APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pijat Tunanetra Kapal Pesiar

Pijat Tunanetra Kapal Pesiar

Kapal pesiar mewah Lautan menyimpan rahasia gelap setiap tahun baru, di mana deretan terapis tunanetra dihadirkan untuk melayani tamu elit. Demi menyelidiki hilangnya sang kakak, seorang wanita nekat memalsukan identitasnya sebagai pemijat buta agar bisa menyusup ke sana. Rencananya mulai goyah saat seorang pria berkuasa memilihnya dan membawanya ke kamar pribadi. Di bawah tatapan tajam sang miliarder yang menguji kebohongannya, ia harus bertahan dalam permainan berbahaya yang mengancam penyamarannya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Kamu pernah dengar nggak rahasia Kapal Pesiar Lautan?

Saat tahun baru, kapal pesiar yang mewah di lautan lepas, berderetan pijat wanita tunanetra sedang menunggu untuk dipilih.

Untuk mencari keberadaan kakak, aku pura-pura jadi orang buta, berusaha untuk masuk ke dalam.

Aku dipilih oleh satu tokoh besar dan dibawa ke dalam kamar.

Pria mengangkat daguku dan mengibaskan tangan di depan wajahku.

“Benaran nggak bisa lihat? Kalau gitu kita main yang lebih berbeda......”

“Kamu benaran pijat tunanetra?”

“Kalau begitu, kamu pakai tanganmu pegang, ini apa?”

Mendengar permintaan perekrut, aku terpaksa harus mengulurkan tanganku yang gemetar, tapi yang ku pegang adalah......

Namaku Fiona, tiga tahun yang lalu saat aku masih lagi kuliah, kakak yang sejak kecil buta meneleponku.

Dia diterima untuk kerja jadi pijat tunanetra di kapal pesiar lautan.

Gaji harian di kapal ada puluhan juta, kalau kerja di sana selama satu dua tahun, nanti kita sudah bisa beli rumah di kota P.

Tapi kakak sama sekali tidak pulang.

Sesudah 3 tahun berlalu, aku mendapati kabar kalau kapal pesiar itu merekrut lagi.

Aku memakai kacamata hitamku pura-pura menjadi pijat tunanetra, perlahan-lahan berjalan menuju ke lantai atas hotel bintang lima.

Lift baru kebuka, aku mendengar suara aneh dari kamar.

Suara yang bergema, terdengar penuh ambigu.

Lengket seperti genangan air.

Tubuhku dengan nggak sadar ada perasaan yang aneh, kedua kakiku juga jadi ketutup rapat.

Di luar kamar, masih ada banyak wanita yang memakai kacamata hitam sedang menunggu dan muka mereka terlihat kemerahan.

Ada orang yang mengangkat leher dan mengeluarkan suara nafas yang terengah-engah.

Dengar-dengar, karena orang buta tidak bisa melihat, jadi pendengaran mereka sangatlah sensitif, bisa jadi yang mereka dengar lebih jelas dariku.

Di saat ini, tiba-tiba muncul suara teriakan.

Aku terkejut, wanita yang lain juga sama, hanya saja mereka tidak bisa melihat, tapi aku bisa.

Satu wanita yang pakaiannya berantakan dibawa keluar, dahinya masih ada darah sedang menetes.

“Beraninya pura-pura buta, bawa keluar, kasih dia tahu akibatnya.”

Dari dalam terdengar suara marahan, wanita itu masih berusaha melawan, bahkan sampai menarik rokku dan lewat dari kacamata hitam bertatapan mata denganku.

“Tolong aku, aku tidak mau mati, tolongin aku.”

Aku bergemetar, pura-pura tidak melihat pandangannya yang meminta tolong, biarin dua pria itu membawanya pergi.

“Selanjutnya, Fiona.”

Tiba-tiba kedengar nama sendiri, aku buruan memegang tongkatku dan berjalan masuk.

Ada satu pria duduk di sofa yang besar, dengan pandangan yang vulgar melihatku.

Mungkin mengira aku nggak bisa melihat, pandangan jadi semakin terang-terangan, aku jadi terasa seperti ada api di tubuhku.

“Kamu sudah berapa lama kerja di bidang ini?”

“Tiga tahun.”

“Pergi ke kasur, untuk cobain skillmu.”

Pria jalan ke samping kasur dan menepuk kasurnya.

Aku pura-pura tidak melihatnya, dan perlahan-lahan jalan ke sana.

Dia menggunakan satu tangannya menarikku, satu tangannya lagi membuka tali pinggang.

Dalam hatiku kaget, tapi tidak berani menunjukkan keanehan, tetap seperti tidak melihatnya.

“Tuan, kamu baring dulu.”

Pria itu melihat aku tidak ada reaksi baru melepaskanku.

“Sini, naik!”

Aku menghela nafas lega, duduk dengan mahir sambil berlutur di kasur, lalu mulai pijat dari bahunya.

“Kuat dikit.” Pria seperti tidak puas dengan mengerutkan dahi berkata: “Kamu duduk samping gini, mau gimana pijat?”

Aku pura-pura tidak mengerti dan membalikkan kepalaku.

Pria dengan sindir berkata: “Ngapain sok polos, apa kamu nggak tahu posisi apa yang kamu lamar?”

“Pijat tunanetra kapal pesiar lautan......”

“Hmph, baguslah kalau tahu, bukan semua orang itu bisa naik ke kapal.”

“Lagi pula, kali ini karena acara tahun baru, bayarannya lebih tinggi 3 kali lipat dari biasanya, di luar sana banyak yang antri untuk lamar, kalau kamu nggak mau, sekarang bisa langsung pergi saja.”

Aku menggertakkan gigi, keingat wajahnya kakak.

Lalu dengan tekad yang kuat duduk di punggungnya pria tersebut, dengan kuat memijatnya.

Dari bahu sampai pinggang dengan tenaga yang sesuai, ini sudah aku latih selama setengah tahun sebelum aku datang.

Pria tersebut puas dan mengeluarkan suara erangan.

Di saat aku menghelakan nafas lega, dia tiba-tiba membalikkan badan.

Aku hampir saja terjatuh, lalu ditarik kembali.

Posisi sekarang sangat memalukan, kedua tangan pria itu memegang pinggangku dengan kuat, seperti penjepit besi, membuatku sama sekali tidak bisa bergerak.

“Kamu harusnya juga tahu, gaji yang tinggi ini bukan didapati dengan begitu saja. Sekarang aku sudah tahu skill pijatmu, selanjutnya aku mau lihat kemampuanmu yang lain.”

“Aku nggak bisa kemampuan yang lain.”

Aku baru dengan gemetar berkata, tiba-tiba dicubit dengan keras membuatku kesakitan.

Pria dengan muka dingin: “Kalau nggak bisa, pergi saja, kamu nggak mau, masih ada yang lain.”

“Aku lakukan......”

Demi kakak, aku hanya bisa dengan gemetar melakukan apa yang dia mau, nggak berapa lama kemudian, kamar yang sunyi muncul suara buka resleting.

Aku bukan orang yang benaran buta, melihat apa yang aku lihat, membuat wajahku sangatlah merah, rasa yang aneh menyelimuti seluruh tubuh.

Tapi di saat ini, dari pandangan samping, aku melihat ada seseorang yang keluar dari gorden jendela.

Pistol di tangannya sedang mengarah ke pelipisku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Hadiah yang Kusiapkan Untuk Suamiku
8.1
Di tengah acara kumpul bersama, pernikahan modern Jenny hancur seketika. Sambil mengupas udang untuk Jenny, suaminya, Charles Gunandi, diam-diam membahas kehamilan dua bulan selingkuhannya, Shinta, menggunakan bahasa Prancis. Charles berencana membesarkan anak itu di luar negeri sebagai ahli waris karena mengira Jenny membenci anak-anak. Jenny, yang sebenarnya paham bahasa Prancis, hanya bisa menangis dalam diam dan berbohong bahwa air matanya menetes akibat rasa pedas dari saus yang sebenarnya hanyalah kecap asin.
Sampul Novel Jerat Cinta Tuan Mafia Salvatore
8.4
Felix Salvatore didera dendam kesumat kepada Veronica Reager. Ia menuduh putri musuhnya itu sebagai dalang atas tewasnya sang ibu. Lewat ancaman mati, Felix memaksa Veronica untuk menikahinya. Meski berniat menyiksa sang istri, pertahanan Felix goyah saat perasaan cinta perlahan tumbuh di antara mereka. Akankah kebenaran tentang kesalahpahaman masa lalu terungkap sebelum amarah Felix telanjur menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Tears
8.4
Isabelle, putri miliarder Raven Artharwa Al Rasyid, tidak merasakan kemewahan. Ia justru hidup sengsara bersama ibunya yang mantan narapidana dan terlilit utang rentenir. Penderitaannya bertambah saat Arkansas, dosennya, berniat menghancurkan hidup Ibell demi membalas dendam masa lalu. Arkan menuduh Ibell mewarisi sifat buruk sang ibu. Meski terus dihina sebagai anak pelakor, Ibell tetap tegar berjuang demi membela kehormatan ibunya.
Sampul Novel The Alpha's Silent Oath
8.7
Pasca-hancurnya desa Selene Moonhart, sang pewaris darah Ratu Serigala yang bisu ini terseret ke konflik klan yang sengit. Beruntung, ia diselamatkan oleh Alpha bernama Darius Blackthorn. Padahal, Darius terikat sumpah kuno untuk tak mencintai pihak luar. Walau kutukan membayangi, ikatan batin keduanya mustahil dibendung. Di bawah ancaman kelicikan Luca Ashford yang haus kuasa, Selene wajib membangkitkan kekuatannya. Bersama Darius, ia kini harus memilih: tunduk pada tradisi atau demi cinta berani bertaruh segalanya.
Sampul Novel The Jerk Billioanire
9.6
Kehidupan kampus Naara mendadak gempar saat Aderaldo, seorang miliarder angkuh, menciumnya secara paksa. Tindakan lancang tersebut memicu kemarahan Xion yang langsung melayangkan pukulan ke perut Aderaldo untuk melindungi Naara. Bukannya gentar, pria kaya itu justru membalas dengan ancaman kehancuran bagi Xion. Aderaldo kemudian pergi begitu saja tanpa penyesalan, meninggalkan Naara yang syok, sementara ia sendiri malah menikmati sisa rasa manis dari kecupan sepihak tadi.
Sampul Novel When We Were In Love
8.2
Alice Reeves didera kepedihan akibat cinta tak berbalas kepada Douglas Handerson, saudara tiri sekaligus sahabatnya yang memutuskan pergi. Di tengah luka hati tersebut, Maximilliam Callyps datang menawarkan kesembuhan dan mencoba merebut hati Alice. Saat Alice mulai mempertanyakan arti kebahagiaan sejatinya, Douglas justru dilingkupi penyesalan atas keras kepalanya dahulu. Akankah babak baru bersama Maximilliam terwujud, ataukah bayang-bayang masa lalu Douglas tetap tak tergantikan?