APKDock Logo
Sampul Novel Pijat Tunanetra Kapal Pesiar

Pijat Tunanetra Kapal Pesiar

8.8 / 10.0
Kapal pesiar mewah Lautan menyimpan rahasia gelap setiap tahun baru, di mana deretan terapis tunanetra dihadirkan untuk melayani tamu elit. Demi menyelidiki hilangnya sang kakak, seorang wanita nekat memalsukan identitasnya sebagai pemijat buta agar bisa menyusup ke sana. Rencananya mulai goyah saat seorang pria berkuasa memilihnya dan membawanya ke kamar pribadi. Di bawah tatapan tajam sang miliarder yang menguji kebohongannya, ia harus bertahan dalam permainan berbahaya yang mengancam penyamarannya.

Pijat Tunanetra Kapal Pesiar Bab 1

Kamu pernah dengar nggak rahasia Kapal Pesiar Lautan?

Saat tahun baru, kapal pesiar yang mewah di lautan lepas, berderetan pijat wanita tunanetra sedang menunggu untuk dipilih.

Untuk mencari keberadaan kakak, aku pura-pura jadi orang buta, berusaha untuk masuk ke dalam.

Aku dipilih oleh satu tokoh besar dan dibawa ke dalam kamar.

Pria mengangkat daguku dan mengibaskan tangan di depan wajahku.

“Benaran nggak bisa lihat? Kalau gitu kita main yang lebih berbeda......”

“Kamu benaran pijat tunanetra?”

“Kalau begitu, kamu pakai tanganmu pegang, ini apa?”

Mendengar permintaan perekrut, aku terpaksa harus mengulurkan tanganku yang gemetar, tapi yang ku pegang adalah......

Namaku Fiona, tiga tahun yang lalu saat aku masih lagi kuliah, kakak yang sejak kecil buta meneleponku.

Dia diterima untuk kerja jadi pijat tunanetra di kapal pesiar lautan.

Gaji harian di kapal ada puluhan juta, kalau kerja di sana selama satu dua tahun, nanti kita sudah bisa beli rumah di kota P.

Tapi kakak sama sekali tidak pulang.

Sesudah 3 tahun berlalu, aku mendapati kabar kalau kapal pesiar itu merekrut lagi.

Aku memakai kacamata hitamku pura-pura menjadi pijat tunanetra, perlahan-lahan berjalan menuju ke lantai atas hotel bintang lima.

Lift baru kebuka, aku mendengar suara aneh dari kamar.

Suara yang bergema, terdengar penuh ambigu.

Lengket seperti genangan air.

Tubuhku dengan nggak sadar ada perasaan yang aneh, kedua kakiku juga jadi ketutup rapat.

Di luar kamar, masih ada banyak wanita yang memakai kacamata hitam sedang menunggu dan muka mereka terlihat kemerahan.

Ada orang yang mengangkat leher dan mengeluarkan suara nafas yang terengah-engah.

Dengar-dengar, karena orang buta tidak bisa melihat, jadi pendengaran mereka sangatlah sensitif, bisa jadi yang mereka dengar lebih jelas dariku.

Di saat ini, tiba-tiba muncul suara teriakan.

Aku terkejut, wanita yang lain juga sama, hanya saja mereka tidak bisa melihat, tapi aku bisa.

Satu wanita yang pakaiannya berantakan dibawa keluar, dahinya masih ada darah sedang menetes.

“Beraninya pura-pura buta, bawa keluar, kasih dia tahu akibatnya.”

Dari dalam terdengar suara marahan, wanita itu masih berusaha melawan, bahkan sampai menarik rokku dan lewat dari kacamata hitam bertatapan mata denganku.

“Tolong aku, aku tidak mau mati, tolongin aku.”

Aku bergemetar, pura-pura tidak melihat pandangannya yang meminta tolong, biarin dua pria itu membawanya pergi.

“Selanjutnya, Fiona.”

Tiba-tiba kedengar nama sendiri, aku buruan memegang tongkatku dan berjalan masuk.

Ada satu pria duduk di sofa yang besar, dengan pandangan yang vulgar melihatku.

Mungkin mengira aku nggak bisa melihat, pandangan jadi semakin terang-terangan, aku jadi terasa seperti ada api di tubuhku.

“Kamu sudah berapa lama kerja di bidang ini?”

“Tiga tahun.”

“Pergi ke kasur, untuk cobain skillmu.”

Pria jalan ke samping kasur dan menepuk kasurnya.

Aku pura-pura tidak melihatnya, dan perlahan-lahan jalan ke sana.

Dia menggunakan satu tangannya menarikku, satu tangannya lagi membuka tali pinggang.

Dalam hatiku kaget, tapi tidak berani menunjukkan keanehan, tetap seperti tidak melihatnya.

“Tuan, kamu baring dulu.”

Pria itu melihat aku tidak ada reaksi baru melepaskanku.

“Sini, naik!”

Aku menghela nafas lega, duduk dengan mahir sambil berlutur di kasur, lalu mulai pijat dari bahunya.

“Kuat dikit.” Pria seperti tidak puas dengan mengerutkan dahi berkata: “Kamu duduk samping gini, mau gimana pijat?”

Aku pura-pura tidak mengerti dan membalikkan kepalaku.

