sempat menggantinya, sudah penuh dengan keringat Indra.

Aku tersenyum dan menjawab pesannya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B11374" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B11374
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Affair
8.8
Dinginnya hubungan pernikahan saat ini membuat kenangan manis bersama Hany, sang mantan kekasih, kembali membayangi hari-hariku. Nostalgia masa lalu itu terus hadir hingga menjadi beban berat yang mengancam keutuhan rumah tangga yang sedang kujalani. Di tengah godaan memori indah yang tak kunjung sirna, mampukah pernikahan ini bertahan dari kehancuran?
Sampul Novel Antara Kau, Dia, dan Bekas Pacarmu
8.3
Hubungan harmonis Maya dan Dito mendadak goyah setelah kehadiran Rian sebagai tetangga baru. Keakraban yang terjalin antara Maya dan Rian memicu kecurigaan besar pada diri Dito, hingga memicu pertengkaran hebat. Di tengah jeratan rasa bersalah dan benih cinta baru, Maya memilih menyudahi hubungannya dengan Dito demi bersatu dengan Rian. Sayangnya, keputusan ini berujung pada stigma negatif dari lingkungan sosial. Kini, mereka harus menanggung beban moral demi mempertahankan cinta penuh dilema ini.
Sampul Novel Darling Enemy
8.7
Vanilla Putri Mahameru sangat membenci Altan Wijaya Kesuma, putra mantan kekasih ibunya yang angkuh dan kerap mengejeknya tidak berotak. Konglomerat itu menilai Vanilla hanya mendompleng nama besar keluarganya. Ketegangan di antara mereka memuncak saat Vanilla diwajibkan menjalani magang selama empat bulan di kantor Altan. Sejak wawancara kerja yang diwarnai drama dan jawaban aneh, Vanilla harus bertahan di bawah pengawasan ketat pria yang ia juluki Setan Borjuis tersebut.
Sampul Novel KuNikahi Mantan Istri SahabatKu
9.3
Sejak suaminya wafat, Aleesya Belva Cristabell mengisolasi diri dalam kesedihan. Berkat sokongan mertua dan teman-temannya, ia berjuang menafkahi sang anak. Namun, keteguhan sikap Aleesya diuji oleh kehadiran sahabat mendiang suaminya. Lelaki yang sempat merasakan pahitnya pengkhianatan itu datang menawarkan ketulusan bagi Aleesya dan buah hatinya. Akankah Aleesya terus menutup diri, atau ia bersedia membuka lembaran cinta yang baru?
Sampul Novel Orderan Kue Untuk Hari Pertunangan Suamiku
8.3
Tiga tahun pernikahan yang kukira harmonis hancur seketika saat rahasia gelap suamiku terungkap. Di balik punggungku, dia telah berselingkuh dan mengkhianati kesetiaanku. Meski duka mendalam menyelimuti hati, aku menolak meluapkan kemarahan secara membabi buta. Dibandingkan amukan emosional yang sia-sia, aku memilih menyusun rencana matang untuk membalas perbuatannya secara elegan dan penuh perhitungan.
Sampul Novel Terpaksa menikah dengan CEO
9.3
Kehancuran mengintai Darma, seorang pengusaha yang kini terpuruk akibat salah langkah dalam berbisnis. Demi mempertahankan aset berharganya dari kebangkrutan, ia terpaksa berutang besar kepada Dimas Santoso, sosok CEO dingin yang kejam. Di sisi lain, sang putri, Alia, tetap sibuk bekerja keras setiap hari. Ia sama sekali tidak menyadari bahwa keluarganya sedang berada di ujung tanduk dan sang ayah tengah dikejar waktu untuk melunasi utang tersebut.