Pria dengan sindir berkata: “Ngapain sok polos, apa kamu nggak tahu posisi apa yang kamu lamar?”

“Pijat tunanetra kapal pesiar lautan......”

“Hmph, baguslah kalau tahu, bukan semua orang itu bisa naik ke kapal.”

“Lagi pula, kali ini karena acara tahun baru, bayarannya lebih tinggi 3 kali lipat dari biasanya, di luar sana banyak yang antri untuk lamar, kalau kamu nggak mau, sekarang bisa langsung pergi saja.”

Aku menggertakkan gigi, keingat wajahnya kakak.

Lalu dengan tekad yang kuat duduk di punggungnya pria tersebut, dengan kuat memijatnya.

Dari bahu sampai pinggang dengan tenaga yang sesuai, ini sudah aku latih selama setengah tahun sebelum aku datang.

Pria tersebut puas dan mengeluarkan suara erangan.

Di saat aku menghelakan nafas lega, dia tiba-tiba membalikkan badan.

Aku hampir saja terjatuh, lalu ditarik kembali.

Posisi sekarang sangat memalukan, kedua tangan pria itu memegang pinggangku dengan kuat, seperti penjepit besi, membuatku sama sekali tidak bisa bergerak.

“Kamu harusnya juga tahu, gaji yang tinggi ini bukan didapati dengan begitu saja. Sekarang aku sudah tahu skill pijatmu, selanjutnya aku mau lihat kemampuanmu yang lain.”

“Aku nggak bisa kemampuan yang lain.”

Aku baru dengan gemetar berkata, tiba-tiba dicubit dengan keras membuatku kesakitan.

Pria dengan muka dingin: “Kalau nggak bisa, pergi saja, kamu nggak mau, masih ada yang lain.”

“Aku lakukan......”

Demi kakak, aku hanya bisa dengan gemetar melakukan apa yang dia mau, nggak berapa lama kemudian, kamar yang sunyi muncul suara buka resleting.

Aku bukan orang yang benaran buta, melihat apa yang aku lihat, membuat wajahku sangatlah merah, rasa yang aneh menyelimuti seluruh tubuh.

Tapi di saat ini, dari pandangan samping, aku melihat ada seseorang yang keluar dari gorden jendela.

Pistol di tangannya sedang mengarah ke pelipisku.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Pijat Tunanetra Kapal Pesiar

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Vonis gagal hati akut menyisakan waktu tiga hari bagi protagonis. Namun, David, suaminya, malah memberikan kuota uji klinis terakhir kepada Emma, adik angkatnya. Dianggap "lebih pantas hidup", ia pun menghentikan pengobatan dan meminum pereda nyeri dosis tinggi yang fatal. Sebelum ajal menjemput, ia menyerahkan perusahaan perhiasan, menyetujui perceraian agar David menikahi Emma, hingga membiarkan putrinya diasuh Emma. Saat keluarganya menganggap semua pengorbanan itu wajar, ia menanti kehancuran mereka setelah kematiannya tiba.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika rela bersabar atas perlakuan buruk ibu mertuanya demi membina rumah tangga bersama Askara Brahma selama dua tahun. Namun, kehangatan Askara mendadak hilang dan ia berubah menjadi sangat dingin. Perubahan drastis ini memicu kecurigaan Nadia akan adanya rahasia kelam. Akankah ia sanggup menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Divonis kanker rahim stadium lanjut membuat Fatma harus mengubur mimpinya memiliki keturunan. Demi kebahagiaan sang suami, Satria, ia rela memintanya untuk beristri lagi. Namun, di balik keputusannya, terungkap fakta menyakitkan bahwa Satria sebenarnya tidak pernah mencintai Fatma. Walau Satria sempat menolak demi menjaga perasaannya, Fatma tetap memohon sambil menangis agar keinginan terakhirnya dikabulkan sebagai bukti ketulusan cintanya.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan cinta Raka dan Cherry kini terancam retak akibat kehadiran Nadia. Raka merasa terus dikesampingkan oleh sang kekasih, yang selalu mendahulukan sahabat berkacamata tebalnya tersebut. Emosi Raka akhirnya memuncak begitu menyadari dirinya cuma menjadi prioritas kedua bagi Cherry. Namun, rasa cemburu yang membakar ini malah mengantarkan Raka pada sebuah titik balik tak terduga dalam hidupnya. Sanggupkah jalinan asmara mereka bertahan di tengah renggangnya prioritas Cherry?
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Alena Adriani Quensyah didera kemalangan setelah orang tuanya menjadikan dirinya jaminan utang pada mafia kejam. Kini ia terkurung dalam kehidupan bak penjara, sembari terus dihantui oleh trauma masa lalu yang begitu kelam. Di tengah penderitaan ini, Alena bertekad mencari tahu alasan mengapa orang tuanya tega meninggalkannya dalam bahaya. Mampukah ia bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian sangat yakin takkan pernah mau menikah karena baginya wanita hanya teman ranjang semata. Namun, keyakinan sang miliarder goyah setelah ia mengenal sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang bersikap dingin dan acuh padanya. Meski Adeeva awalnya menganggap bosnya itu sebagai kesialan terbesar, Xavier justru merasa ia adalah berkah. Kini, rasa benci di antara mereka telah sirna, berganti menjadi hari-hari penuh romansa yang indah.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan